alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
4 Hal Penting dalam B2B (Business to Business)
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbf239cddd770833b8b4567/4-hal-penting-dalam-b2b-business-to-business

4 Hal Penting dalam B2B (Business to Business)

Halo GanSis... Kamu tentu tahu salah satu jenis bisnis yang mulai banyak diminati orang ialah B2B atau business to business. Untuk kamu yang beum begitu paham mengenai jenis bisnis ini, B2B sendiri menggambarkan proses pemasaran barang atau jasa bukan kepada end users tapi pada perusahaan lain. Hal lain yang membedakannya dengan B2C ialah jumlah produk yang disorder yang mana untuk B2B biasanya terdapat minimum order sedangkan untuk B2C tidak.
Untuk kamu yang ingin berbisnis, kamu bisa memilih jenis bisnis B2B ini karena ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapat sebagai seorang pebisnis. Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan berikut ini.

Keuntungan Lebih Besar

Keuntungan pertama ialah kamu bisa dapatkan keuntungan yang lebih besar dalam satu kali penjualan. Seperti yang kita tahu jika dalam B2B pembelian barang biasanya dilakukan oleh para reseller sehingga terdapat adanya minimum pembelian. Dengan begitu keuntungan untuk setiap pembelian jelas akan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pebisnis B2C yang biasanya dijual satuan.

Siapa yang tidak menginginkan hal ini? Yang penting ialah kamu memiliki target pasar yang sesuai. Jika pada B2C, target pasar yang tepat adalah para end users tapi pada B2B target pasar ialah mereka yang akan menjual kembali produk yang dibeli atau perusahaan besar yang biasanya membutuhkan produk tertentu dalam jumlah banyak.

Peluang Bisnis yang Masih Terbuka Lebar

Bukan hanya keuntungannya saja yang lebih besar, kamu juga bisa dapatkan peluang bisnis yang masih terbuka lebar. Mengapa bisa demikian? Bukan hal baru lagi jika saat ini pebisnis membidik para end user sebagai konsumen mereka. Karena itulah kesempatanmu membuka bisnis dengan konsep B2B merupakan ide yang tepat.
Nantinya kamu targetkan saja perusahaan-perusahaan atau bisa juga orang-orang yang ingin berjualan. Dengan begitu produkmu akan memiliki banyak peminat dan bisnismu pun akan semakin berkembang. Namun tentu saja kamu harus bisa memastikan jika produk yang kamu jual tersebut adalah produk dengan harga grosir bukan harga eceran.

4 Hal Penting dalam B2B (Business to Business)

Setelah mengetahui 2 keuntungan B2B untuk para pelaku bisnis, kini saatnya kamu memahami lebih dalam tentang jenis model bisnis yang satu ini. Terdapat 2 poin penting yang harus benar-benar kamu ketahui dan pahami yaitu strategi konten marketing dan strategi digital marketing yang sebaiknya digunakan.

Strategi Digital Marketing B2B

Berhasilnya bisnis B2B memang seringkali dikaitkan dengan kedekatan penyedia produk dengan pemilik atau orang yang berwenang dalam sebuah perusahaan. Namun, saat ini dengan adanya kemajuan teknologi membuat pemasaran produk B2B tidak hanya bisa mengandalkan kedekatan penyedia produk dan konsumen tapi pasarkan produkmu secara online juga.
Agar kamu bisa mendapatkan konsumen sesuai dengan target pasar yang diinginkan maka kamu wajib mengaplikasikan strategi digital marketing B2B yang tepat pula. Jangan hanya sekedar membuat postingan di media social saja, tapi lakukan iklan dengan target pasar yang jelas.

Karena target pasarmu ialah para pemegang keputusan perusahaan untuk pembelian kebutuhan kantor, pemilik perusahaan dan para pebisnis yang akan menjual kembali produknya maka akan lebih baik memaksimalkan penggunaan Facebook Ads dan LinkedIn.

Dalam Facebook Ads, kamu bisa menargetkan pasar yang sesuai dengan keinginan secara rinci sehingga kesempatan untuk mendapatkan konsumen lebih besar. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur LinkedIn premium agar kamu lebih mudah untuk terkoneksi dengan para pemilik perusahaan. Ingat, kamu jangan langsung melakukan promosi produk, jalinlah relasi yang baik terlebih dahulu dan buat mereka mencari produkmu.

Konten Marketing B2B

Dalam strategi marketing, kamu pun wajib memperhatikan konten yang kamu posting. Kamu harus paham jika konten B2C dan B2B jelaslah berbeda. Jika dalam konten B2C cenderung langsung melakukan promosi dengan teknik softselling, konten B2B lebih banyak tips dan info-info terkait bisnis atau terkait produk yang kamu jual.

Mengapa harus demikian? Salah satu alasannya ialah konten tips dan info bisnis tersebut diharapkan bisa menarik orang agar berminat menjadi pebisnis kemudian membeli produk grosir yang kamu tawarkan. Karena itulah tidak jarang jika kamu menemui berbagai konten tips dan info bisnis pada perusahaan berkonsep B2B di media social.

Jadi, apakah kini kamu siap untuk memulai bisnis B2B GanSis?

Sumber 1
Sumber 2
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di