alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
(''digital archive'') Isu Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bb977a9d44f9f4d1c8b4567/digital-archive-isu-ekonomi-jadi-salah-satu-fokus-tim-pemenangan-jokowi-maruf

(''digital archive'') Isu Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf

Isu Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf
Rabu 15 Agustus 2018, 16:41 WIB

Jakarta - Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengungkapkan bahwa isu ekonomi menjadi salah satu fokus utama dari tim pemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin[. Ia menyebut, perlu ada perhatian besar pada masalah kesenjangan ekonomi rakyat.

"Isu ekonomi kita salah satunya adalah kesenjangan ekonomi dan itu yang menjadi perhatian. Ada yang disebut dengan ekonomi kerakyatan dalam terminologi kelompok agama tertentu disebut sebagai keumatan, tapi itu sebenarnya terminologi untuk ekonomi rakyat yang termarginalisasi karena disparitasnya terlalu besar. Perlu ada perhatian yang sungguh-sungguh di bidang itu," kata Johnny di Kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018).

Ia kemudian memaparkan, harapan terbesar kubunya saat Jokowi-Ma'ruf berhasil terpilih untuk memimpin Indonesia adalah penyediaan lapangan pekerjaan dan ekonomi rakyat yang memadai. Tak hanya itu, seluruh utang negara pun akan dilunasi.

"Ilusi yang paling besar di pilpres, begitu nanti menang menjadi Presiden Indonesia, seluruh rakyatnya kaya, seluruh rakyat Indonesia mempunyai lapangan pekerjaan, seluruh utang negara, utang swasta bisa dibayarkan dan tidak punya utang lagi. Itu adalah bagian dari ilusi pilpres," ujarnya.

Baca juga: Ekonomi Syariah Jadi Fokus Maruf Amin di Nawacita Jilid II

Selain masalah ekonomi, Johnny memaparkan, persatuan bangsa juga menjadi tantangan yang tak kalah besar dari isu ekonomi. Ia mengungkapkan, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dapat mengesampingkan persoalan tersebut dari masalah utama yang dihadapi bangsa.

"Ada hal-hal juga yang menjadi tantangan besar kita yaitu persatuan bangsa. Tapi kita tentu berterima kasih bahwa dengan formasi pasangan calon saat ini, isu-isu yang terkait dengan tantangan persatuan bangsa sudah menjadi nomor yang kesekian, tidak lagi utama," tutupnya.

https://news.detik.com/berita/4167748/isu-ekonomi-jadi-salah-satu-fokus-tim-pemenangan-jokowi-maruf

Ma'ruf Amin: Jokowi Telah Siapkan Landasan Ekonomi Syariah untuk 5 tahun ke Depan
20 Sep 2018, 06:38 WIB

(''digital archive'') Isu Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf
Bakal calon presiden Joko Widodo atau Jokowi (kanan) dan KH Ma'ruf Amin (tengah) saat tiba di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8). Jokowi mengenakan kemeja unik bertuliskan 'Bersih, Merakyat, Kerja Nyata'. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin mengajak para ekonom syariah berkontribusi dalam pengembangan ekonomi. Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo saat ini telah membuat landasan bagi ekonomi syariah untuk lima tahun ke depan.


Hal itu dia sampaikan saat menjadi pembicara di Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (19/9/2018).


"Presiden Jokowi dalam lima tahun ini telah menyiapkan landasan atau runwaynya. Berupa pemerataan infrastruktur dan sejumlah kebijakan yang bisa mengurangi kesenjangan antar daerah. Lima tahun ke depan, diharapkan bisa menghilangkan disparitas antarproduk lokal dan global," ujar Ma'ruf dalam keterangan pers, Rabu (19/9).


Ma'ruf menuturkan Ekonomi Syariah telah diakui sebagai sistem ekonomi keuangan yang diatur dalam undang-undang. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mebeberkan pangsa pasar ekonomi syariah masih perlu digenjot.


Dia mengungkap saat ini baru di bawah sepuluh persen. Sedangkan potensinya mencapai 50 persen.


"Secara undang-undang sudah ada, perbankan syariah, asuransi syariah dan kelembagaannya sudah cukup berjalan. 


Beberapa organisasi pendukungnya juga tumbuh. Ada masyarakat ekonomi syariah ada ahli-ahli ekonomi syariah. Yang perlu digenjot adalah pangsa pasarnya yang masih di bawah sepuluh persen. Padahal, potensi di Indonesia bisa lebih dari 50 persen," jelasnya.
 https://www.liputan6.com/pilpres/read/3648014/maruf-amin-jokowi-telah-siapkan-landasan-ekonomi-syariah-untuk-5-tahun-ke-depan


Tim Jokowi Minta Kubu Prabowo Tak Pakai Isu Ekonomi Jadi Alat Politik
Jumat 05 Oktober 2018 - 23:31
(''digital archive'') Isu Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf
Hasto Kristiyanto. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)


Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sempat menyoroti masyarakat Indonesia yang terlalu fokus pada kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Padahal, ada persoalan lain yang harus segera diatasi, salah satunya permasalahan ekonomi.

Kubu Prabowo juga menekankan ekonomi Indonesia yang terus melemah. Terbukti dari nilai tukar dolar yang terus naik hingga di atas Rp 15.000, serta impor yang terus meningkat.  

Merespons pernyataan tersebut, Timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengingatkan seluruh pihak untuk bisa membedakan persoalan bangsa dengan kepentingan politik.

"Kita harus bisa membedakan mana persoalan bangsa mana interest politik. Kalau kita melihat ancaman perekonomian global, tekanan terhadap kebijakan Amerika yang melakukan evaluasi dan juga konsolidasi untuk menaikan federal receive-nya, rate-nya, maka kita melihat itu harus kita atasi bersama-sama sebagai bangsa," kata Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (5/10).

Hasto menuturkan hal itu tak seharusnya dipersoalkan, terlebih dimanfaatkan secara politik. Ia menegaskan pemerintahan Presiden Jokowi sudah bertindak tepat dalam mengatasi persoalan bangsa.

"Jangan sampai satu persoalan justru dimanfaatkan secara politik. Ini justru menunjukan kedewasaan pemimpin untuk bersama-sama mencari solusi yang terbaik. Dan Pak Jokowi telah bertindak tepat, sangat komprehensif dengan mengintegrasikan dalam ruang lingkup masing-masing, " ucap Hasto

"BI dalam stabilitas moneter itu adalah ruang lingkup BI, kemudian Pak Jokowi yang mendorong dalam sektor riil," lanjutnya.

Maka dari itu, Hasto berharap kepada pihak-pihak lain untuk tak memperburuk keadaan dengan pernyataan-pernyataan politik.

"Itu sebaiknya kita melihatnya ke sana. Jadi jangan sampai kita kemudian membuat pernyataan-pernyataan yang memperburuk keadaan," pungkasnya.
https://kumparan.com/@kumparannews/tim-jokowi-minta-kubu-prabowo-tak-pakai-isu-ekonomi-jadi-alat-politik-1538755901684810262

--------------------------

isuk dele, sore tempe ....

emoticon-Big Grin
Diubah oleh kartika2019
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
bagi yg bilang harga dollar gak berpengaruh... noh skarang ke indomaret sana beli indomie goreng awal tahun masih harga 2100 per biji sekarang udah 2400 perbiji emoticon-Blue Guy Bata (S)
Katanya kagak boleh pake ekonomi bong

emoticon-Cool
Quote:
Selamat berjuang gan emoticon-Wink

Bocoran Debat Pilpres 2019

(''digital archive'') Isu Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf
(''digital archive'') Isu Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf
Balasan post laziale.id
Quote:


Gw wakilin nastak :

Yah ela kampret, cuma 300 perak doang. Nasbung ga mampu? Tempe naik 1000 perak aja ga masalah. Dollar naik ke 20 ribu pun itu cuma stress test. emoticon-Leh Uga

__________________________________________________________-

Dah mirip nastak dongok belum? emoticon-Traveller
santri preuneur
ekonomi meroket ya gan
Masih adakah yg bisa dipercaya?
hebat ini bapak ngotot bermewah mewah bersama imf
katanya ga boleh emoticon-Big Grin
Nastak coli massal,
Anggep kalo issue sarung paet bisa ngalahin issue ekonomi,
Dan ternyata emang nggk bisa,
Makanya nih si hasto mulai gerah,
emoticon-Stick Out Tongue
aku nunggu istilah selanjutnya setelah roket
Quote:


(''digital archive'') Isu Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf
ikan kuontol mana heh?
emoticon-Marah


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di