alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Harga BBM Rp 17 ribu/liter di Karimunjawa, Ada Apa?
2.71 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc0c0fb1854f759288b4567/harga-bbm-rp-17-ribu-liter-di-karimunjawa-ada-apa

Harga BBM Rp 17 ribu/liter di Karimunjawa, Ada Apa?

Liputan6.com, Karimunjawa - Apa yang menjadi penghambat perkembangan pariwisata di kepulauan Karimunjawa? Bukan ombak tinggi, bukan pula rendahnya mutu pelayanan penyedia jasa pariwisata.

Budi Santoso salah satu pengelola biro wisata menyebutkan bahwa penghambat utama perkembangan pariwisata Karimunjawa adalah ketersediaan BBM. Dan itu terjadi nyaris sepanjang tahun.

"Kami yang di Karimunjawa selalu susah mendapatkan BBM," kata Budi.

Kebijakan pembatasan BBM dan minimnya stok, mengakibatkan kendaraan yang dikelolanya tidak bisa melayani keinginan para wisatawan.

"Bisa beli BBM terbatas. Kadang sampai kendaraan lagi disewa wisatawan kehabisan BBM. Kasihan sampai ada wisatawan asing nuntun motor," kata Budi kepada Liputan6.com, Jumat (13/10/20018).

Sementara itu, Arif Setiawan seorang nelayan yang tinggal di pusat keramaian pulau Karimun mengeluhkan hal serupa. Pembatasan pembelian berdampak pada perekonomian nelayan.

"Kami yang di Karimun kota tidak boleh beli agak banyak. Padahal yang di radius lebih dari 5 kilometer boleh," kata Arif.

Munculnya SPBU ternyata tak menyelesaikan masalah. Kebijakan itu diikuti pelarangan pembelian BBM dari Jepara oleh nelayan dengan alasan keamanan juga berimbas pada waktu kerja nelayan.

"Jika di SPBU Karimunjawa kehabisan BBM, kami tidak bisa beli. Mau beli dari Jepara tidak boleh alasannya keselamatan," kata Arif.

Siksa Kartu Nelayan

SPBU Karimunjawa menerapkan pembatasan pembelian BBM sehingga nelayan dan pelaku industri pariwisata tak bisa beroperasi. (foto: Liputan6.com / felek wahyu)

Penerbitan kartu nelayan ternyata juga malah mempertegas pembatasan. Nelayan hanya diijinkan membeli BBM solar 50 liter saja. Ini hanya bisa melaut selama dua hari.

Jika tak ada solar, para nelayan memilih berdiam diri di rumah. Kartu nelayan yang disebutkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah berfungsi mengontrol dan mempermudah nelayan membeli BBM ternyata berdampak sebaliknya.

"Beli BBM di SPBU malah menyulitkan kami," kata Arif.

Gonjang-ganjing harga BBM juga dikeluhkan warga melalui media sosial. Akun Facebook bernama Wida Yanti menyebutkan bahwa harga premium di kepulauan Karimunjawa mematahkan klaim, bahwa BBM hanya punya satu harga.

"Karimunjawa hari ini bensin 17rb/L. Sangar guys," tulisnya.

Area Manager Communication and CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi karena ada gangguan dalam menurunkan atau membongkar BBM.

"Datang tepat waktu dan kapasitasnya tidak berkurang. Namun saat akan diturunkan ada gangguan jadi BBM yang datang hari Senin baru diturunkan beberapa hari kemudian," kata Andar tanpa menyebutkan gangguan macam apa yang dialami.

Tingginya harga BBM dimanfaatkan oleh pengelola SPBU. Mereka menerapkan aturan warga yang tinggal di radius lebih dari 5 KM diperbolehkan membeli dengan kapasitas besar menggunakan drum. Sedang warga di sekitar SPBU hingga 5 KM karena hanya boleh mengisi tangki kendataraannya.

"Pagi sampai. Malam sudah habis. Lusa tidak melaut atau jika mau melaut beli di pengecer di desa tetangga yang harganya bisa naik 50 persen. Seliter bisa sampai Rp 20 ribu," kata Arif.

https://m.liputan6.com/amp/3665875/harga-bbm-rp-17-ribuliter-di-karimunjawa-ada-apa

Ternyata bukan hanya di Papua yang BBM nya mahal, tapi juga di kepulauan karimun jawa sebelah utara Jepara Jateng.
emoticon-No Hope emoticon-No Hope
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
karena kebijakannya sekarang bangun spbu, bukan distribusi maksimal, dan rezim dilan biasa tebar hoax buat nutupi borok
waduh... Sbntar lg pdhl mau berbulan madu ke sana... emoticon-Nohope
Yang penting di papua 1 harga coy, jawa ke laut aja
Quote:
Harga BBM Rp 17 ribu/liter di Karimunjawa, Ada Apa?
emoticon-Imlek
Balasan post crottafterkiss
Quote:

Ya kebijakannya wajib beli SPBU tapi kenyataan gitu lah gan. Katanya mereka mau menggenjot pariwisata agar pemasukan devisa negara dan cadev naek. Tapi yang kaya gini aja gak difasilitasi ya sama aja bohong

Quote:

Semoga lancar bulan madunya gan. Selamat ya
emoticon-Shakehand2
Quote:

Harus di data juga apa bener di seluruh papua 1 harga prakteknya, ato jangan2 cuman di ibu kota provinsi doang.
emoticon-Big Grin
Quote:


Itu ada sudirman said nongkrong bre
emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Nelayan kebanyakan ngeluh, suruh naik awan kinton ae

Quote:


emoticon-DP
Balasan post Betjanda
Quote:


Naek UFO aja bre biar banyak dapet ikannya dan hemat bahan bakar. Telepon gih si UPO
emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Bacot ah
Perusahaan yg itu lagi merugiemoticon-Salaman
Diubah oleh nastak2200kv
Kalo papua di spbu mah harga sama kayak di pulau jawa, harga bensin eceran di pinggir jalan juga sama emoticon-Embarrassment

Yg gue bingung di sini harga makanan yg mahal, harga rokok aja sama kayak di pulau jawa emoticon-Hammer2

Bisnis paling menguntungkan di papua tuh bisnis kuliner emoticon-Ngakak
Diubah oleh yxgk


Quote:


Setuju bray
Terakhir gw k jayapura 2014 sblm bpk itu d lantik
Sampurna mild sma ky d jkarta
Bensin d SPBU jg sma
Klo makanan pabrikan kya chitato/taro dll beda nya cma 500

Tp knp nasipadang hrga nya 30rb pdhl cm pake rendang + teh manis
Quote:

Pecel ayam di jakarta 18rb, di sini 30rb emoticon-Ngakak
katanya se indonesia raya ini udah bbm satu harga???
Walah gimana ini?
wah kok bisa pdhl d ujung timur sudah satu harga
Papua dkt dari jakarta coy, kalo kepulauan karimun kan jauh.. wajar 17 rebu.. emoticon-Leh Uga
Gimana bu susi neh

Diubah oleh kelazcorro
Balasan post yxgk
Quote:


Nasi goreng ama telor 20 rebu.
ada kenaikan lah mbut gituh ajah kok repot
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di