alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
15 BUMN kantongi investasi Rp200 triliun di Bali
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbf30f51cbfaad0798b4574/15-bumn-kantongi-investasi-rp200-triliun-di-bali

15 BUMN kantongi investasi Rp200 triliun di Bali

15 BUMN kantongi investasi Rp200 triliun di Bali
Sejumlah direksi perusahaan BUMN serta swasta nasional dan asing menandatangani Kerjasama Kesepakatan Investasi untuk Pembiayaan Infrastruktur di sela rangkaian Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Hotel Inaya, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).
Sebanyak 19 proyek infrastruktur milik 15 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meraih pendanaan 13,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp200 triliun dari perbankan domestik dan investor asing.

Proyek terbesar yang ditandatangani dalam kesepakatan tersebut adalah proyek pabrik naptha kracker senilai 6,5 miliar dolar atau Rp97,5 triliun antara PT Pertamina (Persero) dan CPC Corporation Taiwan.

Penandatanganan kesepakatan ini merupakan hasil dari pertemuan Indonesia Infrastructure Forum 2018 yang merupakan kegiatan paralel dengan Rapat Tahunan IMF-World Bank di Bali.

Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengatakan pemerintah dan pelaku usaha benar-benar memaksimalkan acara pertemuan tahunan tersebut untuk membuka kerja sama di bidang infrastruktur.

"Skema kerja sama strategis (strategic partnership) hampir mencapai 80 persen dari total pembiayaan yang diberikan," kata Rini dalam Penandatanganan Kerja Sama Investasi dan Pembiayaan Infrastruktur di Hotel Inaya, Nusa Dua, Kamis (10/10/2018).

Pembiayaan dan kerja sama yang dilakukan BUMN dengan perbankan dan korporasi global itu mencakup sektor minyak dan gas (migas), hilir pertambangan, bandara, hingga pariwisata. Pada kerjasama ini juga ditandatangani kerja sama di pasar keuangan syariah domestik sejak regulasinya diterbitkan Bank Indonesia pada akhir 2015.

Inisiatif lain yang dilakukan untuk pembiayaan infrastruktur adalah penerbitan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA). Kontrak investasi ini diterbitkan Bank Mandiri Group bersama anak perusahaannya, Mandiri Sekuritas dan Mandiri Manajemen Investasi yang bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Produk investasi yang pertama kali diluncurkan tersebut rencananya akan menyasar investor lokal dan global.

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, alternatif pembiayaan infrastruktur melalui pasar modal ini dapat dimanfaatkan perusahaan bidang infrastruktur untuk mendapatkan sumber pendanaan yang efektif dengan biaya yang terukur.

"Inisiatif ini juga akan membantu pendalaman pasar keuangan domestik melalui penambahan produk investasi berbasis proyek infrastruktur," ujar Kartika di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

KIK-DINFRA akan diperdagangkan di pasar modal dengan target pengumpulan dana mencapai Rp1,5 triliun. Adapun pengumpulan dana melalui RDPT yang mencapai Rp3 triliun akan memberikan tambahan belanja modal kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan keberhasilan BUMN mendapatkan mitra strategis dan pembiayaan untuk proyek-proyek infrastruktur patut diapresiasi. Upaya ini sejalan dengan tujuan penyelenggaraan acara pertemuan IMF-World Bank di Bali, yakni memberi manfaat bagi Indonesia.

Ia mengatakan, di tengah gejolak ekonomi dunia yang disebabkan normalisasi kebijakan moneter negara-negara maju maupun kenaikan harga minyak mentah dunia, perekonomian Indonesia di sektor riil tetap solid.

"Memang perlu beberapa penyesuaian untuk menjawab gejolak yang terjadi akhir-akhir ini. Kita sudah membangun single submission untuk perizinan, kita berikan insentif pajak, pelaksanaan B20, dan masih banyak lagi yang akan dilakukan dalam minggu-minggu mendatang," ujar Darmin.
15 BUMN kantongi investasi Rp200 triliun di Bali
Menko Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan sambutannya pada acara penandatanganan Kerjasama Kesepakatan Investasi untuk Pembiayaan Infrastruktur di sela rangkaian Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Hotel Inaya, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018).
Berikut ini adalah daftar kerja sama dan pembiayaan yang ditandatangani: 


1. Kerja sama strategis senilai 400 juta dolar antara PT GMF AeroAsia Tbk dan Airfrance Industries serta KLM Enginering & Maintenance
.

2. Kerja sama senilai 500 juta dolar antara GMF AeroAsia dan China Communications Construction Indonesia
.

3. Peluncuran penawaran kerja sama strategis Bandara Kualanamu oleh PT Angkasa Pura II (Persero) kepada investor, senilai hingga 500 juta
 dolar.

4. Kerja sama strategis senilai 100 juta dolar antara PT Pindad (Persero) dan Waterbury Farrel
.

5. Kerja sama strategis senilai 320 juta dolar antara PT Aneka Tambang Tbk (Persero) dan Ocean Energy Nickel International Pty Ltd.


6. Kerja sama strategis senilai 850 juta dolar antara PT Inalum (Persero), Antam, dan Aluminium Corporation of China Limited.


7. Kerja sama senilai 500 juta dolar antara PT KAI (Persero), PT INKA (Persero), dan Progress Rail (Caterpillar Group)
.

8. Kerja sama senilai 185 juta dolar antara PT Boma Bisma Indra (Persero) dan Doosan Infracore serta Equitek
.

9. Penerbitan instrumen KIK-Dinfra senilai 112 juta dolar oleh PT Jasa Marga Tbk (Persero) dan Bank Mandiri.

10. Penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) PT Jasa Marga Tbk (Persero) dan Bank Mandiri serta AIA, Taspen, Wana Artha, Allianz, dan Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) senilai 224 juta
 dolar.

11. Kerja sama investasi senilai 6,5 miliar dolar antara PT Pertamina (Persero) dan CPC Corporation
.

12. Kerja sama investasi senilai 150 juta euro antara PLN dan KfW
, sebuah bank asal Jerman.

13. Penyaluran kredit investasi senilai 523 juta dolar dari Bank Mega kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk pembangunan ruas tol Pekanbaru-Dumai
.

14. Monetisasi aset senilai 336 juta dolar oleh PT Hutama Karya dengan ICBC, MUFG, Permata Bank, dan SMI
.

15. Kredit sindikasi 684 juta dolar kepada PT Hutama Karya dari Bank Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga dan SMI
.

16. Investasi senilai 310 juta dolar antara Menjangan Group, ITDC, dan Amorsk Group
.

17. Investasi senilai 198 juta dolar antara PT Wijaya Karya (Persero), ITDC, dan Menjangan Group
.

18. Kerja sama pembiayaan proyek Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika antara ITDC dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) senilai 248 juta
 dolar.

19. Kerja sama hedging nilai tukar berbasis syariah senilai 128 juta dolar antara PT SMI dan Maybank Indonesia.
15 BUMN kantongi investasi Rp200 triliun di Bali


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...riliun-di-bali

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- 15 BUMN kantongi investasi Rp200 triliun di Bali Banjir terjang sejumlah daerah di Sumatra

- 15 BUMN kantongi investasi Rp200 triliun di Bali Kebutuhan susu nasional tak sebanding dengan produksinya

- 15 BUMN kantongi investasi Rp200 triliun di Bali Masa darurat diperpanjang, evakuasi tersisa 1 hari

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di