alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tim Para Swimming Putra Gagal Tanding, Penyebabnya Bikin Geleng-geleng
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbc152ddc06bdb0038b456c/tim-para-swimming-putra-gagal-tanding-penyebabnya-bikin-geleng-geleng

Tim Para Swimming Putra Gagal Tanding, Penyebabnya Bikin Geleng-geleng

Tim Para Swimming Putra Gagal Tanding, Penyebabnya Bikin Geleng-geleng
VIVA – Insiden tak mengenakkan terjadi di ajang Para Swimming Asian Para Games 2018. Tim estafet putra 4x100 meter, yang diperkuat Jendi Panggabean, gagal bertanding.

Penyebabnya cukup konyol. Tim pelatih terlambat mendaftarkan ulang tim estafet Indonesia.

Kisah bermula kala tim pelatih harus mendaftarkan ulang dua perenang yang harus berlaga di nomor individu. Ada masalah yang melanda dua perenang itu.

Saat bersamaan, Jendi dan kawan-kawan juga harus diurus administrasinya.

"Kami fokus di nomor perorangan yang namanya tertinggal. Daftarnya tak masuk ke sekretariat. Jadi, tim estafet tertinggal," kata pelatih tim putra para swimming Indonesia, Handoko Purnomo, kepada wartawan, Senin 8 Oktober 2018.

Handoko menuturkan, semua pelatih fokus pada masalah di nomor individu. Sebab, pertandingan akan dimulai.

Terlebih, ada sebuah regulasi yang cukup membingungkan tim pelatih. Regulasi itu menyebutkan perenang harus mendaftar ulang satu jam sebelum event dimulai.

"Ada aturan menyebutkan daftar ulang satu jam sebelum kejuaraan. Ini yang sedikit rancu, kejuaraan atau pertandingan. Ternyata satu jam sebelum kejuaraan yang dimaksud adalah event. Kami minta maaf, ini kesalahan tim Indonesia. Urusan yang sama pentingnya," terang Handoko. (one)

https://www.viva.co.id/sport/gelangg...-geleng-geleng

Kemarin ada pelatih blind judo yg ga baca aturan. Sekarang pelatih renang telat daftar ulang emoticon-Cape d... (S)
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
apa bedanya kalo di text bhs inggris pasti pake kata event bisa mengacu pada pertandingan atau kejuaraan, alasan y g logis ini
Kurang banyak official nya kah sehingga sampai pelatih sendirian yg mengurus administrasi nya?
Kalau banyak ntar dibilang pemborosan?
Et dah
bisa jadi bahan mentah buat di goreng gak ya kalo yg ini emoticon-Leh Uga
Quote:
Balasan post MetaLetemoN
Quote:


di fb, wa dan medsos lain pasti di goreng dengan bumbu "revolusi mental".
hmmmm....
mungkin official kurang pengalaman
looh kok??
Balasan post apapun.itu
Quote:


padahal jumlah peserta indonesia lumayan banyak emoticon-Peace

Quote:


napa kagak tanya maksud nya apa emoticon-Malu
Quote:


Jangan dikasih ide gan, ntar dibikin lagi emoticon-Malu (S)
Balasan post masmomon
Quote:


bisa jadi mbah ...

sebelum pertandingan biasa nya ada techical meeting
mungkin official dan coaches nya sama sama disabilitas.case closed.
tetap semangat yaaa
karepe piye jal?

emoticon-Nohope
kalah sebelum bertanding emoticon-Berduka (S)
Pas techmeet si bapak ngapain aja?
emoticon-Cape d... (S)
Balasan post Aa JaMbRoNg
Quote:


menyakitkan kalah yg kayak gitu gan. bikin down pasti. emoticon-Ngacir Tubrukan
kalo yg masalah jilbab

memang altetnya aja batu


setau gw ada deh hijab khusus altet, yg pakeny kyk kaos, tinggal pasang aja


kalo yg ini official admin ama coach disabilitas juga kah?
Kok dr liat berita2 kmrin perhatian utk temen2 atlet paralimpik sperti kurang sekali.. Seakan hanya event tambahan..

Kasian.. Mereka ttep atlet, mereka menjadi hidup ya karna kecintaan akan olahraga.. Bbrapa atlet paralimpik kan atlet yang dlu aktif, akan tetapi mndpat musibah.. Masih ingin berkontribusi, Jiwanya masih hidup..tapi kenyataan seakan msih tdk d anggap bgini..
wahai kaum laknat silahkan goreng kasus ini untuk menghina presiden emoticon-Big Grin
rezim macam apa ini?? atlet kita dipersulit di negara sendiri emoticon-Mad (S)

sudah saatnya ganti presiden emoticon-Mad (S)


uda kayak sebelah belom ?? emoticon-Big Grin emoticon-Embarrassment
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di