alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
'Bonus' Rp 200 Juta untuk Pelapor Kasus Korupsi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc22020ddd77076518b4568/bonus-rp-200-juta-untuk-pelapor-kasus-korupsi

'Bonus' Rp 200 Juta untuk Pelapor Kasus Korupsi

JAKARTA, REQNews - Jaksa Agung RI HM Prasetyo mengingatkan masyarakat yang akan melaporkan dugaan kasus korupsi di lingkungannya untuk menyiapkan bukti. Hal ini perlu dilakukan untuk memudahkan penegak hukum mencari kelengkapan bukti lain yang diperlukan.

"Yang harus dilengkapi bukti minimal sehingga kalau ada bukti minimal, selanjutnya tugas dari penegak hukum untuk menggali lebih dalam dan mencari kelengkapan bukti lain," ujar Prasetyo di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat 12 Oktober 2018.

Meski Peraturan Pemerintah (PP) No. 43 tahun 2018 mendorong peningkatan peran masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, ia menekankan diperlukan bukti yang akurat dan tidak sekedar opini yang dapat menjadi fitnah.

Berita Menarik Lainnya Baca di REQNews- Terungakap! penyebab Jokowi di sebut PKI

Dengan PP yang menyebutkan bahwa masyarakat yang berjasa membantu upaya pencegahan, pemberantasan atau pengungkapan tindak pidana korupsi diberikan penghargaan itu, diharapkan masyarakat lebih peduli pada upaya pemberantasan korupsi.

"Ini agar masyarakat peduli dan sadar sehingga terjadi upaya pemberantasan korupsi karena ada kecenderungan masyarakat masa bodoh merasa tidak merasa sebagai korban. Korupsi ini tidak dirasakan langsung, padahal korban banyak sekali, korbannya masyarakat," ucap Prasetyo.

Dalam PP yang baru diundangkan pada 17 September 2018 tersebut, para pelapor kasus korupsi dapat diberikan penghargaan berupa piagam dan premi sebesar dua permil dari total kerugian keuangan negara dan maksimal Rp 200 juta.

Berita Menarik Lainnya Baca di REQNews- Ini Pidato Keren Jokowi yang Disanjung Dunia!

Disebutkan bahwa penegak hukum yang terdiri atas Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kejaksaan Republik Indonesia berhak memberikan maksimal Rp 200 juta bagi masyarakat yang melaporkan kasus korupsi kepada penegak hukum. (Romeo)
Urutan Terlama
kalo buktinya langsung di upload di youtube gimana pak?
Bisa jamin keamanan si pelapor gak? emoticon-Shutup
korupsi dana desa bisa kagak ya ?
Berhak memberikan maksimal 200jt. Jd bkn wajib. Hak nya kpk. Mo ngasih ape kagaaa.... Coba baca pelan2 kalimat terakhir.... Kenape jg kaga bikin uu. Yg terbukti korupsi di penjara mininal 20tahun. Di hotel prodeo. Dan harta kekayaannya di sita negara 95%. ..... Ora isoooo??? emoticon-Ngacir
Balasan Post ajgmj.asli
Quote:


Cobain bray lu malam - malam ke kantor pemdes lihat berkasnya ada yang double gak kalo ada berarti korupsi.
bullshit lah


masih sayang nyawa gw


contoh aja antasari walau udah ga sayang nyawa sendiri, tapi masih sayang nyawa keluarganya


buktinya skrg malah jd diam, ga nyanyi" lagi
Diubah oleh chilliPOP01


Quote:


Nah ini dia..
Balasan Post chilliPOP01
Quote:


Pilkada DKI udah lewat gan, peran antasari udah g diperluin lagi makanya diem skrg...emoticon-Hammer2
iya misalkan gw dapet 200jt, trs keluarga gw aman gak?
namanya penjahat 1 langkah lebih maju. buat koruptornya gimana? lah sebelum gw ngadu jg, gw bakal di suap dulu ame koruptornye malah lebih gede
makanya jgn blg2
hahaha
dana bos sekolah tmpt gw ngajar pak, masa dapet 80 jt 1pc aje susah bener
Diubah oleh senjasoekarno
Quote:


bisa2 sekalian klo perlu ngajak collabs ria ricis, atta halilintar sama dedy botak.. pasti viewersnya pecah..
rajin lah kelian buat laporan
biasanya resikonya bakalan kenak teror apalagi kalo kenak suap berbagai aspek pihak oknum jika sesorang ingin informasi siapa dalang pelapor itupun jika tidak ada uu kaitan perlindungan tambahan bagi pelapor,itu menurut ane sih emoticon-Belo
Diubah oleh i86
emoticon-Matabelo
Dan akhirnya si koruptor kasih 210jt buat tutup mulut.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di