alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Medcom.id /
KPK: Tak Ada Nama Kapolri di BAP Basuki Hariman
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbdaeb29e7404995e8b4568/kpk-tak-ada-nama-kapolri-di-bap-basuki-hariman

KPK: Tak Ada Nama Kapolri di BAP Basuki Hariman

KPK: Tak Ada Nama Kapolri di BAP Basuki Hariman

Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak disebut di dalam berita acara pemeriksaan (BAP) pelaku suap impor daging Basuki Hariman. Agus pun mempertanyakan berita yang termuat di media terkait masalah ini. 


'Jadi, dari keterangan enggak ada (Tito), oleh karena itu adanya tulisan-tulisan itu juga perlu diklarifikasi,' kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 10 Oktober 2018.


Menurut dia, pembuktian keterlibatan Tito saat menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sulit apabila tak ada bukti dokumen. Ini sama halnya ketika mantan Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin menyebutkan keterlibatan anggota DPR dalam berbagai kasus korupsi.


'Orang ini menerima ini. Susah itu kalau kita enggak punya alat bukti yang lain. Oleh karena itu, kita tunggu saja eksaminasi yang dilakukan,' ujar Agus.


Di sisi lain, Agus yakin mencuatnya kasus ini tak mengganggu sinergi dan hubungan baik antara KPK dan Polri. Kedua lembaga tak tetap pada fokus pemberantasan korupsi dan tetap solid.


'Saya rasa kok enggak (terganggu) ya,' jelas dia.


Sementara itu, KPK tak bisa melanjutkan pemeriksaan dua mantan penyidiknya, Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy dan Komisaris Harun. Keduanya disebut merusak dokumen catatan keuangan impor daging CV Sumber Laut Perkasa (SLP) milik Basuki Hariman.


Juru bicara KPK Febri Diansyah mengakui kasus ini pernah diusut Direktorat Pengawas Internal. Namun, di tengah pemeriksaan intensif, Polri justru menarik keduanya.


'KPK menerima permintaan pengembalian pegawai dari Polri karena dijelaskan ada kebutuhan penugasan lebih lanjut, sehingga dua pegawai itu dikembalikan,' kata Febri, Senin, 8 Oktober 2018.


Atas penarikan itu, kata Febri, Direktorat Pengawas Internal tak berwenang memeriksa Roland dan Harun. Terlebih, penarikan dilakukan sebelum KPK mengambil keputusan atas pemeriksaan perusakan bukti tersebut.


'Jadi, proses pemeriksaan sudah tidak bisa lagi dilakukan sepenuhnya. Statusnya bukan lagi pegawai KPK,' ujarnya.


Sementara itu, buku catatan CV SLP memuat pihak yang menerima aliran uang dari kasus impor daging di Bea Cukai. Berdasarkan investigasi sejumlah media yang tergabung dalam IndonesiaLeaks, Tito disebut sebagai salah satu yang menerima aliran duit saat masih menjabat sebagai kapolda.


Baca: KPK Eksaminasi Kasus Penyobekan Buku Merah


Uang dari Basuki mengalir ke sejumlah pejabat di Tanah Air. Catatan keuangan Basuki sebenarnya sudah dipindahkan ke laptop penyidik yang menangani perkara ini, yakni Surya Tarmiani. Namun, laptop itu dicuri orang tak dikenal saat Surya pulang dari Yogyakarta pada April 2017.


Pengusutan kasus ini sendiri belum menemui titik terang. KPK tak bisa meneruskan kasus ini ke jalur hukum mengingat keduanya telah kembali ke Korps Bhayangkara.


'‎Untuk kasusnya lebih lanjut, saya belum dapat informasi apa ada atau tidak ada pengembangan di sana. Tapi, itu tak bisa kami lanjutkan lebih jauh kalau yang bersangkutan bukan pegawai KPK,' kata Febri.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/Wb...basuki-hariman

---

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di