alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mendag Lindungi Petani Tebu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc04645a09a39ef228b4568/mendag-lindungi-petani-tebu

Mendag Lindungi Petani Tebu

Spoiler for Ilustrasi:



Siapa yang sangka bahwa Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita punya agenda melindungi petani Indonesia.

Yang bisa memberi kesaksian tentang itu, salah satunya adalah petani tebu. Buktinya, September kemarin Menteri Perdagangan mengamankan gula kristal rafinasi (GKR) sebanyak 45 ton, dari pasar di dalam negeri. Gula rafinasi ini seharusnya tidak dijual secara umum. Karena gula ini khusus diperuntukkan bagi bahan baku industri, utamanya makanan dan minuman.

Buat kalian yang belum tahu, gula rafinasi ini biasanya berbentuk lebih halus dan lebih putih. Bila sampai gula ini beredar di pasaran, maka gula pasir buatan petani kita pasti kalah pamor. Karena gula pasir buatan petani kita biasanya berukuran lebih kasar dan warnanya relatif lebih butek.

Oleh karena itu, peredaran gula rafinasi ini sangat diawasi, supaya gula pasir produksi petani tebu kita tidak kalah.

Selain rajin merazia pasar, perlindungan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terhadap petani gula dalam negeri adalah terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 117/M-DAG/PER/12/2015 tentang Ketentuan Impor Gula. Peraturan itu membatasi agar gula rafinasi hanya dapat digunakan untuk keperluan bahan baku industri dan dilarang diperjualbelikan di pasar eceran.

Akan tetapi, perlindungan terhadap petani tebu nasional tidak bisa berjalan sendirian. Perlu ada peningkatan kapasitas agar mereka juga bisa memproduksi gula rafinasi. Karena selama ini, gula rafinasi itu datangnya dari luar negeri, alias impor.

Nah, peningkatan kapasitas itu tugasnya Menteri Pertanian Amran Sulaiman. ini sekadar peringatan, agar Amran tidak melulu mencitrakan diri sebagai pelindung petani, tapi cuma yang menanam padi saja. Masih ada lebih banyak petani yang menggantungkan nasibnya di bawah pembinaan Menteri Pertanian.

Salah satunya, ya petani tebu itu sendiri.

sumur
Urutan Terlama
ket biyen lak wes tak omongi,mentan tolong perhatikan para PTR,dikawal pisan.....ben tebu lokal berkualitas,rendemen tinggi,hasil gulanya bagus....
pulau jawa juga terkenal sebagai penghasil tebu terbesar kok malah kalah sama rapinasi,semoga ada tindakan....sebelum sampean di demo karyawan Ptpn dan APTR

emoticon-Leh Uga
Balasan Post banyu suro
Quote:


pabrik gulanya yg mesti di ubah banyak yg teknologi masih jaman belanda yo jelas saja kalah sama produk luar. Hanya sedikit yg berhasil mentri BUMN mesti duduk bersama tuh njewer para dirut PG.
Quote:


di ubah total? kalo saya ya mending bikin pabrik baru saja mas seperti di pg asembagoes..... teknologi jaman belanda kalah dengan produk luar? bisa iya juga bisa nggak....tapi sebenernya nggak kalah sih....saya keluarga besar ptpn 11 mas.....kita pernah jaya kok,yang jadi masalah adalah hanya bahan baku saja.....bahan baku bagus,hasilnya juga bagus....itu saja....petani minta rendemen tinggi,sementara tebu yg di giling kualitasnya jelek,kita punya SOP penerimaan tebu....yg jadi masalah adalah beberapa PG tidak mempunyai lahan sendiri,kalo petani ngirim,dan nggak sesuai dengan SOP kita kalo di tolak yo petani nggak bakal ngirim tebunya ke pg tersebut mas



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di