alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
5 Ribu TNI Siaga Amankan Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbb522c12e257d6238b4568/5-ribu-tni-siaga-amankan-pertemuan-imf-bank--dunia-di-bali

5 Ribu TNI Siaga Amankan Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali

5 Ribu TNI Siaga Amankan Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali

04 Okt 2018, 08:23 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia akan digelar pada tanggal 8 hingga 14 Oktober 2018 di kawasan Nusa Dua, Bali. Pangdam Sembilan Udayana Mayjen TNI Benny Susianto melakukan pengarahan kepada jajarannya yang terlibat dalam pengamanan.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (4/10/2018), pengarahan dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel termasuk kesiapan sistem alutsista yang dimiliki TNI.


Jumlah personel TNI yang akan dilibatkan dalam pengamanan sebanyak 5.000 yang dibagi dalam sejumlah tim. Ribuan personel TNI ini akan ditempatkan di titik-titik yang menjadi lokasi pertemuan maupun penginapan para delegasi dari berbagai negara.

"Konsep kita berorientasi kepada dimana tempat kegiatan dilaksanakan, termasuk lokasi tamu delegasi bermalam," kata Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Benny Susianto.

Selain mengantisipasi gangguan keamanan, TNI juga telah melakukan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam. 
[url=https://www.liputan6.com/news/read/3658884/5-ribu-tni-siaga-amankan-pertemuan-imf-bank-dunia-di-bali terjad][font=Arial]https://www.liputan6.com/news/read/3658884/5-ribu-tni-siaga-amankan-pertemuan-imf-bank-dunia-di-bali[/font][font=Arial] terjad[/font][/url]

Foto: IMF-Bank Dunia di Bali Diikuti 189 Negara, Begini Pengamanannya
October 8, 2018, 1:00 am

5 Ribu TNI Siaga Amankan Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali
Anggota Brimob bersiaga dengan senjata dan peralatan dalam Gelar Pasukan Operasi Puri Agung VI 2018 untuk pengamanan pertemuan IMF-Bank Dunia di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Kamis (4/10/2018). Polri menerjunkan ribuan personel dan mulai memperketat pengamanan di berbagai kawasan di Bali menjelang berlangsungnya sidang tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua. (Foto: Antara/Nyoman Budhiana)

Denpasar, (8/10/2018) - Indonesia setelah menjadi tuan rumah Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, kini menjadi tuan rumah acara terbesar di dunia dilihat dari jumlah negara yang turut serta di dalamnya. 

Yaitu tuan rumah pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Nusa Dua berlangsung 8-14 Oktober 2018, pesertanya sampai Minggu (7/10) tembus 34 ribu orang dari 189 negara, 23 kepala negara hadir di acara ini.


Kasum TNI Laksamana Madya Didit Herdiawan Ashaf menegaskan, pengamanan lokasi acara pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF/WB) oleh anggota TNI/Polri tidak seperti mau perang.


"Namun dalam persiapan pengamanan nanti tetap mengutamakan pemeriksaan secara ketat terhadap seseorang yang masuk ke lokasi BNDCC, Nusa Dua, sehingga anggota TNI/Polri bisa mengambil tindakan cepat jika ada hal mencurigakan," katanya usai memimpin apel di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Minggu pagi (7/10) dilansir Antara.


Ia menegaskan, kunci sukses pelaksanaan acara IMF/WB ini harus tetap membangun jaringan komunikasi antarjajaran pengamanan, sinergi dan soliditas dalam memantau hal-hal yang mencurigakan saat pelaksanaan kegiatan.


"Saya mengingatkan anggota agar merespons secara cepat apabila ada permasalahan di lapangan dan tetap mengutamakan koordinasi," ujarnya.


Ia meyakini, koordinasi sebelum dilakukan pengamanan acara IMF/WB sudah berjalan dengan baik dan tinggal menunggu pelaksanaan acara yang bersinergi dengan jajaran kepolisian.


"Sinergi TNI/Polri sebagai kunci pengamanan dalam kegiatan ini sudah sangat baik yang memfokuskan dan mengutamakan pengamanan di sekitar lokasi acara," katanya.


"Sehingga, apa yang menjadi arahan Ketua Pelaksana Panitia Pusat IMF/WB, Luhut Binsar Panjaitan yang telah disampaikan kepada tim panitia nasional diharapkan dapat diaplikasikan," katanya.


Berdasarkan informasi, dalam pelaksanaannya nanti akan melibatkan kurang lebih 15.000 pasukan matra darat, laut dan udara beserta kendaraan taktis (rantis), puluhan helikopter, pesawat tempur, dan puluhan kapal perang yang diterjunkan TNI dalam pengamanan wilayah.


Dalam apel gelar pasukan pengamanan tamu VVIP IMF/WB itu, hadir pula Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R. Golose beserta ribuan anggota TNI/Polri. 

[font=Arial]

IMF-WB 2018 Harus Aman dan Sukses
Diposting : 8 October 2018 14:29

5 Ribu TNI Siaga Amankan Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali
PASUKAN -- Kasum TNI Laksdya TNI Dr Didit Herdiawan Ashaf, MPA., MBA., selaku Pangkogasgabpam memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Gabungan Pengamanan “Annual Meetings IMF-WB 2018” di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, Minggu (7/10), dihadiri Gubernur Bali dan para perwira tinggi TNI-Polri (insert).

BALI TRIBUNE - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr Didit Herdiawan Ashaf, MPA., MBA., selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Pengamanan (Pangkogasgabpam) memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Gabungan Pengamanan Annual Meetings IMF-WB 2018 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, Minggu (7/10).
  
Di hadapan ribuan prajurit TNI dan personel Polri yang tergabung dalam Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi Penanganan Bencana, perwira tinggi (Pati) TNI AL bintang tiga itu menegaskan Annual Meetings IMF-WB 2018 ini harus aman, nyaman, lancar, dan sukses. Hal ini disampaikan dua kali, agar menjadi perhatian bagi seluruh petugas keamanan yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
 
“Sehingga untuk mewujudkannya, perlu adanya koordinasi dan keterpaduan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, Polri maupun panitia pelaksana kegiatan tersebut. Untuk itu, perlu adanya kesiapsiagaan dan tumbuhkan rasa aman, nyaman, terkendali, tertib, lancar, tanpa meninggalkan adat dan istiadat daerah Bali,” ujar Kasum TNI.
 
Sinergisitas TNI-Polri sangat diperlukan, selain untuk memberikan rasa aman kepada setiap peserta juga senantiasa dituntut harus lebih waspada dalam pelaksanaan deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan, agar kegiatan ini dapat berjalan aman, lancar, dan sukses.  
 
Menurutnya, kegiatan yang digelar di Nusa Dua ini merupakan pertemuan terbesar di dunia dalam rangka peningkatan ekonomi dan keuangan yang diikuti oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan serta sektor-sektor privat, akademisi, non-governmental organization (NGO), dan media dari 189 negara yang diperkirakan jumlah pesertanya mencapai 34 ribuan orang yang mengikuti perhelatan akbar ini.
 
Hal ini menujukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event berskala besar ini, sehingga kini Indonesia menjadi salah satu negara yang dipercaya oleh dunia internasional. Sekaligus melalui event ini dapat memberikan manfaat besar bagi Indonesia dalam bidang kesejahteraan, baik jangka pendek, menengah maupun panjang, khususnya bagi masyarakat Bali.
 
Pangkogasgab juga memberikan penekanan agar seluruh petugas keamanan tersebut senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan etika, moral, semangat, dan motivasi dalam melaksanakanan tugas.
 
“Laksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab, juga laksanakan kontijensi sesuai prosedur, dan jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga dalam menyongsong tugas ke depan. Pelihara disiplin, soliditas, solidaritas, dan  tetap santun dalam melaksanakan tugas, serta jadilah tuan rumah yang baik,” perintah Pangkogasgab.
 
Dari segi pengamanan, Kogasgab membawahi 12 Satgas, yaitu Satgas Pam VVIP, Satgas Intel, Satgas Pamwil 1 Bali, Satgas Pamwil 2 Jatim, Satgas Medis, Satgas Penerangan, Satgas Evakuasi, Satgas Komlek, Satgas Laut, Satgas Passus, Satgas Hanudnas, dan Satgas Udara. Serta memiliki 17 Sub Satgas (Bandara, Pelabuhan, Walakir, Instalasi, Guspurla, Guskamla, Pesud, Pangkalan, Pemda, Medis, Intel, Cadangan, Banmin, Hotel, Radar, dan Arhanud).
 
Selain menyiagakan ribuan prajurit TNI dan personel Polri, untuk mengamankan kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini juga digelar sejumlah alutsista milik TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), Angkatan Udara (AU), dan Polri.
http://balitribune.co.id/content/imf...man-dan-sukses

-----------------------------

BALI sebenarnya sekarang lagi sepi. Panitia penyelenggara sidang tahuna IMF tentu sudah berhitu akan hal itu. Bayangin bila hajatannya pas Desember-Januari yaitu musim penuh  (peak seassion) dan musim hijan dan banjir!

emoticon-Takut
Diubah oleh annisaputrie
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Quote:
Diubah oleh 54m5u4d183
Banjir? emangnya jakarta tiap musim hujan banjir, daerah vital yg dipakai untuk gelaran IMF bebas banjir keleus
lumayan kan pemasukan buat warga sana.. personil gitu pasti butuh makan segala macam..
gede duit yang berputar selama acara berlangsung..


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di