alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sukses di Kasus Pidana, Orangtua Korban JIS Gugat Secara Perdata
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbff3f85a5163342f8b4571/sukses-di-kasus-pidana-orangtua-korban-jis-gugat-secara-perdata

Sukses di Kasus Pidana, Orangtua Korban JIS Gugat Secara Perdata

KRICOM - Jakarta International School atau sekarang Jakarta Intercultural School (JIS) kembali digugat secara perdata. Gugatan ini muncul dari orangtua korban kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh tenaga pengajar di sekolahan tersebut.

Sidang perdana dengan Nomor 704/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Sel yang dijukan oleh Theresia Pipit Widowati, selaku orang tua dari Marc Aaron Kroonen, korban tindak pidana pelecehan seksual yang terjadi di JIS sekitar tahun 2013-2014 silam.

"Tindak pidana pelecehan seksual tersebut dilakukan oleh dua orang Guru JIS dan petugas-petugas kebersihan yang bertugas membersihkan pekarangan sekolah JIS tersebut," kata kuasa hukum orang tua Theresia Pipit Widowati, Tommy Sitohang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Tommy mengungkapkan, adapun bukti hukum atas terjadinya tindak pidana pelecehan seksual tersebut adalah berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI dan sekarang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

"Antara lain No. 115PK/Pid.Sus/2017 tanggal 14 Agustus 2017, No. 2654 K/Pid.Sus/2015 tanggal 24 Februari 2016, No. 1517K/PID.SUS/2015 tertanggal 28 Juli 2016, 1512K/PID.SUS/2015 tertanggal 28 Juli 2016, 1511K/PID.SUS/2015 tertanggal 28 Juli 2016, 1515K/PID.SUS/2015 tertanggal 28 Juli 2016, dan 1513K/PID.SUS/2015 tertanggal 28 Juli 2016," ungkapknya.

Dia menerangkan, putusan-putusan MA yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut merupakan bukti hukum yang tidak terbantahkan lagi atas terjadinya tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak yang bersekolah di JIS tersebut.

"Tentunya juga sekaligus telah menepis prasangka masyarakat terhadap pihak korban yang dulu diduga telah mengajukan laporan polisi yang tidak berdasar atas hukum," terangnya.

Tommy menambahkan, pengajuan gugatan ini tidak lain adalah guna menuntut keadilan bagi korban tindak pidana pelecehan seksual tersebut.

Adapun pihak-pihak yang digugat dalam perkara ini adalah Neil Bantleman, Ferdinant Michel alias Ferdinant Tjiong, Afrischa Styani alias Icha, Syahrial Bin Nasrul Jaka, Virigiawan Amin alias Awan, Agun Iskandar alias Agun Bin Nana, Zainal Abidin alias Ali Subrata, Yayasan Jakarta Intercurtural School, PT ISS Indonesia dan Kementerian dan Kebudayaan RI.

"Dengan diajukannya gugatan ini, diharapkan pihak-pihak tersebut diatas dapat bertanggungjawab secara perdata dan segera melaksanakan kewajiban- kewajiban hukumnya terhadap Korban tindak pidana pelecehan seksual tersebut," tutupnya.

https://www.kricom.id/sukses-di-kasus-pidana-orangtua-korban-jis-gugat-secara-perdata

wah katanya kasus jis ini cuma konpirasi , pelakunya dipitnah , orang tua nya cuma pengen duit anak kecil di suruh bohong , terus pelakunya juga udah mati sebelum ada putusan bersalah
Klo pelakunya cleaner jelas gw ga percaya
Lebih percaya twittnya kurawa gw mah
Waktu sesama orang kaya berperang hukum.
Balasan Post abbysscarlet
Quote:


Kasusnya gk jelas.....bukannya memang bersalah krn pelecehan...ada info pelaku bunuh diri krn gk kuat dipelakukan didlm penjara,khan kasus pemerkosaan/pelecehan diperlakukan sprti binatang di dalam penjara...yg ngeselin itu pihak ortu jadi nuntut masalah duit
Balasan Post pangpung883
Quote:


Wajar itu kalau ortunya pakai cara Buldozer.

Habisin saja semuanya itu, biar jadi efek jera.
Balasan Post dukun..beranak
Quote:


Eksekusi hukum tidak berdasar percaya gak percaya Bray. Sudah inkrah pulak.

Kurawa mau ngoceh kayak apapun ya gak ngefek apa apa. Kecuali pihak lawan mainnya selesaikan diluar pengadilan, pakai hukum rimba, nah itu lain lagi masalahnya. Tentu ada konsekuensi kalau main hukum rimba, tinggal siap apa kagak emoticon-Embarrassment
Quote:


gua juga lebih sreg ke kurawa sih, di balik segala fakta hukum yang sudah dipersidangkan ada yang ganjel di nurani dan logika.
Kasus bullshit. Kenape bukti2 ky secret room, blue potion & magic stone yg diambil dr udara bs sampe masuk ke pengadilan? Goblok ajah yg percaya kasus ini bener2 terjadi. It’s about money. Gugatan dr $12,5jt naik 10x lipat jd $125jt waktu OC Kaligis wakilin ortu edan ini.
Balasan Post ndarvianp
Quote:

Pihak lawan bisa lapor ke KY. Kalau berani sih.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di