alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi: Menghilangkan Korupsi Harus Ada Partisipasi Masyarakat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbeb2c962088186158b4568/jokowi-menghilangkan-korupsi-harus-ada-partisipasi-masyarakat

Jokowi: Menghilangkan Korupsi Harus Ada Partisipasi Masyarakat

Jokowi: Menghilangkan Korupsi Harus Ada Partisipasi Masyarakat
Jokowi Ingin Partisipasi Masyarakat Lawan Korupsi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani PP Pelapor Kasus Korupsi yang di dalamnya menyebutkan, masyarakat yang mempunyai informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi bisa menyerahkannya ke pejabat yang berwenang pada badan publik atau penegak hukum secara lisan atau tertulis disertai dokumen pendukung. Penghargaan yang diberikan maksimal Rp 200 juta.

"Kami menginginkan partisipasi untuk sama-sama mencegah, mengurangi, bahkan menghilangkan korupsi," kata Jokowi di Pondok Gede, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Jokowi mengatakan pemerintah akan mengatur mekanisme mengenai jaminan keselamatan bagi pelapor. Pengaturannya akan ditangani kementerian yang ditunjuk. Aturan pemberian hadiah kepada pelapor kasus korupsi tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Penghargaan bakal diberikan kepada masyarakat yang secara aktif, konsisten, dan berkelanjutan bergerak di bidang pencegahan tindak pidana korupsi atau pelapor. Pemberian penghargaan ini akan dilakukan maksimal 30 hari kerja terhitung sejak salinan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap diterima oleh jaksa.
Spoiler for Sumber Air:


Semoga tambah banyak yang ikut nglaporin dan membawa bukti korupsi
emoticon-Salaman
beduit skrg ngadu koruptor..
oh jadi salah masyarakat nih banyak koruptor? Dollar naik juga salah masyarakat kurang berpartisipasi
Diubah oleh kirimerah
Masih rawan di lapangan kalau pelapor terekspos datanya.

Data dan bukti>>lapor>>tindak lanjut>>proses hukum>>terlapor bayar oknum polisi>>tidak cukup bukti>>SP3>>terlapor tuntut balik pelapor>>bukti kuat>>pelapor diproses>>pelapor jadi tersangka

Data dan bukti>>lancar sampai tersangka>>tersangka bayar oknum jaksa dan hakim>>vonis bebas>>tuntut balik ke pelapor>>pelapor jadi tersangka


emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak
Diubah oleh bimil
halah..ribet amat jok....bikin undang koriptor hukum mati lah..berani gak??

gw bakalan jadi nastaik hardcore kalo lu berani....
beneer pak de.
katanya klo melapor dikasih 200jt ya
Balasan Post sengkugmaut
Quote:



bisa punah PDIPret dan 2 partai warisan ORBA emoticon-Ngakak



Govlok...yg korupsi diam2. Gimana masyarakat bisa tau. Kalo pun ngadu malah jadi boomerang sendiri. Krn realitanya Koruptor makin banyak krn hukuman ringan dan dipenjara mewah
govlookkk.. apa2 masyarakat.. dikit2 masyarakat...
supaya keren terbitin tuh PP hukuman mati bagi koruptor
jangan dikit2 masyarakat melulu
kebijakan politis taeekkk nerbitin PP buat bahan kampanye supaya ada bahan bacol klo sang tjahaja asia itu lg perangi koruptor
nape gak dr awal waktu menjabat, nape baru skrg menjelang pilpres??

lah masalah novel aja kagak jelas, gimane mo menjamin keamanan si pelapor??
koplaakkk



emoticon-Traveller


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di