alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Polisi tangkap penyebar hoaks dan penjarah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbb383dded77088728b457a/polisi-tangkap-penyebar-hoaks-dan-penjarah

Polisi tangkap penyebar hoaks dan penjarah

Polisi tangkap penyebar hoaks dan penjarah
Personel TNI dan Polri berjaga di depan sebuah pusat perbelaanjan di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018). Pusat perbelanjaan, bank dan pertokoan di Palu mendapatkan penjagaan untuk mengantisipasi penjarahan oleh warga pascagempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala.
Sepekan lebih gempa yang memicu tsunami mengguncang Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah terus diwarnai tersebarnya kabar bohong atau hoaks dan penjarahan. Polisi pun menangkap penyebar hoaks dan ratusan orang yang diduga melakukan penjarahan.

Hingga Senin (8/10/2018), polisi menangkap 12 orang di berbagai daerah di Indonesia karena menyebarkan hoaks mengenai bencana di Sulawesi Tengah.

"Ada 14 akun media sosial yang kami selidiki dan 12 pemilik di antaranya telah kami tangkap dan diproses hukum," kata Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Karo Humas Mabes Polri di Mapolres Palu, dikutip Kompas.com, Senin (8/10/2018).

Polisi menangkap penyebar hoaks di sejumlah daerah seperti Batam, Sidoardjo, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kata Dedy, pelaku termotivasi membuat gaduh warga dunia maya dan lainnya hanya karena iseng.

Pada Rabu (4/10/2018), polisi menangkap tersangka berinisial RS di Bekasi, Jawa Barat karena telah memposting tulisan penerbangan gratis pesawat HERCULES/C295 Makassar-Palu dan sebaliknya sehari lima penerbangan.

Polisi juga menangkap EAS di Barito Kuala, Kalimantan Selatan pada Kamis (5/10/2018), karena memposting hoaks Gunung Soputan Sulut meletus padahal diketahui video gunung erupsi di Guatemala.

Selanjutnya, pada hari yang sama, polisi menangkap RYH di Surabaya. RYH diamankan karena memposting hoaks perkiraan BMKG mengenai gempa berkekuatan 8,9 skala richter yang akan terjadi di Pulau Jawa dan sangat mungkin terjadi di Jakarta.

"Patut menduga bahwa kabar demikian dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. Ancaman hukuman setinggi-tingginya dua tahun," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto melalui Detikcom.

Tak hanya menangkap penyebar kabar bohong, polisi pun melakukan penangkapan terhadap pelaku penjarahan pasca-gempa dan tsunami.

Polisi penangkap 101 pelaku penjarahan pasca-gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sulawesi Tengah, Senin, (8/10/2018). Tiga pelaku di antaranya terpaksa ditembak karena melawan saat akan ditangkap.

Para pelaku bukan warga Palu dan sengaja datang secara berkelompok dan dipimpin oleh seorang oknum kepala desa. Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan pelaku memiliki jaringan yang dipimpin oleh kepala desa dari luar Kota Palu dalam menjalankan aksinya.

"Kami menangkap kelompok Tolitoli yang dipimpin oleh seorang oknum kepala desa yang sengaja datang ke Kota Palu untuk melakukan penjarahan," kata Dedi.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai, golok, truk pikap dan brankas. Kini, para pelaku diamankan di Mapolres Palu dan terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Polisi tangkap penyebar hoaks dan penjarah


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...s-dan-penjarah

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Polisi tangkap penyebar hoaks dan penjarah PUPR akan bangun hunian sementara di Balaroa dan Petobo

- Polisi tangkap penyebar hoaks dan penjarah Indonesia akan tambah ekspor ke Tiongkok lewat Jack Ma

- Polisi tangkap penyebar hoaks dan penjarah Pemerintah dan swasta sepakati pembiayaan proyek non-APBN

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di