alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Siapa Pembuat Bambu Runcing Pertama Kali? Kiai Subchi atau Belanda
4.33 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bbaba05582b2eea298b4569/siapa-pembuat-bambu-runcing-pertama-kali-kiai-subchi-atau-belanda

Siapa Pembuat Bambu Runcing Pertama Kali? Kiai Subchi atau Belanda

Siapa Pembuat Bambu Runcing Pertama Kali? Kiai Subchi atau Belanda


MATA INDONESIA, JAKARTA – Kekuatan para pejuang Indonesia yang tidak sepadan, tak menggentarkan mereka untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari penjajah. Hanya bermodalkan bermodalkan bambu runcing, mereka berjuang dengan senjata seadanya.

Namun masih banyak yang penasaran dengan asal usul senjata asli Indonesia yang membuat para penjajah ketar-ketir tersebut. Ada salah satu versi yang paling umum, bambu runcing ini merupakan gagasan salah seorang kiai yang ada di Indonesia, bernama Subchi.



Spoiler for Kiai Subchi:


Ia adalah seorang ulama Parakan yang digadang sebagai salah seorang pencetus bambu runcing. Semua berawal pada tahun 1941, dia mengumpulkan para santri dan pemuda desa untuk mengadakan persiapan perang.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kiai Noer (Putera Kiai Subchi) dan lurah Masúd (Adik Kiai Subchi). Dalam pertemuan tersebut dibentuk pasukan Hizbullah-Sabilillah, namun mengalami kendala dalam hal persenjataan. Yang ada baru pedang, golok, klewang, keris, tombak dan sebagainya.


Kiai Noer mengusulkan pasukan ini dipersenjatai dengan cucukan (Bambu yang diruncingkan ujungnya). Dengan alasan bambu mudah diperoleh di mana-mana dan mudah membuatnya.


Selain itu, luka yang diakibatkan oleh tusukan cucukan juga lebih parah akibatnya sehingga sulit di obati. Usul ini akhirnya diterima secara mufakat. Hanya saja, menurut Kiai Subchi masih ada kendala, yakni bagaimana membuat rakyat bersemangat dan yakin jika hanya dengan bersenjatakan cucukan, bisa menghadapi musuh dan meraih kemenangan.


Ketika itu para santri sowan dulu pada Kiai Subchi lalu diajarkan doa sebelum turun ke medan tempur untuk membabat habis penjajah. Konon, dengan doa dari Kiai Subchi, bambu runcing ini punya kesaktian tersendiri dan membuat para pejuang pada masa itu selalu menang dalam peperangan.


Spoiler for Ilustrasi Pejuang Bambu Runcing:


Alhasil pamor senjata ini menyebar hingga ke mana-mana. Berkat senjata ini, banyak peperangan yang dimenangkan oleh pejuang Indonesia. Termasuk melawan Jepang.

Saking mujarabnya doa sang kiai, para penjajah lebih takut dengan serdadu bambu runcing. Alasannya sepele, banyak yang tidak ingin mati dengan keadaan tersiksa. Lebih baik bagi penjajah ditembak dengan peluru meskipun terkena organ vital.
Jika terluka bisa dengan mudah diobati sedangkan jika fatal pun bisa langsung meninggal. Sedangkan jika menggunakan bambu runcing pastinya akan menimbulkan kematian yang sengsara. Mulai dari infeksi hingga luka yang mungkin tak kunjung sembuh.

Apalagi pasukan Kiai Subchi berhasil memukul mundur pasukan Gurkha dari Magelang hingga ke Semarang. Sejak saat itu bambu runcing telah menjadi senjata Jihad Fii Sabilillah yang terkenal keampuhannya. Bambu Runcing yang dipakai Kiai Subchi sendiri menjadi legenda. Bahkan diminta oleh Museum ABRI untuk dijadikan koleksi bersejarahnya.
Versi lainnya, bambu runcing perna digunakan oleh pihak kolonial menghalau masuknya Jepang ke Indonesia. Yakni pada akhir Februari 1942, Belanda menyebar ribuan bambu runcing untuk menyambut pasukan para Jepang, yang dikira mendarat di wilayah Jawa dengan terjun payung.

Rupanya Jepang mendarat di pantai laut dekat Eretan, langsung menuju Subang dan akhirnya mengancam Kalijati juga. Belanda pun menyerah, dan Jepang menguasai Jawa.
Nasib ribuan bambu runcing itu kemudian dijadikan alat latihan baris-berbaris atau takeyari untuk para pemuda Seinendan, Keibodan, Gakutotai, Hizbullah dan lain-lain. Para pemuda dengan penuh semangat mempergunakan “takeyari” ini untuk ditunjukan kepada musuh Jepang yakni sekutu, termasuk Belanda.
Lalu siapa penggagas bambu runcing sebenaranya, Kiai Subchi atau Belanda, lalu diadopsi oleh Jepang dan akhirnya pejuang kita?


sumber: 



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
saya sering membayangkan...
di negara kita sekarang ada beberapa tokoh politikus memberontak atau mengadakan revolusi politik, salah satunya memproklamirkan berdirinya negara baru. dan banyak masyarakat terpengaruh lalu massa menyerbu berbagai markas TNI & Polri, menyerbu berbagai kantor pemerintahan, dengan menggunakan bambu runcing, klewang, BR, gear, samurai, .... dll
massa membabi buta menangkap para prajurit, membantai dan menusuk2 mayatnya, merampas senjatanya, mulai bergerak melakukan long march dari satu markas ke markas lain, dari satu kantor ke kantor lain... dari satu kampung ke kampung lain... stasiun TV kita diduduki, radio pun juga tidak luput dari massa... propaganda pro pemberontak di medsos semakin besar dan mengundang simpati "ayo sudah saatnya revolusi, tumbangkan para tikus koruptor, bantai para pemimpin pengkhianat, gulingkan pemerintahan zhalim, kemenangan rakyat ada di depan mata!!! dll dll dll"
seluruh tawanan disekap, mayat para prajurit & pejabat serta pegawai pemerintahan dipamerkan di alun-alun.
akibatnya negara ini dalam keadaan darurat keamanan dan kedaulatan. pemerintah pusat mengumumkan negara di ambang kegentingan dan memulai operasi militer. seluruh kekuatan TNI dikerahkan utk membubarkan massa. tapi massa sudah memiliki senjata dan kontak senjata terjadi. keadaan perang dimulai. pemerintah menargetkan menangkap tokoh politik pemberontak tsb. lalu kubu pemberontak ini play victim bahwa mereka dilanggar HAM oleh pemerintah. sejumlah diplomat pemberontak ini menyuarakan dukungan ke PBB dan dunia internasional.
lalu pemberontakan mengerikan ini akhirnya dimenangkan oleh kubu pemberontak. lalu dibuatlah sejarah bahwa para massa haus darah dan main hakim sendiri ini adalah para pejuang yang luhur dan mulia, yang berjuang membebaskan rakyat dari "koruptor".
tak sampai seabad, aksi massa ini diabadikan dalam sejarah secara harum sebagai perjuangan rakyat.
this is where bloody killings change to honourable struggle.
Diubah oleh beranimurtad
Ia adalah seorang ulama Parakan yang digadang sebagai salah seorang pencetus bambu runcing. Semua berawal pada tahun 1941, dia mengumpulkan para santri dan pemuda desa untuk mengadakan persiapan perang.

dari 1941 ke 1945.... ada gap waktu 4 tahun, selama 4 tahun itu kemana saja bambu runcing nya ya ?? kok tau2 ada KNIL belanda yg mnggunakan nya scr massal tuk melawna jepang pd 1942, lalu dr pasukan milisi jepang tuk latihan PBB, kemudian kembali ke pertempuran surabaya 1945.... ??emoticon-gagalpaham
Emang yang pake bambu runcing cuma Indonesia? Kayaknya enggak deh.
Quote:


asal usul yg lebih tua dr versi di atas.

"During the Majapahit kingdom in the 15th century, Bambu Runcing fighting was practiced on the island of Java"

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Bambu_runcing

Quote:


Seriously? the glorious Gurkha warriors dipukul mundur hanya dengan bambu runcing? dan apakah pernah pasukan Gurkha bertempur di pihak Belanda?
mungkin bawah ane tau gan
akhirnya ht juga ya gan. tp masih sepi
HT baca trit nya dl...
bambu runcing bs melawan penjajah...
pedagang bambu lahhh emoticon-Ngakak (S)
Senjaa bambu runcing pasti sudah ada sejak jaman kerajaan'' kuno di indonesia, karna bambu sudah ada sejak dulu kala.
Balasan post beranimurtad
Quote:



NYAMPAH AJA LO BREE
ane yakin itu ide pejuang2 kita, bre...
Londo itu cm ikut2an
Diubah oleh liverd
Sungguh luar biasa para santri tersebut yang hanya dibekali doa dan bambu bisa semangat, rela berkorban, Fisabilillah dan demi Bangsanya sendiri.
yg jelas bukan bawah ane yg bikin
Jangan2 yg pertama mbuat bambu runcing itu china gan emoticon-Big Grin
Balasan post beranimurtad
Quote:


kalo jaman sekarang yang diserbu bukan cuman pejabat koruptor, tapi warung, toko, supermarket, dan mall mall juga bakalan dijarah. sperti kasus tahun 1998. itulah een doo nee sa
hmmmm...
jaman segitu saiya belom lahir
nggak tau kisah mana yg bener
luar biasa
emoticon-I Love Indonesia
Dari jaman majapahit senjata bambu runcing emang udah di pake gan emoticon-Big Grin entah kebetulan apa gimana mbah kiai subchi mencetuskan bambu runcing jga sebagai senjata karena kekurangan senjata2 lain emoticon-Big Grin tapi bagaimanapun jga bambu runcing bukan cma sekedar senjata emoticon-thumbsup tapi simbol perjuangan bangsa indonesia demi mempertahankan tanah airnya emoticon-thumbsup emoticon-thumbsup tapi jga jangan di bilang para pejuang cma modal bambu runcing doank emoticon-Big Grin sudah pasti mereka jga bawa senjata api emoticon-Big Grin sama kayak tentara nippon dulu meski udah di persenjatai senjata api tetep jga bawa pedang katana emoticon-Big Grin

Tapi udahlah emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) biasanya trit2 kayak gini yg tujuannya buat menaikan jiwa nasionalisme dan patriotisme akhir2 ini malah di nyinyirin cma memunculkan nasionalisme buta emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) malah masih ada yg berharap mending indo tetep di jajah belanda aja emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) bahkan mgkin berharap org2 pribumi indonesia tulen nasibnya kayak suku aborigin di ausie atau suku indian di mamarika emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) di wipe out smpe nyaris punah emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
kearifan lokal...
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di