alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Dua Cinta Satu Hati (Two Love One Heart)
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbac06bc1d770f7438b4569/dua-cinta-satu-hati-two-love-one-heart

Dua Cinta Satu Hati (Two Love One Heart)

Dua Cinta Satu Hati (Two Love One Heart)


Halo agan agan kali iki gua akan menulis cerita pengkhianatan anggota Interpol terhadap istrinya yang berjudul Dua Cinta Satu Hati sebenarnya gua terinspirasi lagu Calvin Jeremy yang berjudul sama. Tanpa basa basi meneh gua persembahkan tulisan kedua gua ke SFTH emoticon-Big Grin

Spoiler for OPENING:


Chapter 1

22 May 2019

Nama pria itu adalah Herman ‘Jasper’ Yuda Uwais dia telah menikah dengan pramugari yang bernama Belle Watson 3 tahun yang lalu, Dia adalah perwira Interpol Indonesia dalam unit penyamaran. Prestasinya segudang diantaranya menggagalkan penyelundupan narkoba.

Hari ini dia bersiap masuk kerja, Belle menyiapkan sarapan sambil bertanya “Sayang, kapan kau akan pulang?”

“Secepatnya” jawab Herman

Setelah menghabiskan sarapan Herman lalu mencium istrinya sambil berkata “Aku akan menangkap penjahat”
“Hati hatilah”

British Interpol HQ (Metropolitan Police (London))

09:00
Martin ‘Tod’ Taslim selaku rekan Herman mengajak berpesta untuk merayakan masuknya anggota tim Herman baru yang bernama Lisa Daddario nanti malam

“Hei Mas Herman nanti lu ada waktu nanti malam?” tanya Martin

“Maaf, gua harus pulang nanti malam, istri sudah nunggu”

“Ah elu” gerutu Martin

“Udah dong Tin, Mas Herman jangan diganggu, dia lagi mesra sama istri Inggrisnya” bela rekan Herman yang bernama Chelsea

14:00
Herman beserta timnya telah menangkap 20 pengedar narkoba, Martin yang melihat banyaknya pengedar narkoba lalu mengacungkan jempol ke atas sambil berkata “Nice work Herman”

20:00

“Teman teman berhubung Mas Herman tidak bisa datang karena ada perlu, kita akan ke resto Italia untuk menyambut teman kita yang baru” ujar Julie perwira unit anti narkoba bagian penindakan

“Bukankah Mas Herman hanya pulang untuk enthod istrinya?” tanya Ucok rekan Martin

“Kasar bener mulut lu!” gerutu Chelsea sambil menabok pundak Ucok

“Lhah bener kan”

“Mas Herman gampang tersinggung, jangan cari masalah dengannya”

“Tapi kan Mas Herman tidak marah kok kalau diledek dengan dirty joke huuu” ejek Ucok

“Sudahlah, Ucok benar, Mas Herman hanya tersinggung saat tidak diperhatikan dalam briefing perencanaan penangkapan bandar narkoba yang dipimpinnya” lerai Martin

TO BE CONTINUED

Spoiler for CAST:


Update (UNTOLD STORY (Herman))

UNTOLD STORY (HERMAN) Part 1

UNTOLD STORY (HERMAN) Part 2-End

UPDATE (UNTOLD STORY (Martin))

UNTOLD STORY (Martin)
Diubah oleh smersh64
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2

CHAPTER 2

24 May 2019

10:00

Herman sedang membriefing anak buahnya ketika Martin nyelonong masuk sambil membawa Lisa “Maaf mengganggu Mas Herman, ini anak buah kita kena macet di jalan”
“Ya sudah tapi tolong bilang sama Lisa pokoknya besok tidak ada toleransi” tegas Herman
“Ah e..”
“Hey Martin!, Mas Herman serius nih!” hardik Julie

26 May 2019

09:00
Herman memulai briefing tentang rencana penyergapan bandar narkoba “Kita akan melakukan operasi penggulungan bandar narkoba, markas mereka ada di gedung tua, ada pertanyaan”

“Pak, di lantai berapa mereka menyimpan narkoba?”

“Di Lobby, berdasarkan foto dari kamera kancing anak buah kita Lisa, kita tidak boleh sembrono dalam menangkap bandar itu”
12:00

Tim Herman berhasil menangkap bandar narkoba yang bernama Yulisman dan menyita 2 ton sabu dan heroin yang nilainya mencapai US$ 900.000. Martin pun mengomentari hasil tangkapan Herman pada Ucok “Luar biasa tangkapan Mas Herman, 2 ton sabu dan heroin Cok!”

“Tak heran doi bisa dapet bini cakep Tod”

“Hiyaa Cok”

CHAPTER 3

1 June 2019

20:00

Herman sedang membaca tugas yang akan dijalankannya yaitu mengawal Lisa yang menyamar jadi pengguna narkoba.

“Bagaimana Mas Herman?” tanya Martin
“Gua akan mundur dari tugas ini” jawab Herman

“Ayolah Mas Herman, lu temenin anak buah lu”

“Gua punya Istri sah masalahnya Martin!”

“Ayolah, jangan terlalu jujur pada istri lu sekali kali lu harus bohong, terkadang bohong demi kebaikan kan demi tugas kita, Bagaimana?”

“Martin, gua sudah bilang kan ke lu gua punya istri sah”

“Biar gua aja yang temani Lisa besok, lu ajuin cuti aja” usul Julie

“Terima kasih Jul”

23 June 2019

19:00

Interpol menugaskan Herman menemani Lisa menyusup ke sarang bandar narkoba, Herman semula menolak tapi atasannya mendesak ia sambil menguliahi “Ini tugas yang sangat berbahaya untuk dilakukan wanita, kau harus menerima tugas ini”
“Baiklah pak tapi beri saya waktu lima menit”
Herman segera menelepon istrinya setelah menimbang untung ruginya “Belle, aku nanti pulang malam karena aku ada tugas”
“Baiklah Herman hati hatilah”

20:00
Herman dan timnya segera merangsek masuk setelah Lisa keluar dari sarang bandar narkoba, mereka berhasil menangkap bandar beserta barang bukti narkoba 300 kg.

22:00
“Tumben lu dapet barbuk dikit” sindir Ucok
“Memang segitu yang tim gua dapat” jawab Herman
“Gua dapat 100 kg barbuk hasil penangkapan lebih banyak dari elu” sambung Martin
“Gua pulang saja”

24 June 2019

07:00

Belle merasa ada yang tidak beres dengan Herman setelah ia melihat Herman hanya terdiam setelah sarapan

“Herman, Kita harus bicara”

Herman segera bicara jujur tapi tidak sepenuhnya “Tadi malam aku dapat tugas dari Interpol, tugas itu mengawal anggota baru Interpol dalam penyusupan ke sarang bandar narkoba”

“Siapa?”

“Satu anggota rekrutan baru”

Belle percaya perkataan Herman walaupun tidak sepenuhnya jujur. Ponsel Herman berbunyi “Tunggu sebentar sayang, Ya ini Herman, Apa? Baik saya akan ke sana”

“Siapa?”

“Martin, Sayang, aku akan tangkap pelaku prostitusi anak di bawah umur”

“Berhati hatilah Sayang”

“Tentu”

12:00

Tim Herman dan Martin berhasil menangkap mucikari dan mengamankan anak dibawah umur, Lisa sedang membantu anggota kepolisian Inggris menaruh barang bukti ke truk.

“Kerja yang bagus Lisa”

“Terima kasih Pak”

Herman diam diam tertarik dengan Lisa dia mencari cara untuk berbicara secara pribadi pada anak buahnya.

25 June 2019
09:00

Herman bertemu Lisa di mejanya “Halo Lisa, kerja bagus untuk kemarin”

“Terima kasih Pak”

“Panggil saja aku Herman, Bagaimana kalau kita makan siang nanti”

“Oh tentu”

12:00

Herman dan Lisa makan siang secara pribadi, Lisa bercerita tentang kehidupan pribadinya sebelum masuk Interpol

“Oh jadi kau dulunya polisi Texas ya”

“Ya”

“Kau pernah menangkap bandit?”

“Ya”

Mereka pun kembali ke tempat kerja setelah makan siang “Kapan kapan kita makan malam ya” ajak Herman

“Baik”

CHAPTER 4

26 June 2019
16:00
Herman mulai berbohong pada istrinya di telepon “Sayang nanti aku tugas malam, mungkin besok malam aku akan pulang”
“Hati hatilah Herman”

21:00
Herman sengaja memarkirkan mobilnya di dalam basement untuk menghindari bertemu Martin dkk, dia dan Lisa makan malam di salah satu restoran terkenal.
“Ceritakan lebih banyak tentang dirimu Lisa”
“Aku punya adik, namanya Matt dia adalah atlet sepak bola”
“Oh jadi adikmu atlet bola ya?”
“Ya”
“Ceritakan tentang dirimu Herman”
“Aku adalah bujangan, aku belum punya pacar”
Lisa pun takjub dengan ucapan yang sebenarnya adalah kebohongan Herman “Aku mau jadi pacarmu”
Mereka pun selesai makan malam Herman pun mengantar Lisa pulang ke rumah “Sampai ketemu besok”
“See you tomorrow Herman”

29 June 2019
23:00
Herman pun langsung tidur setelah mandi, Belle mencoba memaklumi keadaan Herman yang sangat lelah

1 July 2019
14:00
Belle merasakan sakit pada bawah perutnya, ia segera ke dokter dan hasilnya mengejutkan ia terkena kanker leher Rahim stadium 2.
Herman yang terkejut dengan hasil pemeriksaan dokter pun hanya bilang “Aku akan pergi kerja malam”
“Kok kamu sering kerja malam?”
“Aku ada perintah dari atasan”
Ketika Herman bilang begitu Belle mencoba mengalah, setelah Herman pergi ke tempat kerja Belle menghubungi Chelsea “Halo, bisakah kau kesini?”

17:00
“Ada apa Nyonya Belle”
“Bisakah kau menyelidiki suamiku?”
“Kenapa dengan Mas Herman?”
“Belakangan ini dia selalu kerja malam, baru saja dia bilang padaku akan kerja malam lagi”
Naluri detektif Chelsea bekerja “Ah iya, pada tanggal 26 Juni dia memarkirkan mobilnya di dalam basement pada pukul 19:00 padahal saya dan Julie biasanya melihat dia memarkirnya di depan padahal basement digunakan untuk mobil anggota Interpol bawahan”
“Apakah dia dekat dengan bawahannya?”
“Saya tidak bisa katakan sebelum punya bukti, Maaf Belle hanya itu infonya”
“Terima kasih Chelsea”

18:00
“Jul ayo kita ke Basement”
“Buat apa?”
“Mengintai Mas Herman”
“Apa apaan lu?!, kenapa lu mencurigai Mas Herman?”
“Istrinya meminta gua menyelidiki Mas Herman, belakangan ini katanya Mas Herman sering kerja malam dan pada tanggal 26 gua lihat mobil Mas Herman berada di Basement”
“Wah ini sudah tanda tanda Mas Herman nyeleweng nih”
“Makanya itu gua minta lu bersama mengintai Mas Herman”

22:00
Julie dan Chelsea mengintai dengan memanfaatkan mobil Martin yang besar “Lu pasang mata, gua pasang telinga”
“Understood Chelsea”
Mereka melihat Herman bersama Lisa “Oh My God its Lisa, You right Chelsea” bisik Julie
“Take cover Jul” desis Chelsea sambil menarik mundur Julie menuju kolong mobil Martin karena mobil yang dikendarai Herman akan menuju mereka, setelah Herman sudah jauh mereka pun dengan cepat kembali ke lift.
Julie kesal pada Herman ia pun menggerutu “Sudah punya bini kok Mas Herman berani selingkuh sama bawahannya!”
“Sudahlah Jul, kita ini bawahannya Mas Herman dan Miss Lisa”
“Besok gua akan tegur Miss Lisa!”
“Ckckck galak amat lu Jul”
“Biarin!”
“Sebaiknya kita adukan masalah ini ke Pak Cok daripada kita kena masalah karena melabrak Miss Lisa”
“Benar juga”

2 July 2019
07:00
Pak Cok selaku kepala investigasi internal Interpol selalu berada di kantornya ketika Julie dan Chelsea berkunjung, pangkatnya adalah Chief of Investigator.
“Pak”
“Saya sudah tahu maksud kunjungan kalian, jadi kalian mencurigai adanya perselingkuhan AKP Herman Yuda Uwais dengan Detektif Lisa Daddario ya?”
“Ya pak”
“Saya akan panggil mereka pada pukul 10:00”

15:00
“Begini, setelah saya interogasi satu per satu dengan lie detector ternyata mereka berkata mereka hanyalah teman biasa”
“Pak, Istrinya Mas Herman mengeluh katanya belakangan ini Mas Herman sering kerja malam dan pada tanggal 26 Chelsea lihat mobil Mas Herman berada di tempat parkir untuk bawahan”
Pak Cok baru sadar dengan keterangan Julie soal mobil Herman yang berada di tempat parkir untuk bawahan
“Baik terima kasih atas informasinya, saya akan rahasiakan nama kalian”

4 July 2019
18:00-23:00
Pak Cok memulai investigasi untuk menyelidiki Herman, dia membawa DSLR untuk memotret bukti bukti penyelewengan Herman, dia terperangah saat melihat Herman memeluk Lisa tapi ia tetap memotret sambil mengirim hasil pengintaiannya ke laptop pribadinya.

5 July 2019
09:00
Martin dan Ucok sedang main game di konsol milik adiknya Julie ketika Chelsea menggerutu “Dasar peselingkuh!”
“Siapa yang peselingkuh?”
“Mas Herman!”
Ucok pun ketawa sambil berkata “Ah mosok sih”
“Sudah punya bini cakep kok malah selingkuh”
“Heh, jangan curiga dulu, mereka kan teman”
“Teman kok peluk peluk, pakai kata I Love you segala pula”
“Ah masak?”
“Beneran!, ini serius”
“Sudahlah kalau lu serius lu laporin ke Pak Cok”
“Sudah Martin!”
Chelsea pun dengan jengkel meninggalkan Martin dan Ucok “Mampus gua, gua pernah bilang sama Mas Herman jangan terlalu jujur pada bininya”
“Nah lo, lo harus tanggung jawab atas ucapan lo, kejadian kan? huuu” gerutu Ucok sambil menambahkan “Lo juga harus minta maaf ke bininya Mas Herman dan bersaksi di sidang internal Interpol”

13:00
Pak Cok ke meja Chelsea dan Julie untuk berbicara soal Herman “Kalian benar soal Herman kalau mau bicara sama istrinya, temui saya di ruangan sebelah Herman”
“Tapi kami tidak berani bicara dengan bininya, Pak, Kami takut dengan Mas Herman maksud kami bininya”
Pak Cok tertawa arif lalu berkata “Jangan takut mengungkapkan kebenaran”

14:00
Herman datang bersama Lisa karena dipanggil Pak Cok, tanpa basa basi Pak Cok langsung memulai interogasi “Detektif Lisa, mengapa kau sangat dekat dengan AKP Herman Yuda Uwais?”
“Kami berdua memang teman dekat”
“Kalau kalian hanya berteman kenapa saya melihat kalian berpelukan?”
Herman dan Lisa terkejut melihat foto mereka tadi malam “Pak, itu…”
“Kau ingin membantah foto ini? Silahkan tapi saya terpaksa akan mengirimkan foto ini ke keluarga kalian”
“Ya kami memang dekat tapi kami tidak seperti yang bapak duga”
“Jika kalian bohong pada saya…”
“Kami bersumpah”
“Detektif Lisa, saya perintahkan anda menjauh dari AKP Herman”
Perintah Pak Cok sangat jelas pada Lisa : Menjauhlah dari suami Belle

16:00
Pak Cok dilabrak atasan Lisa yang bernama Sebastian Gosling “Hey! What the Hell!”
“Listen me Sir, Don’t attach her again in Herman unit”
Julie langsung membela Pak Cok “Hey Asshole!, Herman cheating his wife with her !”
“Oh Yeah?!”
“Yeah!”
“Enough!, you fuck off from him!, Fuck Off!” usir Chelsea

20:00
Martin baru melihat Herman berjalan bersama Lisa, lalu ia masuk mobil untuk bangunin Ucok “Cok, Chelsea benar”
“Waduh?, artinya lu harus bertanggung jawab”
“Iya, gua bakalan minta maaf jika hal ini sudah ketahuan bininya Mas Herman”
“Aduh lu ini minta maaf sekarang gih”
“Belle ndak bakal percoyo Cok, harus dia yang menyaksikan Mas Herman selingkuh”
“Lhah saksi saksi banyak kan?”
“Iya tapi harus bininya sendiri yang mergokin kalau bukan Belle sendiri mana percaya Belle pada omongan orang”
“Oh Iya Tod”

8 July 2019
19:00
Belle sedang mencuci piring ketika Chelsea dan Julie berkunjung “Tunggu sebentar” setelah selesai ia menyambut kedatangan mereka “Halo”
“Belle kau harus ikut dengan kami”
“Ada apa dengan Mas Herman?”
“Kau tidak akan percaya jika kami katakan”
“Baik aku pakai baju dan celana yang pantas dulu”

Sementara itu Herman terlibat perkelahian brutal dengan Matt di diskotek setelah cekcok soal hubungan dengan kakak Matt tentu Matt dulu yang menyerang Herman. Lisa yang menyaksikan itu langsung histeris “Herman!, Hentikan!”
Ucok dan Martin langsung melerai “Woi!, sudahlah Mas Herman! Sudah!”

Martin langsung membawa Matt yang babak belur keluar dari Diskotek sambil bertanya “Are you OK?, You need medic?”
“Im not Okay”
“Hold on, I have Bandage”
“Im must tell Belle!”
“Okay”

Matt lalu menelepon Belle dengan ponsel Martin “Belle. Im Matt, Can you come here?”
“What happened with you?”
“Your husband beat me because he cheat you with my older sister”
“What?!”

25 menit kemudian Belle langsung masuk diskotek untuk memergoki Herman dan Lisa “Herman…. Apa yang kau lakukan…..” Herman yang lemas dengan kehadiran Belle langsung meminta maaf “Belle, Maafkan aku”

“Kau mengkhianatiku Mas…” tutup Belle sambil menangis yang lalu keluar diskotek
“Belle… aku yang menyuruhnya berbohong padamu, aku minta maaf” jelas Martin

Tapi Belle yang sudah terlanjur kecewa pada Herman tidak mendengar penjelasan Martin, dia lalu pergi ke arah jalan pulang, Julie yang jengkel dengan penjelasan Martin pun menggerutu “Lu sih!, jadinya Mas Herman selingkuh gara gara lu”

“Sudahlah Julie, yang penting Martin sudah minta maaf sama bini Mas Herman”
“Lu juga sih belain Martin” sambung Chelsea sambil menuding Ucok
“Hah, Yaelah Sea, gak mungkin gua belain si Martin saat doi berbuat salah!”
Diubah oleh smersh64

CHAPTER 5

22:00
Herman sedang dalam perjalanan pulang ke rumah ketika ia terkena macet, ia merenung memikirkan nasibnya, 20 menit kemudian jalanan kembali lancar.
Pada pukul 22:40 ia pun sampai rumah, tapi Herman malah mendapati surat dari Belle yang berbunyi seperti ini.
“Untuk Herman
Sebelum bertemu denganmu aku bahagia. Tapi setelah kau berselingkuh dengan anak buahmu aku tidak bahagia lagi.
Aku pergi tinggalkanmu ke suatu negara, tiada lagi maaf dariku Herman.
Belle”
“Maafkan aku Belle” ucap Herman dengan lirih
20:00
Ia sudah memutuskan hubungannya dengan Lisa saat mengantarnya pulang “Lisa maafkan aku, aku sudah punya istri, aku tahu aku salah”
“Aku juga minta maaf Herman seharusnya aku tidak percaya kebohonganmu, tapi aku ditugaskan atasanku masuk tim kamu dan aku belum punya pacar”
“Kita putus saja ya”

9 July 2019
07:00
Herman tidur di ruangan kantornya sejak semalam, dia sangat menyesali pengkhianatannya pada Belle, kini dia bertekad untuk mencari Belle mulai dari nol.
“Halo Pak Kepala Imigrasi Inggris ini saya Herman”
“Herman?, informasi apa yang kau inginkan?”
“Istriku menghilang, aku tahu aku selingkuh dengan anak buahku tapi maukah kau membantuku mencari istriku?”
“Baiklah Herman, ini dia, Istrimu ke Amerika Serikat”
“Terima kasih”
Herman segera memesan tiket ke Amerika Serikat lalu menyiapkan baju, paspor dan foto istrinya di dompet untuk mempermudah pencarian, Martin juga ikut ke Amerika Serikat karena ia juga bertanggung jawab atas perkataannya yang memicu perselingkuhan Herman dengan Lisa.
“Gua ikut dengan kalian, Tod dan Jasper”
“Silahkan Cok”
Jadilah mereka bertiga ke Amerika Serikat untuk mencari Belle, Lisa yang melihat mereka bertiga pun berkata dalam hati “Selamat menempuh perjalanan untuk mencari istrimu”

12 July 2019
06:00-23:00
Arizona-Texas
Herman dan kawan kawannya menempuh perjalanan menuju Texas dengan mobil milik kawan Martin yang bernama Luke Johnson selama sehari semalam.

13 July 2019
05:00
Waco, Texas
Mereka tiba di Waco untuk sarapan di Kedai, mereka sarapan roti dan telur dadar.
“Hey Tod, mari kita tanya pelayan itu”
“Pelayan, kami mau bertanya, apakah kau pernah melihat istri teman kami?”
“Ya, dia saudari adopsiku”
“Bisakah kau memanggil dia”
“Dia ada di rumah kami”
“Mas Herman, bini lu ada di rumah saudari adopsinya”
“Terima kasih Tuhan”
20 menit kemudian mereka pun sampai di rumah saudari adopsi Belle, terdengar teriakan dari dalam rumah “Jill!, kenapa kau membawa mantan pacarku yang menyebalkan itu?!”
“Lhah itu kan mantan pacarmu Tod”
Terlihat kakak adopsi Belle membawa sapu untuk memukul Martin “Mau apa kau kemari Martin?!”
“Aku sedang antar kawanku untuk membawa pulang istrinya”
“Kau suami adik adopsiku kan, Namaku adalah Wichita Stone ayo masuk, Tapi Martin tetap disini!”
“Wah cuma Herman yang diajak masuk Tod”
“Hey Wichita aku juga bertanggung jawab atas perselingkuhan kawanku jadi izinkan aku untuk minta maaf pada adik adopsimu!”
“Baik, tapi kau setelah minta maaf pada adik adopsiku keluarlah dari tempat ini!”

05:55
“Aku ingin minta maaf pada saudari kalian, aku bersalah atas perbuatanku dan aku hanya ingin membawanya pulang, aku janji tidak akan menduakannya lagi”
“Herman, kau sudah bagus mengakui kesalahanmu, tapi adikku sementara ini tidak ingin bertemu denganmu”
Sementara itu Martin berhasil menemui Belle “Belle, akulah penyebab semua ini jadi salahkan saja aku”
“Tapi Mas Herman mengkhianatiku”
“Belle…”
“Suruh dia pergi!” teriak Belle sambil menangis
Martin menyerah dengan amukan Belle lalu ia turun untuk keluar sesuai perjanjian
“Dia hanya menyalahkan Herman” tutup Martin sambil keluar dari rumah
“Herman, kau bisa tidur di kandang kuda milik kami kalau ingin beristirahat”
“Terima kasih”

15 July 2019
09:00
Wichita mengajak adik adiknya makan bersama tapi Belle menolak karena masih terluka hatinya oleh Herman.
“Maaf Wich, aku tidak mau makan bersama pengkhianat itu”
“Dia sudah menyesal Belle, beri ia kesempatan kedua untuk perbaiki diri”
“Tidak mau, lebih baik aku makan sendiri”
“Baiklah”
19:00
Wichita mengajak jalan kedua saudarinya untuk naik kuda tapi mengingat Belle masih marah pada Herman sebagai gantinya ia mengajak makan es krim di rumah.
“Ini gara gara si Tod, sudah pecemburu, merusak rumah tangga Herman lagi” cetus Wichita gusar
“Ya tidak begitu juga Wichita”
“Kalau dia kesini lagi aku gebuk mulutnya pakai sapu!”
“Galak sekali kau”
“Herman memang bersalah karena berselingkuh tapi dia menyesalinya tapi Tod merusak rumah tangga Herman dengan menyuruhnya berbohong, dulunya Tod meninju rekan kita!”
“Sudahlah Wich”

17 July 2019
04:00
Herman sudah bangun sejak jam 03:55 dia membereskan tempat tidur yang di kandang kuda lalu ia mandi di pancuran, satu jam kemudian ia sudah memasak telur dadar sebagai topping roti dan daging sapi asap untuk diri sendiri dahulu.
Herman ingin memperbaiki diri mulai dari memasak untuk sarapan Belle
06:00
“Bagaimana kalau aku membantu kalian memasak?”
“Tidak usah”
“Ayolah aku ingin memasak untuk Belle”
“Baiklah, pengabdianmu kami terima ”
15 menit kemudian Belle bangun, Wichita dan Jill mengajak dia sarapan “Hei sini, ayo makan”
“Belle, cobalah masakan dari Koki Jasper ini”
Mulanya Belle makan sedikit tapi karena dibujuk Wichita akhirnya dia menghabiskan sarapannya
“Belle, tanggal 28 nanti kita pindah ke Inggris ya, Jill sudah dapat pekerjaan sebagai konsultan pajak di Inggris. Aku juga sudah dapat pekerjaan yang sama dari perusahaan yang sama dengan Jill”
“Tapi aku tidak akan serumah lagi dengan Herman, dia sudah selingkuh dengan bawahannya”
“Ya sudah, kalau kau masih marah sama Herman kau bisa tinggal sama kita lagi”

19 July 2019
09:00
Herman sudah sarapan ketika Wichita menyapanya “Herman, apa kabar”
“Baik”
“Ceritakan apa yang terjadi pada malam itu”
Herman langsung paham maksud pertanyaan Wichita “Malam itu aku bersama bawahan sekaligus selingkuhanku, adiknya memakiku dengan sebutan anak jalang lalu dia menghajarku, aku balas dengan tendangan dan pukulan…”
“Baik, aku bisa memaafkanmu tapi adikku tidak akan bisa memaafkan pengkhianatanmu terhadapnya meskipun kau hanya sekali dalam melakukannya, jika adikku bisa memaafkanmu entah kapan waktunya jangan ulangi lagi pengkhianatanmu”
“Baik”
Belle yang mendengar pengakuan Herman dari kamarnya langsung menangis dengan penuh kemarahan Jill pun menyabarkannya “Sabarlah kakakku”
“Mas Herman! kau sangat jahat!!!”
Herman pun pasrah mendengar teriakan kemarahan istrinya lalu ia berkata pada Wichita “Aku harus ke kandang kuda”

26 July 2019
20:00
Texas International Airport
Herman mendapat tugas dari Interpol untuk menangkap koruptor yang buron di Inggris, dia akan menyamar sebagai konsultan keuangan.
“Herman, sudah menemukan istrimu?” tanya Pak Cok
“Sudah Pak, tapi dia tidak mau pulang bersamaku”
“Hmmm, memang itu resiko orang yang selingkuh tapi karena kamu sudah menyesalinya…”
“Pak, Sudah waktunya Boarding” bisik anak buah Pak Cok
Sambil berjalan Pak Cok memberikan briefing pada Herman “Baik, saya jelaskan beberapa hal dalam misi, Pertama, si brengsek atasan Lisa memasukkan anak buahnya kembali ke tim kamu jadi saya mohon kamu jangan terlalu dekat lagi dengan Lisa”
“Ya Pak, saya hanya akan berhubungan dengan Lisa secara profesional”
“Jika Lisa tanya tentang istrimu alihkan dia”
“Baik”
“Kedua, Koruptor yang kita buru ini menyuap kantor konsultan Pajak salah satunya adalah kantor tempat keluarga adopsi istrimu akan berkerja”
“Bagaimana Bapak bisa tahu?”
“Ini daftar karyawan baru, Peringatkan keluarga adopsi istrimu”
“Belle masih marah pada saya pak, dia tidak mau percaya lagi”
“Biar Bapak saja yang bicara sama mereka”
“Ya Pak”
“Terakhir, Koruptor itu sangat licin sekali dia melihat polisi dia akan melenyapkan barang bukti dan membunuh polisi yang menyamar jadi berhati hatilah”

28 July 2019
London
13:00
Keluarga Belle tiba di Inggris, Julie dan Chelsea yang sudah standby di bandara langsung menyambut mereka.
“Belle, ini keluargamu?”
“Ya”
“Mau ke Apartemen?”
‘Ya, tentu”
“Tapi kita makan dulu di Restoran Italia ya”
“Langsung saja, kami sudah makan di sini”
“Belle masih marah sama Mas Herman?” tanya Julie
“Ya” jawab Chelsea
“Baiklah kami akan antar ke Apartemen kalian”

1 Augustus 2019
London
09:00
Herman berkunjung ke Apartemen keluarga Belle, ia disambut Wichita dan Jill “Herman?”
“Atasanku mau bicara dengan kalian”
Lima menit kemudian Pak Cok dan anak buahnya masuk dan memperkenalkan diri “Selamat pagi, kami dari Interpol”
“Boleh tahu apa keperluannya”
“Kami ingin memperingatkan kalian tentang perusahaan yang kalian tempati, perusahaan ini disuap oleh Koruptor yang bernama Steven Prince jadi jika kalian disuruh memanipulasi data target kami jangan lakukan”
“Baik”
“Jika Steven menemui kalian laporkan pada saya lewat telepon” pesan Herman
“Ya”
“Cukup, kami permisi karena kami akan kembali ke markas, Herman, kau tetap disini”
“Ya pak”
Handphone Pak Cok berbunyi “Ya?, Apa?, Steven menuju kemari?!, Baik kami akan bersiap siap”
“Anak anak, bersiaplah”
Terlihatlah Steven sang buronan Interpol memasuki kamar apartemen Wichita “Tuan Steven, anda ditahan atas kejahatan luar biasa, Kau berhak diam”
Tim Pak Cok berhasil menangkap buronan Interpol, Herman yang lega dengan tertangkapnya Steven pun berkomentar “Nice work sir”
“Dia memang mencoba menyuap keluarga adopsi istrimu, sekarang kau dibebastugaskan sampai ada perintah yang lebih lanjut”
“Terima kasih”
Herman pun bisa punya waktu untuk memperbaiki dirinya agar Belle mau kembali bersamanya

WICHITA & JILL

Dua Cinta Satu Hati (Two Love One Heart)

Dua Cinta Satu Hati (Two Love One Heart)

CHAPTER 6

3 Augustus 2019
London
09:00
Belle sudah menjalani operasi pengangkatan sel Kanker, dia belum sadar akibat efek obat bius, Herman yang datang dengan bunga menaruhnya di meja.
“Belle istriku, aku minta maaf atas perbuatanku selama ini, aku janji tidak akan lagi mengkhianatimu”
18:00
“Hei Mas Herman, lu berhasil membawa pulang bini lu” sapa Martin
“Belum, gua masih akan memperbaiki diri gua dulu sebelum membawa pulang Belle ke rumah gua”
“Maafin gua Jasper, gua gak nyangka ucapan gua berakibat fatal”
“Tidak apa apa Tod”

9 Augustus 2019
13:00
Belle sudah keluar dari rumah sakit sejak tanggal 6 Agustus, Wichita dan Jill membawanya ke taman karena ada festival.
“Belle, ini ada coklat untukmu dari Tod, walaupun dia menyebalkan tapi dia teman baik kita”
“Terima kasih”
“Ini bunga dari seseorang yang mencintaimu, maafkanlah dia, dia sangat menyesal telah menduakanmu”
Belle terdiam lalu dia menyerahkan bunga itu pada anak anak sambil tersenyum
“Beradab sekali cara penolakan pemberian Mas Herman oleh Belle” ucap Julie sambil tersenyum membuka percakapan
“Berarti dia masih mencintai Mas Herman” celetuk Ucok sambil tertawa
“Ngawur kau Cok, dia masih marah tapi cara penolakannya sangat beradab” gerutu Chelsea sambil menabok pundak Ucok

21:00
Herman memandangi langit yang penuh bintang dan Bulan, ia merenungi nasibnya “Aku akan membawamu pulang jika kau siap” ucapnya dalam hati

July 2015
Ketika itu Herman sedang jalan jalan pagi, ia melihat dompet yang terjatuh “Hei Nona, Dompetmu jatuh”
“Terima kasih”
“Sudah kewajibanku menolong sesama, Aku Herman Yuda Uwais”
“Aku Belle Watson, senang bertemu denganmu”
“Jadi kau sering lewat sini?”
“Ya”
“Baik sampai ketemu besok”

Now
Herman berjalan menyusuri tempat yang dulunya ia sering jalan jalan pagi sebelum ia menikah dengan Belle, waktu telah menunjukkan pukul 22:10.
Diubah oleh smersh64

CHAPTER 7-END

1 September 2019
06:00
“Ya?”
“Mas Herman!, dimana lu?!”
“Gua di rumah, apa yang terjadi Tod?”
“Ini tentang Belle, dia kolaps, Wichita hubungi aku, dia minta kau segera ke sana!”
“Baik, aku segera ke sana Tod”

Ia memacu mobilnya ke RS, sesampainya di sana ia menjumpai Wichita dan Martin “Tod, Dimana Belle?”
“Di Emergency Unit”
Herman melihat Belle terbaring di ranjang rumah sakit dengan alat bantu nafas yang terpasang “Aku benar benar minta maaf Belle”
“Mas Herman, sel kanker telah mengganas sampai rahimnya, gua minta persetujuan lu untuk menandatangani surat izin melaksanakan operasi lanjutan” pinta Ucok
Tanpa banyak bicara Herman menandatangani surat izin operasi “Terima kasih Mas Herman, setidaknya lu berusaha memperbaiki diri lu”
“Tuhanku, ampuni aku” tutup Herman dalam hati

January 2016
Upacara pernikahan Herman dan Belle dilaksanakan di hotel terkenal, mereka berdua saling mengucapkan janji setia sampai mati
Martin dan Ucok pun bersorak “Akhirnya Mas Herman menikah juga!”

Now
Kini Herman hanya bisa pasrah melihat istrinya terbaring dalam keadaan kolaps “Mas Herman, kita pulang dulu ya, jaga mantan pacarku dan pacar Ucok”
“Ya”

20 September 2019
18:00
Wichita dan Jill sedang diam ketika Herman datang berkunjung dengan membawa bunga untuk saudari mereka “Herman, dokter bilang Belle tidak bisa bertahan lama, mungkin… dia akan meninggal dalam 5 hari ke depan”
“Astaga”
“Kau sudah lakukan hal yang benar untuk memperbaiki dirimu”
“Terima kasih”

21 September 2019
12:00
Lisa memutuskan mundur dari Interpol karena alasan masalah keluarganya, Para bawahan Martin yang senang melihat Lisa pergi langsung melontarkan ejekan “Pergilah kau pelacur jahanam”
Ucok yang mendengar ejekan tersebut langsung meninju teman temanya sambil berkata “Apa apaan kalian ini?!, ini adalah urusan pribadi Lisa!”
“Tapi Pak, dia yang membuat Herman berpaling dari Belle”
“Sudahlah!” lerai Martin

22 September 2019
21:00
Herman mendapat izin dari Wichita dan Jill untuk menjaga Belle “Herman, sering seringlah bicara dengan Belle”
“Baik, akan kulakukan”

22:00

“Istriku, Maafkan semua yang sudah terjadi, seharusnya aku tidak tertarik dengan bawahanku. Aku coba untuk memperbaiki diriku dengan terlebih dahulu membuat sarapan untukmu seperti kau membuatkan sarapan untukku sebelum aku bekerja, Aku tahu aku berbuat salah”
Herman melihat istrinya membuka matanya “Mas Herman?”
“Belle?”
“Kau mengkhianatiku Mas……. Ketika aku baru mengalami stadium 2 kau malah selingkuh dengan anak buahmu…”
“Ya, aku memang bersalah padamu”
“Sekarang aku…. harus pulang”
“Kita akan pulang Sayang…”
“Tanpamu… maafkan aku….. aku harus pulang….”
Belle menghembuskan nafas terakhirnya, Herman yang lemas langsung terisak “Maafkan aku Belle”

23 September 2019
10:00
Upacara pemakaman Belle dimulai, Herman menaruh bunga di samping peti mati Belle untuk pertama dan terakhir kalinya, lalu Wichita dan Jill serta Ucok, Martin, Julie, Chelsea dan seterusnya.

12:00
Pemakaman Belle selesai dilakukan semua orang pulang ke tempatnya masing masing kecuali Herman yang langsung pergi ke Skotlandia untuk tidur di bukit karena pulang ke rumahnya berarti mengingatkannya pada Belle.

24 September 2019
Scotland
00:30
Malam ini Herman tertidur pulas di kemah yang ia bangun sejak kemarin ia benar benar kelelahan, 30 menit kemudian dia terbangun karena ada suara dari atas bukit.
Herman naik ke atas bukit dan ia melihat arwah Belle “Belle?”, tapi arwah itu langsung menghilang “Maafkan aku Belle, aku bersalah padamu….”
Sayup sayup terdengar teriakan Ucok dan Martin “Mas Herman!, woi bangun woi, lu ngigau ya?”

30 September 2019
Present Day in British Interpol HQ
09:00
“Woi Mas Herman, lu ngigau ya”
“Hah?”
“Lu tidur 10 hari ya? pakai ngigau segala, pulanglah sana bini dah nunggu lu”
“Jadi selama ini gua tidur selama sepuluh hari?”
“Ya, dasar tukang tidur”

Ternyata kejadian buruk yang Herman selama ini alami hanyalah mimpi, Herman lalu pulang ke rumahnya dan mendapat kejutan dari Belle dan keluarga adopsinya “Kejutan!”

“Belle, maaf aku tertidur di kantor selama sepuluh hari”
“Tidak apa apa Sayang, aku tahu kau lelah setelah menjalani tugas berat”
Herman memeluk Belle “Istriku, kita akan jalan jalan nanti malam”

22:00
Herman dan istrinya ke taman untuk menyaksikan festival kembang api, 30 menit kemudian puncak festival yaitu menyalakan kembang api telah dimulai. Herman dan Belle takjub melihat kembang api yang sangat indah.

22:40
Pak Cok menemui Herman dan Belle, kepala unit investigasi internal Interpol tersebut bicara soal rencana penempatan Herman ke unit pemberantasan narkoba.
“Herman, Kamu nanti ditempatkan pada unit pimpinan Martin jadi kamu tidak lagi bekerja sebagai pimpinan unit penyamaran, kamu tahu kan maksud saya”
“Ya saya tahu maksud Bapak tapi terima kasih atas info pemindahannya”
“Selamat bersenang senang dengan istrimu”
“Hati hati di jalan Pak”

10 menit kemudian Herman dan istrinya telah tiba di rumah “Belle, setelah pemindahanku dari unit penyamaran aku bakal sering pulang lebih awal dari jam malammu”

“Ah kau bisa saja Mas Herman”
“Ya”
“Kapan kau bertugas di unit Martin”
“November, Belle, aku janji tidak akan ada hubungan secara khusus pada rekan tim”
Belle memeluk Herman “Aku tahu kau adalah polisi jujur yang pernah kutemui”
“Aku mencintaimu Belle”
‘Aku juga Herman”
Herman dan Belle berpelukan, Martin yang diam diam mengintip dari lubang kunci langsung bersorak dalam hati “Horeee, Mas Herman pelukan sama mantan pramugari!!!”

TAMAT
Diubah oleh smersh64

Belle

Dua Cinta Satu Hati (Two Love One Heart)

emoticon-Kiss emoticon-Kiss emoticon-Kiss
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up

Credit

Iko Uwais (Herman)

Emma Watson (Belle)

Alexandra Daddario (Lisa)

Joe Taslim (Martin)

Tegar Satrya (Ucok)

Emma Stone (Wichita)

Emma Roberts (Jill)

Chelsea Islan (Chelsea)

Julie Estelle (Julie)
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up

UNTOLD STORY (UCOK)

4 October 2018

Ucok putus dari pacarnya yang bernama Seydoux gara gara yang bersangkutan kedapatan selingkuh dengan bawahan Ucok

"Sejak kapan kau selingkuh dengan bawahanku?!"

"...."

"Sejak kapan?!"

"Maafkan aku Ucok, dia tampan sekali"

"Maafkan aku juga karena aku harus mengakhiri hubungan kita"

Ucok berjalan dengan penuh kekecewaan dan ia memutuskan untuk ganti pacar lagi

1 February 2019

Ucok melihat sesosok wanita cantik ketika dia menunggu bis "Halo"

"Hai"

"Siapa namamu?"

"Jill Roberts"

"Namaku Ucok, senang berkenalan denganmu"

"Aku mau jadi pacarmu"

Hati Ucok pun girang karena ia sudah lama menjomblo sejak putus dengan mantannya "Mungkin ini jodohku" ucap Ucok dalam hati

November 2020

Ucok pun menikah dengan Jill, Herman dan Martin mengucapkan selamat untuk Ucok "Selamat Cok, lu sudah mengakhiri masa lajang lu"

"Terima kasih Mas Herman, Terima kasih Tod"

TAMAT
emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
hamena....hamena....ane malah fokus di bonus terakhirnya emoticon-Hammer (S) emoticon-Leh Uga
Quote:


Selamat krim emoticon-Shakehand2
Quote:


Sundul gaaAan emoticon-Sundul


Dua Cinta Satu Hati (Two Love One Heart)
Quote:


Maturnuwun Krim emoticon-Shakehand2
emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
Numpang gegoler gan
Nih ane bantu sundul emoticon-Sundul Up

Btw dpt penutupan pejwan
G.E.M.B.O.K.E.B emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Selamat yo dab emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di