alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kredit Menjadi Budaya Jaman Now
5 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbf8ce998e31b4a2d8b456a/kredit-menjadi-budaya-jaman-now

Kredit Menjadi Budaya Jaman Now



Kredit !! Mendengar kata ini pastinya banyak sekali yang suka terlebih lagi para ibu rumah tangga, ya mereka adalah target dari banyaknya pengusaha yang menjual barangnya secara kredit. Bahkan banyaknya kartu yang disebut "kartu setan kredit" membuat terkadang kartu-kartu kredit banyak yang disalah gunakan.

Kredit Menjadi Budaya Jaman Now

Semakin lama bangsa ini memang di perbudak oleh sistem kredit yang dengan mudah di peroleh. Baik itu dengan uang muka alias DP atau tanpa DP barang yang di kredit pun akan berpindah tangan dengan sempurna. Nah !! Yang jadi persoalan ini banyak kredit pinjaman dengan sistem bunga yang jelas adalah riba zaman modern, semua pengusaha kredit pinjaman ini menjamur dari yang besar berupan Bank hingga yang kecil dengan nama rentenir.

Kredit Menjadi Budaya Jaman Now

Siapa yang harus disalahkan ketika manusia yang ada di nusantara ini terlalu hidup konsumtif ? Layaknya para Jendral kapitalis yang hidup bermewah-mewahan sedangkan banyak rakyat masih menjerit akibat kemiskinan hingga akhirnya mereka pun di jadikan tumbal oleh kaum sosialis di tahun 1965.

Tapi sekarang ini kredit pun mulai mencekik leher masyarakat yang ingin hidup hedonisme namun tak sanggup membeli dengan cash, mereka seakan berlomba dengan tetangga sebelah untuk siapa dulu yang bisa membeli barang mewah biar dikata "wah".

Kredit Menjadi Budaya Jaman Now

Sudah banyak korban kredit karena tak sanggup membayar tapi ditagih malah marah-marah, hingga mata elang pun disewa untuk eksekusi barang yang sanggup untuk melunasinya. Entahlah sudah tahu tak sanggup membeli tapi ingin punya, "biar ga makan tapi nyohor" itulah pepatah masyarakat di zaman edan. Budaya konsumtif inilah yang dimanfaatkan banyak pihak terutama produk-produk asing yang harganya lumayan bikin kantong bolong baik itu dari elektronik, furniture, hingga kendaraan bermotor.

Kredit Menjadi Budaya Jaman Now

Kredit kini bergerak di segala lini, inilah kehidupan manusia yang tak bisa lepas dari yang namanya kredit. Biar kata hidup jadi irit dan pasti terhimpit oleh lemahnya ekonomi global saat ini, tapi kredit tetap berjalan seakan candu bagi masyarakat ini. Tapi tetap saja kredit di perlukan untuk nilai barang yang benar-benar besar seperti kredit rumah, bahkan nilai jual kembalinya pun sangat menguntungkan. Tapi untuk kredit barang tentu saja nilai jual kembalinya akan terjun bebas.

Jadi. !! Apakah kredit itu menguntungkan atau tidak ? Bagaimana menurutmu juragan Monggo serupuutt dolo

:coffe:

c4punk@2018

Referensi

Referensi







Diubah oleh c4punk1950...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 10
Pinjaman onlen medeni punk

Nggarai canat cenut ndas emoticon-Hammer (S)
bergayalah sesuai isi dompet emoticon-Big Grin
cash aja lah 😆
kalo setan kredit emoticon-Big Grin
yang penting punya dulu, bayarnya baru mikir
hidup sesuai kemampuan saja emoticon-2 Jempol
ngeri kalo nurutin pengen..

kartu kredit itu rentenir jaman now.. apalagi kalo gak bisa ngatur keinginan dan kemampuan. Pas jatuh tempo, kelar dah idup emoticon-Tepar
Quote:


Quote:


Hai emoticon-terimakasih
Ane liat iklan2 pinjaman online mau muntah. emoticon-Najis

Hidup dari beranakin duit

masyarakat nya di begoin nafsu jadi hedon dan gemar ngutang lupa hidup sederhana sesuai kemampuan lebih tenang emoticon-Toast

Bagian Penagihan Aplikasi UangUang
Menghubungi Semua Kontak di HP
Ina Darmayanti  10
April 2018  93
Komentar  Debt
Collector , Fintech,
Pelanggaran Privasi ,
Pinjaman Online , Privasi data , Sistem
penagihan bermasalah , UangUang
S
aya punya pinjaman di aplikasi
UangUang (PT. Uang Hape Indonesia)
sebesar Rp1 juta. Tapi saya belum
membayarnya bukan karena saya
sengaja tidak membayar. Sekarang
tagihan saya sudah Rp1,7 juta. Saya
sudah nego ke collector -nya saya
mau bayar separuh dulu terus dicicil
boleh gak , tapi mereka tidak mau
terima. Kondisi keuangan saya saat
ini memang sedang berantakan pasca
suami saya sakit dan tidak mampu
bekerja.

Kolektor UangUang kekeuh kalau saya
tidak bisa bayar nyicil dan mereka
bukannya menghubungi saya untuk
menagih tapi malah sms ke semua
daftar kontak telepon di hp saya.
Gara-gara hal ini nama saya sudah
tercemar. Sampai ke bos saya mereka
sms. Jadinya bos saya kira saya pakai
nomor bos sebagai emergency
contact saya. Saya bisa terancam di-
PHK karena ini menyangkut integritas
saya di kantor.

Pinjaman KTA di bank apapun yang
nominalnya lebih besar bagian
penagihannya masih lebih sopan
dibandingkan pinjaman-pinjaman
online yang merajalela saat ini. Kalau
tidak mendesak saya juga tak akan
meminjam di pinjaman online.
Thanks ,
Ina Darmayanti
085716159***
Bekasi


https://mediakonsumen.com/2018/04/10...a-kontak-di-hp
Fintech yang Liar dan Biadab di
Negara Pancasila


Akhir akhir ini Lembaga Fintech
merajalela, mereka mengeluarkan
Produk pinjaman Online tanpa
agunan, tetapi ternyata itu hanya
jebakan Rentenir yang mencekik leher
Banyak yang tertarik karena sedang
membutuhkan uang cepat, dan
tertarik oleh Iklan nya yang
menawarkan bunga rendah 14%/
tahun dan tenor pinjaman minimal 61
hari .


Setelah pinjaman disetujui, ternyata
banyak yang merasa kaget, karena
bunga yang dikenakan Luar biasa
besar, berkisar 1% - 2 % / Hari, dan
bila terlambat mengembalikan, maka
akan dikenakan denda harian sebesar
2%/ hari.


tangkapan layar

Bayangkan, uang yang diterima
peminjam hanya Rp. 1.500.000,-
tetapi harus mengembalikan
Rp.2.466.000,- dalam waktu 14 hari,
berarti dikenakan bunga 64.4% dalam
waktu 14 hari, BUNGA yang benar2
luar biasa besar


Keresahan di lapisan masyarakat
menengah ke bawah semakin
menjadi, bila nasabah tidak mau
membayar, karena lembaga Fintech
menggunakan segala cara dalam
menagih, seperti :

1. Mengancam dengan kekerasan
verbal, dan mengancam akan
mengirim Debt Collector ke rumah
nasabah
tangkapan layar

2 Menghubungi semua orang d
kontak nasabah, menagih dan
kemudian mempermalukan nasabah.
tangkapan layar

3. Menyebar data dan info nasabah
ke Medsos dan ke kontak HP/WA
nasabah dengan fitnah, seolah
melarikan uang perusahaan dll
tangkapan layar

4. Pinjaman yang harus dilunasi
semakin hari semakin besar, karena
selain Bunga, juga ditambah denda
harian sebesar 2%

Banyak Lembaga Fintech yang
mengaku sudah mengantongi ijin dari
OJK, tetapi kami yakin OJK tidak akan
mengijinkan lembaga pinjaman
dengan bunga 1%/hari dan menagih
dengan cara menyebarkan data
nasabah ke semua orang.
Berikut beberapa lembaga Fintech
yang telah menjalankan usaha nya
dengan cara melanggar Undang-
Undang :

AngleCash, Dana Rupiah, Cash Kilat,
PinjamanCash, RupiahPlus, DanaKilat,
Tangbull, GoCash, TunaiPlus, Vloan
dan lain lain.
Kami memohon kepada Pihak terkait,
agar lembaga pinjaman dengan bunga
besar dan menjebak tersebut dapat
ditertibkan dan kami memohon agar
dapat membantu kami untuk mencari
solusi agar terlepas dari Jerat
Rentenir Online dengan Bunga dan
Denda yang Luar biasa besar.
Dimana Rasa keadilan ?
Lapisan rakyat yang kesulitan
keuangan, malah dirayu dengan iklan
yang seolah memudahkan, tetapi
ternyata malah meresahkan
Salam Keadilan Sosial bagi Seluruh
Rakyat Indonesia


Buka barbuk link nya ada bukti screen shoot wa nya debt colector maki2

https://www.kompasiana.com/abahasep7...gara-pancasila
Diubah oleh wikowok
kredit kalo untuk barang yg paling dibutuhin gamasalah sih menurut ane krn dia susah/ gd uang untuk beli barang itu secara langsung. tp, kalo cmn untuk gengsi semata seperti beli iphone x tp kredit smpk 3 tahun kan gk worth it bgt bree. btw kalo kredit jd jd pikiran kita sendiri setiap bulan emoticon-Cool
Quote:


Hai om vega
kata tetangga ane sih kalo gak kredit gan barang2 gak bisa ke beli soal nya itu gaji cuman datang dan pergi doang

Youtube : Andri SebastianZz
banyakan kredit... kek temen ane baru kredit beberapa bulan motor udh di modif2 karena baru dpt kerja eh berangkat kerja aja males2an akhirnya dipecat... bingung mau bayar cicilan gmn akhirnya kakaknya yg bayaremoticon-Cape deeehh
Klo ane sih pengennya ambil KTA gan biar ga pusing bayarnya (Kredit Tanpa Angsuran)
ah kalo ane jadi setan kredit aje lah... mayan, masuk tvemoticon-Ngakak
harus benar2 diperhitungkan klo ambil kredit Gan..
Diubah oleh shifting93
Ga pernah percaya ama yg namanya promo2 kartu kredit. Tetep promo yg nyata itu ya diskonan pas lebaran sama akhir tahun emoticon-Cool bayarnya harus cash lah
Semoga kita semua terhindar dari godaan setak kredit yang terkutuk, amin...
walik
Halaman 1 dari 10


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di