alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Membedah Agenda Politik Komunisme & Khilafah di Pilpres 2019
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc038fcd44f9f74078b4567/membedah-agenda-politik-komunisme-amp-khilafah-di-pilpres-2019

Membedah Agenda Politik Komunisme & Khilafah di Pilpres 2019

Membedah Agenda Politik Komunisme & Khilafah di Pilpres 2019
NUSANTARANEWS.CO mengadakan diskusi pada:

 
Hari/Tgl        : Sabtu, 13 Oktober 2018
Pukul             : 14.00 - Selesai
Tempat         : Rumah Makan Bumbu Desa
                          Jl. Cikini Raya No.72, RT.14/RW.5, Cikini, Jakarta Pusat
 
 
NARASUMBER:
1.    Mayjen (Purn) Kivlan Zein         Kepala Staff Kostrad 1998
2.    Yudi Latief                                       Kepala BPIP 2018
3.    Nuruzzaman                                   PP GP ANSOR
4.    Boni Hargens                                  Pengamat Politik
5.    Haris Rusli Motti                           Eks Gerakan Mahasiswa 1998
6.     Jus Soema Dipradja                     Wartawan Senior
7.    Guntur Romli                                  Politisi PSI
8.    Ismail Yusanto                               Jubir HTI
 
DASAR PEMIKIRAN
Tragedi pembantaian terhadap anak bangsa yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) meninggalkan trauma mendalam. PKI tidak segan-segan menghabisi nyawa Ulama, santri, tentara, pejabat pemerintah dan rakyat jelata yang tidak se-ideologi. PKI berkali-kali gagal melakukan makar untuk mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemeritahan. Pemberontakan dan kekejian PKI sampai kapanpun tampaknya tak bisa dimaafkan dan tak akan bisa dilupakan.
 
Semenjak Pemilu Presiden 2014 hingga saat ini, Jokowi selalu diidentikkan dengan PKI. Stigma tersebut berkali-kali dibantah namun isu PKI tetap muncul dan dimunculkan oleh para kritikus Jokowi di media sosial. Di lain pihak, para pembela Jokowi gencar mengkampanyekan ada agenda tersembunyi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di kubu Prabowo yang ingin mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan Indonesia ke dalam bentuk sistem khilafah.

Pada pemilu 1955, PKI merupakan partai terbesar ke-empat dengan memperoleh 6.179.914 suara (16,36%) atau 39 kursi DPR. Sedangkan pendukung sistem khilafah mencapai 9,2% penduduk Indonesia berdasarkan hasil survei SMRC tahun 2017. Apabila pemilih pilpres 2019 mencapai 185 juta maka pendukung sistem khilafah berkisar 17 juta pemilih.
 
 TUJUAN
1.Memperingati hari G30S/PKI dan Kesaktian Pancasila
2.Membedah kebenaran isu PKI dan HTI menjelang pilpres 2019
3.Membedah pilihan politik keturunan eks PKI dan simpatisan HTI di pilpres 2019

PESERTA:
1.    Badan Eksekutif Mahasiswa
2.    Organisasi Kepemudaan
3.    Organisasi Kemasyarakatan
4.    Wartawan Media TV
5.    Wartawan Media Cetak
6.    Wartawan Media Online

 
 AYO HADIR BROOO,,,, SERRUUUUU NIH....... NONGKRONG SAMBIL DISKUSI........ SERUPUUUT KOPI DULU AHHHH..........................................
Klo PKI mah udah mati. yg patut diwaspadai yang patut di waspadai yang pengen ganti sistem kilapah
Diubah oleh jack..ass
iklan!?
Wkwkwk. Mending jalan2 refreshing gan. Ribet amat sih ngurusin yang gitu2. emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
pki....pki ae......wis gak ono pki ki,dinggo ribut trus emoticon-Ngacir
wkk.. eks DI/TII nya mana? emoticon-Ngakak (S)

narasumber dan tujuan dah kelihatan kemana arahnya emoticon-Ngakak (S)
Program cuci otak coli berjamaah nasbungtaik emoticon-Wakaka
Quote:
wkwkw dah 50th cuy, msh aj tolol
halah si kepleng jin
nuduh nuduh komunis ditanya bukti menya menye emoticon-Ngakak
1. Mayjen (Purn) Kivlan Zein Kepala Staff Kostrad 1998


emoticon-Leh Uga
daripada ngobrolin agenda politik mending obrolin PUBG emoticon-Cool
hal yang samar selalu dibesar-besarkan, nah yang sudah jelas malah seperti dianggap angin lalu. Ini siapa sih yang sehat dan gak sehat? Pemikiran orang jaman sekarang memang suka terbolak balik gans. Salah jadi benar, benar disalahkan
teroris yg kemarin meledakkan diri kantor polisi bareng anak dan istri teriaknya DEMI KARL MARXX!! DEMI LENINN!! DUARRRR
akhirnya syorga 72 kamerad.
ini rame banget gan..... pesertanya pasti membludak..... karena ada pak kivlan zein dan para pembicara top lainnyaa..... srupuut kopi dl ahahhhhh
ntar ambil.kesimpulanya aja dah.
semoga lancar


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di