alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pakai Mobil Ini, Konsumsi BBM Bisa Lebih Irit sampai 82%!
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbc264714088db35b8b4567/pakai-mobil-ini-konsumsi-bbm-bisa-lebih-irit-sampai-82

Pakai Mobil Ini, Konsumsi BBM Bisa Lebih Irit sampai 82%!

Jakarta - Bukan bohongan atau tipu-tipu, menggunakan mobil jenis ini bakal lebih hemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Mobil jenis apa itu ya?

Mobil itu adalah mobil jenis plug in hybrid. Mobil hybrid yang baterainya bisa dicolok dengan listrik rumahan. Menurut riset dari Kementerian Perindustrian bersama pelaku industri otomotif serta Universitas terpilih, konsumsi BBM mobil jenis ini tergolong irit. Beberapa mobil yang termasuk mobil jenis plug in hybrid antara lain Prius, Mitsubishi Outlander PHEV, BMW X5 Plug in hybrid. Sayang mobil-mobil ini belum bisa dijual di Indonesia karena harganya yang relatif mahal.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) lewat Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (Ditjen ILMATE), Putu Juli Ardika memaparkan, efisiensi bahan bakar kendaraan tersebut sangat signifikan. Bahkan untuk mobil plug-in hybrid efisiensinya sampai 82 persen dibanding mobil konvensional (Internal Combustion Engine/ICE).

"Kami memiliki tiga program besar untuk mempercepat pengembangan produksi kendaraan LCEV yakni lewat LCGC, Electrified Vehicle, dan Flexy (compressed natural gas atau CNG) engine. Untuk electrified vehicle sendiri yang sekarang kita lakukan adalah membandingkannya (mobil hybrid dan plug-in hybrid) dengan yang konvensional (ICE)," papar Putu kepada detikOto di Gedung Kementerian Perindustrian RI, Jakarta.

Baca juga: Indonesia Berpotensi Jadi Pemain Utama Mobil BBM dan Listrik


"Dari temuan kita, ternyata mobil hybrid itu bisa menghemat sampai 55 persen. Sedangkan plug-in hybrid dengan short trip malah bisa sampai dengan 82 persen penghematannya. Ini benar-benar kemajuan yang besar dan terus kita gencarkan," tambahnya.

Tetapi ketika berbicara payung hukum untuk kendaraan listrik, Putu mengatakan bahwa kini masih sedang dalam tahap penggarapan. Perpres kendaraan listrik sudah di rampungkan oleh Kemenperin dan kini sedang menunggu putusan dari pihak terkait yakni Kementerian Koordinator Bidan Kemaritiman RI (Kemenko Maritim).

Baca juga: Ini Enaknya saat Punya Mobil Listrik di Indonesia


"Kalau terkait kepastian keluar Perpres ranahnya Kemenko Maritim, tapi kemarin sudah kita harmonisasikan. Yah, lebih cepat lebih baik karena sekarang ini adalah waktu yang pas dimana Singapura, Malaysia, dan Thailand baru mulai menjajakinya," ucap Putu.

Jadi, lanjutnya, bila Indonesia tidak cepat mengambil langkah industri otomotif dalam negeri bisa tertinggal lagi. "Mudah-mudahan kita punya waktu cukup untuk mengejar mereka sehingga tidak tertinggal jauh. Dan, kita bisa menjadi basis produksi electrified vehicle," tutupnya.

Beberapa waktu lalu tepatnya pada penghujung Juni 2018 Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan rancangan perpres mobil listrik sedang diharmonisasi. Berbagai hal dibahas mulai dari insentif hingga Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM).

"Itu (perpres mobil listrik) juga masih harmonisasi. Kita punya yang namanya low cost emission. Sekarang low cost emission terkait dengan PPnBM. Kemarin PPnBM kan sudah lama tidak pernah diutak atik. Ini yang kita sedang dalam persiapan," kata Airlangga ditemui usai halalbihalal bareng pengembang kawasan industri dari Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) di Grand Melia Hotel, Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Pada awal bulan Oktober, Airlangga akhirnya memberikan usulan harmonisasi skema PPnBM untuk mobil sedan dan kendaraan listrik ke Menkeu Sri Mulyani. Dalam skema baru ini, perhitungan PPnBM tidak lagi berbasis tipe kendaraan, ukuran mesin, dan peranti penggerak melainkan berdasarkan hasil pengujian emisi karbondioksida (CO2) dan volume silinder (ukuran mesin). Batas emisi terendah, yakni 150 gram per kilometer dan tertinggi 250 gram per kilometer. Adapun PPnBM yang berlaku 0-50 persen.

Semakin rendah emisi dan volume mesinnya, pajak yang dibayarkan semakin murah. Pemerintah juga akan memberikan perlakuan khusus berupa pajak yang lebih rendah untuk kendaraan komersial serta kendaraan yang masuk program emisi karbon rendah (low carbon emission vehicle/LCEV) dan kendaraan bermotor hemat bahan bakar dan harga terjangkau (KBH2). PPnBM yang berlaku 0-30 persen.


(ruk/ddn)


wong ujung2nya semua akan berakhir di pure listrik kog ngotot ama mobil hybrid? sungguh ketololan kodok yg luar biasa emoticon-Busa


https://m.kumparan.com/@kumparanbisnis/rancangan-aturan-mobil-listrik-selesai-kok-belum-diteken-jokowi-1534855439512949591

https://m.detik.com/oto/mobil/d-4244993/mau-bangun-pabrik-di-indonesia-ini-mobil-listrik-keren-skoda

Urutan Terlama
Quote:
ah.... emoticon-Bukan IGO
Konsumsi bensin berkurang... dengan tambahan tunggakan PLN emoticon-Ngakak (S)

Yah, makanya saya ingin nabung untuk sepeda listrik tapi dibilang jangan.
Memang lebih baik tenaga listrik daripada bensin, tapi harus dihitung juga pengeluarannya. Rasanya nggak mungkin soal klaim sampai 80% hemat. Apalagi baru akhir2 ini ada PLT yang kebobolan permintaan listrik atau rusak....

Mungkin suatu saat kendaraan tenaga listrik akan populer. Menabung untuk sepeda listrik, asal listriknya nggak nyolong....
Diubah oleh lupineprince
esemghoib lebih jos
Cuma perlu kepercayaan buat jalan
Diubah oleh nastak2200kv
mobil listrik belum tentu bagus loh, masih inget kan dulu ada mobil listrik ga lulus uji emisi emoticon-Leh Uga
nyolokin Tesla, yg mati sekampung..
Wkwkwk diliat coba spek mobil pure listrik brp kbthan daya utk charge.. Yakin rumahan biasa blm mampu..klo gedong br bisa mngkn...
Kecuali udh disiapin charge station gt..

Klo mau coba2, hybrid bsa jd plihan..
Konvensional msh plihan yg realistis..walaupun gk brsahabat dgn alam emoticon-Malu
no pict
hoax lu


emoticon-Traveller
Quote:


Sepeda listrik atau motor listrik murah kok tagihan listriknya.. Bergantung watt sm besar batre nya... Rata2 4-6 jam cas nya.. Tp emang daya tempuh nya terbatas yahhh (kecuali pake yg motor listrik 1000watt..ada yg bs tembus 70 km)
Balasan Post stephjo
Quote:

Masih agak pendek sih jaraknya. Yah, memang harus nabung, siapa tahu kedepannya ada yang lebih jauh lagi jaraknya.
Belum lagi masalah kuat enggaknya di tanjakan curam, seperti saya yang sekarang tinggal di pinggiran kota. Moga aja kedepannya sepeda listrik sekuat motor bensin.
Balasan Post romodov
Quote:


kata PLN listrik lg oversuplay disuruh banyak2 pake listrik emoticon-Traveller
Mobil listrik itu sdh hampir pasti di masa depan

Tinggal kita mau mulai kapan ?
Quote:


Sepeda listrik atau motor listrik murah kok tagihan listriknya.. Bergantung watt sm besar batre nya... Rata2 4-6 jam cas nya.. Tp emang daya tempuh nya terbatas yahhh (kecuali pake yg motor listrik 1000watt..ada yg bs tembus 70 km)
Kalo mobil ESEMKA bs irit ga ya ? emoticon-Bingung
Balasan Post stephjo
Quote:


Masih agak pendek... wait, kok berasa deja vu? emoticon-Bingung
Quote:


Lihat2 tipenya kok gan.. Ada juga yg motor nya gede dan didesain utk kuat di tanjakan tp y gitu harganya lbh mahal dr motor listrik biasa..

Tapi klo model sepeda listrik yg bs nanjak sih biasanya yg tipe MTB.. Kebanyakan tipenya msh pedal assist sih..walau ada yg 100% motor... Cumaaaa ya gitu, kalah di jarak tempuh

(bos ane importirnya yg datengin sepeda2 listrik soalnya jd ngerti dikit2 klo soal gini.. Hahahaha)
Diubah oleh stephjo
Quote:


Laa si agan nge quote ane 2x hahahaha
Pake mobil flintstone gk perlu bbm gk oerlu listrik


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di