alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Education /
Pendidikan Karakter Berbasis Wahyu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbe268ec0d770cc178b456b/pendidikan-karakter-berbasis-wahyu

Pendidikan Karakter Berbasis Wahyu

Hallo baraya kaskus guudemoticon-Keep Posting Gan , kembali lagi dengan filosofi pendidikan dalam pandangan Islam. Mangap-mangap nih ya masih newbieemoticon-Shakehand2
...
Guru melalui tingkah laku Dan pola pikirnya menjadi panutan bagi muridnya sendiri. Maka wajar seorang guru haruslah mutlak memiliki pribadi karakter yang berakhlakul karimah, sebagai wujud implementation nilai-nilai dalam wahyu yang kompleks yaitu al-Qur'an dan Hadis.
Al-Qur'an mengandung pengajaran Allah swt yang melahirkan aspek materi dan metodologis. Semua prinsip ontologis, epistemologis dan aksiologis Allah swt jabarkan pada hambanya dengan sifat-sifat-Nya yang agung, melalui tahapan-tahapan sesuai kadar kebutuhan manusia. Ketika Allah swt mengajarkan tentang waktu, Allah swt mengingatkan kita dengan sumpahnya pada waktu, agar manusia tidak lalai dalam memanfaatkan nya (103: 1-4). Ketika mengingatkan manusia agar bersyukur Allah swt menunjukkan diri-Nya bahwa Dia yang Maha Kaya. Sehingga ketika manusia bersyukur sesungguhnya ia telah bersikap rendah diri, menjaga ego dan kebaikan tersebut akan kembali pada dirinya sendiri.
Al-Qur'an mengisahkan Luqman, yaitu seorang ayah yang menjadi pendidik di madrasah pertama anak nya yakni keluarga. Dengan kasih dan sayang yang murni untuk seorang anak nya (31:12). Hal pertama yang diajarkan Luqman pada anaknya adalah tauhid, yakni menanamkan dalam diri dengan kuat akan keesaan Allah swt. Kemudian adalah rasa syukur kepada Allah swt. Konteks ayat tersebut mengindikasikan bahwa keikhlasan merupakan suatu metode dalam belajar dan mengajar. Tanpa keikhlasan jati diri manusia tidak sampai ke permukaan. Setelah keikhlasan terdapat tingkat yang lebih tinggi ialah ma'rifatullah. Ia belajar, mengajar dan beramal atas dasar cinta dan ketaqwaan pada Allah swt.
Al-Qur'an dan Sunnah pada konteks pendidikan memiliki berbagai referensi yang luar biasa bagi seorang guru sejati. Substansi dari ruh seorang guru terdapat di dalam kalam-Nya yang inovatif, visioner dan revolisioner untuk menjadi sosok guru yang patut untuk di gugu dan ditiru.
Melihat realita masa kini, nilai pendidikan dan karakter sudah jauh dari peradaban. Nafsu dan syahwat duniawi telah membutakan para pelaku pendidikan dalam mencari urgensi sebuah pendidikan.
Sehingga perlu adanya internalisasi nilai religiusitas pada karakter setiap individu.
Mari kita menjadi penerus bangsa yang kompeten berasas wahyu ilahiemoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-Traveller
Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di