alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Canda PAN Soal Premium Batal Naik: Jonan Bisa Kena Pasal Hoax
2.6 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbe1f4860e24b22528b4568/canda-pan-soal-premium-batal-naik-jonan-bisa-kena-pasal-hoax

Canda PAN Soal Premium Batal Naik: Jonan Bisa Kena Pasal Hoax

Jakarta – Hanya selang beberapa menit, pemerintah membatalkan kenaikan harga Premium. PAN mengumbar canda soal pembatalan yang bisa membuat Menteri ESDM Ignasius Jonan jadi tersangka kasus hoax.

“Jika memakai terminologi sekarang, harusnya Menteri Jonan bisa dikenakan pasal-pasal hoax he he he. Periksa Jonan dong Pak Polisi,” kelakar Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo kepada detikcom, Rabu (10/10/2018).

Dia menilai pembatalan tersebut menunjukkan buruknya manajemen pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dradjad mempertanyakan pengambilan keputusan kenaikan premium tersebut.
“Kejadian ini kembali membuktikan bahwa manajemen pemerintah ini acak-acakan,” terangnya.

Dradjad mengungkapkan, kenaikan BBM di Indonesia karena dipengaruhi harga minyak dunia yang naik cukup tinggi. Menurutnya, dari kejadian ini terlihat terlihat pemerintah tidak siap menghadapi kenaikan harga minyak.

“Apa Menteri Jonan nyelonong sendiri mengumumkan kenaikan harga premium tanpa persetujuan Presiden? Apa kebijakan se-strategis itu, dan menyangkut hajat hidup rakyat banyak, tidak dibahas dalam rapat Kabinet?,” katanya.

Hanya selang beberapa menit, pemerintah membatalkan kenaikan hargaPremium. Pertamina menurut Menteri ESDM Ignasius Jonan tidak siap menaikkan harga Premium.

“Sesuai arahan bapak Presiden rencana kenaikan harga Premium di Jamali menjadi Rp 7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp 6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini, agar ditunda,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan di kawasan Nusa Dua, Rabu (10/10/2018).

(ear/rvk)

https://m.detik.com/news/berita/d-4250912/canda-pan-soal-premium-batal-naik-jonan-bisa-kena-pasal-hoax
Halaman 1 dari 3
https://www.cnbcindonesia.com/news/20181010172943-4-36852/kacau-baru-umumkan-premium-naik-sejam-kemudian-batal


https://infobanknews.com/tidak-jelas-kenaikan-bbm-baru-sejam-sudah-dibatalkan/


gini kog mao 2 periode emoticon-Ngakak (S)
2 2 nya banyak dungunya kok pada dicalonin emoticon-Imlek
Quote:
Kalo rezim ini bener, malah aneh

Demokrat: Jokowi 'Pahlawan Kesorean' Tunda Premium Naik

CNN Indonesia 10 Oct. 2018 20:27 WIB
Partai Demokrat menyebut penundaan Premium naik merupakan drama yang diciptakan pemerintah agar Jokowi menjadi sosok pahlawan, pahlawan kesorean.

Presiden Joko Widodo. (CNN Indonesia/Christie Stefanie).

Partai Demokrat mengatakan penundaan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dari Rp6.450 per liter menjadi Rp7.000 per liter merupakan drama yang dibuat pemerintah. Pemerintah disebut ingin menciptakan sosok Presiden Joko Widodo sebagai pahlawan atas penundaan tersebut.

"Saya pikir ini hanya upaya menciptakan sosok presiden (Jokowi) sebagai pahlawan. Sayangnya pahlawan kesorean," kata Kepala Divisi Hukum dan Advokasi DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean kepada CNNIndonesia.com, Rabu (10/10).
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan menyebut mulai sore ini, harga jual BBM jenis penugasan ini di wilayah Jawa-Madura-Bali naik dari Rp6.450 menjadi Rp7 ribu per liter. Sementara, untuk harga jual Premium di luar Jamali naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 per liter.

Namun kenaikan Premium yang rencananya mulai sore ini ditunda. Penundaan sembari menunggu kesiapan PT Pertamina (Persero) selaku perusahaan minyak negara.
Ferdinand menyatakan keputusan menaikkan harga BBM yang pertama kali dilontarkan Jonan itu tak mungkin tanpa persetujuan Jokowi. Menurutnya, janggal bila tiba-tiba Jokowi memberikan arahan agar kenaikan Premium ditunda setelah disampaikan langsung oleh anak buahnya itu.

"Inilah bukti bahwa negara diurus dengan senda gurau. Rakyat dipermainkan seenaknya saja," ujarnya.

Kepala Divisi Hukum dan Advokasi DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Lebih lanjut, Ferdinand menilai kenaikan harga Premium, meski akhirnya ditunda, semakin memperlihatkan wajah asli Jokowi yang ingkar terhadap janji kampanye saat Pilpres 2014. Dia juga menyebut pemerintah telah membohongi rakyatnya sendiri.

"Pemerintah sedang menunjukkan wujud aslinya yaitu tidak menepati janji politik kampanyenya dan janji pemerintahannya kepada rakyat yamg tidak akan menaikkan harga BBM," tuturnya.

Politikus Demokrat itu pun menyinggung ketidakkonsistenan PDIP terhadap isu kenaikan harga BBM. Dalam konteks ini, dia membawa kejadian di masa Susilo Bambang Yudhoyono masih jadi presiden.
Ferdinand menyebut saat SBY memimpin, PDIP menjadi salah satu partai yang paling keras mengkritik kebijakan menaikkan harga Premium saat itu. Bahkan, sampai terjadi demonstrasi yang digelar PDIP.

"Sekarang mereka malah tertawa mengamini ketidakkonsistenan sikap tersebut," kata dia.
Sementara itu Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin meminta penundaan kenaikan harga Premium tak selalu dikaitkan dengan Jokowi.
Ngabalin menuturkan Jokowi memiliki pertimbangan untuk menunda kenaikan harga premium. "
Tak usah berkomentar yang aneh-aneh dengan menyerang Jokowi, semakin Jokowi diserang, semakin banyak orang yang senang dengan Jokowi," katanya.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20181010184556-32-337437/demokrat-jokowi-pahlawan-kesorean-tunda-premium-naik

emoticon-Wkwkwk
Diubah oleh dogvenom88
emang kadang2 gregetan gw liat sikowi
takut citranya turun
Canda PAN Soal Premium Batal Naik: Jonan Bisa Kena Pasal HoaxOuh yaaa
Diubah oleh galer2124
Kenapa gak presiden aja yg ngomong ke pers malah si jonan emoticon-Cape deeehh

Andi Arief soal BBM Naik: Mana Tangisan PDIP?

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arif mempertanyakan sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terkait kenaikan harga bahan bakar minyak. Ia menyindir sikap kader PDIP yang menangis saat harga BBM naik di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Mana suara PDIP, mana tangisannya. Ini BBM dinaikkan. Kata-kata apalagi yang akan keluar sebagai janji manis buat rakyat. Untuk apa berkuasa tapi menyusahkan rakyat," kata Andi dalam akun twitternya, @AndiArief__.
Menurutnya, kenaikan harga BBM ini bertolak belakang dengan janji Jokowi. Meski begitu Demokrat, kata Andi bisa memakluminya.

Berbeda dengan reaksi tangisan PDIP dulu, kader Demokrat menurutnya saat ini tak akan menangis.
"Partai Demokrat tidak akan jualan tangis di DPR seperti PDIP dulu. Para Jokower yang sesumbar enggak naikkan BBM termasuk ekonomnya coba keramas dulu," katanya.

Ia juga menyindir pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bahwa pemerintah punya cara sendiri terkaitnya sempitnya ruang fiskal saat mengomentari Pidato politik SBY Oktober lalu.

"Ternyata omdo. Buktinya naikkan BBM juga," ujarnya.
Atas naiknya harga BBM ini, Andi menyatakan keragiannya pada upaya yang ditempuh rezim Jokowi untuk mengatasi kesulitan ekonomi.

Harga BBM jenis Pertamax telah dinaikkan dari Rp9.500 jadi Rp10.400 dan Pertamax Turbo naik dari Rp10.700 per liter menjadi Rp12.250 per liter.
Di sisi lain, Pertamina Dex harganya naik dari Rp10.500 per liter menjadi Rp11.850 per liter. Dexlite naik dari Rp9.000 per liter menjadi Rp10.500 per liter dan biosolar non-PSO sebesar Rp9.800 per liter.

Harga BBM jenis Premium sempat diumumkan naik, namun belakangan ditunda. (CNN Indonesia/Diemas Kresna Duta)

Pemerintah juga menyatakan bahwa harga BBM jenis premium naik di wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali) naik dari Rp6.450 menjadi Rp7.000 per liter. Sementara, untuk harga jual Premium di luar Jamali naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 per liter.
Belakangan kenaikan harga premium ini ditunda.
Sementara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan menilai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak jenis Pertamax dan Dex Series merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam menjaga keadilan di bidang ekonomi bagi masyarakat kelas bawah.
Itu fluktuasi harga itu kan mencerminkan bahwa pemerintah punya tanggung jawab ya terhadap upaya menjaga keadilan dalam bidang ekonomi," kata Hasto saat ditemui di kediaman Ma'ruf Amin, Menteng, Jakarta, Rabu (10/10).

Hasto mengatakan selama ini konsumen yang menggunakan bahan bakar jenis Pertamax merupakan kalangan menengah atas.
Ia menilai bahwa masyarakat kelas menengah ke bawah tak akan berdampak dengan kenaikan BBM jenis tersebut.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20181010190335-32-337447/andi-arief-soal-bbm-naik-mana-tangisan-pdip
Balasan Post dogvenom88
Quote:


Plin Plan kayak jemvut nempel di sempak

Gatel pengen di garuk emoticon-Ngakak
bbm naik kaum laknat teriak2 sambil bawa2 ganti presiden.
dikiranya kalau wowok jadi presiden maka bbm ga akan pernah naik apa? emoticon-Leh Uga

bbm batal naik malah nyocot lagi nih kaum
sungguh menggelikan
Balasan Post sirmalvinas
Quote:



Canda PAN Soal Premium Batal Naik: Jonan Bisa Kena Pasal Hoaxjk
Diubah oleh dogvenom88
Balasan Post sirmalvinas
Quote:


Yg batal naik hanya premium saja, bbm yang lain tetap jadi naik..
Balasan Post sirmalvinas
Quote:



Kalo junjungan ente ude terbukti menaikan bbm beberapa kali ..walaupfun minyak dunia lagi turun

Kalo wowo ...mari kite buktikan afa die bisa turunin bbm dan $ .
Tuk itu mari kite bersama dukung die jadi cafres tuk buktikan omongan nye

Canda PAN Soal Premium Batal Naik: Jonan Bisa Kena Pasal Hoax
Ane gak habis pikir, PAN tahu arti kata HOAX apa enggak sih?
untuk jadi pahlawan saja harus mengorbankan menterinya aneh emoticon-Traveller
Oh jadi mentri jonan naikin harga bbm tanpa koordinasi dengan presiden yah? Harus di resuffle klo gitu. Merugikan dan memperdaya atasan.

Dasar ga tau diuntung, sudah 2x diangkat mentri, eh mau menggerus pencitraan jokowi.
fahlawan flongoable
emoticon-Leh Uga


Padahal pas harga minyak dunia turun di level paling bawah, harga BBM dalam negeri ga diturunin


Canda PAN Soal Premium Batal Naik: Jonan Bisa Kena Pasal Hoax


luar biasa,tapi heran,kyk gini juga ada yg loyal,heran tuh apa ga sekolah
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di