alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
(Hujan Lebat landa PALU) Bahaya Longsor Setelah Gempa Donggala Intai Sigi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc1ee129e7404d3128b4572/hujan-lebat-landa-palu--bahaya-longsor-setelah-gempa-donggala-intai-sigi

(Hujan Lebat landa PALU) Bahaya Longsor Setelah Gempa Donggala Intai Sigi

HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG MELANDA PALU


Bahaya Longsor Setelah Gempa Donggala Intai Sigi
Sabtu, 13 Oktober 2018 17:07 WIB

(Hujan Lebat landa PALU) Bahaya Longsor Setelah Gempa Donggala Intai Sigi
Bahaya longsor mengancam Desa Poi dan Desa Pulu, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pasca Gempa Donggala. Foto.Dok. Adrin Tohari/LIPI

TEMPO.CO, Bandung - Peneliti dari Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bandung Adrin Tohari melihat ancaman longsor di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah setelah Gempa Donggala.

Adrin adalah anggota tim Pusat Gempa Nasional (Pusgen) yang tengah meneliti bencana likuifaksi di Kabupaten Sigi.

"Materialnya sudah menggantung di bawah mahkota longsor, belum meluncur," katanya saat dihubungi Sabtu, 13 Oktober 2018.

Menurut Adrin, kondisi itu mengancam dua desa. "Lokasi terancam Desa Poi dan Desa Pulu Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi," katanya. Kondisi itu, menurutnya, telah dilaporkan ke staf Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dari dua foto kiriman Adrin ke Tempo, terlihat gawir perbukitan yang berwarna putih. Material tanah telah berguguran mengisi gawir atau lereng itu secara menyebar.

Adrin yang juga peneliti dan pakar longsor itu berharap masyarakat di kedua desa tersebut dievakuasi atau dipindahkan dulu. "Sudah mulai hujan lebat terutama malam hari," katanya.

Gempa Donggala bermagnitudo 7,4 pada Jumat sore, 28 September 2018 tidak saja menghasilkan guncangan kuat, tapi juga tsunami, dan likuifaksi seketika. Pasca gempa, ternyata masih ada pula ancaman di daerah lereng yaitu longsor.
https://tekno.tempo.co/read/1135975/...view=ok


Detik-detik gunung terbelah saat gempa PALU


Longsor Intai Sigi: Material Sudah di Bawah Mahkota Longsor
Sabtu, 13 Oktober 2018 17:23 WIB

(Hujan Lebat landa PALU) Bahaya Longsor Setelah Gempa Donggala Intai Sigi
Bahaya longsor mengancam Desa Poi dan Desa Pulu Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pasca gempa Donggala. (LIPI/Adrin Tohari)

TEMPO.CO, Bandung - Ada potensi longsor mengintai dua desa di Kabupaten Sigi pasca gempa Donggala. Peneliti geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adrin Tohari ancaman tersebut saat rombongan tim Pusat Gempa Nasional (Pusgen) sedang meneliti bencana likuifaksi di Kabupaten Sigi.

Baca juga: Bahaya Longsor Setelah Gempa Donggala Intai Sigi

"Materialnya sudah menggantung di bawah mahkota longsor, belum meluncur," katanya saat dihubungi Sabtu, 13 Oktober 2018. Menurut Adrin, kondisi itu mengancam dua desa. "Lokasi terancam Desa Poi dan Desa Pulu Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi," katanya.

Kondisi itu menurutnya telah dilaporkan ke staf Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari dua foto kiriman Adrin ke Tempo, terlihat gawir perbukitan yang berwarna putih. Material tanah telah berguguran mengisi gawir atau lereng itu secara menyebar.

(Hujan Lebat landa PALU) Bahaya Longsor Setelah Gempa Donggala Intai Sigi
Gambar satelit potensi longsor di Kabupaten Sigi pasca gempa Donggala. (Pos Pendamping Nasional Palu)

Adrin yang juga peneliti dan pakar longsor itu berharap masyarakat di kedua desa tersebut dievakuasi atau dipindahkan dulu. "Sudah mulai hujan lebat terutama malam hari," katanya.

Gempa Donggala bermagnitudo 7,4 pada Jumat sore, 28 September 2018 tidak saja menghasilkan guncangan kuat, tapi juga tsunami, dan likuifaksi seketika. Pasca gempa, ternyata masih ada pula ancaman di daerah lereng yaitu longsor.
https://tekno.tempo.co/read/1135980/...r/full&view=ok

----------------------------

(Hujan Lebat landa PALU) Bahaya Longsor Setelah Gempa Donggala Intai Sigi

Daerah Palu dan Donggala memang berada di lereng bebukitan yang sangat rawan sekali dilanda longsor atau banjir bandang bila hujan deras terus menerus mengguyur di wilayah itu. Mudah-mudahan ancaman bahaya sekunder itu bisa di antisipasi.

emoticon-Sorry
Diubah oleh: naniharyono2018
trus antisipasinya gimana
Quote:
Tenang. Palu akan normal dalam sepekan..
sudah cukuplah rakyat kecil jadi korban
lain kali mudah2an pejabat2 pemerintah, aparat aja yg jadi korban
Balasan Post BMAGLY
Quote:


Berdoa dong








emoticon-Leh Uga


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di