alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Alasan MKH Berhentikan Hakim JWL, Dinilai Sudah Tepat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbf2515529a45a6148b4572/alasan-mkh-berhentikan-hakim-jwl-dinilai-sudah-tepat

Alasan MKH Berhentikan Hakim JWL, Dinilai Sudah Tepat

JAKARTA, REQNews– Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) melalui Majelis Kehormatan Hakim (MKH) memberhentikan dengan hormat hakim yustisia di Pengadilan Tinggi (PT) Gorontalo berinisial JWL, Rabu 10 Oktober 2018 di Gedung Wirjono Prodjodikoro, MA, Jakarta.

“Menjatuhkan sanksi berat kepada terlapor JWL berupa pemberhentian tetap dengan hak pensiun karena telah terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim,” ucap Wakil Ketua KY Maradaman Harahap yang bertindak sebagai ketua majelis saat membacakan putusan.

Dalam pertimbangan MKH, para majelis sependapat bahwa hakim JWL terbukti melakukan pelanggaran kode etik berat , yaitu melakukan pertemuan dengan pihak yang berperkara.

Berita menarik lainnya Baca di REQNews- Tergiur! Hakim Ini Lakukan Pertemuan Dengan Pihak Yang Berpekara

“Kedua, dia tidak membawa saksi yang meringankan, sehingga dianggap tidak menggunakan kesempatan untuk membela diri,” kata Maradaman.
MKH sepakat pemberian uang oleh pihak berperkara kepada hakim terlapor juga dianggap terbukti, walaupun hakim terlapor membantah.

“Dan sepertinya ketika dihadapkan dengan saksi meskipun dia mengelak, tetapi dalam persidangan dia menyatakan tidak ada penyesalan,” ujarnya.

Hakim JWL terbukti melakukan pertemuan dengan pihak yang berperkara. Selain itu, ia menerima suap sebesar Rp 15 juta untuk meringankan hukuman suatu kasus saat menjabat sebagai hakim di PN Manado di tahun 2014.

Berita Menarik Lainnya Baca di REQNews- Terungkap! Ini Alasan Bijak Jokowi Diam Masalah Hoax Prabowo

“Meskipun jumlah uang suap yang dilaporkan sebesar Rp15 juta, namun MKH berpendapat ini bukanlah persoalan besar kecilnya nilai uang yang diduga diterima, tetapi soal pelanggaran etik yang dilakukan hakim terlapor,” tegas Maradaman.

Susunan MKH terdiri dari Maradaman Harahap sebagai Ketua, adapun susunan anggota lainnya, yaitu Sukma Violetta, Joko Sasmito dan Farid Wadji dari KY. Sedangkan dari MA, yaitu Hakim Agung Salman Luthan, Hamdi dan Eddy Army.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
mungkin
emoticon-Ngakak

Jaman sekarang semua bisa diatur bong cebong...


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di