alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kubu Jokowi Terkepung Hoaks
4.33 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bc002a698e31b732a8b4571/kubu-jokowi-terkepung-hoaks

Kubu Jokowi Terkepung Hoaks

Jakarta: Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin, Irma Chaniago, mempertanyakan tudingan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyebutkan bahwa calon presiden Prabowo Subianto seperti terkepung di Pemilu Presiden 2019. Irma mengatakan tuduhan tersebut tidak berdasar.

Dia justru mempertanyakan bagaimana Gerindra bisa merasa demikian. Pasalnya, pada kenyataannya, justru tim Jokowi yang sedang dikepung oleh permainan politik kubu Prabowo.

"Loh tidak terbalik nih? Bukannya justru terberat sepanjang masa? Apalagi bagi Jokowi. Selain dikepung hoaks, dikepung fitnah, juga dikepung demo berjilid-jilid," ujar Irma saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018 kemarin.

Irma kemudian membeberkan argumennya untuk membantah tudingan Ahmad Muzani. Salah satu perisitwa yang mengepung Jokowi-Amin ialah kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

"Bayangkan saja! Jika tipu muslihat kasus Ratna Sarumpaet tidak terbongkar, pasti kami babak belur dan akan ada demo lagi berbab-bab," tegas Irma.

Baca: Presiden Ajak Masyarakat Hindari Kampanye Hitam

Saat ini, Irma mengatakan timnya hanya akan fokus bekerja untuk pemenangan. Berbagai survei yang merilis hasil bahwa Jokowi unggul dari Prabowo membuktikan bahwa Jokowi masih dipercaya masyarakat.

"Bagi tim kami, hasil itu hanya untuk memotivasi kerja saja, kami bahkan khawatir, jangan jangan seperti Pilkada DKI Jakarta 2017," ujar Irma.

Seperti diketahui, Ahmad Muzani sempat mengatakan Prabowo-Sandiaga dan tim merasa seperti terkepung dalam pertarungan Pemilu Presiden 2019. Tim Prabowo merasa sangat dibatasi dalam setiap upaya kampanye yang dilakukan.

Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menilai kubu Prabowo Subianto sedang memainkan strategi the politics of victimhood. Strategi itu memosisikan Prabowo kesulitan menghadapi Pilpres 2019 karena dirugikan petahana.

"Penggunaan the politics of victimhood berupaya menarik simpati karena seolah-olah menjadi korban otoritas dan kesewenang-wenangan. Demokrasi kita dijejali dengan modus-modus primitif untuk merebut kekuasaan. Ini harus kita hindari," tegas Hendrawan.

Baca: Gerindra Akui Pilpres 2019 Terberat Bagi Prabowo

Hendrawan menyebut berat atau tidaknya pemilu presiden bergantung pada pola pikir dan kerja keras tim pemenangan. Tim semestinya punya cara jitu meraih kemenangan.

"Semua Pemilu Presiden 2019 sejatinya berat. Kami juga merasakan hal yang sama. Namun, karena kami melihat ini perhelatan penuh keceriaan dan persaudaraan, kami hadapi dengan optimisme dan antusiasme," tegas Hendrawan.

Dia menduga keluhan pemilu presiden berat oleh kubu Prabowo karena pemilu presiden hanya diisi dengan hujatan, hardikan, dan ujar-an kebencian. Salah satunya dengan skandal kebohongan Ratna Sarumpaet.

"Kemudian seperti diplot untuk mendiskreditkan petahana yang kemudian terbukti blunder. Sungguh membahayakan modal persatuan kita sebagai bangsa," kata dia.

Baca: Ratna Jauhkan Prabowo dari Swing Voters

Pengamat politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menilai koalisi Prabowo-Sandi tidak percaya diri dalam menghadapi kontestasi Pemilu Presiden 2019. Hal itu terlihat dari pernyataan beberapa elite koalisi tersebut yang menyebut mereka dikepung karena kekuatan logistik seperti media, pengambil kebijakan politik, dan aktor bisnis berpihak pada Jokowi-Amin.

"Pernyataan beberapa elite koalisi Prabowo-Sandiaga seperti Hidayat Nur Wahid itu merepresentasikan kepanikan dan juga ekspresi ketidakpercayaan diri di internal tim Prabowo-Sandi," kata Khoirul. (Media Indonesia)

sumber http://pemilu.metrotvnews.com/news-p...erkepung-hoaks
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Gusti mboten sare, makanya hoanya Ratna mpreeettt terbongkar dlm waktu sesingkat2nya
Mereka memainkan "emak-emak" karmanya skrg ngakunya ketefhu sama emak-emak valak
betul sekali
nasbong dah jarang nongol di mari
buka kaskus aja mungkin takut, gemeteran
soalny dah lama gk dapet bata
emoticon-Ngakak NASBUNG MEMANG BOS HOAX NGOAHAHAHAHAH.....
Kubu Jokowi Terkepung Hoaks
Kubu Jokowi Terkepung Hoaks
emoticon-Leh Uga ngoahahah
Diubah oleh paman.happy


emoticon-Peace



emoticon-Stick Out Tongue
emoticon-Ngakak metrotipu ngakak
ya begitu lah kelakuan mereka. politis banget.

emoticon-Cool
Quote:
emoticon-Travelleremoticon-Travelleremoticon-Traveller
Jokowi terkepung cebonk yg planga plongoemoticon-Angpau
Sudahlah, ditifu itu manusiawi. Raktjat yang berkali-kali kena tifu femimfinnya aje biasa2 aja. Macem2 langsung difilang makar.

Lagian Lord Mukidi sudah dilindungi cebong peliharaan yang siap membela membabi-buta mencari fembenaran

emoticon-Imlek
ealah sumbernya metro skipp sajalah emoticon-Traveller
kasian, prabowo dikelilingi oleh pembantu2 yang tidak berkualitas sehingga tidak bisa memunculkan ide2 kreatip
Ah kaya situ gk pernah hoax ajah.
ya wajar lah di demo namanya jg presiden. gmau di demo jg pak RT aja
Jokowi mah di kepung ketololannya sendiri.. emoticon-Big Grin

Ayo nastak kepung gue.. emoticon-Wowcantik
Quote:


Lemah die breh.. Ga kuat badannya di demo.. Ntr masuk angin.. emoticon-kisssing
Kali ini ane setuju dengan pendapatnya.

Yg penting wujudkan politik yg sehat selama pilpres. Capek tahu ngomongin hoax ujaran kebencian. Dikiranya jd orang negatif tuh enak? Bosen.
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di