alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Celetukan Idiot Ahmad Dhani Berujung di Polisi
4.11 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bcce1db1a9975235f8b4567/celetukan-idiot-ahmad-dhani-berujung-di-polisi

Celetukan Idiot Ahmad Dhani Berujung di Polisi

Celetukan Idiot Ahmad Dhani Berujung di Polisi
- Ahmad Dhani menjadi tersangka lagi. Dia dilaporkan oleh aktivis Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim. Kali ini dia diduga terlibat pencemaran nama baik.

Polisi pun merespons laporan itu dan menetapkan Dhani dengan status tersangka. Pengumuman penetapan tersangka Ahmad Dhani oleh Polda Jatim ini dilakukan setelah polisi memeriksa lewat ahli bahasa dan saksi-saksi.
"Dalam kasus yang berujung pada pelaporan itu, kami sudah memeriksa beberapa ahli bahasa, ahli lain, saksi-saksi juga. Kami telah menetapkan yang bersangkutan (Ahmad Dhani) sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis, 18 Oktober 2018.
Celetukan Idiot Ahmad Dhani Berujung di Polisi
Musisi Ahmad Dhani mendengarkan keterangan saksi kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani di PN Jakarta Selatan, Senin (15/10). Sidang beragendakan pembacaan keterangan saksi dari pihak Ahmad Dhani sebagai terdakwa.
Kasus dugaan pencemaran nama baik ini bermula dari ujaran Dhani yang termuat di video Facebook. Saat itu Dhani, yang berada di Hotel Majapahit Surabaya, hendak menghadiri deklarasi tagar 2019 ganti presiden pada Minggu, 29 Agustus 2018.

Namun dia dihadang oleh sejumlah anggota Koalisi Bela NKRI, sehingga Dhani harus tetap berada di hotel. Saat itulah dia menyampaikan ujarannya. Dalam videonya, Dhani diduga menyebut orang-orang yang menghadangnya idiot.

"Ini yang mendemo, yang demo ini yang membela penguasa. Lucu, lucu. Ini, ini idiot-idiot ini, idiot-idiot ini. Mendemo, mendemo orang yang tidak berkuasa," ucap Dhani dalam video itu.

Usai berstatus tersangka, polisi telah mengirimkan status cegah tangkal terhadap Dhani kepada pihak imigrasi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan alasan pencekalan tersebut. Menurut dia, pencekalan Ahmad Dhani dilakukan untuk mempercepat penyidikan.

"Untuk mempercepat proses penyidikan saja. Kalau (tersangka) ke luar negeri, nanti prosesnya akan tertunda," ujar Dedi saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Minggu (21/10/2018).

Rencananya, Ahmad Dhani akan diperiksa sebagai tersangka pada Selasa 23 Oktober mendatang. Jika tidak hadir, polisi akan bersikap tegas dengan menjemput paksa.

"Kalau tidak datang pada 23 Oktober 2018, maka 24 pasti kita layangkan surat. Jadi ada dua alternatif tadi. Apakah hanya pemanggilan saja atau yang kedua, pemanggilan dengan surat perintah membawa," ucap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Jumat 19 Oktober 2018.

Dhani sendiri tak mempersoalkan pencekalan dirinya ke luar negeri. Cuma, dia menyayangkan perlakuan terhadap dirinya yang dinilai berbeda.

"Oposisi diperlakukan bagai teroris," ujar Ahmad Dhani singkat saat dikonfirmasi.
Sabtu (20/10/2018).

Terkait dengan kabar yang menyebut dirinya kerap mangkir dalam pemeriksaan, Dhani membantah hal tersebut. Dia menegaskan dari sekian kasus dirinya dengan kepolisian, tak sekali pun dia tak memenuhinya.

"Sejak kapan saya pernah mangkir. 11 kali kasus kepolisian," ucap Dhani.

1 Bantuan Prabowo-Sandi

Sementara itu, pihak Imigrasi belum mau mengungkap soal surat cekal yang dilayangkan Polda Jatim terhadap Ahmad Dhani.

"Prinsipnya Imgrasi hanya meneruskan permintaan. Jadi untuk pencekalan dapat dikonfirmasi ke Polda Jatim," kata Kabag Humas Ditjen Imigrasi Teodorus Simarmata.

Penetapan tersangka Dhani sendiri telah mendapat respons dari tim hukum Prabowo di Partai Gerindra. Wakil Ketua Bidang Advokasi BPP Prabowo Sandi Jatim, Renville Antonio mengaku pihaknya akan memberi bantuan hukum kepada Dhani.

"Segera kami bahas bantuan hukumnya, sebab bagaimanapun juga Mas Dhani bagian dari anggota BPP Nasional," ucap dia.

Dalam waktu dekat, pihaknya segera mempelajari persoalan kasusnya dan bersikap, sekaligus berkonsultasi dengan tim serta akan mengumumkannya ke publik.

Di internal BPP Prabowo-Sandi Jatim, kata Renville, terdapat 24 orang pengacara yang tergabung dengan seluruh personelnya para praktisi hukum yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam berbagai persoalan.

"Setelah rapat internal, kami langsung mengumumkan sikap ke publik. Kalau tidak besok maka lusa," ucap Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim tersebut.
2 Kasus Hukum
Celetukan Idiot Ahmad Dhani Berujung di Polisi
Seniman, Dhani Ahmad Prasetyo jelang membuat pelaporan tentang dugaan persekusi di Bareskrim Mabes Polri Gedung KKP, Jakarta, Jumat (19/10). Dhani Ahmad merasa mendapat perlakuan persekusi saat berada di Surabaya.
Sebelum kasus dugaan ucapan idiot ini, Dhani memang telah beberapa kali dilaporkan ke pihak kepolisian. Status tersangka dalam dua kasus telah diterima Dhani.

Pertama pada 2 Desember 2016, Dhani diumumkan polisi sebagai tersangka kasus makar. Awal mulanya, Dhani dan sembilan aktivis ditangkap polisi pada malam sebelumnya, yakni Kamis, 1 Desember 2016. Dhani ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. Selain Dhani, ada nama lain yang ditangkap yaitu Rachmawati Soekarnoputri dan Ratna Sarumpaet.

Terhadap Dhani dan tujuh orang lainnya yang ditangkap, polisi menerapkan pasal tentang makar atau upaya menjatuhkan pemerintahan yang sah berdasarkan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP. Pasal makar ancaman pidananya adalah penjara seumur hidup.

Kasus kedua yaitu pada 28 Agustus 2017, Dhani kembali menjadi tersangka. Kali itu dia diumumkan menjadi tersangka oleh Polres Jakarta Selatan dalam kasus cuitan sarkastik di akun Twitter-nya.

Kasus ini berawal ketika Ahmad Dhani dilaporkan relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat (BTP Network) pada 10 Maret 2017, gara-gara cuitan sarkastis di akun Twitter-nya.

Dalam cuitannya, Dhani menyebut siapa saja pendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi.

Laporan dari Ketua BTP Network Jack Boyd Lapian diterima Polda Metro Jaya dengan Tanda Bukti Laporan (TBL) bernomor LP/1192/III/2017/PMJ/Ditreskrimsus. Jack melaporkan Dhani dengan tuduhan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). emoticon-Hansip
contoh nyata salah pilih meki berakibat petakaemoticon-Big Grin
rasakan lah
1. Bantuan Prabowo - Sandi

Emak ratna kok gak dibantu jg om PraSan...!!! emoticon-Ngacir
Diubah oleh 01banned
Mulutmu harimaumu, dah itu aja.
Quote:


Pasti di bantulah, klo gak di bantu bisa malu nnti kubu wowo. Walau salah kan nenek peot itu udh ada kontribusinya buat wosan.
emoticon-Leh Uga
Quote:


Kira2 bantuannya berupa apa om?
emoticon-Ngacir tapi kok keliatannya emak ratna dibuang ya om? emoticon-Turut Berduka:
Quote:


Klo analisa ane nih, pasti di bantulah baik berupa materi atau pengacara. Tpi gak terang2an ketauan media bisa berabe. Tpi pasti di banti kayaknya.
pidanakan saja ni orang...! drpd malu2in kubu PRABOWO-SHANDI emoticon-shakehand
Balasan post twintower911
Quote:


emoticon-Toast
Quote:


Celetukan Idiot Ahmad Dhani Berujung di Polisi
Itu kepala junjungan nasbung bisa licin gitu, mirip palkon..
emoticon-Wakaka
yang teriak kacung apa kabar?
Quote:


Kok ane gak yakin om emoticon-Nohope
Quote:


emoticon-Leh Uga


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di