alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bakal Cari Dana Rp 2 T Lagi, Bank Muamalat Masih Bingung
3.4 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc02c95ddd7700f5f8b4567/bakal-cari-dana-rp-2-t-lagi-bank-muamalat-masih-bingung

Bakal Cari Dana Rp 2 T Lagi, Bank Muamalat Masih Bingung



Manajemen PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyatakan jika hingga saat ini belum memutuskan skema apa yang akan dilakukan untuk mengumpulkan dana tambahan modal sebesar Rp2 triliun.

"Memang, kita diberi kewenangan mencari tambahan dalam berbagai bentuk yang memungkinkan. Sisa Rp2 triliun kita belum tahu dalam bentuk apa tambahannya itu. Dalam bentuk apapun yang memungkinkan kita akan koordinasi dengan konsorsium," kata Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Achmad Kusna Permana, di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Tambahan modal tersebut merupakan bagian dari usaha perseroan untuk menyelamantkan perusahaan. Dimana, Bank Muamalat diberi kesempatan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencari modal sebesar Rp4 triliun.

Dana sebesar Rp2 triliun lainnya, akan diperoleh perseroan dari hasil penerbitan saham baru (rights issue) yang akan diambil oleh dari konsorsium bentukan Komisaris Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Ilham Habibie yang berisi dirinya bersama Arifin Panigoro, Lynx Asia, dan SSG Hong Kong.

Perusahaan hari in memang telah mengantongi restu dari pemegang saham untuk menerbitkan 20 miliar lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp 100 per lembar saham. Karena rencana rights issue yang akan diborong oleh konsorsium Ilham Habibie tersebut, maka para pemegang saham lama Bank Muamalat bakal terdilusi sebesar 60 persen.

Sekedar informasi, OJK meminta konsorsium investor penyelamatan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menunjukkan escrow account senilai Rp4 triliun. Escrow account merupakan rekening penampung dana tertentu yang penarikannya hanya dapat dilakukan dengan syarat khusus. Dalam hal ini, escraw account berisi modal untuk menyelamatkan Bank Muamalat.

Selain menempatkan dana di escrow account, OJK juga meminta surat resmi dari konsorsium investor terkait Bank Muamalat. Escrow account dan surat resmi ke OJK dinilai sebagai bentuk keseriusan investor dalam menyelamatkan Bank Muamalat.

Surat resmi yang dimaksud adalah surat yang berasal dari pemegang saham pengendali (PSP) atau yang ditunjuk dan diberi hak oleh PSP untuk mewakilinya

https://www.wartaekonomi.co.id/read1...h-bingung.html

masih gan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Ikut OK OCE nasional sajalah, pencetusnya banyak uang Trilyunan dalam kardus2. Ini saran buat bank Muamalat.
Bank Syariah "Bagi Hasil" Sekarat.... Coba Minta Tolong ama Bank "Bagi Riba"...

Bakal Cari Dana Rp 2 T Lagi, Bank Muamalat Masih Bingung
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Padahal uda pake prinsip tanpa riba..... eh nyungsep mau bangkrut emoticon-Big Grin
Senin kemis muamalat emoticon-Big Grin
Ayo kita galang dana 200 juta umat muslim untuk uang 2 triliun
susah kalo masih pake sistem begituan. gak ada yg percaya sekarang. emoticon-Ngacir Tubrukan
Quote:
ahg itu kan gampang panggil dimas kanjeng
Coba hubungin juragan kardus kali aja dikasih kardus
emoticon-Imlek
baru aja ngurus kpr plafon 400 juta selama 15 taun, di bank "kafir" perbulan 3.6, di bank "bagi hasil" malah 5.1.. anyyiiing gak tuh... dan gak mau disebut laba tapi margin, margin idung lu amblas...
Quote:


belum lagi penulasan di bang "bagi hasil" bakal kaget ente wkwkwk
Balasan post banditsd
Quote:

klonengan sapee nehh
Balasan post ozzoi.
Quote:


Klonengan ente
Nape bree ?
emoticon-Imlek
Balasan post vacant.
Quote:


itu sedekah/amal namanya! ente mau punya istana ga nanti syorga?
bank ini kategori bank syariah kw. lintah darat breyyy. yang kpr ama bank ini pasti kena korbannya
Balasan post egoldnih
Quote:


Yg ga kw bank apa coy?


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di