alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Gempa 6,0 SR guncang Situbondo, 3 warga Sumenep tewas
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbedc95dbd770a6528b458e/gempa-60-sr-guncang-situbondo-3-warga-sumenep-tewas

Gempa 6,0 SR guncang Situbondo, 3 warga Sumenep tewas

Gempa 6,0 SR guncang Situbondo, 3 warga Sumenep tewas
Petugas TNI dan Polri mendata rumah warga yang terdampak gempa di Kecamatan Nonggunong, Kepulauan Sapudi, Sumenep, Jawa Timur, Kamis (11/10/2018).
Pada Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 01.45 WIB, warga Kabupaten Situbondo dan seputar Pulau Madura, Jawa Timur, yang tengah lelap tertidur dikagetkan oleh gempa berkekuatan besar yang melanda kawasan tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) awalnya mengumumkan kekuatan gempa mencapai 6,4 Skala Richter (SR). Namun beberapa jam kemudian, setelah mengolah data dari 156 sensor seismik, data magnitudo gempa dimutakhirkan menjadi 6,0 SR.

Pusat gempa gempa terletak pada koordinat 7,46 Lintang Selatan dan 114,44 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 56 km arah timur laut Kota Situbondo, Jawa Timur. Kedalam pusat gempa itu mencapai 12 km dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa dilaporkan juga terasa di Malang, Bali, hingga bagian barat Nusa Tenggara Barat.

Kawasan yang terdampak paling parah adalah Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) melaporkan beberapa bangunan milik warga roboh. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep masih memeriksa berapa jumlah bangunan yang hancur.

Kepala BPBD Sumenep, Rahman, kepada Kompas.com, memastikan tiga orang warga Desa Prambanan, Gayam, meninggal dunia. Mereka sedang tidur ketika gempa terjadi sehingga tak sempat menyelematkan diri ketika rumah mereka roboh.

Dua korban telah diidentifikasi sebagai Nuril Kamiliya (7) dan H. Nadhar (55). Sementara satu jenazah lagi belum berhasil diidentifikasi.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, dalam Tempo.co menambahkan bahwa tujuh warga Pulau Sapudi dilaporkan cedera. Namun angka itu bisa saja bertambah karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan.

Gempa Situbondo yang menyusul terjadinya gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan Donggala, Sulawesi Tengah, mengingatkan kembali kepada masyarakat Indonesia bahwa mereka tinggal di zona bencana alam dan harus selalu siap untuk menghadapinya.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhamad Sadly, memaparkan gempa Situbondo merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal di dasar Laut. Aktivitas tersebut terjadi karena deformasi batuan kerak dangkal dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

"Melihat mekanisme sumber yang terjadi dan arah jurus sesar (strike) gempa ini tampak ada kemiripan mekanisme sumber dengan gempa-gempa terjadi di utara Bali, Lombok, Sumbawa, dan Flores. Apakah gempa ini memiliki kaitan langsung dengan aktivitas Sesar Naik Flores, kita masih akan lakukan kaji dan analisis lebih lanjut," tulis Sadly.

"Berdasarkan peta seismisitas dan sejarah kegempannya, zona ini merupakan kawasan seismisitas rendah (low seismicity), sehingga aktivitas gempa ini sangat menarik bagi para ahli kebumian terkait kajian gempa dan identifikasi sesar aktif baru."

Hingga pukul 08.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 14 aktivitas gempa susulan (aftershock). Gempa susulan paling kuat terjadi pada pukul 2.22 WIB dengan kekuatan Magnitudo=3,5 dan gempa susulan paling lemah terjadi pada pukul 3,13 WIB dengan kekuatan Magnitudo=2,4.
Pertemuan IMF-WB tak terganggu
Seperti telah disebutkan sebelumnya, gempa Situbondo itu juga terasa hingga ke beberapa wilayah di Pulau Bali.

Beberapa rumah di Kabupaten Jembrana, Bali Barat, dilaporkan rusak. Begitupula Candi Bentar yang berada di kawasan itu.

Seperti diketahui, saat ini Pulau Dewata tengah dikunjungi oleh banyak pejabat penting pemerintahan di dunia yang mengikuti Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia (WB).

Ketua Harian Pelaksana Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-WB, Susiwijono Moegiarso, dalam konferensi pers di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018), yang dihadiri wartawan Beritagar.id, Elisa Valenta, menegaskan bahwa gempa tak mengganggu susunan acara yang telah disiapkan untuk hari ini.

"Hingga siang hari ini semua berjalan normal. Tidak ada aktivitas terganggu, demikian juga agenda Presiden (Joko Widodo) per siang hari ini. Tidak ada perubahan jadwal. Sesuai perencanaan yang sudah tetapkan bersama-sama," kata Susiwijono, yang juga Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian itu.

Presiden Joko Widodo datang ke Bali hari ini untuk membuka secara resmi Pertemuan Tahunan IMF-WB tersebut. Ia juga akan melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong.
Gempa 6,0 SR guncang Situbondo, 3 warga Sumenep tewas


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-sumenep-tewas

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Gempa 6,0 SR guncang Situbondo, 3 warga Sumenep tewas Alasan pentingnya pembiayaan dan asuransi untuk bencana

- Gempa 6,0 SR guncang Situbondo, 3 warga Sumenep tewas Misteri arahan naik dan tunda harga Premium

- Gempa 6,0 SR guncang Situbondo, 3 warga Sumenep tewas Oh panasnya, Monas lenyap bayangannya

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di