alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Medcom.id /
Fee 10 Proyek untuk Wali Kota Pasuruan Ditelisik
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbc27c496bde653508b4577/fee-10-proyek-untuk-wali-kota-pasuruan-ditelisik

Fee 10 Proyek untuk Wali Kota Pasuruan Ditelisik

Fee 10 Proyek untuk Wali Kota Pasuruan Ditelisik

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan praktik suap di 10 proyek milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan. Wali Kota Pasuruan Setiyono diduga menerima fee atas proyek tersebut.


'Ada sekitar 10 proyek yang sedang kami cermati dan diidentifikasi ada atau tidak dugaan aliran dana sebagai fee proyek terhadap wali kota dan kawan-kawan,' kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018.


Febri mengungkapkan penyidik telah mengantongi temuan baru. Salah satunya, tabulasi nilai proyek, harga perkiraan sendiri (HPS), termasuk nilai kontrak dari proyek-proyek tersebut.


Hasil penyidikan juga menemukan adanya kode baru dalam kasus suap ini yakni 'apel' (upacara). Diketahui upacara dipimpin langsung oleh Setiyono.


'Jadi 'apel' ini diduga diperuntukkan pimpinan upacara tersebut yang diduga Setiyono, kode ini berbeda dengan 'apel Washington', yang digunakan beberapa tahun lalu,' tutur dia. 


Dalam kasus ini, santer diberitakan adanya tiga sosok trio kwek kwek. Ketiganya disebut sebagai pihak yang ikut mengatur jalannya transaksi suap.


'Nanti akan kami periksa melihat lebih lanjut dugaan proyek apa saja yang mereka kelola dan juga sejauh mana wali kota mendapatkan fee proyek tersebut,' pungkas dia. 


(Baca juga: Suap Wali Kota Pasuruan Menggunakan Sandi)


KPK menetapkan Wali Kota Pasuruan Setiyono sebagai tersangka. Dia ditetapkan sebagai tersangka terkait suap proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2018. 


Penyidik juga ikut menaikkan status tiga tersangka lain yakni Muhamad Baqir dari pihak swasta, staf ahli atau Pelaksana Harian Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan Dwi Fitri Nurcahyo, dan staf kelurahan Purutrejo Wahyu Tri Hardianto.


Dalam kasus ini, Setiyono diduga menerima hadiah atau janji dari rekanan Pemkot Pasuruan pada proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM). Proyek menggunakan dana APBD Tahun Anggaran 2018.


Kuat dugaan proyek-proyek di lingkungan Pemkot Pasuruan diatur wali kota melalui tiga orang terdekatnya. Ada kesepakaan fee antara 5 sampai 7 persen untuk proyek bangunan dan pengairan.


Sebagai penerima, Setiyono, Dwi Fitri, dan Wahyu Tri disangka melanggar Pasal 12 a atau Pasal 12 b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


Sedangkan Muhamad Baqir sebagai pihak pemberi, disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (2) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.


(Baca juga: Uang Rp120 Juta Disita dari OTT Pasuruan)



 

Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/3N...ruan-ditelisik

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Fee 10 Proyek untuk Wali Kota Pasuruan Ditelisik Gus Ipul Kaget Wali Kota Pasuruan Ditangkap KPK

- Fee 10 Proyek untuk Wali Kota Pasuruan Ditelisik Wali Kota Pasuruan Dibekuk karena Terlibat Proyek

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di