alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Militer /
Morotai Disiapkan Jadi Pangkalan Militer Tahun 2020
3.4 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc1de89ddd7700b738b457c/morotai-disiapkan-jadi-pangkalan-militer-tahun-2020

Morotai Disiapkan Jadi Pangkalan Militer Tahun 2020

Morotai Disiapkan Jadi Pangkalan Militer Tahun 2020

Setelah membangun benteng pertahanan terpadu tiga matra antara darat, udara dan laut milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pulau Natuna, kini pemerintah pusat mulai terfokus dengan kabupaten terluar yang ada di wilayah timur Indonesia yakni Kabupaten Pulau Morotai.

Morotai yang berada di bibir pasifik dan berbatasan langsung dengan negara tetangga serta menjadi lokasi peninggalan Perang Dunia ke-II pada 15 September tahun 1944 silam, menjadi alasan utama pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan perkuatan militer di wilayah tersebut.

Komandan TNI AU Morotai, Kolonel navigator Arif Budiyanto saat dikonfirmasi Reporter RRI di Ternate, Jumat (5/10/2018) mengatakan, Kabupaten Pulau Morotai di tahun 2020 mendatang, Morotai akan menjadi sebagai pangkalan militer terpadu dan untuk konsep pertama dalam menjadikan Morotai sebagai pangkalan militer terpadu, TNI telah menyiapkan pembangunan satuan radar yang akan dilaksanakan di Tanjung Sofi Kecamatan Morotai Utara (Morut) milik TNI AD.

Morotai Disiapkan Jadi Pangkalan Militer Tahun 2020

Selain membangun radar milik TNI AD, nantinya pemerintah juga akan menempatkan satuan rudal yang bertujuan untuk melindungi radar tersebut. Dan satuan rudal itu akan ditempatkan di seputaran Lanud Leo Watimena Morotai.

Selain pembangunan satuan radar dan satuan rudal, TNI juga akan menambahkan detasemen pertahanan udara yang juga ditempatkan di seputaran Lanud Leo Watimena yang ditambah dengan penempatan satu Batalion TNI AD di Morotai yang diimbangi dengan pembangunan pangkalan TNI AL.

Dengan dibangunnya pangkalan militer terpadu di Morotai lanjut Danlanud, Morotai juga akan dibangun dermaga-dermaga yang siap menerima kekuatan TNI-AL yang dipersiapkan untuk mendukung konsep pangkalan terpadu yang diperkuat dengan instalasi kapal selam.

Karena rencana kedepan Morotai sama dengan apa yang telah dibangun pemerintah di Kepulauan Natuna.

“Itu merupakan konsep dari pimpinan atas dan kita hanya melaksanakan dan menyiapkan saja, karena itu merupakan bagian dari pertimbangan karena Morotai terletak di wilayah luar yang bebatasan langsung dengen beberapa negara tetangga,” ungkap Danlanud Leo Watimena.

Sebagai pulau terluar di wilayah timur Indonesia menurut Danlanud, Mortotai mempunyai fasilitas yang cukup, pasalnya pengoperasian alutsista tidak menjadi halangan di wilayah Morotai karena lebih dekat untuk melindungi wilayah sekitar.

Danlanud juga menyampaikan, untuk penempatan kekuatan udara di Morotai saat ini pihaknya masih menunggu untuk tindaklanjutnya, namun instalasi persiapan dini akan tetap dibangun yang Insya Allah TNI akan menyiapkan shelter-shelter untuk pesawat tempur yang akan mendarat mempunyai tempat parkir dan menginap di Morotai.

Untuk jumlah personel yang ada di TNI AU Morotai sendiri lanjut Danlanud, penambahan personel sudah sangat jelas yang tersebar di Indonesia dan kedepan pengisian kekuatan personel sudah sangat jelas dan memang sudah diharuskan.

“Meskipun masih bisa dikatakan kurang tapi itu tidak menjadi alasan kita untuk melindungi keamanan negara,” tegasnya.

Disentil terkait dengan landasan pacu yang ada di bandara Leo Watimena Morotai, kata Danlanud, saat ini landasan yang ada di bandara Leo Watimena masih sangat layak dengan panjang 2500 meter dengan lebar 45 meter yang bisa didarati oleh pesawat sipil untuk melakukan aktivitas.

“Untuk menjadikan bandara Morotai sebagai bandara international tidak menjadi penghalang, karena itu nantinya ada kerja sama, sebab apapun juga bandara Morotai merupakan bandara yang dioperasikan oleh Lanud Leo Watimena dan itu nantinya ada pengaturan bagaimana untuk pengoperasian pesawat sipil di wilayah militer,” pungkasnya.

Dilansir dari : Source

Morotai sebagai pintu gerbang Pasifik....
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
nmbe iki aku, pertamax langsung HT
emoticon-Matabelo
emoticon-Wowcantik
wah mantep nih posisinya. hrusnya diperbanyak lagi pangkalan militer kita.
wahh moga makin kuat ya gan
strategis, gan. lanjut, TNI!
mantap.. semoga bs jadi pangkalan yang oke.
dulu diperebutkan jepang dan australia juga karena lokasinya strategis.
Ht kok sepi?
Kenapa bataliyon AD ya bukan Marinir?
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Terus jaga wilayah kedaulatan NKRI..
Abis morotai bakal ke daerah selatan Indonesia nih kyknya buat bikin pangkalan militer lg :emoticon-Siap Ganemoticon-Motret
berharap RI punya kapal induk... mengingat RI adalah negara kepulauan
emoticon-I Love Indonesia
Balasan post dareh
Kan ada tuh tulisan Pangkalan Militer Terpadu om, jadi semua matra ada disitu kan jelas ditulis AU AD AL nah kalau soal marinir yah tanya ma AL unsur apa saja yang akan ditempatkan disana
Balasan post dareh
Maslah jatah dan ketersediaan personil kali?

Afaik marinir secara level hrsnya sedikit di atas reguler infantry AD krn mereka khan tugasnya dan latihan lbh berat. Tergolong pasukan pemukul utama untuk operasi pendaratan. Tentu ga tersedia sebanyak reguler AD yg disiapkan buat garrison basis pertahanan.
Balasan post anto2310
Quote:


Pengawalnya belum lengkap.. jangan nanti malah seperti chakri naribet.
Balasan post lastmind
Chakri narubet lebih miris lagi ga punya pesawat fixed wing lagi skrg. Cman jdi LHD dia, smnjak AL thailand dh ga operasiin harrier nya
Balasan post ruhnama
Quote:


Kalau nanti mau Indonesia harus belajar dari kegagalan Thailand ini.
Saat KFX/IFX sudah bisa terbang mungkin baru berfikir kesana ya?
Balasan post lastmind
Hmmm masih jauh kynya.
Bkin kapal induk ga skedar kapal tok jadi belum maintenens dsb. Klo ga salah pesawat2 tempur dri kapal induk sedikit berbwda dari pespur yang land based.

Klo lhd buat angkut 8-10 heli masih wajar mnurut gw
Balasan post ruhnama
Namanya disamarkan Helicopter Destroyer
Balasan post anto2310
Ada tritnya si DDH jepang. Yang namanya ddh tapi di upgrade dan bisa nampung f35


Btw oot klo bahas kapal induk dsb nya. Back to topic aja ttg morotai yg strategis ini. Pangkalan morotai malah jd inget McArthur dgn strategi lompat kataknya.
Diubah oleh ruhnama
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di