alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Diskusi ekonomi dunia yang muram dibayangi perang dagang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbc17d594786813148b4573/diskusi-ekonomi-dunia-yang-muram-dibayangi-perang-dagang

Diskusi ekonomi dunia yang muram dibayangi perang dagang

Diskusi ekonomi dunia yang muram dibayangi perang dagang
Dekorasi Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018, di kawasan Nusa Dua, Bali, (8/10/2018).
Acara pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 resmi dibuka pada Senin (8/10/2018). Ribuan tamu dan delegasi ramai hilir mudik di kawasan Nusa Dua, Bali, yang memang dipusatkan sebagai area perhelatan akbar tersebut.

Sejumlah kepala negara, menteri keuangan, gubernur bank sentral, dan akademisi dijadwalkan berdatangan dan mengisi forum-forum diskusi dengan topik yang beragam. Mulai dari topik soal pembiayaan proyek, pengentasan kemiskinan, ekonomi digital, hingga perang dagang.

Meski topik yang dibicarakan beragam, namun ada satu pesan yang jelas ingin dibawa oleh para delegasi masing-masing negara; mengangkat optimisme menyongsong ekonomi dunia yang terancam surut akibat perang dagang.

Dalam pidato awal Oktober, Managing Director IMF, Christine Lagarde, telah menyuarakan kegelisahannya mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia akibat sengketa dagang yang menyelimuti dua negara; Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

"Pada Juli lalu, kami memproyeksikan pertumbuhan dunia pada 2018 dan 2019 akan mencapai 3,9 persen. Prediksi tersebut sedikit tidak secemerlang perkiraan sebelumnya," ujar Lagarde dalam pernyataan resmi IMF, dikutip Selasa (9/10).

IMF akan kembali merilis hasil proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada Selasa (9/10) di sela acara pertemuan tahunan tersebut.

Lagarde mengakui, iklim ekonomi dunia saat ini telah banyak berubah sejak pertemuan IMF-World Bank digelar di Washington, AS, tahun lalu. Pada saat itu, dunia tengah mengalami masa pertumbuhan ekonomi yang sehat pasca-krisis finansial.

Meskipun masih ada titik terang dari tingkat pengangguran yang menurun dan proporsi penduduk global yang hidup dalam kemiskinan ekstrem turun hingga di bawah 10 persen, Lagarde menyatakan beberapa risiko ekonomi kemungkinan masih bisa terwujud.

Peningkatan hambatan perdagangan-- seperti pajak impor yang tinggi--telah menurunkan nilai dan volume perdagangan di seluruh dunia, dan berdampak pada investasi bisnis serta sektor manufaktur.

"Jika perselisihan dagang saat ini meningkat lebih lanjut, mereka bisa memberikan kejutan ke berbagai negara berkembang," tambahnya.

Kekhawatiran pada dampak perang dagang juga pernah diutarakan oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo dalam forum World Economic Forum di Hanoi, Vietnam bulan lalu.

Jokowi mengatakan perang dagang hanya akan menghambat pertumbuhan ekonomi global dan berpotensi mengancam standar kemakmuran miliaran penduduk di seluruh dunia.

Ia pun mengibaratkan perang dagang seperti perang yang tergambar dalam film fiksi besutan Marvel Studios, The Avengers. Para pahlawan dalam kelompok Avengers harus mengalahkan musuh besar bernama Thanos yang memiliki sifat serakah dan memiliki obsesi menaklukkan dunia.

"Thanos berkeyakinan bahwa untuk sukses, yang lain harus kalah. Dia mewakili persepsi keliru bahwa kebangkitan suatu kaum berarti kehancuran kaum lainnya," ujar Jokowi.

Dampak ketegangan yang menyulut hubungan dagang AS dan Tiongkok sudah dirasakan oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah. Ketahanan IHSG dan rupiah telah berkali-kali diuji menyambut hasil negosiasi dagang AS-Tiongkok yang tidak kunjung menghasilkan kesepakatan.

Di sela acara pertemuan tahunan IMF-World Bank, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak lepas dari pertanyaan para pewarta mengenai kondisi rupiah yang semakin tertekan hingga menyentuh level Rp15.200 per dolar.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, pelemahan rupiah memang tidak bisa dihindari. Ia pun tidak ragu menyebut kondisi saat ini belum mencapai puncaknya karena tekanan masih akan berlangsung hingga tahun depan.

"Karena merupakan bagian dari respons terhadap lingkungan global yang masih akan terus berjalan," kata Sri Mulyani di Nusa Dua, Bali.

Proyeksi tekanan terhadap rupiah, menurut Sri Mulyani, akan mencapai puncaknya ketika Gubernur bank sentral AS, Jerome Powel, kembali mengumumkan kenaikan suku bunga acuan Fed Rate sebanyak empat kali tahun depan.

Perang perdagangan yang berkembang antarnegara dengan ekonomi terbesar dunia dinilai dapat membebani kepercayaan bisnis. Guna membahas perang dagang global, para pembuat kebijakan bank-bank sentral di dunia melakukan pertemuan di Nusa Dua.

Empat gubernur bank sentral negara besar dijadwalkan akan hadir dan bertemu dalam G-30 International Banking Seminar pada Minggu (14/10) untuk saling berkomunikasi mengenai kebijakan moneter.

Para gubernur tersebut antara lain; Chairman The Federal Reserve System, Jerome Powell; President European Central Bank, Mario Draghi; Governor People Bank of China, Yi Gang; serta Governor Bank of Japan, Haruhiko Kuroda.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan Indonesia berencana untuk memanfaatkan pertemuan antara menteri keuangan global dan kepala bank sentral untuk mendorong kejelasan lebih lanjut tentang arah kebijakan suku bunga di negara maju.

Menurutnya, pasar keuangan Indonesia dan beberapa negara berkembang lainnya tertekan akibat investor asing yang memangkas portofolio investasinya di Indonesia dan mengalihkannya ke negara-negara maju--khususnya AS--akibat kebijakan suku bunga yang lebih menarik.

"Kami akan menyuarakan kepentingan Indonesia dalam konteksnya sehingga pemulihan ekonomi global dapat lebih seimbang, bisa ada kejelasan lebih pada jalur kenaikan suku bunga di negara maju dan resolusi untuk meningkatkan ketegangan dalam perdagangan global," kata Perry dalam konferensi pers di Nusa Dua, Senin (8/10).

Ia menyerukan agar para bank sentral lebih banyak koordinasi soal kebijakan dan harmonisasi antar negara sehingga pasar negara berkembang dapat memimpin pertumbuhan global bersama di tengah pemulihan perekonomian AS.
Diskusi ekonomi dunia yang muram dibayangi perang dagang


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-perang-dagang

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Diskusi ekonomi dunia yang muram dibayangi perang dagang Luhut pastikan tak ada yang berlebihan di Bali

- Diskusi ekonomi dunia yang muram dibayangi perang dagang Ada mobil pelat merah dan kedutaan terekam e-Tilang

- Diskusi ekonomi dunia yang muram dibayangi perang dagang Lokasi likuifaksi akan dijadikan monumen bencana

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di