alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kunker Anggota DPRD Sumut ke Italia Dituding hanya Ajang Plesiran
3.67 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbfced5dc06bdc93a8b4567/kunker-anggota-dprd-sumut-ke-italia-dituding-hanya-ajang-plesiran

Kunker Anggota DPRD Sumut ke Italia Dituding hanya Ajang Plesiran

Kunker Anggota DPRD Sumut ke Italia Dituding hanya Ajang Plesiran

Rencana kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD Sumut ke Italia, Sabtu (13/10/2018) mendatang menuai kontroversi. Kunjungan kerja itu pun dinilai bukan untuk kepentingan kerja parlemen, melainkan ajang plesiran dan sebagai pemborosan anggaran negara.

Anggota DPRD Sumut, Philips Perwira Juang Nehe mengatakan, kunker ke-4 anggota dewan berinisial HTM, SQM, DL dan AW serta 1 staf pendamping tidak bersifat penting sekali. "Apa yang mau dipetik dari kegiatan itu, lantaran buang-buang anggaran saja. Lebih baik uangnya dialokasikan untuk membantu rakyat dan membangun daerah," kata Philips, kemarin (9/10).

Menurutnya, apa yang disampaikan akan membuat dirinya tidak disukai oleh anggota dewan lainnya, karena setiap tahun melaksanakan kunker sampai saat ini. Beberapa legislator memaki trik untuk menjadwal keberangkatan secara bergiliran, 3 sampai 4 orang/grup. "Seperti menerapkan operasi senyap supaya banyak yang tak tahu," cetusnya.

Alasan dia melontarkan sikap itu, lantaran tak kuasa menahan perasaan gusar yang tertahan di hati. Persoalan kunker ke luar negeri harus didiskusikan kembali, agar publik memahami sasaran, tujuan, target dan hasil dari kegiatan tersebut."Sampai sekarang saya tak mau ikut kunker ke luar negeri. Tahun 2017 Komisi C kunker ke Belanda soal air minum. Tapi saya tak mau ambil. Tahun 2018 juga dijadwal kunker ke luar negeri," ungkapnya.

Terpisah, pengamat sosial dan politik, Drs Shohibul Anshor Siregar menilai, kegiatan yang diatur secara sistematis itu bersifat hura-hura, bersenang-senang dan mencuri uang rakyat. "Kegiatan yang disusun cuma berorientasi menguntungkan diri, kelompok serta mengabaikan hakekat kesejahteraan rakyat," ucap dosen Sosiologi Politik Fisip UMSU Medan itu.

Dipastikannya, perilaku tersebut mengabaikan rasa keadilan publik dengan menghabiskan anggaran serta memboroskan uang rakyat. "Kunker ke luar negeri adalah bentuk gaya hidup hedonis. Mereka suka bersenang-senang dan lupa pada musibah kemanusiaan Lombok dan Sulteng. Mending kasih uangnya buat saudara-saudara kita yang menderita akibat gempa/tsunami di sana," sesal Shohibul.

Terpisah, staf Travel Purnama Wisata, Azizi membenarkan telah memfasilitasi keberangkatan kunker keempat anggota DPRD Sumut ke Italia. "Akomodasi izin, hotel, transport lokal, tour guide dan makan selama 7 hari di Italia Rp43 juta/orang. Tiket PP Rp20 juta/orang," singkap Azizi.

Sebelumnya pada, Sabtu (22/9) lalu, Ketua Komisi E DPRD Sumut berinisial DS bersama tim kunker ke London memakai jasa travel yang berlokasi di Bekasi dan punya grup Hari Travel di Jln SM Raja, Medan. Kemudian pada awal September juga ada keberangkatan Ketua DPRD Sumut, WA dan anggota berisinial ZSR serta BM ke China.

https://www.hetanews.com/article/140...ajang-plesiran
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jangan negatif thinking mulu lae, kunker ke italia itu bukan pelesir, soale ada persamaan antara nilai2 budaya putera boru ngangkang sumut dengan nilai2 budaya Italiano tahun 50'an , maklum orang kitak2 kan bani gagal evolusi emoticon-Malu

Petisi Mafioso AL TAK
Halaman 1 dari 2
kali aja mau bangun sungai di medan seperti venesia















emoticon-Cool
Mau belajar sama godfather buat bikin penawaran yg gak bisa ditolak?
hemmm pada mau jadi Mario Boros ya kesana gak ada yang bisa di petik...emoticon-Marah
SUdah biasa lah itu
SUmut
agh macam gak tau ajah kungker itu apa?!!!
ke Italia ngapain kuker, apa yg mau di pelajari la wong Italia sudah krisis ekonomi.
cairrr.... emoticon-Ngakak
Maju ayo belajar di negara maju....sukses....eh uang saku kok kalah sm Sarumpaet??
Diubah oleh Muzmuz
Dak perlu di kasih tau, dah rahasia umum, kungker itu yah jalan2
para sahabat kapitalis serakah ya pejabat macam ni


Yang mau memilih mereka jadi anggota DPRD lebih govlok lagi emoticon-Leh Uga
Diubah oleh qavir
Medan Lae.. emoticon-Leh Uga
astajim, di italia lg cari keong yg bisa dimakan ya akhi

Kunker Anggota DPRD Sumut ke Italia Dituding hanya Ajang Plesiran
Diubah oleh ceo.amigroup
Quote:


Mungkin mau studi banding pengelolaan parkir gan
pertukaran budaya bagus kali emoticon-Cool
Quote:



najis gw emoticon-Najis
mungkin mau belajar bagaimana mengatur mafia yang baik dan bener
mo ngebandingin kemiringan menara pisa sama otak mereka emoticon-Big Grin
Kunker belajar jadi mafia ke kampung Vito Corleone (Don Corleone) di Sisilia ya?
maaaaasoook pak ediiemoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di