alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DKI Diminta Ubah Zona Hijau hingga Perairan di 15 Kampung Jadi Zona Permukiman
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbae2d3dbd77020198b4578/dki-diminta-ubah-zona-hijau-hingga-perairan-di-15-kampung-jadi-zona-permukiman

DKI Diminta Ubah Zona Hijau hingga Perairan di 15 Kampung Jadi Zona Permukiman

DKI Diminta Ubah Zona Hijau hingga Perairan di 15 Kampung Jadi Zona Permukiman

Minggu, 7 Oktober 2018 | 23:58 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta Eni Rochayati mengatakan, pihaknya telah meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mengubah zonasi 15 kampung di Jakarta.

Beberapa di antaranya yakni Kampung Rawa Kebon Jeruk yang masuk zona hijau untuk kawasan terbuka hijau, Kampung Muara Angke yang masuk zona biru atau perairan, dan Kampung Marlina Penjaringan yang masuk zona ungu untuk area perdagangan.

JRMK Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah zona-zona itu menjadi zona kuning atau area permukiman.

"Kayak di sini, jalurnya hijau yang seharusnya tidak boleh untuk permukiman. Tapi kami mencoba bagaimana caranya Pak Anies punya satu kebijakan, ada perubahan warna zonasi," ujar Eni di Kampung Rawa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (7/10/2018).

Eni menyampaikan, JRMK Jakarta telah menyurati Pemprov DKI Jakarta untuk mengubah zonasi itu. Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada warga yang tinggal di kampung-kampung yang berada di bawah naungan JRMK itu.

"Soal status tanah, kepastian bermukim. Kan kebetulan kampung-kampung JMRK ini berada di zonasi-zonasi yang dianggap 'tidak aman', yang seharusnya kuning untuk permukiman," kata dia.

Menurut Eni, Pemprov DKI melalui Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) telah berkoordinasi dengan JRMK Jakarta. Pemprov DKI disebut akan mengupayakan perubahan zonasi itu.

"Sudah duduk bareng dengan Citata, ya, itu akan diupayakan, terbukti mereka (warga) sampai sekarang aman," ucap Eni.

Untuk mendukung permohonan perubahan zonasi, lanjut Eni, warga berusaha hidup tidak bertabrakan dengan kebijakan pemerintah. Tujuannya untuk membuktikan bahwa warga miskin di kampung-kampung Jakarta juga bisa hidup tertata.

"Yang tadinya misalnya membelakangi kali, kita coba menghadap ke kali, kita coba untuk tidak membuang sampah sembarangan," tuturnya.

JRMK Jakarta dan Pemprov DKI nantinya akan bekerja sama menata 15 kampung itu dengan mekanisme community action plan (CAP) yang perencanaannya juga melibatkan warga.


https://megapolitan.kompas.com/read/...pung-jadi-zona


Anies Tetap Janji tidak akan Menggusur


GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan warga untuk mampir ke Kampung Rawa, di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin. Di depan warga dan aktivis sosial, Anies kembali menyatakan janjinya tidak akan menggusur permukiman, termasuk di Kampung Rawa.

“Kami berpegang pada hati nurani dan moral. Saya tidak akan asal menggusur. Yang penting buat saya, warga mendapat tempat tinggal yang layak dan pendidikan yang baik,” tutur Anies.

Kunjungan gubernur itu dilakukan untuk memenuhi undangan warga yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota. Mereka merayakan satu tahun kepemimpinan Anies Baswedan di Ibu Kota.

Koordinator Jaringan Rakyat Miskin Kota, Eny Rochyati, mengakui banyak capaian yang telah diraih Gubernur Anies Baswedan setelah satu tahun bekerja, di antaranya Program Community Action Plan (CAP) di 15 kampung prioritas, pembangunan selter untuk korban penggusuruan Kampung Akuarium, dan Kampung Kunir, serta pemetaan bersama antara serikat becak Jakarta dan dinas perhubungan di 16 wilayah.

Namun, selama hampir satu tahun ini JRMK juga mencatat masih ada PR yang harus diselesaikan Anies bersama dengan masyarakat. “PR terbesar adalah perlu mengevaluasi pelaksaan CAP. Apakah program itu masih sesuai di bawah SKPD terkait,” tandas Eny.

Selain JRMK, pertemuan juga dihadiri warga dari kampung-kampung yang melaksanakan CAP, Serikat Becak Jakarta (Sebaja), dan Komunitas Pedagang Kecil Ancol (Kopeka). (Hym/MTVN/J-3)

http://m.mediaindonesia.com/read/det...akan-menggusur
Diubah oleh albetbengal
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tak ngguyu ngakak wae gan emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
tinggal lukis sudah berubah warna, kagak ribet
Quote:


ini maksudnya RTH minta d rubah jadi pemukiman ? emoticon-Belo
yg ada RTH aja kekurangan ini mo di minta pula untuk pemukiman emoticon-Amazed
menuju jakarta tanpa zona hijau
duit lageee emoticon-Ultah
demi bahagia warganya emoticon-Leh Uga
bukannya ngembalikin ke peruntukkannya
malah mau diubah nyesuain kemauan org
Klo d ganti beneran yah cukup tau emoticon-Traveller
Yang bikin aturan DPRD nyong... Lu kira gabener lu sekuat itu maen ubah.
kita tunggu tanggal maennya, ni umpan dagelan di sambut kagak sama gabener emoticon-Ngakak kalo di sambut ane kasih predikat kompor gas ntar ngoahahaha emoticon-Ngakak
sakit jiwa nih emak-emak
Tanah gratis di jkt kapan lagi????

Awas mafia tanah dibalik ini semua.

emoticon-Leh Uga


Mabok dah wan kadir...

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Saya tidak akan asal menggusur


Sediakan tempatnya dulu yg manusiari, baru dipindahkan
pemprov kok gak berani tertibkan bangunan liar yg gak jelas pemiliknya ya??
banyak loh lahan kosong yg skrg jd hutan belantara di tengah kota..yg ada papan nama milik si anu.. gak tau deh si anu nya yg tertulis di papan tsb masih hidup gak orangnya.. itu kalo di beresin bisa jadi tempat bermanfaat..
Daripada jd lahan kunti...
Diubah oleh noisscat


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di