alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
7 Fakta Kematian Perempuan di Batam Akibat Prilaku Seks Sedomasokis
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbc132a96bde6cf7e8b4569/7-fakta-kematian-perempuan-di-batam-akibat-prilaku-seks-sedomasokis

7 Fakta Kematian Perempuan di Batam Akibat Prilaku Seks Sedomasokis

7 Fakta Kematian Perempuan di Batam Akibat Prilaku Seks Sedomasokis
Tersangka AW tertunduk selama berlangsungnya ekspose kasus pembunuhan yang dilakukannya terhadap istrinya. (Foto: Johannes Saragih/batamnews)


Batam - Kisah pasutri di Batam yang berakhir tragis usai melakukan seks dengan orientasi sedomasokis membuat geger. Sang istri tewas. Mereka juga mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Kendati demikian, ada juga ditemukan dugaan penganiayaan yang dilakukan sang suami.


Sedomasokis masuk dalam klasifikasi gangguan jiwa berdasarkan DSM 4 (klasifikasi penyakit jiwa dunia). Dalam istilah medis, penyakit ini disebut sebagai Sexual masochism disorder (SMD) dimana ada peningkatan hasrat seksual apabila pasien ini mengalami rangsangan nyeri.

Di bawah pengaruh sabu, pasutri ini kemudian melakukan seks tak wajar. Mereka membarenginya dengan kekerasan. Seperti sensasi tersendiri yang mereka rasakan, saat memukul, mencambuk dan sebagainya.

Hingga sang istri keceplosan nama pria lain saat menikmati hubungan itu. Sang suami yang kesal akhirnya memukul istrinya dengan emosi. Hingga beberapa kekerasan lainnya terjadi, sang istri akhirnya menemui ajal.

Berikut 7 fakta mencengangkan dengan prilaku Sedomasokis yang mereka lakukan:

1. Di bawah pengaruh sabu


Wanita bernama SE tewas karena orientasi seksnya menjadi di luar batas usai mengkonsumsi sabu-sabu.
Hubungan intim itu sendiri dilakukan SP dengan AW di tempat tinggal mereka, Ruko Aladin, Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/10/2018) lalu.


AW dan istrinya memiliki kecenderungan perilaku seks yang berbeda. Mereka berdua kerap menggunakan obat-obatan dan narkoba jenis sabu untuk menambah stamina saat 'bertempur'.

"Ada narkotika jenis sabu kurang dari satu gram yang diduga sisa dari yang mereka pakai," ucapnya.
 
2.  Biasa sewa PSK atau Gigolo

AW mengklaim sang istri kerap kali meminta dirinya mencari perempuan lain untuk berhubungan intim secara berbarengan.

”Pernah minta cewek juga. Kami bahkan pernah berhubungan bertiga dengan perempuan lain di atas ranjang. Itu semua atas permintaan SE. Kalau saya menolak, dia suka mengancam minggat,” ujarnya.

Tak hanya itu, karena rasa cintanya kepada SE, AW juga mengakui berkali-kali mencarikan lelaki muda untuk bersama-sama seranjang dengan SE. “Dia minta jajan, pernah minta dicarikan brondong. Saya pesankan, bayar Rp 700 ribu,” tukasnya.

3. Lakukan hubungan intim dengan cara tak wajar


Sebelum mempraktikkan hubungan sadomasokis, AW mengakui ia dan mendiang istri sempat mengisap narkoba jenis sabu.

“Saya tidak menganiayanya. Dia meninggal karena fantasi seksnya sendiri. Saya memenuhi semua permintaannya, karena saya sayang kepadanya. Saya sudah minta berenti karena sakit saat berhubungan, tapi dia selalu minta terus, ketagihan,” jelasnya.

Ia menuturkan, sudah lebih dari sekali meminta SE menyetop kebiasaan buruknya tersebut. Namun, sang istri mengancam kabur dari rumah setiap AW memintanya tak lagi mempraktikkan sadomasokis.
 
4.  Polisi belum percaya pengakuan suami

Sementara itu, AW mengakui dirinya menganiaya sang istri. Hal itu dilakukan karena dibakar rasa cemburu. "Saya menyesal," ujarnya sambil tertunduk.

Meski menyesal, AW tetap harus menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan juncto pasal 338 tentang pembunuhan.

Namun, saat diperiksa polisi, sang suami membeberkan orientasi seksual istrinya seperti itu.“Korban sendiri tewas dengan sejumlah luka lebam di sekujur tubuh.”

Namun, AW kepada polisi membantah dirinyalah yang memunyai kecenderungan masokis dan memaksa istrinya berhubungan seks beramai-ramai.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Ajun Komisaris Andri Kurniawan mengatakan, belum mempercayai pengakuan AW. “Korban akan diotopsi, kami masih menunggu persetujuan pihak keluarga,” tuturnya.
 

5.  Tewas dengan luka lebam


SP tewas mengenaskan dengan luka lebam di sekujur tubuh, diduga karena melakukan hubungan intim disertai kekerasan alias sadomasokisme dengan suaminya, AW.

“Saat berhubungan intim, dia kesakitan. Saya membawanya ke rumah sakit di Nagoya, dan dia meninggal di sana,” kata AW seperti diberitakan Suara.com, Minggu (7/10/2018).

Dari hasil otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara, dokter forensik menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh perempuan tersebut. "Penganiayannya dilakukan dengan tangan. Itu hasil otopsi yang kami terima," kata Hengki.
 
6.  Keceplosan nama pria lain

Kepolisian menetapkan AW, warga Ruko Aladin, Batam Centre sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan berujung maut terhadap SE, istrinya.

Dalam pengakuan kepada penyidik, AW mengaku cemburu saat istrinya mengucapkan nama pria lain saat mereka sedang berhubungan intim.

"Karena pengaruh sabu itu ditambah korban menyebutkan nama pria lain. Tersangka lepas kendali hingga menganiaya korban," katanya.

Selain menetapkan AW sebagai tersangka, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti di kamar kos mereka di antaranya satu helai baju dan celana milik AW, satu helai celana dalam SE, dua unit ponsel, CDR CCTv, satu unit mobil Avanza.
 
7.  Rekam dengan video

SE mengungkapkan terdapat barang bukti untuk menguatkan fakta dirinya tak membunuh SE. ”Saya ada puluhan video berisi rekaman kami seranjang. Ada video yang dia minta diikat di ranjang hotel. Ada semua. Kalau kami sudah isap sabu, di ranjang seperti kesetanan, menjambak, menampar, seperti itulah,” tuturnya

Selengkapnya: 7 Fakta Kematian Perempuan di Batam Akibat Prilaku Seks Sedomasokis

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Mulus, atau lapor hansip nih : army
SE mengungkapkan terdapat barang bukti untuk menguatkan fakta dirinya tak membunuh SE. ”Saya ada puluhan video berisi rekaman kami seranjang. Ada video yang dia minta diikat di ranjang hotel. Ada semua. Kalau kami sudah isap sabu, di ranjang seperti kesetanan, menjambak, menampar, seperti itulah,” tuturnya

semoga pak pol merelekan untuk disebar sebagai bahan edukasi kalo bdsm tidak baik emoticon-Betty
yg biasa aja napa

niat cari enak malah bablas...

emoticon-Nohope
ati2 pideo rekamannya bisa bochor2 tuh
coba pidio nya di share, biar kita bisa liat, salah ga si suami emoticon-Big Grin
Balasan post boyzok
Quote:


Benefit jadi plokis, punya bacolan semua genre emoticon-Big Grin
mengerikan..
lebih mengerikan lagi kalo pelaku BDM adalah gay..
emoticon-Takut
emoticon-cystg

Mohon bimbingan om Roy soekro... valid ga videonya
waduh, bdsm ya mainannya ngeri emoticon-Malu (S)
Balasan post Jalan Cinta
Quote:




wkwkwkwkwkwkw


emoticon-Ngakak


paling videonya amatir gan wkwwkwkwk

Balasan post Jalan Cinta
Quote:

Liat bokep yg pemeran nya sudah tewas...... skip dah ane

emoticon-Big Grin

sungguh sangat miris ya gan
Quote:


link jav banyak, mungkin ada yg mati tapi kok bisa nikmati. terus :ngakaj
Balasan post boyzok
Quote:


At least pemeran nya msh hidup atau dah wasalam..... kan gak tau, msh asumsi

Nah kalo ini kan jelas2 mati.... tewas
gip atau tetangganya si gip tuh?


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di