alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
MENJAWAB SOAL KESALAHAN MAKNA “AL-FATEKA”
3.86 stars - based on 14 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbc8e25902cfe7c238b4569/menjawab-soal-kesalahan-makna-al-fateka

MENJAWAB SOAL KESALAHAN MAKNA “AL-FATEKA”

Oleh: Ust. Dr. Miftah el-Banjary
Dosen Ilmu Semantik Arab
Ada diantara kalangan para sahabat melaporkan pada Rasulullah bahwa ada para sahabat lain di suatu perkampungan suku Arab badui lainnya yang keliru bacaan al-Qur’annya, lantas Rasulullah memanggil sahabat itu dan meminta diperdengarkan.
Akhirnya, Rasulullah bersabda bahwa “al-Qur’an itu diturunkan pada 7 dialek/aksen yang berbeda-beda.” Mengapa Rasulullah menerima perbedaan dialek para sahabat yang berbeda-beda bacaannya itu?
Jawabannya, karena perbedaan bacaan para sahabat, tidak merubah pada makna subtansi makna al-Qur’an itu. Menjadi lain persoalannya, jika ucapannya itu merubah pada subtansi makna dari ayat al-Qur’an itu sendiri. Nah, tentu Rasulullah tidak akan mentolerir.
Baca: Ngeri! Media Asing Bongkar Konspirasi Kejahatan Besar Era SBY
Masih ingat kisah kemarahan Sayyidina Umar bin Khattab terhadap orang yang sembarangan menyebutkan lafal al-Qur’an, beliau marah menegur seraya ingin memukulnya?!!
Soal aksen kita tidak boleh saling menghujat dan hina, tapi soal ketepatan makhrijul huruf dan ketepatan melafadzkan huruf itu wajib diluruskan dan wajib belajar untuk mengucapkan lafal yang tepat dan benar. Apa pasalnya?
Sebab bahasa Arab merupakan bahasa yang paling kaya makna dan paling sensitif terhadap pergeseran makna. Artinya, kesalahan mengucapkan berakibat pada kesalahan makna.
Contohnya:
√ Lafadz “Qalbu” ( ﻗﻠﺐ) bermakna “Hati”, namun jika dibaca “Kalbu” (ﻛﻠﺐ ) berubah menjadi “Anjing”.
Baca: Beri Kuliah di Seoul, Jokowi Cerita Aksinya Naik Motor Terbang di Asian Games
√ Kosakata “Katala” ( ﻛﺘﻞ ) bermaknan”Menawan”, tapi jika dibaca “Qatala” ( ﻗﺘﻞ ) berarti “Membunuh”.
√ Kata “Sakin” (ﺳﻜﻴﻦ ) dengan fathah bermakna “Ketenangan” bisa berubah menjadi “Pisau” jika dibaca “Sikin” dengan Kasrah.
Dari sinilah seharusnya kita belajar dan harus terus belajar memperbaiki bacaan makhrijul huruf kita, sebab kesalahan dalam pengucapan makhraj huruf pastinya berakibat pada kesalahan-kesalahan bacaan al-Qur’an selanjutnya.
Sekarang mari kita perhatikan pergeseran makna dari “al-Fatihah” menjadi “al-Fateka”, bukan menurut saya, tapi menurut al-Mu’jam al-Wasith kamus yang menjadi rujukan bahasa Arab yang cukup dianggap sangat repesentatif saat ini. Apakah merubah makna atau tidak?
Baca: Beramai-ramai Membunuh Kebenaran, Bersama-sama Hidup Dalam Aib
Al-Fatihah bermakna “Pembuka”
Al-Fatika/al-Fateka bermakna “Kesewenangan, “Membunuh” dan “Kekerasan.”
Jadi, kesimpulannya budaya dan aksen/dialek bahasa daerah tidak bisa dijadikan justifikasi atas kesalahan pengucapan makharijul huruf bahasa Arab yang bisa dianggap disepele.
Barangkali Allah ingin menunjukkan kepada kita siapa sosok pemimpin kita dari ucapan yang keluar dari ucapannya sendiri. Bukan sekedar kesalahan pengucapan, tapi faktornya karena ya tidak terbiasa melafalkan kalimah-kalimah thayyibah. Ini faktor yang seringkali ditemui dari orang-orang yang sering keliru bacaan al-Qur’annya.
Wallahu ‘alam.

https://swararakyat.com/menjawab-soal-kesalahan-makna-al-fateka/

Arti Al Fatihah dengan Al Fateka aja udah beda jauh lho menurut kaidah bahasa Arab
emoticon-Takut emoticon-Takut emoticon-Takut
Halaman 1 dari 3
"Bahasa Kalbu" itu jika diartikan jadi bahasa emoticon-anjing ato bahasa emoticon-heart ?
Tadi saya dikirimkan video oleh sahabat Saiful Amri dan Ira Achjar Koto tentang pengucapan kata Al Fatekhah oleh Presiden Jokowi saat membuka Acara MTQ ke 27 di Medan Sumatera Utara

Perhatikan video di bawah ini, yang sudah saya edit dengan menghilangkan suara background agar terdengar Jelas apa yg di ucapkan oleh Presiden Joko Widodo

Pernyataaan nya adalah sbb :

➡️ Oleh karena itu mari kita bersama sama mengirimkan FAATIHAH kepada korban Bencana alam dan para keluarga yang selamat agar diberikan kesabaran dst nya

➡️ ALA HADZIHI NIAT AL FATHEKHAH...dan kemudian Presiden membacakan Al Fatihah

Yang kemudian viral adalah pada kalimat kedua yaitu Al FATEKHAH..

Para pendukung Capres PS menggunakan isu ini untuk menunjukkan bahwa Presiden Jokowi tidak fasih mengucapkan nama salah satu surat yg paling sering di ucapkan dalam kehidupan beribadah umat muslim

Benarkah demikian ? Mari kita teliti

Pada kalimat pertama pak Jokowi terbukti mengucapkan dengan fasih, namun pada kalimat kedua saat membaca teks beliau berusaha mengucapkan dengan tepat kata kata yang tertulis Ala Hadzihi niat (artinya menghadiahkan sesuatu dengan niat baik) al Faatekhah..

Pengucapan ini sebenarnya agar pengucapan teks latin kalimat berbahasa arab tepat makhraj atau tata cara pengucapan berdasarkan tempat keluarnya huruf (kata FATIHAH dalam pengucapannya (makhraj) huruf HAH dalam tenggorokan, sehingga terucap KAH

Hal ini sangat umum lazim karena merupakan dialek atau tata cara pengucapan, sama seperti kata lain misalnya Ramadhan menjadi Romadhon, huruf a tebal dalam dialek jawa di ucapkan O, dalam bahasa inggris disebut Pronounciation, dalam.konteks di atas HA di ucapkan KAH

Jika diperhatikan utuh maka tidak ada hal yang salah karena saat tanpa teks presiden Jokowi lancar dan fasih mengucapkan kata fatihah, saat mengucapkan huruf latin dari bahasa arab beliau justru ingin terlihat fasih dengan mengucapkan HAH menjadi KAH walaupun tidak sempurna karena faktor dialek dan dilanjutkan kemudian pengucapan isi al fatihahnya pun sempurna (pengucapan keras atau Jahar di setiap awal ayat)

Dan ternyata di video lainnya saya juga menemukan Presiden Jokowi fasih dan lancar mengucapkan salam dan salawat saat membuka pidato pembukaan MTQ

Sahabat saya mbak Mita Simbolon yang kebetulan ada di lokasi mengirimkan rekaman pidato presiden langsung melalui HP nya, yang menguatkan dugaan saya bahwa pengucapkan Fatekhah oleh Presiden di lakukan karena ingin tepat tata cara pengucapannya serta karena faktor dialek daerah jawa, suku darimana Presiden berasal

Dari rekaman mbak mita bahkan ternyata tidak terdengar huruf K tetapi clearly huruh H yang di ucapkan dari dalam tenggorokan Yaitu berasal dari Tengah tenggorokan Tengah ( ع،ح ) bukan ha’ ( هـ )

Selain daripada itu dalam konteks pilpres membandingkan cara mengucapkan Jokowi jikapun dianggap kurang fasih tetap saja tidak bisa di bandingkan dengan Prabowo

Jika kefasihan makhrajul huruf dalam al quran di jadikan salah satu paramater memilih presiden,perbandingan Jokowi dan Probowo seperti langit dan bumi

Fb: Zulfikar Mahdanie
MENJAWAB SOAL KESALAHAN MAKNA “AL-FATEKA”
Diubah oleh mituwet
Quote:
Kalo logat memang susah diubah tp kalo salah baca bisa merubah arti jd kacau pak dee emoticon-Sorry
Al Fatihah aja keliru kok difaksa jadi imamemoticon-Bingung
Quote:


etnis emoticon-babi kenapa pikirannya selalu kek emoticon-Tai mungkin otaknya udah ditaroh di emoticon-Paw
Balasan Post masih.abu.abu
Quote:


Cek kolor dulu, jemvut jasjus masih nempel gak? Cium juga bauk nya kayak apa? Bau manusia semi tuhan memang beda emoticon-Ngakak
Quote:


Quote:


sesuai artikel di trit, kata "Kalbu" dalam bahasa Indonesia jika diterjemahkan kembali ke Bahasa Arab bisa mengalami pergeseran arti.
Jika ditelusuri dari struktur penulisan dan huruf bisa memiliki arti berbeda bila ditelusuri dari cara pengucapan emoticon-Thinking
Diubah oleh masih.abu.abu
MENJAWAB SOAL KESALAHAN MAKNA “AL-FATEKA”
Trus rakyat mesti milh capres penyembah kuburan yang minta shalatnya diimamin sama perempuan gitu?

MENJAWAB SOAL KESALAHAN MAKNA “AL-FATEKA”

Kiblatnya nasbung itu di fotonya Wowok

emoticon-Leh Uga


Diubah oleh khafidz99
MENJAWAB SOAL KESALAHAN MAKNA “AL-FATEKA”
emoticon-Leh Uga
Nasbungtaik laknatullah memang penyembah berhala hoax
Apakah hoax bisa menjadi penolongmu di akhirat nanti wahai para nasbungtaik laknatullah?
Diubah oleh j.u.n.a.e.d.i.h
Quote:


Tuhannya nasbung orang ngarab, udah gitu ngarab yg goblok ga ngerti logat lagi.

Orang inggris aja paham omongan non native speaker yg pronouncenya salah emoticon-Ngakak
indonesia dibaca endonesa udah biasa ea
a dibaca aw
a dibaca o
Balasan Post zeledi
Quote:


Jadi sudah boleh dibaca Alfateka nya gan
Jangan lupa setelah lulus lanjut ke Alfaesde terus Alfaesempe terus

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Dia kan cuma baca teks emoticon-Sorry
ane sendiri gk ngelihat video ntu
tp d pesbuk ane banyak yg share2 begituan dengan berbagai macam mem nya

yang ane heran
byk banget yg ngehina, menghujat
tp mereka kgak sadar
klo kubu sebelah 1112 juga

cba dech d suruh baca alqur'an
oooo jangannn terlalu berat keknya

cba d suruh jadi imam aja,
kira2 gi mn yea.......? :v :v
Quote:


udah betul yg pertama beliau sebut fateha, tapi selanjutnya knp jadi alfateka? ini bukan lagi perbedaan dialek, karena penyebutan yg pertama udah dianggap lazim tapi yg berikutnya menjadi keliru.

ini kan jadi pertanyaan apakah yg bikin teks pidatonya typo? atau beliau cuma baca full teks aja tanpa mikir dulu apa yg mau diucapkan?
yah harusnya kita2 bisa iba sedikit lah. jagoan mereka kan udah ikut pilpres 4 kali dan gagal. apalagi udah keluarin statement ini adalah pilpres terakhirnya. jadi harusnya kita ngertiin mereka lagi usaha keras biar jagoannya menang. kapanpun ada kesempatan bully, ya pasti dimaksimalin bener2.
Quote:


Wakakaka macam junjungan lu yg buta huruf, nama nabi ditranslate sampe jadi ga punya arti di bahasa aslinya emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di