alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Minta Perguruan Tinggi Hapus Fakultas yang Sudah Usang
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbe23aeddd7708b698b456a/jokowi-minta-perguruan-tinggi-hapus-fakultas-yang-sudah-usang

Jokowi Minta Perguruan Tinggi Hapus Fakultas yang Sudah Usang

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta perguruan tinggi berani menghapus fakultas atau program pendidikan yang sudah usang dan tak sesuai perkembangan zaman.

Hal ini disampaikan Jokowi di hadapan para pimpinan perguruan tinggi serta para pejabat eselon I dan II Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

"Sekali lagi, saya juga tidak mau mendengar PT tidak mau menghapus fakultas atau prodi yang sudah usang. Ganti yang baru. Sudah 40 tahun, 50 tahun, fakultas, prodi, itu-itu saja," kata Jokowi.

Kendati demikian, Presiden Jokowi enggan menyebutkan fakultas apa yang dimaksud.

Baca juga: Jokowi Berterima Kasih ke Perguruan Tinggi yang Bantu Korban Bencana Sulteng

"Saya enggak usah sebutkan lah namanya, Bapak Ibu semua tahu lah. Bapak ibu lebih tahu dari saya," kata dia.

Jokowi mengatakan, saat ini dunia sudah berubah. Namun, ia heran kenapa perguruan tinggi sangat sulit untuk menyesuaikan program pendidikannya dengan perkembangan zaman.

"Enggak ngerti ini ekosistem di Perguruan Tinggi atau di kementerian atau dua-duanya. Bisa dua-duanya, kita blak-blakan saja kalau sudah begini, blak-blakan saja lah. Saya senang kok blak-blakan begini," kata Kepala Negara.

Jokowi pun meminta para pimpinan perguruan tinggi serta pejabat kemenristekdikti yang hadir untuk buka-bukaan. Ia mengaku senang jika bisa mendapatkan masukan langsung.


News Nasional
Jokowi Minta Perguruan Tinggi Hapus Fakultas yang Sudah Usang
Rabu, 10 Oktober 2018 | 21:34 WIB
Kemendikbud Muhadjir Effendy hadir dan mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara AKSI (Apresiasi Kebangsaan Siswa/Siswi Indonesia) 2018 di Bogor, Jawa Barat, 10 Oktober 2018.
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta perguruan tinggi berani menghapus fakultas atau program pendidikan yang sudah usang dan tak sesuai perkembangan zaman.

Hal ini disampaikan Jokowi di hadapan para pimpinan perguruan tinggi serta para pejabat eselon I dan II Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

"Sekali lagi, saya juga tidak mau mendengar PT tidak mau menghapus fakultas atau prodi yang sudah usang. Ganti yang baru. Sudah 40 tahun, 50 tahun, fakultas, prodi, itu-itu saja," kata Jokowi.

Kendati demikian, Presiden Jokowi enggan menyebutkan fakultas apa yang dimaksud.

Baca juga: Jokowi Berterima Kasih ke Perguruan Tinggi yang Bantu Korban Bencana Sulteng

"Saya enggak usah sebutkan lah namanya, Bapak Ibu semua tahu lah. Bapak ibu lebih tahu dari saya," kata dia.

Jokowi mengatakan, saat ini dunia sudah berubah. Namun, ia heran kenapa perguruan tinggi sangat sulit untuk menyesuaikan program pendidikannya dengan perkembangan zaman.

"Enggak ngerti ini ekosistem di Perguruan Tinggi atau di kementerian atau dua-duanya. Bisa dua-duanya, kita blak-blakan saja kalau sudah begini, blak-blakan saja lah. Saya senang kok blak-blakan begini," kata Kepala Negara.

Jokowi pun meminta para pimpinan perguruan tinggi serta pejabat kemenristekdikti yang hadir untuk buka-bukaan. Ia mengaku senang jika bisa mendapatkan masukan langsung.



"Kita akan bongkar bareng-bareng. Dan saya meyakini bapak ibu sekalian front terdepan dalam membongkar yang enggak benar-benar ini," kata Jokowi.

"Tapi kalau di front paling depan masih tidak bergerak, sudah, saya enggak ngerti pada siapa lagi saya harus meminta dan memohon," ujar dia.

Ditemui usai acara, Menristekdikti M Natsir mengklaim bahwa perubahan yang sulit terjadi di perguruan tinggi itu disebabkan oleh lingkungan di kampus itu sendiri.

Ia menegaskan bahwa Kemenristekdikti sudah mempermudah berbagai regulasi untuk menghapus fakultas yang sudah usang atau pun membuat fakultas baru.

Namun, penolakan kerap muncul dari guru besar hingga dosen di kampus. Ini umumnya terjadi pada perguruan tinggi negara.

"Mereka takut tidak bisa mengajar lagi kalau prodi yang lama itu dihapus dan diganti yang baru," ucap Natsir.

https://nasional.kompas.com/read/2018/10/10/21343041/jokowi-minta-perguruan-tinggi-hapus-fakultas-yang-sudah-usang

Ini yg mana maksud jokok? Yg mau diganti ama fakultas yutub, fakultas onlen stor, sama fakultas meme itu kah?

Ini asal nyeblak ngomong canggih tapi gak tau apa2 kayaknya

emoticon-Bingung
Halaman 1 dari 3
gpp bre bisa mempelajari cara menjadi nastaik yg baik dan benar
Fakultas keagamaan digabungkan dengan fakultas mitologi pak emoticon-Imlek
Quote:
Fakultas agama saja yang dihapus

Hasilnya ya mungkin bisa jadi nasbung

Seperti yang teriak-teriak mia khalifah di Aming Rice tadi

Ngoahaha

emoticon-Ngakak
Emang ada ya fakultas yg sudah usangemoticon-Traveller
Fakultas Tehnik Mesin ini juga sudah usang dari jaman duluuu dah ada di ganti dengan menejemen yang fersi 4.0 toh Indonesia negara Pasar...
buat jasmev bin nastak bin hog hog tolong terjemahin makna planga plongo ini
bubarkan fakultas nastak nasbung.
emoticon-I Love Indonesia
Joko pengen menghapus faklutas agama Islam menjadi fakultas Komunis
Fakults usang itu yg bagaimana? Fakultas filsafat yg sudah ada sejak Yunani Kuno gitu?
ndak ngotak kalo ngomong.

diganti ini aja sesuai titah jokowiJokowi Minta Perguruan Tinggi Hapus Fakultas yang Sudah Usang
Kriteria/parameter selain dari usia usangnya apaan?
Gw yakin nih asal baca contekan ajaemoticon-Leh Uga
Diubah oleh nastak2200kv
Seperti biasa ngegampangin sesuatu padahal gak ngerti apa yg di omongin
macam usul jurusan meme sama fakultas penggilingan padi
lebih baik fokus ke dana riset yg minim, murahin biaya kuliah, banyakin beasiswa
Fakultas sos pol.. pencetak troublemaker dan pengangguran..
sdh ada sekolahn pemerintahan.. psikologi.. ngapain ada ilmu sosial n politik? Lha wongkerja juga bakal ngak inget kodrat manusia sbg makhluk sosial..

Balasan Post rickreckt
Quote:


pada kenyataannya prihal mitologi ada study khususnya. Cryptology kalau gue gak salah, di Indo study ini masih nempel dengan budaya kalau gak salah, emang sudah saatnya dipisahkan.

Gue pengen suatu saat ada ekspedisi ke pedalaman sukabumi buat nyari Ahool, halfling-halfing yang sering diceritakan menghuni hutan, atau kuda sembrani. Sejauh ini hanya sebatas dongeng semata

Agama juga udah banyak perubahan dalam bidang studi. Kitab kuning juga bukan satu-satunya lagi sumber alternative. Justru agama punya banyak cabang studynya. Mau dirombak apanya lagi, kalau maksudnya radikalisme... Well, bola ama musik aja punya fan base militan
Ngomong apa toh le, prodi mah digabung bagusnya
Nah malo matkul yg udh usang baru bener..

Nohope
Ane abu2 dulu soal yg enih.. nunggu maksud dari fakultas/prodi usang yg dimaksud wiwi itu tepatnya paan..
Ngomong mbok yah dipikir dulu
Fakultas yg usang......yg sdh lama

Mungkin maksudnya Arkeologi
emoticon-Hammer2
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di