alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Oknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif Progresif
3.22 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc11e15c0d770bb0b8b4567/oknum-tertentu-kuasai-parkir-medan-mall-warga-minta-hapuskan-tarif-progresif

Oknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif Progresif

Oknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif Progresif

Oknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif Progresif

Oknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif Progresif

MEDAN - Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli yang melakukan penyelidikan di Medan Mall dan Pusat Pasar menemukan indikasi kecurangan berupa pengutipan tidak sesuai ketentuan oleh oknum-oknum tertentu.

Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol Widiyanto Poesoko sebelumnya "turun gunung" menyelidiki indikasi dan dugaan pungli ini atas keluhan masyarakat pemilik rumah toko (ruko) yang sudah jadi perbincangan di Istana Negara.

Lian (24), satu dari puluhan warga pemilik ruko yang merasa dirugikan menuturkan kisah pahitnya atas tarif progresif di Medan Mall dan Pusat Pasar.

Dari data yang diperoleh, luas parkir yang dikelola pihak swasta PT Brahma Debang Kencana (BDK) hanya sekitar 12 hektare, namun pada kenyataannya meluas menjadi 22 hektare.

"Akibatnya, status kami sebagai warga di sini juga dikenakan tarif parkir progresif. Padahal, izin pihak swasta atas parkir hanya 12 hektare. Seharusnya, kalau di kawasan sudah ada ruko dan warga, Dinas Perhubungan menjadikan seperti jalan biasa," kata Lian kepada Tribun Medan, Jumat (12/10).

Dari tarif parkir yang terjadi di kawasan Pusat Pasar dan Medan Mall, tidak sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2017.

Dari perda itu, sudah ditentukan biaya parkir progresif roda empat mulai dari 5 ribu hingga Rp 20 ribu per hari, namun, pada kenyataannya masyarakat dikutip melebihi batas. Bahkan, masyarakat pernah dibebankan membayar Rp 440 ribu untuk tarif parkir selama 20 hari.

"Kami yang tinggal di sana, mobil pasti nginap juga dan dikenakan parkir progresif. Setiap satu jam, bertambah Rp 2 ribu. Jadi, kalau mobil tiga hari enggak keluar, bisa dibayangkanlah berapa biaya yang harus dibayar," ujarnya.

Ia mengatakan, pihak swasta pernah memberi solusi kepada masyarakat dengan membayar tarif parkir senilai Rp 600 per bulan.

"Pernah juga ditawarkan turun harga menjadi Rp 400 ribu per bulan, tapi itu pun berat. Kondisi mobil kami bukan di tempat mereka, tapi di jalan Pusat Pasar. Kalau jalan dijadikan parkir pihak swasta, jadi kami harus parkir di mana," ujarnya.

Pengunjung Medan Mall bernama Fadilah mendapat perlakuan yang tidak pantas saat memarkirkan sepeda motornya. Perempuan berjilbab merah ini dipaksa oknum petugas parkir membayar biaya yang lebih mahal.

"Saya sempat ribut sama petugas parkir. Bayangkanlah, dia minta bayar Rp 3 ribu, tapi setelah saya lihat karcis cuma Rp 2 ribu. Ya, ributlah dan saya hanya bayar sesuai yang di karcis. Heran saya lihat kondisi parkir di sini. Banyak yang enggak beres," ujar warga Delitua ini.

"Oh, nanti akan kami tertibkan dan seharusnya tidak boleh. Kalau masalah parkir Medan Mall bukan saya pengelolanya. Kan bukan retribusi tapi pajak. Mall bukan ranah saya. Kalau yang dibahas soal retribusi pinggir jalan, barulah saya," ujar Kepala Dinas Perhubungan Medan Renward Parapat saat diwawancarai secara terpisah.

(ase/tribun-medan.com)

http://medan.tribunnews.com/2018/10/...arif-progresif
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Eh bodat, baru bayar parkir rumah sendiri 440 ribu sebulan sudah ngeluh, pelit kali lah kau anjeng babik, yang bayar 1 juta untuk parkir rumah sendiri saja ga pake protes seheboh kau bodat

https://www.kaskus.co.id/thread/5a4a...edan-menjerit/
https://www.kompasiana.com/tjin/5a3d...ibadi?page=all
https://www.inews.id/daerah/sumut/24...medan-menjerit
https://www.kaskus.co.id/thread/5ae6...gini-mahalnya/

Kitak2 kan masih perlu nyetor ke ormas dan okp, nanti ormas dan okp juga nyetor ke parpol, itu parpol nya said iqbal dkk, kita perlu dana lae, buat nyalon pemilu, buat demo, buat bayar provokator, buat maki2 presiden, buat caci maki NKRI, sisa setor sana sini, baru kita setor ke perut boru kitak2 dan perut boru bandar sabu, tauk! emoticon-Mad (S)

Mau apa ? hah ? mau apa kau anjeng ? mau apa ? bisa apa kau ? cari satu ruko di seluruh medan yg tidak bayar parkir rumah sendiri, cari kalau dapat!

Sana mewek kau sama kapolri, TNI kau bukan apa2, sampah itu, kami libas sama ormas dan okp boru sumut, lewong langsung pasukan NKRI cuiiih emoticon-Najis

Dasar imigran Indonesia, gak senang, keluar kau dari nagori sumut, balik kau ke indonesia !! emoticon-Blue Guy Bata (L)

Disini presiden nya bukan jokowi, tapi juntak !! lihat tuh benderanya kitak, loreng2 Bo-Kang (Boru Ngangkang) emoticon-Blue Guy Bata (L)

emoticon-Leh Uga

Petisi Bo-Kang Mahasakti
Halaman 1 dari 2
Jiaah nastak cebong ayan ngoceh sendiri si goblok ini..
Oknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif ProgresifOknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif Progresif
Diubah oleh Xaruduy.dua
emoticon-Ngakak baca komen khas sumut emoticon-Ngakak
ada gak sih berita bahagia di Gotham city
Diubah oleh sposolo
ahg susah kali dibilang nya ormas tertentu dan preman nya
Post ini telah di hapus oleh kaskus.support16
Balasan Post sposolo
Quote:


Bah, gimana kau lae, kalau warga medan hidup bahagia dan damai, boru mau makan apa lae ? gimana kitak2 malak duit keamanan lae ?

Makanya kitak2 putera sumut, kitak kondisikan supaya warga sumut dari ujung ke ujung, tidak ada yang relax, tidak ada yang hidup tenang, supaya kitak2 bisa malak duit keamanan, plus sampingan begal, tikam, rampok, nadah, biasalah tu lae, manusiawilah sedikit lae mikirnya emoticon-Ngacir
tinggal nunggu gebrakan dari gubernurnya yang baru,dia kan mantan militer















emoticon-Cool
di medan mall lah biasa terlihat gudfren si teman dekat menghabiskan waktu brsama elang medan
Empire of Gotham emoticon-Ngakak
ajegile.. emoticon-Belo
Balasan Post kirimerah
Quote:


Menjelang lebaran lalu, malah lebih aneh, Jalan bulan pusat pasar di tutup ormas FKPPI, semua kendaraan termasuk becak sayur musti bayar karcis lewat, terang terangan dilakukan dari pagi hingga sore, patroli polsek medan kota Rabun dekat dan jauh semuanya
Balasan Post blontho
Apa urusan anda menanyakan hal tersebut..emoticon-Cool
beritanya khas banget dahemoticon-Ngakak
asli polisi katarak akut kalik liat kondisi medan
percuma pencitraan setiap hari di media klo masih banyak model beginian
Quote:


Oknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif Progresif
wanjir, ternyata sumut dikuasai junta hahahha
Kalau di luar mal sih ane ngak heran..... Tapi kalau sampai di area parkir mal bisa dikuasai preman luar biasa banget..................
Quote:


Oknum Tertentu Kuasai Parkir Medan Mall, Warga Minta Hapuskan Tarif Progresif

emoticon-Smilie
Balasan Post baronxine
ngehek bener















emoticon-Cool
Balasan Post roninthirst
Quote:


Lebih seru baca komennya dari pada beritanya

karena realita sebenarnya, dan gak akan hilang hingga kiamat emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di