alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II
5 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbc3cb0162ec2e7458b4567/operasi-daging-cincang--ketika-mayat-dijadikan-umpan-hoaks-di-jaman-perang-dunia-ii

Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II

Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II

Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II

Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II


Akhir-akhir ini, negeri ini sedang ramai dilanda hoaks yang menyebar macam virus. Dan layaknya virus betulan, hoaks-hoaks itu telah memakan banyak korban. Mulai dari rakyat biasa, netijen, hingga calon presiden yang baru-baru ini mengadakan jumpa pers untuk mengabarkan seorang nenek berusia 69 tahunan yang dikeroyok massa.

Baca juga : Dari Kasus Ratna Sarumpaet, Tiba-tiba Muncul #SaveRioDewanto. Kok, Bisa?

Namun tahukah agan dan sista, di jaman dulu, ketika peperangan masih menjadi tren untuk membuktikan siapa yang terkuat, hoaks juga jadi salah satu cara yang pakai pihak-pihak tertentu untuk melawan musuhnya. Uniknya, cara tersebut berhasil!


Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II


Mundur ke tahun 1943.

Tahun itu menjadi momentum yang membangkitkan gairah semangat bagi tentara Inggris dan Amerika. Betapa tidak, pada masa itu, mereka berhasil mengalahkan Nazi Jerman di Afrika Utara. Akibatnya, Sang Jendral, Erwin Rommel, terpaksa angkat kaki dan dipanggil pulang. Bukan pulang ke rahmatullah, ya.

Masih berbalut semangat, selanjutnya mereka ingin merebut Italia yang masa itu masih dalam genggaman Mussolini, yang tidak lain tidak bukan adalah sekutu Hitler. Mereka merencanakan penyerangan dimulai dari Pulai Sisilia, pulau paling selatan Italia.

Namun Sang Komandan Sekutu (Inggris dan Amerika) tahu, walau dengan kekuatan 160.000 tentara sekalipun, akan sangat sulit merebut Sisilia karena pulau tersebut dipertahankan oleh dua negara sekaligus! Bayangkan! Dua! Italia dan Jerman. Sedangkan, Jerman sendiri juga tahu, Sisilia bakal diserbu. Maka dari itu pertahanan di sana mesti dilipatgandakan!

Tiada hati jika misinya kali ini mengakibatkan buanyak banget korban, Amerika minta pendapat ke kawannya, Inggris.

Dari situ, pihak kerajaan Inggris, meminta intelejen negara untuk melakukan penipuan informasi kepada dinas rahasia Jerman yang senantiasa update pergerakan sang musuh. Dan, tiada diduga-duga, muncul saran yang super briliyan! Yang kelak tercatat dalam sejarah.

Ya! Guna melancarkan tujuan mereka menguasai Italia lewat Sisilia, Operasi Mincemeat pun dirancang.

APA ITU OPERASI MINCEMEAT?

Mulanya begini. Ian Flemming, salah seorang dinas rahasia yang ditunjuk Churchill memberi 51 ide yang ia tulis pada sebuah dokumen. Setelah dibaca dan dipertimbangkan, Churchill tertarik pada ide nomor 28. Alasannya, murah, tidak membahayakan, tetapi jika berhasil, dampaknya luar biasa.

Quote:


Pihak intelejen Inggris bekerja cepat. Dengan segera mereka menciptakan sosok fiktif seorang berumur 30 tahunan yang merupakan anggota tentara angkatan laut. Dikarenakan sosok tersebut membawa dokumen rahasia yang teramat sangat super (padahal bohong), sosok tersebut diberi pangkat perwira menengah atau mayor. Dan sebagai sentuhan terakhir, sosok itu diberi nama William Martin.

Tidak lupa dibuat berbagai dokumen yang bisa meyakinkan bahwa sosok tersebut seolah-olah benar-benar nyata. Serta yang paling penting, dibikin pula sebuah dokumen yang fenomenal yang dimasukkan ke dalam koper bersama dokumen fiktif lainnya.

Quote:


Pembuatan hoaks hampir selesai. Langkah selanjutnya adalah mencari mayat yang masih utuh dan segar penampilannya. Tidak butuh waktu lama untuk menemukan mayat sesuai spesifikasi yang diinginkan. Mayat tak tahu apa-apa itu lantas ‘digelonggong’ dengan air laut dan pasir laut.

Pada hari H, dengan menaiki kapal selam HMS Seraph, sang ‘Mayor William Martin’ dibawa untuk dibuang ke daerah netral dimana di daerah itu tinggal mata-mata Nazi. Dibuanglah sang mayor di Huelva, Spanyol.

Tidak lama, William ditemukan oleh seorang nelayan, dan tak makan waktu juga bagi agen rahasia Nazi untuk mengetahuinya. Digeledahlah segala dokumen yang dibawa oleh sang mayor. Si agen nampaknya percaya bahwa sang ‘mayor’ mati tenggelam di laut.

Lalu, terkejutlah mereka kala menemukan dokumen (fiktif) yang menyatakan bahwa sekutu (Inggris dan Amerika) akan mendarat di Yunani dan Pulau Sardinia.

Tanpa basa-basi, mereka melaporkan temuan menggirangkan ini pada Big Boss : Adolf Hitler.


Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II



Hitler yang tidak cross-check akibat termakan hoaks, lantas menyuruh pasukannya untuk hijrah ke Yunani guna menghalau kedatangan sekutu.

Gembiralah hati pihak Inggris dan Amerika mengetahui kabar kepindahan militer Jerman dari Sisilia. Pada akhirnya, 9 Juli 1943, sekutu menyerang pulau Sisilia. Tiada perlawanan yang berarti dari Jerman karena pihaknya sudah terbodohi sampai-sampai menunggu sesuatu yang tak pasti di Yunani sana.

Berkat bantuan ‘Mayor William Martin’, tentu pihak sekutu akhirnya berhasil menggulung kekuatan Mussolini. Sungguh amat berjasa ia, meski sudah tak lagi bernyawa.

Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II


Pesan moral : Biasakan mencari informasi sebanyak mungkin sebelum menyimpulkan sesuatu.


emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia


Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II

Artikel oleh Mukamukaos
Referensi dari sini dan sini

Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II

STORY FROM THE HEART

Quote:


Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II

Diubah oleh mukamukaos
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
Reserved untuk suhu yang lebih paham emoticon-Smilie

IDENTITAS ASLI SANG MAYAT

Quote:


TAMBAHAN KASKUSER

Quote:
Diubah oleh mukamukaos
ya begitulah fitnah
Balasan post mukamukaos
Kalau sekarang adanya Willian Sarumpaet agains The Boss of thousand horses emoticon-Big Grin

Husss ini bukan Bp > emoticon-Mad

Paling suka ane sejarah pengungkapan strategi rahasia dalam peperangan emoticon-thumbsup

Itu yg link di atas ane, bisa dibawa kesini aja artikelnya emoticon-Big Grin
Balasan post 2019.chaos
Quote:


Aduh, ntu artikel english. emoticon-Leh Uga
sekaliber Hitler aja kemakan hoaks emoticon-Big Grin
Balasan post mercycapdik
Quote:


Ya namanya manusia gan, ada aja khilaf nya emoticon-Cendol Gan
Diubah oleh juliejumper2
Keren jg caranya ye emoticon-Ngakak
klo dipraktekin sekarang cocoknya buat apa nih

eeee maen praktek sekarang ae emoticon-Ngacir
terus itu yg dijadiin umpan mayit siapa nama aselinya.?
bisa jd pahlawan itu
Untung nya pada zaman itu netizen belum berkuasa emoticon-Ngakak
Pernah baca ini. Mayat yg dipake dari gelandangan namanya Glyndwr Michael.
ngeri juga ya
Jadi seperti itu ya gan Operasi Mincemeat
Wah ngeri ya orang orang dulu mata-matanya
nyimak
nyimakemoticon-Hansip
kasian itu yg jadi umpannya emoticon-Takut
mayat yg tidak tahu apa2
Ga kebayang gimana reaksi Hitler abis diboongin emoticon-Ngakak
Quote:


Nggak apa-apa, kan udah mati emoticon-Big Grin

Quote:


Tapi ujung-ujungnya berjasa emoticon-Tepuk Tangan

Quote:


Operasi Daging Cincang : Ketika Mayat Dijadikan Umpan Hoaks Di Jaman Perang Dunia II


Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di