alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Narasi Azab dalam Sinetron Kita Mencoreng Wajah Agama
3.38 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbebe97925233f03e8b4567/narasi-azab-dalam-sinetron-kita-mencoreng-wajah-agama

Narasi Azab dalam Sinetron Kita Mencoreng Wajah Agama

Narasi Azab dalam Sinetron Kita Mencoreng Wajah Agama


KOMPAS.com - Sinetron bertema azab bukan hal baru tetapi belakangan menjadi sorotan netizen. Dalam tayangan televisi itu, Tuhan digambarkan sebagai juru azab dan agama sebagai sesuatu yang mengerikan.

Peneliti antropologi politik dan agama dari Universitas Paramadina, Suratno, mengungkapkan bahwa sinetron azab tidak masuk akal dan justru mencoreng wajah Islam.

"Saya kira narasi besar sinetron azab itu Islam yang irasional, tidak logis, sumbu pendek," katanya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/10/2018).

Narasi Azab dalam Sinetron Kita Mencoreng Wajah Agama


Hal yang sama diungkapkan Muzayin Nazaruddin, staf pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII) dalam makalahnya yang berjudul "Menonton Sinetron Religius, Menonton Islam Indonesia".

Ia menyatakan, sinetron religius yang menjual azab menampilkan Islam yang melihat realitas secara ekstrem hitam putih. Muslim ideal adalah yang penuh kepasrahan. Sosok agamawan dalam sinetron religius, kata Muzayin, ditampilkan reduktif.

Kerapkali sebagai pengusir hantu dan penangkal sosok jahat. Kematian digambarkan sebagai sesuatu yang mengerikan. Demikian juga Al Quran. Kitab suci maha mulia yang sebenarnya memuat banyak pesan itu ditampilkan sebagai sumber ayat azab serta pengusir roh jahat. Narasi besar itu bertentangan dengan wajah Islam yang sebenarnya.

"Al Quran sebenarnya banyak mengajak kita untuk berpikir. Afala tatafakkarun. Menggunakan akal pikiran," kata Suratno.

Dalam makalahnya yang terbit 2009, Muzayin menuturkan bahwa sinetron bertema azab bisa laku karena penggemarnya tak hanya mencari hal baru tetapi juga "bernostalgia". Mereka bermimpi mendapatkan masa lalu di mana ada keadilan, Tuhan membalas pendosa dan orang yang merusak tatanan sosial serta memenangkan orang tak berdaya. Realitas itu dirindukan sebab dalam kenyataannya, orang tak berdaya kerap melihat ketimpangan, kemenangan orang yang dianggap tidak bermoral, dan hidup yang makin sulit.

"Maka, jika kita kaitkan dengan permasalahan sehari-hari, tayangan-tayangan mistik tersebut, baik film maupun sinetron, sungguh-sungguh lepas dari realitas sosial empirik. Tegasnya, a-historis," urai Muzayin.

Suratno mengungkapkan, kemunculan sinetron dan film bertema azab yang kembali marak di layar kaca adalah potret kemunduran. "Umat yang sudah mulai lebih rasional digiring lagi mundur ke belakang, ke yang irasional, seram. Jadi tayangan bertema azab ini adalah setback," katanya. Di sisi lain, sinetron itu juga mengomunikasikan azab dengan tidak tepat, seolah-olah Tuhan adalah azab selalu diterima di dunia. " Azab itu ada 3, di dunia, di kubur, dan di akhirat. Jadi enggak mesti di dunia," katanya.

"Kenyataannya azab di dunia itu juga problematis karena tafsirnya subyektif." Seseorang bisa melihat peristiwa buruk tertentu sebagai azab tetapi orang lain bisa melihatnya sebagai tantangan hidup. Jika sinetron bertema azab itu terus dibiarkan, dampaknya secara tidak langsung bisa membuat orang dengan mudah mengutuk pihak lain di samping membuat orang salah sangka dengan agama. "Yang dampak langsung menurut saya adalah membentuk nalar sarkastik. Lebih baik kalau sinetron seperti itu konsepnya pintu tobat. Meski konsepnya vulgar, sederhana, simplistik, tapi lebih edukatif," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Narasi Azab dalam Sinetron Kita Mencoreng Wajah Agama", https://sains.kompas.com/read/2018/1...g-wajah-agama.
Penulis : Yunanto Wiji Utomo
Editor : Yunanto Wiji Utomo
Halaman 1 dari 10
emoticon-Ngakak bikinnya pake duit
Azab seseorang makan uang sumbangan emoticon-Nohope
Narasi Azab dalam Sinetron Kita Mencoreng Wajah Agama
jangan salahkan produsen dan tv yang menayangkan. salahkan kenafa ada frogram kek gitu malah banyak fenontonnya. kalau frogram kek gitu ga ada fenontonnya fasti sudah funah. kan berlaku hukum supply and demand
Ya nurutin sebagian pola pikir masyarakat kita sih emoticon-Malu
sinetron azhab dubur nih emoticon-Leh Uga
Dalam tayangan televisi itu, Tuhan digambarkan sebagai juru azab dan agama sebagai sesuatu yang mengerikan.

Di sini juga banyak yg memakai seruan-seruan agama tertentu ketika berbuat sesuatu yg negatif seperti berbuat onar/sweeping/demo/mengancam/dan sebagainya. emoticon-Traveller

Berkat sinetron-sinetron ini anak-anak kecil di daerah gue jadi dikit-dikit seneng teriak "azab!"

Ada temennya kesandung, langsung di azab2-in emoticon-Big Grin
Balasan Post my.name.is.ben
Quote:


berarti nasbung yang nonton memang pada goblok semua gan emoticon-Kiss
anak durhaka kesandung spanduk pecel lele emoticon-Ngakak

Narasi Azab dalam Sinetron Kita Mencoreng Wajah Agama
padahal itu azab atau nggak cuman Allah yang tau.
siapa tau itu cuman ujian atau cobaan
kalau gak greget judulnya gak bakal greget juga ibu ibu yang nonton emoticon-Ngakak emoticon-Menang
Post ini telah di hapus oleh kaskus.support16
Masup tipi jepun

Pelakor Ditimpuki Kulkas 3 Pintu emoticon-Ngakak (S)

siapa kuat ngangkat kulkas 3 pintu emoticon-Leh Uga
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
Quote:


Benar kat eli ya bibb
Quote:


emoticon-Ngakak jones emoticon-Leh Uga
Quote:


apologi bree..
azab anggota dhewan nyinyir ada gak.. emoticon-Leh Uga
Pengkritik sinetron azab ketiban spanduk pecel lele.
Halaman 1 dari 10


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di