alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
Bagaimana Kalau E-commerce Tidak Hadir di Indonesia?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc0eefdc1d770106e8b4569/bagaimana-kalau-e-commerce-tidak-hadir-di-indonesia

Bagaimana Kalau E-commerce Tidak Hadir di Indonesia?

Tidak dapat dipungkiri bahwa industri e-commerce adalah salah satu sektor industri yang berkembang pesat di Indonesia saat ini.
Dilansir dari Kompas.com, Shopee berhasil menembus 5,8 juta transaksi dalam waktu 24 jam saja saat kampanye “Super Shopping Day” pada 9 September 2018 lalu. Salah satu artikel di Merdeka.com juga menyatakan bahwa Tokopedia mengklaim bahwa mereka melayani 65 juta pengunjung dalam satu hari pada kampanye “Ramadhan Ekstra” dibulan Mei tahun ini. Tak kalah dari itu, Lazadajuga memecahkan rekor dengan transaksi sebesar Rp1,6 triliun dalam program “Online Revolution” November tahun lalu (KataData.co.id).
Secara tidak langsung, pencapaian ini adalah cerminan kuatnya pertumbuhan industri belanja online di Indonesia belakangan ini. Potensi industri e-commerce Indonesia secara keseluruhan diprediksi masih akan tumbuh pesat beberapa tahun ke depan seiring semakin banyak orang menggunakan ponsel untuk berbelanja online.
Tapi, bagaimana jika suatu ketika industri e-commerce lenyap dari Indonesia? Adakah efek buruknya? Atau justru berdampak positif pada perekonomian kita?
Tim iPrice memprediksi, setidaknya lima dampak yang akan muncul bila tidak ada denyut e-commerce di Indonesia:
McKinsey & Co. dalam studi mereka memprediksi nilai transaksi industri e-commerce di Indonesia akan meningkat dua kali lipat dalam jangka waktu 4 tahun mendatang. Tahun ini sendiri, jual beli online di Indonesia mampu menghasilkan nilai transaksi sekitar US$8 milyar. Angka tersebut sedikit banyak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara, khususnya dari nilai Produk Domestik Bruto (PDB) yang tahun ini meningkat 0,75%. PDB sendiri adalah nilai pasar barang dan jasa yang merupakan haisl produksi sebuah negara, dan kerap digunakan sebagai alat ukur pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Selain itu, dilansir dari TheJakartaPost.com, peneliti indef bernama Bhima, mengatakan bahwa dirinya mendukung data dari Badan Pusat Statistik dengan pendapatnya “Sekarang kontribusi (e-commerce) masih kecil, namun memiliki potensi untuk berkontribusi besar dimasa depan.”
Jika tidak ada industri e-commerce di Indonesia, maka tentunya pertumbuhan (PDB) dan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menurun.

Bagaimana Kalau E-commerce Tidak Hadir di Indonesia?
Diubah oleh: sairamlim
Urutan Terlama
bakal susah gan kalo mau bli barang kudu ke tokonya langsungemoticon-Hammer (S)emoticon-Hammer (S)emoticon-Hammer (S)


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di