alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pilpres Belum Dimulai, tapi Rasanya Sudah Selesai
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbb88d796bde649468b4567/pilpres-belum-dimulai-tapi-rasanya-sudah-selesai

Pilpres Belum Dimulai, tapi Rasanya Sudah Selesai

Pilpres Belum Dimulai, tapi Rasanya Sudah Selesai


MOJOK.CO – Wajar jika banyak pengamat politik yang merasa bisa meramal hasil pilpres dengan ramalan yang mudah dan terang.

Perhelatan pilpres masih sekira 7 bulan lagi. Masih lama, tapi denyut politik rasanya sudah bisa tertebak. Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin rasanya bakal menang mudah melawan Prabowo-Sandi.

Tentu tulisan ini bukan asal. Mari kita tengok beberapa hal yang menurut saya bisa mengindikasikan simpulan di atas.

Ditilik dari sisi internal kubu Prabowo-Sandi, dukungan partai belum terlihat padu dan utuh. Demokrat sepertinya masih lebih fokus meraih suara pileg sebanyak mungkin dan kecil kemungkinan all out mendukung Prabowo-Sandi. Sebetulnya hal ini sudah bisa diterka jauh hari, ketika ternyata Prabowo lebih memilih Sandi dibanding AHY. Dukungan separuh hati ini adalah konsekuensi logis dari tidak terpilihnya AHY.

Masih dari sisi internal, dukungan PKS pun belum bisa utuh. Sebabnya juga jelas: partai ini berkeinginan agar cawagub DKI pengganti Sandi mestinya berasal dari partai mereka. Namun, Gerindra tampaknya tak ingin juga kehilangan kursi itu. Memang, kejadian ini agak aneh. PKS selama ini terlihat sudah sering mengalah dengan Gerindra. Pada Pilgub Jawa Barat, misalnya. Atau, saat mereka rela Sandi ditunjuk sebagai capres Prabowo. Wajar jika untuk kursi cawagub DKI mereka ngotot meminta bagian.

Berbeda dengan kubu Prabowo-Sandi, kubu Jokowi-Ma’ruf terlihat lebih adem ayem, sedangkan berbagai manuver politik kubu ini nisbi lancar. Hal itu tampak pada dukungan yang dilakukan oleh Yenny Wahid, yang mewakili keluarga Gus Dur sekaligus salah satu kelompok besar di NU. Dengan dukungan Yenny, dukungan kaum Nahdliyin sepertinya membulat ke kubu Jokowi. Dari sisi parpol, ada PKB dan PPP. Dari sisi ketokohan, ada Ma’ruf Amin yang dipilih sebagai cawapres. Dan, dukungan dari kubu Gus Dur direpresentasikan oleh dukungan Yenny.

Sementara itu, persoalan ekonomi yang dianggap bisa menggerus elektabilitas Jokowi sejauh ini bisa diatasi oleh tim ekonomi Jokowi. Laju inflasi dikendalikan dengan baik, nilai tukar rupiah terhadap dolar juga bisa dikontrol. Perekonomian tetap berjalan. Dalam hal ini, banyak pihak pantas merasa takjub atas kinerja tim ekonomi pemerintahan Jokowi.

Dalam rumus umum pertarungan politik yang melibatkan inkamben, rasa puas masyarakat terhadap kinerja inkamben menjadi faktor penting. Pun, tim ekonomi Jokowi membuktikan diri bahwa di berbagai ancaman pelemahan ekonomi, mereka selalu punya cara untuk menyelesaikannya. Setidaknya, segalanya bisa dikelola dengan baik. Ancaman masih ada, tapi rasa percaya diri pelaku pasar tidak tergerus. Itu hal yang sangat penting.

Saya kira, hal seperti ini juga sudah bisa dirasakan oleh Prabowo. Dia punya pengalaman politik yang panjang, mengikuti banyak pertarungan politik sehingga naluri politiknya pasti tajam. Sikap optimistiknya saya kira bukan semata karena persoalan pilpres. Gerindra punya potensi besar untuk menjadi pemenang nomor dua setelah PDIP, bahkan bisa saja mengalahkan PDIP. Setidaknya, Prabowo telah mewariskan sebuah partai yang merangkak dari bawah—partai yang tumbuh membesar lewat kerja keras. Saya kira, hanya orang-orang tertentu yang punya kapasitas mendirikan dan membangun partai menjadi besar. SBY dan Prabowo, keduanya menunjukkan kapasitas sebagai organisator ulung. Banyak orang bisa menjadi jendral, banyak orang bisa menjadi politikus. Namun, hanya sangat sedikit orang yang punya kemampuan mendirikan dan membangun partai politik untuk tumbuh membesar.

Dari beberapa poin sederhana tapi penting yang saya paparkan di atas, wajar jika banyak pengamat politik yang merasa bisa meramal hasil pilpres dengan ramalan yang mudah dan terang.

Dengan begitu, beban politik Jokowi tidak terlalu berat. Hal ini juga baik karena energi Jokowi masih bisa dibagi untuk tetap memikirkan jalannya pemerintahan serta mengontrol dan memaksimalkan janji-janji politiknya. Dengan begitu, roda pemerintahan tetap berjalan baik.

Harapan banyak orang, sih, sama—termasuk saya. Jokowi mulai bisa memikirkan dan menyusun ulang kabinet yang kelak akan diajak serta bekerja. Kemenangan yang nisbi mudah membuat Jokowi mestinya bisa lebih punya kekuatan untuk memilih menteri yang benar-benar tepat dan mampu bekerja. Bukan semata memilih menteri karena faktor parpol belaka.

Coba rasakan, benar-benar rasakan, pilpres seperti sudah selesai, bukan?
bubar, udah kelar!
============
Bubar.
Udah selesai.
Daripada buang-buang duit, mending gak usah diterusin.
Capres sebelah juga gak layak lah buat jadi pemimpin.

Ditunggu komennya :
Sumber abal-abal.
Dasar cebong.
Coli duluan.
Sebar hoax.
De el el
De el el

emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 2
Ape lu! emoticon-Mad
tetap rendah hati om.
takabur tuh ga baik.
emoticon-Malu
Balasan Post BMAGLY
Quote:


Itu bukan takabur.
Itu teguran penyadar bagi kelompok keblinger.
Quote:



apaan ...... emoticon-Mad
ekonomi msh susah begini emoticon-Mad

tempe sekarang setipis kartu ATM
harga chicken rice msh mahalan di kita dari pada di s'pore




emoticon-linux2














kasih semangat buat nasbung
Jadi inget yang koar2 ahok satu putaran... Dan pasangan anus diprediksi posisi paling buncit...

Ehhhhhh.... Yang menang sape sih pilkada dki? Lupa gw... Hahahahahha...

Itu fakta sejarah tak terbantahkan... Gak ada satupun yang nyangka anus bisa menang... Kalopun bisa menang lawan ahok... prediksinya kan si anaknya beye... Anis mah... Recehhhh...
Sumur jelas gak neh
Cem kompasiana emoticon-Amazed
2019 bubar genk siberat
Quote:


Betul gan....

Gak ada yg nyangka isu Sara msh laku dijaman skrg ini emoticon-Cape d...
Balasan Post silentground
Quote:


Gak ada yang nyangka? emoticon-Big Grin
Gw udah nyangka koq setelah isu Al-Maidah masif digeber.

Pilkada kecelakaan sejarah tepatnya.
Quote:


yang pake ngancem jenazah itu ya gan ?
itu salah satu fakta kelam bangsa kita gan....
emoticon-Sorry
Quote:


goblok itu dari 3 kontestan di putaran pertama yang menang tetep ahok, menang pake sara kok bangga cuihh
Kubu sebelah Edi Tansil , begitu dapet bacol dari ratna langsung pada coil, alhasil ejakulasi dini tanpa hasil emoticon-Ngakak
Balasan Post silentground
Quote:


Karena isu mayat di putaran 2, kan?

Klo gada isu mayat bakal dizolimi emang anis bakalan menang?

Liat faktanya aja:
1. Isu mayat dan sara ga bakal ampuh, ada maruf amin di kubu kowi
2. Fpi ga punya taring. Brizik di Arab dicekal
3. Bikin hoax dah ga bakalan didenger karena kasus RS, including cuap2 hoax kader gerindrong
4. PKS ga dukung penuh. Kader daerahnya banyak yg bubaran masal
5. Amien ma Hanum Rais klo ga dipenjara jg dah mati langkah, ngomong apapun percuma.
6. Apa lagi?

Yg nyisa tinggal perkumpulan emak2nya Sandi emoticon-Leh Uga
Quote:


emak emak militan emoticon-Malu
Balasan Post wiandra001
Hahahahhaa jadi lo percaya ahok kalah karena orang 2 pada takut gak disolatin? Hahahahaha... Makanyeee jadi orang bertetangga... Lo tanya noh kiri kanan kenape gak mau milih ahok? Biarpun udah di sogok sembako tapi tetep gak dipilih hahaahahhahahahahahahahhahha

emoticon-Leh Uga
Balasan Post silentground
Quote:


Yakin? emoticon-Big Grin

Sampai detik pilkada digelar di kotak TPS, spanduk2 ngancam gak dishalatin masih nangkring di masjid2 dan mushala-mushala.
Dan provokasi menyebar sampai ke lingkungan RT.

Tolol lu ah. emoticon-Big Grin

Gak pernah ada pilkada dimanapun dan kapanpun di Republik ini yang rakyat luar wilayah ikut campur kecuali pilkada DKI kemarin itu.

Lu jereng??????
Quote:


emak-emak berharap sandi jadi besan atau anak mantu
Balasan Post silentground
Quote:


awalnya memang bisa menang satu putaran gan. cuman si ahok blunder kena kasus sara.
sama nggak yah kayak yang ini? blunder kena kasus hoax emoticon-Leh Uga
Sbnrnya masalah ekonomi ini banyak hal yg bisa dipakai buat nyerang petahana.. cm apa daya kubu oposisi terlalu goblok, jurusnya cuma dollar dan tempe setipis atm emoticon-Cape d...
Ya kurang tahu nanti..ada takdir juga,,,masih enam bulan..tidak tahu apa yang akan terjadi,,kalau kejadian Sarumpaet ini sebulan sblm pilpres jelas wassalam.. Sarumpaet ini mencemarkan hebat tanah kelahirannya...
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di