alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Education /
Untuk apa kuliah kalo cuma jadi....?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbc72f3d44f9ff76e8b4567/untuk-apa-kuliah-kalo-cuma-jadi

Untuk apa kuliah kalo cuma jadi....?

Ada yang bilang kuliah untuk apa kalo cuma jadi kasir? Cuma jaga toko cuma jadi ini dan itu. Kuliah buat apa kalo gaji kecil?
Saya bersyukur bisa kuliah sehingga tidak berpikir seperti halnya demikian.

Orang berpikir memang berdasarkan apa yang ia lihat, alami, atau persepsi masing - masing. Tidak ada yang salah, mereka berpendapat atas dasar apa yang mereka pahami.

Kuliah tidak menjanjikan kaya, tidak menjanjikan jabatan. Semua kembali ke masing - masing. Kuliah adalah bentuk ikhtiar, mendapatkan pendidikan adalah wajib. Walaupun pendidikan memang tidak harus dengan kuliah.

Bob sadino kaya raya tidak mengenyam pendidikan formal sampai tinggi. Beliau kaya dengan menjadi pengusaha. Wajar,
Sesuatu yang logis.

Namun penggiringan opini "untuk apa kuliah kalo cuma jadi ini dan itu kalo gaji segini dan segitu?" hanya
Mengarah pada sikap "menyepelekan" disatu sisi.

Jika anda sukses tanpa kuliah you're great, jika anda sukses dengan kuliah good job.

Jika anda belum sukses karena tidak kuliah bukan berarti itu disebabkan karena anda tidak mengenyam pendidikan tinggi.
Jika anda kuliah dan belum sukses bukan karena kuliah anda gagal.

Jawabannya ada pada diri kita, cari triggernya. Atau kitanya yang kurang ikhitiar dan doa? Seperti halnya sakit, dokter harus mencari sumber penyebabnya.

Jika kita mempunyai kolesterol tinggi apakah kita akan berkata "gara - gara seafood nih", "gara - gara gorengan nih". Seakan akan pernyataan itu lebih mencari kesalahan lain yg seharusnya bukan itu masalahnya dan melakukan pembenaran untuk diri sendiri.

Kenapa tidak berkata "Saya kurang menjaga asupan makan, padahal saya tau kolesterol saya tinggi?"

Yap... Maksud saya sukses atau gagal adalah  kembali kepada pribadi masing - masing.
Seandainya ada yang kuliah "cuma jadi kasirpun", tidak ada masalah dia sudah berusaha untuk mandiri dan menjaga kehormatan diri dari meminta - minta.

Perjuangan mereka sudah menyelesaikan pendidikannya sudah baik. Mereka lulus juga dengan perjuangan. Hanya saja plot rezeki Allah yang atur, bagian kita berusaha dan berdoa.

Seandainya anda tidak kuliah dan "sukses" dalam karir tidak perlu mengatakan "buat apa kuliah kalo cuma jadi titik titik (.......)?" Apalagi kalo belum sukses mengatakan hal yang demikian.

Bukan sok bijak tapi inilah cara menyikapi perbedaan, kehidupan dan saling menghormati itu lebih baik.

Orang berpendidikan tidak tepat jika terlalu dipermasalahkan kerjanya sebagai apa? Asal halal dan baik serta mandiri tidak ada yang perlu terlalu dikritisi. Masalah usahanya seperti apa, apakah sudah maksimal atau belum itu kembali ke personalnya.
Tapi tidak mengapa jika kita mempermasalahkan akhlak orang yg berpendidikan. jika akhlak orang yang berpendidikan tidak mencerminkan seperti orang yang berpendidikan, maka itu tanda tanya besar???? Untuk apa kuliah jika etika/moral, dan sopan santun sudah tidak ada???? Apalagi melakukan tindak korupsi!  Semoga bermanfaat ☺

Info tambahan :
Saya bukan kasir 😂, dan Alhamdulillah saya penikmat bangku kuliah. 😊

@andikabagusy
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di