alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Edy Rahmayadi Gagal ke Masjid karena Banjir, Lalu Marahi Kepala Dinas
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc16a7f9e7404fb138b4587/cerita-edy-rahmayadi-gagal-ke-masjid-karena-banjir-lalu-marahi-kepala-dinas

Cerita Edy Rahmayadi Gagal ke Masjid karena Banjir, Lalu Marahi Kepala Dinas

Judul Asli : Cerita Edy Rahmayadi Gagal ke Masjid karena Banjir, Lalu Marahi Kepala Dinas di Depan Wartawan


Cerita Edy Rahmayadi Gagal ke Masjid karena Banjir, Lalu Marahi Kepala Dinas

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajecksah, saat memantau lokasi genangan air,di kantor Gubernur Jalan Diponegoro, Jumat (5/10/2018). - Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan


TRIBUNNEWS.COM - Ada momen ketika Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, merasakan sendiri jalanan Kota Medan yang beberapa hari ini tergenang banjir.

Gara-gara genangan banjir setinggi mata kaki itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kesulitan menuju ke Masjid Agung Kota Medan untuk menunaikan ibadah salat, Selasa (9/10/2018).

Genangan air yang sempat bertahan selama beberapa hari itu membuat Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajeckshah tidak bisa menunaikan Salat Ashar di Masjid Agung.

Awalnya, lorong jalan yang menghubungkan Kantor Gubernur dengan Masjid Agung hanya digenangi air melebihi mata kaki.

Namun, ketika memasuki pekarangan Masjid Agung, tinggi air bertambah hingga sepaha orang dewasa.

Akibatnya, Edy dan Musa tidak dapat melewati genangan air menuju Masjid Agung. Keduanya yang mengenakan sendal jepit melipat celananya hingga sepaha lalu memantau kondisi genangan air.

Edy pun memanggil Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Sumut Lukmanul Hakim.

Kebetulan saat itu, Lukmanul Hakim baru saja menunaikan salat di Masjid Agung.
Ia terlihat tergesa-gesa dengan kondisi celana yang terlipat hingga betis lalu menghadap Edy.

"Ini sudah menyengsarakan rakyat. Wajar enggak Anda saya tegur?" kata Edy.

Edy kemudian meminta tanggapan wartawan atas tindakannya menegur Lukmanul Hakim.

"Bapak wartawan? Pantas enggak saya bertanya kepada Anda, kalau Bapak ini (Lukmanul Hakim) saya tegur," ujar Edy yang membuat Lukmanul Hakim tertunduk.

Dari amatan, genangan air di sebelah kiri Gedung Kantor Gubernur mengalir deras menuju basement.

Akibatnya, air di areal parkir ini tergenang setinggi paha. Pegawai negeri sipil (PNS) yang memarkirkan mobil terlihat sibuk mengeluarkan kendarannya.

Edy Rahmayadi mengaku masih mencari solusi terkait persoalan banjir di Kota Medan dan sekitarnya.

"Oh, ya! Kita masih mencari solusinya, banjir itu karena apa? Dan terus solusinya bagaimana? Kita cari tahu dulu bagaimana," katanya ditemui Tribun Medan di lantai delapan, Kantor Gubernur.

Edy Rahmayadi juga berharap agar permasalahan banjir ini akan segera terselesaikan, lantaran banyak masyarakat sudah mengeluhkan masalahnya ini sering terjadi bila hujan turun, Jumat (5/10/2018).

"Akan kita cepat selesaikan masalah ini," katanya. (*)

sumber
Diubah oleh BowoSan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
apa hak anda bertanya
Banjir berhari2 itu parah bosqu. Bangunlah saluran2 yg besar. Dan banyakin rumah pompa. Sungai2 harus rutin dikeruk.
Wakkakakaka sumut gk kalah lucu ni
Orang medan bisa dibilabg makhluk hidup tersabar didunia gak ?
dpn wrtawan mah gitu...dibelakang... bodo amat lah
Quote:
semoga segera ketemu solusinya yg pas dan cepat
Bagus ini semangat Pak Edy dalam membenahi Sumut emoticon-Big Grin
Sosok yang luar biasa emoticon-Big Grin
afa hak anda menegur saya? :wkwkwwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
kalau masalah penanganan fanjeer eh genangan, tanya ke wan-babu di jekardah. beliau ahlinya. lha wong sungai berbau aza dikasih waring langsung fersih emoticon-Ngakak
bau2nya kayak cumi cola nih emoticon-Ngakak
Hari ini uda tanggal 13 Oktober 2018. Dan sepanjang hari hujan dan hampir tiap hari hujan. Dan juga banjir terus. Kok ngak ada informasi terbaru mengenai penanganan banjir di kota Medan? emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Sundul Up
banjir karena ujan, ujan karena alam, itu datang dari TYME, jadi solusinya adalah doa...ngapain nanya lagi sih pertanyaan dengan jawaban jelas kek gini emoticon-Ngakak emoticon-Wakaka emoticon-Leh Uga
Gabener gotham emoticon-Kolombia
untung kaga di tampol kepala dinasnya emoticon-Ngakak
Kok kayaknya kinerjanya beda jauh kalo dibanding RK di jabar.
emoticon-Ngakak

















































Cerita Edy Rahmayadi Gagal ke Masjid karena Banjir, Lalu Marahi Kepala Dinas

emoticon-Leh Uga
Diubah oleh caesaratiensya
emoticon-Ngakak
Kapan pak solusinya? emoticon-EEK!
masuk pak edyyyyy ... emoticon-Leh Uga
belum sampe dielus pipinya
Balasan post northvidelia
Quote:


ente emang oposisi SEJATI. selalu melawan arus... orang rame2 ke A, ente doang ke B. Salut... 😅
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di