alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Angkuhnya Gaya Sedekap Bos IMF Kepada Soeharto Kala Memberi Dana Bantuan Ke Indonesia
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbff5ae96bde6fd378b4576/angkuhnya-gaya-sedekap-bos-imf-kepada-soeharto-kala-memberi-dana-bantuan-ke-indonesia

Angkuhnya Gaya Sedekap Bos IMF Kepada Soeharto Kala Memberi Dana Bantuan Ke Indonesia

Angkuhnya Gaya Sedekap Bos IMF Kepada Soeharto Kala Memberi Dana Bantuan Ke Indonesia

Angkuhnya Gaya Sedekap Bos IMF Kepada Soeharto Kala Memberi Dana Bantuan Ke Indonesia Tahun 1998


Grid.ID - Amit-amit jabang bayi! kalau boleh dianalogikan itulah ungkapan yang menggambarkan betapa semrawutnya ekonomi Indonesia tahun 1998, jangan sampai terulang lagi!

Tahun 1998 harusnya jadi awal bangkitnya Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru dunia.

Tapi nyatanya KKN menggerogoti hal itu yang menyebabkan negeri ini dilanda krisis finansial yang akrab ditelinga sebagai krisis moneter 1998.

Utang tahun 1998 pun tak bisa dianggap enteng, yakni mencapai Rp 551,4 triliun atau ekuivalen 68,7 miliar dolar AS.

Dikutip dari imf.org, Kamis (11/10) parahnya rasio utang tahun 1998 mencapai 57,7 persen terhadap PDB yang artinya jumlah uang Indonesia tak cukup buat melunasinya.

Tahu akan keadaan ekonomi Indonesia yang sedang morat-marit, bos International Monetary Fund (IMF) kala itu, Michael Camdessus datang membawa uang bergepok-gepok.

Uang senilai 23,53 miliar dolar AS (Rp 130 triliun) itu sedianya akan dipinjamkan kepada Indonesia demi memperbaiki keadaan ekonomi dalam negeri yang suram.

Maka pada tanggal 15 Januari 1998 ditandatanganilah Letters of Intens (LoI) antara Presiden Soeharto dan Michael Camdessus yang disaksikan oleh para Menteri Orde Baru.

Saat penandatanganan itu terjadilah pemandangan yang dianggap sangat menyakitkan hati rakyat Indonesia.

Camdessus terlihat bersedekap angkuh, melihat lekat ke arah tangan Soeharto yang akan menandatangani LoI tadi, seperti majikan memperhatikan pekerjaan anak buahnya agar cepat selesai.

Sedangkan Soeharto tampak membungkuk menandatangani dana bantuan yang nilainya cukup besar kala itu.

Usai penandatanganan itu maka terjadilah kerusuhan di Jakarta dan Surakarta menyusul dampak krisis moneter.

Namun hanya 14,99 miliar dolar AS saja yang dicairkan oleh pemerintah Indonesia.

Tony Prasetiantono, ekonom Universitas Gadjah Mada menyebut dana bantuan IMF pada tahun 1998 gagal menolong ekonomi Indonesia.

Tony juga menyebut Indonesia tak boleh lagi berhutang kepada IMF.

"Waktu itu, IMF lalai dan kita trauma. Kita nggak mau sekarang berhubungan dengan IMF. IMF sendiri yang dikritik seluruh dunia. Ekonom-ekonom top, termasuk Joseph Stiglitz, juga mengkritik IMF. Jadi, 'malapraktik', memberikan 'obat' yang enggak cocok," ujar Tony pada 2015 lalu seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (11/10).

Selain itu, pada tahun 1998 IMF juga tak tepat memberikan dosis dana ke Indonesia.

"Itu nggak cukup dosisnya. Kita cadangan devisa waktu itu 20 miliar dollar AS, terus disuntik selama 16 bulan, total jadi 36 miliar dollar AS. Enggak cukup untuk krisis Indonesia yang utangnya 130 miliar dollar AS. Jadi, obatnya baik, tetapi nggak cocok dosisnya," tambah Tony.

Syukur, lambat laun dengan kaki sendiri ekonomi Indonesia mulai membaik seiring berjalannya waktu.

Maka periode tahun 2001-2006 pemerintah Indonesia secara bertahap membayar utang pokoknya ke IMF sebesar 11,1 miliar dolar AS.

Hingga akhirnya 12 Oktober 2006 pembayaran cicilan utang pokok Indonesia dibayar untuk terakhir kalinya.

Setelah pembayaran tersebut, maka utang Indonesia ke IMF lunas.

Sedangkan pembayaran bunga pinjaman berlangsung sejak 1998-2006 senilai 2,1 miliar SDR (mata uang IMF) dilakukan pada September 2006.(Seto Aji/Grid.ID)

Link

Angkuhnya Gaya Sedekap Bos IMF Kepada Soeharto Kala Memberi Dana Bantuan Ke Indonesia

Penak jaman embah toh
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Uda eneg die sama harto krn tau tuh anjing sekeluarga uda korup gila2an, bareng menantu nyulik rakyat dan bikin kerusuhan
Awal bencana ekonomi, btw positif thinking aja mungkin bos IMF lagi kedinginan
Kaya Rentenir bukan bre
slogan yang ono itu make indonesia great again maksudnya great utang ke IMF again kah?

gua mah ogah ke jaman itu lagi emoticon-Takut


sebenernye kalau Negara mau ngutang kemana sih...?!
IMF kah?
JMF kah!
emoticon-Traveller
Quote:
Dan gilanya masih banyak yang dukung kelompok orang ini cuma gara-gara agama
emoticon-Ngakak
Quote:


Ya mantu beliau satu gerbobg antek orba emoticon-Hansip
Quote:


Ya semoga ini ekonomi lebih stlong enoughemoticon-Cendol Gan
Quote:


pemerintah nyari utang lewat obligasi atau surat utang negara SUN dan SUKUK , jangan lagi dah utang ke lintah darat IMF ,KITA NGGAK BUTUH IMF
Quote:


Yg nynyir utang utang itu khan mantunya soharto, bisa jadi kalo jd presiden 11/12 dg bapaknya itu
Quote:


ente nggak ikutin perkembangan politik luar negeri ya bre ,

kebijakan Trump make america great again = Dollar STRONG

PRABOWO = MAKE INDONESIA GREAT AGAIN = Kurs Rupiah Auto 10Rb
Angkuhnya Gaya Sedekap Bos IMF Kepada Soeharto Kala Memberi Dana Bantuan Ke Indonesia
Diubah oleh donal.duck
mungkin beliau kedinginan gan
Quote:


mertua dan menantu tdk bisa disamakan dgn bapak-anak logika darimana tuch lha wong bukan satu darah kok secara automatis menyamakan kelakuan prabowo bakalan sama dengan soeharto logika dungu cebong 2 emoticon-Wkwkwk
Yg positif dr jaman orba ga ada nih? emoticon-Blue Guy Peace
Quote:


Wowok manggil mbah harto bunyi gimana?, pasti manggil pak bapak presiden, lancang kalo bilang to harto, iso dipancal raine wowok emoticon-Leh Uga
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Quote:


jangan dungu ya gan logika dungu kok dipelihara yg waras ya gan
Quote:


Yg dungu yg kaboer ke jordani sedangkan bapak didemo demo bersilit silit emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di