alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Ketika Interpol tak mengerahkan reserse mencari ketua
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbeec0dc0d770d4358b456e/ketika-interpol-tak-mengerahkan-reserse-mencari-ketua

Ketika Interpol tak mengerahkan reserse mencari ketua

Ketika Interpol tak mengerahkan reserse mencari ketua

Jumat pekan lalu (5/10/2018), dari Lyon, Prancis, Markas Besar Interpol mengumumkan bahwa ketuanya, Meng Hongwei (60), menghilang.

Tak ada kabar sejak Meng mudik ke negeri asal, Tiongkok, akhir September. Meng terpilih sebagai ketua Interpol – ada juga yang menyebutnya kepala – dalam sidang di Bali, 2016.
James Bond
Badan kepolisian internasional itu punya 192 negara anggota. Polri salah satunya, dengan badan bernama NCB Indonesia. Apakah Interpol segera mengerahkan para reserse – atau intel, menurut istilah awam – antarnegara untuk melacak Meng?

Sejauh ini tak ada informasi resmi. Dalam berkas untuk pendidikan masyarakat, Interpol malah menyatakan diri, "Kami tidak punya agen-agen rahasia yang berkeliling dunia seperti James Bond."

Kisah menghilangnya Meng sudah terangkum dalam artikel kemarin. Ternyata Meng ditahan oleh badan antirasuah Tiongkok – semacam Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia menjadi tersangka kasus suap.

Inti cerita: Meng tidak hilang. Namanya tak ada dalam daftar orang hilang Interpol. Dalam daftar pencarian orang (DPO) juga tak ada Meng karena Tiongkok memang tak mengajukan pencarian. Tiongkok langsung mencokok dan menyekapnya.
Orang Indonesia buron Interpol
Dalam DPO Interpol saat ini ada delapan orang berkewarganegaraan Indonesia. Dua dari mereka adalah perempuan, yakni Wijanti (28, kasus pencurian) dan Kastimah (33, kasus narkoba).

Adapun pria buron tertua dalam DPO tersebut adalah Sofyan Iskandar Nugroho. Pria 50 tahun itu melakukan kejahatan seksual terhadap anak-anak.

Nama dan data diri mereka terangkut ke DPO karena Polri memohonkan Red Notice kepada Interpol.

NCB Indonesia juga punya DPO. Isinya buron dengan beragam kewarganegaraan.
Netralitas dan Israel
Tentang cakupan kerja Interpol, intinya adalah kerja sama antarkepolisian. Bentuk paparan versi mini ada dalam infografik tentang NCB Indonesia.

Prinsip utama kerja sama dalam Interpol adalah netralitas. Secara teoretis, hubungan diplomatik antarnegara bukan soal. Namun tahun lalu ketika Palestina mendaftar sebagai anggota penuh, suara sidang tak bulat menerima. Israel menolak.

Walhasil 75 anggota menerima, 24 negara menolak,dan 34 negara abstain. Menjadi anggota penuh berarti dapat memohonkan Red Notice. Sebuah kemenangan, menurut pernyataan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki (The Guardian, 27/9/2018).

Prinsip netralitas juga berlaku dalam perkara pidana. Anggaran Dasar Interpol menolak campur tangan karena kepentingan militer, politik, ras, dan agama.
Ketika Interpol tak mengerahkan reserse mencari ketua


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-mencari-ketua

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Ketika Interpol tak mengerahkan reserse mencari ketua Gempa 6,0 SR guncang Situbondo, 3 warga Sumenep tewas

- Ketika Interpol tak mengerahkan reserse mencari ketua Alasan pentingnya pembiayaan dan asuransi untuk bencana

- Ketika Interpol tak mengerahkan reserse mencari ketua Misteri arahan naik dan tunda harga Premium

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di