alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bb44073dad770f16c8b4587/portal-ladunidiary-sesion-i

PORTAL LADUNI(diary): SESION I by.Hetlan Suryadi,SP.

PORTAL LADUNI(diary): SESION I
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
Pengantar kata...

Assalamu'alaikum,wr.wb,salam sejahtera,om swastiastu.

Cerita ini adalah cerita real pengalaman dari penulis akan tetapi tentu saja dalam penyampaiannya mungkin nantinya akan banyak gambaran-gambaran fiksi,hal itu dilakukan agar sahabat  bisa mensugestikan diri berada di tempat kejadian yang sebenarnya,dengan demikian pembaca dan penulis seolah berada di tempat yang sama dan seolah mengalaminya bersama sama sebagai pelaku bukan hanya sekedar pembaca cerita. Mungkin isi dari cerita nanti banyak yang mirip dengan isi cerita dari blog/buku yang menyuguhkan materi bacaan serupa. Tapi percaya atau tidak itu adalah kebetulan semata,tidak bisa kita pungkiri setiap manusia mempunyai jalan hidup dan cerita hidupnya masing-masing,akan tetapi dari sekian banyak manusia tentulah banyak juga kejadian serupa yang di alami,terutama jika itu berhubungan dengan dimensi lain/astral/ghaib. Misalnya saja seorang indigo dari lahir dengan seorang laduni mereka sangat berbeda dalam segi keilmuannya tapi,untuk penerapan sangatlah mirip,artinya kejadian-kejadian yang dialaminyapun akan mirip.
Karena itu perbedaan dan kesamaan janganlah menjadi sebuah perdebatan,begitu pula dengan isi cerita ini nanti,penulis hanya ingin berbagi pengalaman yang dituangkan dalam bentuk sebuah cerita,tulisan ini bukan untuk diperdebatkan atau diperbandingkan dengan tulisan serupa. Mari kita berpikir dewasa dan menganggap ini hanyalah sebuah cerita dongeng sahaja.
Salam Damai...
Penulis

Hetlan Suryadi.SP

 
SESION 1.
PART.1
AWAL DARI PERJALANAN SUPRANATURAL KU
<<<....................................................................................................>>>
Malam itu seperti malam biasa sepulang kerja aku langsung mandi,sholat magrib dan makan-makanan yang sudah disiapkan istriku, nonton tv bersama sambil main dengan anak yang masi lucu-lucunya. Terdengar olehku suara orang-orang berbincang agak ramai,kutanya pada istriku kenapa ada banyak orang datang kerumah sebelah?..jawabnya rumah sebelah lagi ada tamu katanya orang jauh dari kudus,mereka sedang melakukan aktifitas pengobatan alternatif ya gaib-gaib gitu...,lantas aku menjawab aku penasaran boleh aku lihat kesebelah,jawab istriku lihat aja tapi pulang jangan malam.
Kemudian aku langsung ganti baju dan pergi kerumah sebelah,maklumlah waktu itu aku masi tinggal di perumnas jadi rumahnya berdempetan aku tinggal membuka pagar samping dan langsung masuk kehalaman rumah tetangga sebelah. Dengan rasa penasaran yang tinggi aku memperhatikan kegiatan pengobatan yang sedang berlangsung,selain tetanggaku  aku melihat seorang lelaki dengan perawakan yang tidak begitu tinggi,berkulit hitam dan muka menampakan perwajahan orang jawa,ia berpakaian biasa saja hanya menggunakan kopyah,kokoh dan sarung jauh dari kesan pakaian seorang ahli di bidang kegaiban atau spiritual yang sering aku lihat di tv,kulihat beberapa kali orang itu berpapasan pandangan dengan ku,setiap berpapasan aku selalu meraskan ada semacam getaran dalam diriku,dadaku terasa panas,dan perasaanku cemas. dari jam 8 malam sampai jam 11 malam itu aku perhatikan berbagai macam orang datang minta bantuan pengobatan ada yang amandel,ada yang diikuti mahluk ghaib,ada yang meminta jimat dsb.

 Setelah penerimaan tamu di tutup aku pun berniat pulang kerumah ku,dan tiba-tiba dari dalam rumah itu ada suara seseorang memanggil namaku. Aku kenal itu suara tetanggaku dan aku langsung berbalik melihat kedalam "iya mang" jawabku,dia memang kupanggil mamang alias paman karena usianya terpaut jauh dari ku,bisa dikatakan dia sebaya dengan adik bapakku."sini masuk dulu cepat benar pulangnya",kujawab "udah malam mang kali tamunya mau istirahat juga", dia jawab lagi "justru itu mas *li  yang menyuruh kamu masuk dia ingin ngobrol" kujawab "ooh"iya mang". Sambil mengucap salam lantas aku masuk dan kusalami orang yang di panggil tetanggaku M*s Ali tadi.

Aku duduk di kursi pas dihadapan orang tadi. Ia langsung bertanya kepada ku"nama kamu siapa",asalnya dari mana?" langsung pertanyaannya bertubi-tubi seolah memang sudah dia persiapakan sedari tadi. Tapi ada pertanyaan yang tidak bisa kujawab saat itu,dia bertanya "itu sinar kuning yang menyelimuti badan kamu,kamu dapat dari mana?"sontak aku kaget sinar yang dimaksud sinar apa ya mas,saya gak ngerti maksudnya. Perasaan penasaran sudah mulai timbul di fikiranku. Terus dia bilang lagi "Dari tadi sambil melakukan pengobatan saya itu memperhatikan kamu,karena saya melihat dari badan kamu itu keluar sinar kuning seperti sinar emas" begitu katanya. lau dia menjelaskan sedikit "orang-orang yang badannya di selimuti sinar kuning itu biasanya mempunyai kemampuan supranatural atau spiritual, nah kamu sendiri pernah berguru atau keluaran pesantren,atau padepokan mana?" Sehingga mendapatkan aura kuning itu. Lantas saya jawab,"saya ga ada guru mas,juga ga pernah mondok atau masuk padepokan.

Mendengar jawaban saya mas Al* langsung diam dan seperti melakukan penerawangan gaib yang saya lihat di tv. saya pun cuman diam aja ga berani mengganggu konsentrasi dia. Selang beberapa menit Dia kembali bicara,itu di belakang kamu ada dua sosok khodam wujudnya seorang kiyai dan seorang nyai, apa kamu sering bertemu dgn mereka ya dalam mimpi misalnya? saya jawab kalu putrinya sih pernah sesekali ga sering sih,kalo kiyainya belom.nah sinar itu berasal dari mereka berdua,saya  sudah komunikasi dengan mereka katanya, mereka itu adalah sepasang khodam mustika merah delima,dan mereka minta agar mereka di satukan dengan kamu,nanti setelah disatukan mustika merah delimanya akan di munculkan sebagai media atau tanda kalau mereka mengabdi keapada kamu,begitu katanya.

 Aku makin bingung dengan penjelasan tersebut.Timbullah pertanyaan-pertanyaan yang harus aku tanyakan kepada mas *li."mereka asalnya dari mana mas,terus tujuan mengikuti aku apa mas,terus kalau aku menerima mereka efeknya terhadap aku apa?, Pertanyaan satu-satu kata mas a*i,nanti mereka yang akan jawab dan saya yang akan menyampaikan kepada kamu,istilah saya sbagai penerjemahnya karena kamu belum mampu berkomunikasi dengan mereka,ini jawaban mereka : kami adalah khodam mustika merah delima yang dulunya dimiliki oleh Kakek dari ibumu,dahulunya kami membantu kakek buyutmu menjadi orang yang terpandang di masanya,dia seorang dukun besar di desa maras jambat akar seluma,hampir semua kegiatan pengobatan,pertarungan, dan sebagainya kamilah yang membantu kakekmu melakukannya.

Memang sih ibu ku,pernah cerita sedikit tentang kakek buyutku,meurut ceritanya kakek buyutku memang seorang aktivis spiritual di masanya. Singkat kata malam itu banyak pertanyaan dan informasi yang kudapat dari mas a*i,tentang masalah dunia pergaiban baik itu asal-ususl,hukumnya dalam  agama ,dan membongkar siapa sebenarnya sosok ghaib yang katanya selama ini sudah mengikutiku..Oh ya mas *li adalah keturunan ke-9 dari sunan Kalijaga (raden sahid) dan istrinya adalah keturunan ke delapan sunan kudus dan menetap di kudus,di kampung nya ia dikenal sebagai yai *li. Tidak banyak waktu kami ngobrol karena besoknya beliau sudah harus pulang ke kudus,pesan beliau nanti kalo sudah sampai di kudus dia akan menelpon aku kembali.

Selang tiga hari setelah pertemuan malam itu benar saja, mas al* menelponku,katanya aku di perintahkan untuk duduk dan puasa mutih selama tiga hari,saat kutanya tujuannya beliau tidak menjawab katanya dia tidak boleh menjelaskan kpd ku,ikuti saja nanti semua jawaban akan kamu dapat selama tiga hari itu,selama tiga hari itu aku harus berzikir pada setiap malamnya,dan malam terakhir aku tidak boleh tertidur sampai terdengar suara azan subuh,aku bingung dengan perintah tersebut karena harus dilakukan ditempat yang sepi,sedangkan dirumahku ada istri dan anakku yang masi sering nangis malam minta nyusu ke ibunya. Beruntungnya waktu itu istriku sedang libur panjang sekolah karena iya seorang guru. Jadi aku minta agar selama tiga malam mereka menginap di rumah mertuaku. Setelah kuceritakan maksudku istriku pun menuruti keinginanku.
Selama dua malam ritual zikirku tidak banyak penemuan yang kudapati,hanya ada perasaan merinding dan beberapa kali kelebatan bayangan saja. Pada sore hari yang ke tiga aku di telpon lagi,kataya malam ini aku harus siap-siap apapun yang terjadi dan dilihat jangan pernah berhenti berzikir apa lagi sampai lari,penasaran makin besar di benakku sedangkan untuk mendapatkan jawaban langsung tidak bisa karena mas al* tidak diperbolehkan menjelaskannya padaku.
 
Malam itu terasa agak aneh setelah berbuka aku ga boleh merokok dulu, harus tetap berada di sajadah sampai azan isya tiba dan langsung mendirikan shalat isya setelah itu barulah boleh istirahat sebentar sekitar 25 menit kemudian lanjutkan lagi berzikirnya. Kira-kira jam 01 teng WIB. Suasana mistisnya sangat terasa,hembusan angin sayup,dari belakang dan depan ku sangat terasa,kelebatan bayangan makin banyak kulihat,tubuhku terasa tebal merinding,kulitku serasa di tusuk-tusuk jarum,tiba-tiba pandanganku menjadi benar-benar gelap dan seketika aku merasa tubuhku ringan sangat ringan, tanpa kusadari kenapa sekarang suasana menjadi terang,aku ingat tadi aku berzikir dalam keadaan semua lampu di matikan dan gelap, aku kaget ternyata posisiku berada di atas plafon rumah dan melihat kebawah aku melihat aku sendiri yang sedang duduk diam tak bergerak sambil memegang tasbih,tapi tasbih itu tidak berjalan.

 masi dalam keadaan kebingungan dengan yang terjadi,aku lebih di bingungkan kenapa penglihatanku bisa menembus semua dinding,tembok,aku melihat tetangga yang sedang tidur terlelap,dan penglihatan jauh yang lain. Sontak aku terkaget tiba-tiba dari sisi belakangku terdengar suara "Assalamu'alaikum Anakku" reflek aku menjawab "walaikum salam" "mari ikut kakek sebentar" itu perkataanya selanjutnya,dipegangnya tanganku dan tiba-tiba aku berada di lokasi yang berbentuk sebuah kampung yang suasana jaman dahulunya sangat ketara,aku berjalan mengikuti kakek tersebut banyak orang melihatku mereka semua tersenyum tapi tidak bicara satu katakapun.Kemudian sampai di tengah-tengah desa kami berhenti di depan sebuah rumah panggung yang besar sekali di awal tangga ada dua orang lelaki berdiri seperti sedang berjaga,mereka berpakaian seperti prajurit melayu,lantas kami naik kerumah tersebut di dalam rumah aku melihat hidangan makanan yang banyak sekali semua terhidang di lantai tidak di atas meja. Kemudian seorang laki-laki tua datang menyambut kami,lalu di susul pula dengan seorang perempuan yang berparas cantik dan sangat cantik dengan wajah tirus dan kulit putih kuning,bibirnya merah rapi,dan bermata bening,rambutnya terurai lurus lebih sebahu iya memakai kemben warna merah pink lelaki manapun yang melihat aku pastikan akan terpesona dengan kecantikannya, selintas seperti bidadari yang aku lihat di sinetron jaka tarub tv,berharap dia akan menyapaku tetapi ternyata tidak...hadeeh...disaat seperti ini pun ternyata fikiranku masi konyol.

 Tanpa ada bicara mereka lalu berjalan mendahului kami untuk turun dari rumah kamipun mengikutinya,sampai di tepi sebuah sungai kakek yang tadi menjemputku memberikan selembar kain putih,kemudian menunjuk kearah sungai aku tau ini isyarat menyuruhku mandi. aku turuti isyarat kakek itu. setelah mandi aku dihampiri perempuan tadi dia menyodorkan seperangkat pakaian yang di taruh dalam nampan,tapi perempuan itu tidak mau melihatku dia hanya tersenyum sambil melihat kearah sungai. Aku pun langsung memakai pakain yang di berikan itu,ternyata itu pakaian adat melayu mirip sekali dengan pakaian seorang penganten laki-laki melayu.untungnya baju,celana,dan ikat kepalanya semua pas di badanku. Dan kami pun kembali kerumah tadi.
Dari kejauhan rumah tadi sudah terlihat tapi kenapa di depan rumahnya banyak sekali yang berkumpul,dan suara gendang serunai yang bertubi-tubi,di tengah-tengahnya ada sebuah meja yang di atasnya ada sejenis nasi tumpeng warna kuning,dan dikelilingi dengan berbagai buah dan makanan yang di bungkus daun pisang. Yang saya heran kenapa semua orang yang ada semua tersenyum melihat kedatangan kami,setelah sampai di depan meja tersebut kami berhenti, aku melihat disekelilingku masyarakat desa semua berpakaian melayu laki dan perempuannya semua bagus dan cantik-cantik. Aku melihat di atas rumah di terasnya berjejer orang-orang berpakaian aneh melihat kami, ada yang berpakaian serba hitam,ada yang berpakaian putih,ada yang berpakaian kuning memegang tongkat bambu kuning dan duduk di atas kursi yang terbuat dari bambu warna kuning,ada para putri-putri dan masih banyak lagi,tiba-tiba orang yang berpakaian kuning memberikan isyarat dengan lambaiyan tangan isyarat acara di mulai.
 
Kakek tadi yang ternyata adalah kakek buyutku, memberikan isyarat dengan perintah dia mengatakan "anakku tunjukkan siapa dirimu,kamu adalah seorang laki-laki,maka haram bagimu untuk mundur dari medan pertempuran,tidak usah takut dan ragu gunakan semua yang kami titipkan sejak kau lahir,saat inilah kau bisa mengetahuinya dan di duniamu nanti pertarungan-pertarungan yang lebih dahsyat akan banyak kau temui, kau cukup berniat minta lah semua senjata, ilmu,ajian dengan yang maha kuasa insyaAllah yang kau inginkan akan kau dapatkan. Karena di dalam dirimu sudah ada semua inti mustika,inti ajian,inti senjata,maka gunakanlah"  di seberang meja sana aku melihat 7 orang lelaki berbadan kekar dan berpakaian hitam dalam hati aku bertanya mereka kah yang akan menjadi lawanku" hmmmmm rasa gentar itu pasti ada.

 Satu di antara 7 lelaki tersebut berdiri dan berjalan ketengah gelanggang aku pun bergerak maju pula,laki-laki ini tidak memakai senjata apapun jadi aku merasa agak tenang,pikirku "yah paling nanti aku bonyok dipukulin dia". Sampai di tengah gelanggang kami bertemu dan bersalaman lalu kami mundur 3 langkah ke belakang,aku melihat laki-laki itu sudah memasang kuda-kuda dengan gaya silat melayu,sesuai kata kakekku tadi mintalah semua kepada Allah, aku pun memejamkan mata berdoa agar di berikan karomah kemampuan ilmu yang sama dengan lawanku. Sontak tangan dan badan ku bergerak sendiri pertarunganpun terjadi yang semula aku tidak bisa apa di sini aku menjadi seorang pendekar dunia persilatan,pertarungan dengan tangan kosong ini berlangsung lama jurus demi jurus sudah dikeluarkan sampai pada akhirnya aku mendapatkan sebuah celah untuk membuang serangan dan langsung memfokuskan pukulan tangan kananku kedada lawan ku,dan benarlah laki-laki itu langsung berteriak dan tiba-tiba melompat keluar dari gelanggang anehnya yang kulihat kenapa orang itu dari belakang terlihat seperti seeokor harimau belang sumatera dan langsung menghilang ke belakang rumah masuk ke hutan.

 Belum sempat aku berfikir panjang tiba-tiba dua lelaki yang masi duduk di kursi tadi sudah bearada di hadapanku,tanpa banyak bicara mereka langsung menyerangku,keduanya memakai senjata berupa tombak dan cemeti,ada niat untuk berlari dari gelanggang tersebut tapi aku teringat pesan kakekku tadi, haram hukumnya berlari dari medan pertempuran,tanpa sempat berdoa aku langsung di serang bertubi-tubi tapi anehnya semua serangan itu bisa aku tepis dan sesekali melemparkan tendangan kearah mereka,aku berfikir tidak mungkin menang jika aku tidak mempunyai senjata,dan tiba-tiba kakiku menginjak sebuah benda keras,sempat kulihat ternyata itu adalah sebuah tongkat yang kepalanya berbentuk kepala burung garuda. tanpa pikir aku langsung mengambil tongkat itu,setelah tongkat itu ada ditangan aku merasakan hawa aneh dingin menyelubungi tangan sampai kebahuku, dan gerakanku seperti gerakan seekor burung elang yang sedang menari,loncat sana sini sambil mengelakkan serangan lawanku,benar saja satu lawan ku telak terkena pukulan tongkatku langsung berteriak dan lari keluar gelanggang,belum lama aku juga mendapatkan sela untuk menyapu kaki lawan yang satunya lagi,ia terjatuh dan belakangnya kupukul dengan tongkatku kejadian serupapun terjadi dia langsung berubah wujud mnejadi seekor harimau sumatera dan melompat keluar gelanggang atau arena.
Belum lagi sempat aku mengambil nafas tiba-tiba keempat lelaki yang tersisa sudah mengepungku dengan posisi 2-1-2 berubi-tubi mereka menyerangku kali ini mereka semua bergerak seperti mengeluarkan jurus masing-masing ada yang bertingkah seperti macan,ada yang seperti monyet,ada yang seperti ular,dan satu lagi bertingkah seperti seekor belalang concorang. Dalam hati aku menggerutu ini adalah pertarungan yang tidak adil 4 lawan 1,aku melihat ke arah kakekku dan dia hanya tersenyum,hanya dengan satu senjata tongkat mungkinkah aku bisa mengalahkan mereka? ya Allah berilah hamba tambahan kekuatan untuk bertarung disini ya Allah,itu do'aku dalam hati dan tiba-tiba belakangku seperti menyentuh  bersandar pada seseorang,wangi ya..bau wangi bunga yang tercium di hidungku aku sempat menoleh tapi wajah yang bersandar padaku tidak bisa aku lihat karena wajah kami saling membelakangi,tapi dengan aroma wangi tersebut dia adalah seorang wanita,dan dalam fikiranku siapa dia dan dari warna pakaianya aku berharap itu wanita yang tadi mengikuti kami kesungai,agh....nantilah yang penting ini adalah jawaban do'a ku untuk memenangkan pertarungan ini.

Lama pertarungan terjadi sekarang 2 lawan 4 ya lumayan pikirku ada tambahan kekuatan,dengan senjata tongkatku dan wanita tadi bersenjatakan sebuah selendang,selendang itu menari kesana kemari memecut lawannya,dan akhirnya kamipun memenagkan pertarungan ini hal yang sama pun terjadi dengan lawan kami.
Aku baru bisa melihat wajah perempuan yang bertarung bersamaku,ternyata benarlah dia yang ada di dalam fikiranku. setelah saling tatap sebentar perempuan itu langsung menarik tanganku kearah depan rumah,dan diikuti kakekku dari belakang.
Kemudian lalu kami dipersilahkan naik kerumah tinggi tersebut,semua yang ada di situ tersenyum,berbisik sesama mereka ntah apa yang mereka bisikan akupun tak tahu, sampai di dalam rumah aku disuruh kakekku masuk kesebuah ruangan,dan anehnya hanya aku dan perempuan tadi yang namanyapun aku belum tahu di suruh masuk,sedikit terbayang hmmm..... jangan-jangan ada tempat tidur d ruangan itu.
setelah masuk ternyata di ruangan itu jauh dari yang kubayangkan di sana ada seperangkat sesajen tumpeng nasi kuning,bertutupkan seekor ayam,ada mangkuk pembakaran kemenyan,sarana makan sirih lengkap,kain putih dan lainnya. Tiba-tiba perempuan tadi membuka suara "duduk di depan jambar dang" busyeet.... suaranya merdu dan manja sekali,aku turuti saja kata-kanya aku duduk bersila di depan tumpeng itu,aku menolah ke belakang ternyata perempuan tadi pun sudah melakukan hal yang sama,dia bersilah dan matanya terpejam seperti sedang bersemedi,agh....aku jadi bingung mau nagapain,dari tadi hanya ada perintah doang..tidak ada kesempatan untuk bertanya, baiklah...aku juga melakukan hal yang sama.yaitu bersemedi....!
 
Nah...gan..itu sepenggal trhead awal perjalananku..ya..gan! saya butuh dukungan sedikit coment apakah diary ini bisa dilanjutkan atau tidak.

Kata gw ini INDEX test drive.

PART.2.PERTEMUAN dgn PANGLIMA SEPUH SRIWIJAYA http://infopade.com/2RlU

PART.3.PERTARUNGAN VS KHODAM KUNTI http://infopade.com/2TB2

PART.4.PERTARUNGAN VS JIN TIMUR TENGAH http://infopade.com/2TNr

PART.5.SAHABAT KARIB YG TAK TERSELAMATKAN http://infopade.com/2TYr

PART.6. LANJUTAN PART.5 http://infopade.com/2ToA

PART.7. PERSELISIHAN VS DEWI LANJAR RATU LAUT UTARA http://infopade.com/2U47

PART.8.LANJUTAN PART. 7 http://infopade.com/2U94

PART.9.TAMASYA ALAM ASTRAL (AKU dan GURU SEJATI) http://infopade.com/2UG9

PART.10.LANJUTAN PART.9 http://infopade.com/2UKn
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh smartcakradana
Halaman 1 dari 35

PART.2.PERTEMUAN DENGAN PANGLIMA SEPUH SRIWIJAYA by.Hetlan,S.SP.

PORTAL LADUNI(diary): SESION I
PORTAL LADUNI SESION I(diary)
PART.2
PERTEMUAN DENGAN PANGLIMA SEPUH SRIWIJAYA.

Aku tak tahu apa yang mesti aku baca waktu bersemedi,jadi aku berdoa saja agar minta di beri petunjuk kepada Tuhan Yang Maha Esa "ya Allah hamba mohon dberikan petunjuk apa bila ini adalah kehendak Engkau maka aku terima karena Engkau,tapi jika ini bukan hal yang benar aku tidak terima karena engkau" belum lama habis kulafaskan do'a dan tiba-tiba badanku terasa dingin sekali,tubuhku bergetar berbagai fenomena yang kualami.

aku beristighfar berulang-ulang,aku teringat dengan semua dosa-dosa yang pernahk alu lakukan mulai dosa yang paling kecil sampai yang paling besar,saat mencuri mangga tetangga waktu kecil sampai dosa menzolimi orang lain waktu dewasa.
aku tak kuasa menahan tangis penyesalan air mata mengucur deras tanpa kuasa kutahan, sungguh pemandangan yang menakutkan laksana melihat sebuah film layar tancap,dan pemeran antagonisnya adalah aku.

Yaa..Allah begitu banyak dosa yang telah aku lakukan,begitu banyak orang yang telah aku zholimi,kalbuku terus beristigfar seiring dengan gejolak pengakuan dosaku.malu,takut,menyesal,merasa hina dan durhaka kepada sang Penciptaku rasa ini membuat dada sesak entah bagaimana aku memebus smua dosa ini. sesaat aku merasa hening pandanganku gelap berputar-putar,perut terasa mual dan tiba-tiba buaarrrr....hoaaakkk..aku memuntahkan isi perutku,kulihat yang keluar cairan hitam bercampur darah,berbau yang sangat tidak sedap.berkali-kali muntahan cairan itu keluar sampai terasa smua isi perutku sudah benar-habis dan kosong.

Aku kembali memperbaiki duduk sila ku,kali ini terasa sangat tenang,tubuhku terasa ringan,sesaat aku melihat titik cahaya di kejauahan,semakin lama semakin dekat kepada mataku cahaya putih di depanku,cahaya itu bulat sebesar bola pingpong semakin lama semakin besar dan akhirnya menjadi sebesar bola kasti. setelah jarak kira-kira satu jengkal dengan mataku cahaya itu berhenti dan membelah menjadi dua bagian cahaya berdampingan.

terus tanpa berkedip kupandangi cahaya itu,anehnya di dalam cahaya itu muncul tulisan arab yang berlafaskan Allah dan yang satu berlafaskan Muhammad.cahaya itu mulai bergerak mengelilingi kepalaku,berputar perlahan sehingga suasana menjadi terang di kamar itu,dua cahaya itu kemudian menyatu lagi menjadi satu pas di atas kepalaku,kemudian muncullah lafas-lafas " Bismillahirrahmanirrahim,Laailahailallaah,muhamammad rasul Allah,lalu berterbangan lafas-lafas Asmaulhusnah" lafas-lafas itu bergerak menjauhiku sambil berputar-putar di sekelilingku.

kemudian lafas-lafas itu satu persatu bergerak menuju ke arahku dengan sangat cepat dan satu persatu menghantam kearah tubuhku.hantaman demi hantaman menerjangku,seolah ada sesuatu yang masuk menembus badanku,berbagai warna cahaya kuning,biru,putih,merah semua masuk kedalam badanku sampai jantung ku terasa sangat sesak,tapi aku tidak berdiri dan tidak berani membuka mataku,lama hal itu terjadi sampai akhirnya semua lafas Asmaulhusnah itu habis dan sudah masuk ketubuhku smuanya,cahaya di kamar itupun sudah kembali remang dan gelap. sudah selesaikah pikirku... hantaman ke tubuhku sudah berhenti yang terasa hanya hawa sejuk di sekitarku.

Aku membuka mataku karena ku anggap proses semediku sudah selesai,aku ingat ada wanita di belakangku tadi aku langsung menoleh ternyata wanita itu sudah tidak ada di tempat iya duduk tadi, yang ada di bekas tempat duduknya hanya sebuah cupu seperti guci kecil dan setangkai bunga mawar berwarna pink,di dalam gucinya ada sebuah batu yang berwarna pink juga kira-kira berukuran sebesar biji kacang hijau. ku ambil cupu dan bunga mawar itu dan aku langsung keluar dari kamar sendirian.

Kulihat kakeku sedang menungguku sambil mengobrol di ruangan depan rumah,aku langsung menghampirinya aku menunjukkan apa yang aku bawa dari kamar tadi,kakekku pun tersenyum,semua yang ada disitu tersenyum,lalu aku dan kakekku berpamitan kepada smua yang ada di sana,kami menuruni tangga rumah dan semua orang yang ada dihalaman tadi menyalamiku,laki dan perempuan tua muda,semua menyalamiku,tapi tetap tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut mereka.

Kami melangkah keluar kampung itu sesekali aku menoleh kebelakang,sempat kakek menegur "tidak usah kwatir dia ikut bersama kamu nanti dia yang akan terus mendampingi pada setiap kegiatan kamu setelah ini"tjiaaahhh...ternyata kakekku tau kalau aku masi mengingat perempuan tadi. Kuberanikan bertanya pada kakekku"kek dia namanya siapa kek?,"tanya aja sendiri" kata kakekku,gimana caranya kek dia kan ga ada disini,kata siapa dia ada di dalam cupu yang kamu pegang itu,sekarang kamu coba panggil dan tanya kata kakek ku,terus aku coba panggil dan bertanya "assalamualaikum mf mau nanya kamu namanya siapa? terdengar seperti berbisik di telingaku "Seruni" kek namanya seruni kataku la iya jawabnya. Nanti seperti itulah cara kamu memanggil dia kata kakek insyaAllah dia akan muncul di depanmu,iya kek jawabku.

lama kami berjalan dan berbagai pertanyaan yang kutanyakan pada kakek,aku cukup puas dengan jawaban kakekku, sampai di tepi desa kakek berkata "Anakku kakek hanya sampai di sini mengantarmu,gunakan semua yang ada didiri kamu untuk kebajikan dan hanya tujuan untuk beribadah kepada yang maha pencipta,dan hindari pertempuran dengan orang yang memakai senjata yang terbuat dari bambu kuning. "Baik kek" jawabku.

setelah itu aku berjalan sendiri ketengah hutan keluar dari kampung tadi,hutan ini terasa gelap,semakin kedalam semakin gelap,dan tiba-tiba ada yang menabrak ku braaak...aku terjatuh dan terduduk terasa pingsan,dan setelah sadar aku membuka mataku dan kudapati aku masi dalam keadaan duduk berzikir sambil memegang tasbih di tangan kananku,aku langsung beridri menyalakan lampu listrik kamar,kulihat di tangan kiriku ternyata ada sebuah cupu dari perjalanku tadi.

Bertemu dengan panglima sepuh sriwijaya

"Jiwaku telah menerima semua bentuk keikhlasan,jiwaku adalah savana yang terbentang,sukmaku adalah adalah matahari bagi bumi,air bagi lautan,bintang bagi langit,Kalbuku adalah altar bagi cahaya-cahaya lembut yang menyinari alam gelapku,agamaku adalah cinta,cintaku kepada sang pemilik cinta,aku akan berjalan kearah cinta yang aku imani" (rindu ksatria laduni)

Lama setelah kejadian malam itu,aku ingat pesan terakhir dari mas a*i,kalau dia hanya hanya bertugas untuk membuka yang ada pada diriku yang selama ini terpendam. Beliau tidak berhak untuk menjadi guruku,karena aku adalah keturunan sumatera asli maka orang sumateralah yang akan melanjutkan penggemblengan potensi spiritualku,dia memberikan nomor Handphone seseorang yang harus aku hubungi orang itu adalah temannya sendiri yang memang juga seorang supranatural asal sumatera,dia tinggal di propinsi Jambi.

Saat itu aku dan istri beserta anakku sudah tidak tinggal di rumah perumnas yang dulu, dikarenakan istriku tidak betah karena katanya rumahnya terlalu kecil dan sumpek dia ingin tinggal di rumah yang gedean dikit,tapi bukan prumnas lagi,karena itu kami pindah dan membangun rumah yang baru,kearah tengah kota bengk*lu. Dirumah baru inilah pertualangan ku kembali di mulai.

Entah kenapa di rumah kami yang baru aku langsung terkena sakit,aku terkena struk,dari paha sampai kaki ku bengkak sampai celana panjang ku tak bisa kupakai,dari gejala penyakitku menunjukkan kalau aku terkena gagal ginjal,lama sakit ini kubiarkan aku tidak pergi berobat ke medis atau pun alternatif setiap di suruh cek up oleh istri aku tidak pernah hiraukan,bukan masalah karena tdk ada uang,toh.. pengobatan kami sekeluarga sudah di tanggung PT.askes karena istriku seorang pegawai negeri. tapi ntah rasanya hati tidak mau menuruti saran istri ataupun keluargaku.

Akhirnya sampailah istri ketitik puncak kekesalannya,akupun terpaksa mengikutinya pergi kerumah sakit untuk cek up penyakit dalam,darah dan urinku di ambil untuk di bawa ke laboraturium rumah sakit,sekitar 2 jam kami menunggu hasilnya,kemudian kami dipanggil oleh dokter yang menangani hasil lab tadi,dokter menjelaskan organ dalam ku terutama ginjal semua positif dan baik-baik saja,secara medis aku tidak sakit apa-apa. Lalu dokter menyarankan untuk coba cari alternatif siapa tahu ada yang bisa membantu.

setelah pulang aku langsung mencari info orang-orang yang membuka pengobatan alternatif yang bisa aku jangkau,singkat cerita setiap dukun,kiyai,ustad,ataupun para normal lainnya,mungkin ada berjumlah 10 orang yang sudah kutemui,rata-rata mereka mengatakan setiap malam pertama mencoba mengobatiku setelah mereka tidur mereka semua di datangi oleh 2 orang gaib,satu sosok kakek-kakek dan satunya sosok seorang perempuan cantik,mereka di suruh berhenti mencoba mengobatiku kalau tidak mereka akan di celakai kedua sosok tersebut minimal kalau ada kemampuan mereka akan bertempur secara gaib,dan rata-rata mereka mundur cari aman, biasanya keesokan harinya mereka langsung memberi kabar tidak bisa melanjutkan pengobatan karena ada yang marah katanya. sampai akhirnya aku berfikir mungkinkah kedua orang itu adalah seruni dan kakekku?

Teringatlah aku pesan mas*li untuk menghubungi seseorang,malam itu langsung aku ambil hp ku dan kutelpon orang itu. Ternyata dia adalah seorang TNI yang masih aktif,kuperkenalkan diri, dan kuceritakan masalah yang menimpaku, dan kusampaikan pula pesan dari sahabatnya. Ternyata dia berasal dari daerahku jadi perbincangan kami terasa akrab seperti kakak dan adik,dia juga banyak cerita tentang pengalamnya di dunia spiritual,sampai dia diberi gelar oleh ghaib nusantara dan raja kerajaan sriwijaya yaitu dengan gelar Panglima sepuh sriwijaya dan di tanah jawa diberi gelar oleh para wali sebagai Arya wardin Notonegoro,sedangkan nama aslinya adalah W*rdin,sepak terjangnya di dunia ghaib nusantara sudah tidak di ragukan lagi.

Kembali ke masalahku,setelah beliau berkomukasi dengan gaib,ternyata benar dua sosok yang dimaksud adalah seruni dan kakekku,mereka sengaja menyumbat syaraf dan aliran cakraku di dalam darah,untuk memberiku pertanda segera melakukan penggemblengan spiritual dan menggiring aku pada pembimbingku yang sebenarnya.yaitu Panglima sepuh sriwijaya.Beliau mengatakan "sudah saatnya aku turun gunung untuk penggemblengan gaib,membuka semua yang sudah dimasukkan kedalam tubuhku waktu aku berzikir 3 malam itu. Karena itu aku di suruh untuk bersiap secara lahir dan bathin menjadi seorang spiritual.

Singkat cerita diapun tidak berani untuk menjadi seorang guru untukku,dia hanya berposisi sebagai penyampai pesan gaib yang nantinya ditujukan untukku,sekaligus sebagai penerjemah ilham atau pertanda yang datang padaku,memang sih komunikasi ghaib rata-rata berbentuk kias atau pertanda,jadi supaya tidak salah arti dan tujuan maka harus ada pembimbing yang ahli dalam rangka menelaah kias dan pertanda tersebut.

perintah pertama adalah aku harus melakukan tirakat berpuasa selama 7 hari (puasa mutih tanpa memakan sesuatu yang berunsur bernyawa),setiap malam aku harus kembali duduk berzikir atau wirid,aku diharuskan mencari literatur pengetahuan tentang ilmu Tauhid,dan semua ilmu yang menerangkan tentang hakikatnya berserah diri kepada tuhan yang maha esa. singkat cerita berbagai pengalaman supranatural kualami selama 7 hari itu.

Setelah selesai aku di suruh untuk berziarah ke makam leluhurku yaitu makam Raja kerajaan sungai seru* bengkulu makam "paduka baginda maharaja sakti bengkulu dan kanjeng putri Gading cempaka"

Sore itu tepat pada sore jum'at aku datang berziarah ke makam tersebut,alangkah terkejutnya aku, secara kasat mata sesampai di depan komplek pemakaman itu aku sudah di sambut oleh beberapa orang prajurit yang memakai pakaian punggawa kerajaan zaman dulu,aku di sambut dengan suara gendang serunai lagi,tapi kali ini tidak ada arena pertarungan,aku langsung dibawa kesebuah balai dan menghadap kepada seorang raja dan ratu, dalam hati aku berkata inikah leluhurku Paduka baginda maharaja sakti dan putri gading cempaka?

Didepan mereka aku di siram dengan air bunga tapi hanya sebatas percikan,kemudian sang raja itu mengangkat tanganya dan tiba-tiba...blass...ada sebuah keris berwarna emas di tangannya lalu keris itu terbang ke arahku dan berubah berwujud seperti seekor ular naga bersayap,dan tiba-tiba ular itu langsung meluncur cepat kearahku serasa aku akan ditelanya mentah-mentah,dan setelah pas di atasku ular itu berubah menjadi sosok cahaya warna kuning dan masuk menembus kepalaku sampai ke pinggangku,aku mersakan kalau ada suatu benda keras yang tertancap di tulang belakangku yang menimbulkan rasa pegal dan kaku di belakangku,semakin lama rasa pegal dan kaku itu semakin hilang dan aku kembali duduk bersila.

Belumpun sempat aku berpikir putri yang disamping raja sudah melemparkan sebuah sinar berwarna biru berbentuk seperti gear sepeda memutar kencang kearahku dan pas masuk mengenai dadaku. Setelah itu sang raja pun berkata anakku sekarang engkau adalah kesatria bengkulu,pergunakanlah senjata dan ilmu yang telah kami titipkan padamu,engkaulah salah satu pemegang pusaka kami dan sinar biru itu adalah cahaya "ajian kala cakra" yang nantinya akan menjadi pelindung badanmu,kau akan bisa menundukkan semua mahluk sebangsa kami dan manusia sekalipun,tapi ingat jangan sekali-kali kau gunakan untuk menganiaya bangsa kami,jika nanti engkau dalam sebuah pertempuran maka berwasilah lah kami akan datang membantumu,seperti itulah pesannya.

Tanpa kusadari di belakang singgasana raja dari tadi ada dua sosok yang kukenal yaitu seruni dan kakekku,kakekku melihatku dengan penuh kebanggaan,tapi seruni hanya tersenyum saja,pikirku senyum itu lagi...aduh..!.kenapa jika ada seruni pikiranku selalu konyol,hilang jiwa ksatriaku jika sudah berhadapan dengan dia.

Entah kapan bisa melihat dia lagi,agh... bukankah dia nanti yang akan mendampingiku dalam smua aktifitas spiritualku kedepan..pikirku,nantikan banyak waktu mengobrol dengannya.

singkat cerita setelah acara itu akupun pamit pulang dan di antar oleh seruni dan kakekku sampai kedepan gerbang istana sesaat aku menoleh alangkah kagetnya ternyata yang kulihat hanyalah sebuah komplek pemakaman tua yang di tengahnya ada sebuah altar balai bundar tempat para peziarah beristirahat,agh.... sudahlah aku tidak mau memikirkan itu,toh ini semua berhubungan dengan dunia gaib jadi apa saja yang tidak bisa di logika bisa terjadi,akupun menghidupkan motor lalu putar arah pulang,...eh aku lupa seruni kemana ya kok ga ada.padahal aku berharap dia naik sepeda motorku,tapi nanti jika ada yang melihat aneh juga ya.. dengan pakaiannya seperti itu,mungkin ada baiknya dia hanya berada di cupunya dalam tas sandangku.

hanya selang 3 hari dari pulangnya aku berziarah penyakitku mulai berkurang,kakiku sudah normal lagi,strukku sudah hilang..Alhamdulillah ya Allah engkau telah mencabut penyakitku,sungguh tiada daya dan upaya melainkan kehendak engkau yang maha pemurah dan bijaksana,engkau yang mempunyai segala macam penyakit dan Engkau pulalah yang mempunyai obatnya.

BERSAMBUNG...PART.3
penggemblengan spiritual pengobatan.
profile-picture
cos44rm memberi reputasi
Diubah oleh smartcakradana

PART.3.Penggemblengan ilmu pengobatan (pertarungan vs khodam kunti) by.Hetlan.S,SP

PORTAL LADUNI(diary): SESION I

PORTAL LADUNI SESION I (diary)
PART.3
PENGGEMBLENGAN ILMU PENGOBATAN by.Hetlan.S,SP

Pada tahap ini banyak sekali peristiwa gaib dan pertempuan gaib yang akan terjadi,dikarenakan aliran yang aku jalani adalah laduni dan bersifat titipan maka semua ilmu yang aku dapatkan akan di uji disini,aku di uji dengan jumlah penyakit atau pasien sebanyak 21 orang. Dari 21 inilah nanti akan dilihat sudah setinggi apa kemampuan spiritual dan supranaturalku,Kejadian-kejaadian ini real bagi internal penulis akan tetapi akan ditambahi bumbu-bumbu fiksi agar lebih enak di baca,cerita akan banyak berhubungan dengan individu dan dan nama suatu daerah dan untuk melindungi privasi individu lain maka nama dan tempat akan sedikit disamarkan.
cerita ini nanti juga mungkin berkaitan dengan agama atau kepercayaan tertentu,tapi penulis tidak bermaksud untuk membentuk suatu dogma atau pengkultusan sebuah ajaran agama tertentu.mari kita sikapi dengan fikiran dewasa,dan apabila nanti terjadi pertentangan antara pemahaman penulis dan pembaca,penulis mohon agar pertentangan itu cukup di dalam hati saja dan anggap ini hanya sebatas cerita fiktif belaka.
..........salam damai......selamat berpetualang di dimensi astral bersama saya........

1.1.Pertarungan dengan khodam kunti dari bali.

Sore itu,sehabis magrib aku duduk bersantai dengan anak dan istriku,di teras samping rumahku,tidak seperti biasanya karena biasanya aku menghabiskan waktu senggang antara azan magrib dan isya aku habiskan di sajadah dengan berzikir/wirid untuk lebih mendekatkan diri kepada TYME.

Tiba-tiba ada sebuah sepeda motor matic parkir di depan rumahku,motor itu ditumpangi sepasang suami istri dan seoarang perempuan skitar umur 17 tahunan. “Assalamu’alaikum…mas numpang nanya ini rumahnya pak Dinar yah“…”waalaikumsalam iya benar pak jawabku saya orangnya,masuk pak” sambil aku menunjuk kearah pintu teras depan rumah,lantas kupersilahkan duduk mereka duduk berbaris bersandar didinding,memang ruang tamu rumahku tidak di lengkapi kursi atau sofa,biar lebih luas dan enak hanya di kasih ambal oleh istriku dan sebuah meja pendek bebentuk bundar.

Dengan nada yang pelan dan menghiba laki-laki itu bercerita tujuan mereka datang kerumahku,mereka dulu tinggal di tanggerang banten dia kerja di salah satu pabrik sepatu,dan anak yang dibawanya itu adalah anak tertuanya. Sekarang mereka sudah memutuskan pulang dan membangun rumah di Bengku*lu,adapun yang menjadi fikiran mereka adalah anaknya itu sebut saja *ndah (nama asli),pada waktu masih di tangerang dia mengalami kejadian pelecehan seksual oleh tetangganya yang sudah berumur,dia hampir diperkosa untung saja kejadian itu bisa digagalkan karena ada yang melihatnya.

Nah,setelah kejadian itu In*ah selalu berdiam diri,tidak mau bicara,bahkan sering menangis sendiri seperti kesurupan,dan sudah tidak mau datang kesekolah lagi padahal sebentar lagi dia ujian SMA. Demi anaknya itu mereka memutuskan untuk pulang dari perantauannya ke kampung halaman,namun setelah beberapa bulan tinggal di be*gkulu anaknya tidak ada perubahan sama sekali bahkan pakaian sekolah nyapun dibakar nya sendiri,""dua hari yang lalu saya bertemu dengan seseorang katanya coba bawa anakmu ke rumah bang Dinar terus dia menunjukkan alamat ini seperti itu bang ceritanya"". Oh..saya juga sempat berfikir siapa yang memberitahu dia itu dia sudah bilang ciri-cirinya tapi tetap aku tak bisa menerka orangnya. "Begitu lah bang..kami sekeluarga minta bantuannya bang,supaya anak kami bisa normal lagi,karena kasian sebentar lagi dia mau ujian sekolah paling tidak dia bisa ikut ujian dulu bang"

Setelah itu,aku menjawab ""gini pak saya tidak punya ilmu atau pengalaman tentang urusan beginian,tapi jika bapak yakin saya akan mencoba semampu saya atas dasar iklas karena Allah. Semoga do’a kita di ijabah-Nya". "Iya bang kami yakin ini petunjuk buat kami bang,kami sudah menemui beberapa dukun dan orang pintar tapi tidak ada perubahan malah tingkah laku*ndah makin aneh katanya". Sebentar ya pak…kataku memberi isyarat untuk tenang. Dalam hati aku bingung harus berbuat apa ini ujian pertamaku,belum ada pengalaman lalu aku mengambil hp dan Headset untuk menelpon pembimbingku.

“hallo..Assalamu’alaikum dang…walaikum salam ada apa din?""

kuceritakan kalo aku didatangin dan tujuan orang tersebut datang, dia hanya menjawab “ya..lanjutkanlah .."katanya,tambah bingung aku jadinya. “Din…saya akan mengawasi kamu dari sini,keselamatan kamu dan keluarga sudah kami yang bertanggung jawab,tenang aja kamu lakukan apa yang kalbumu katakan nanti,mintalah agar Allah memberikan petunjuk itu” katanya,"baik dang..!"
lalu aku minta i*dah duduk di depanku,awalnya dia tidak mau karena memang dari tadi dia menatapku dengan sorotan tatapan tajam dan liar yang penuh dengan kebencian entah apa penyebabnya aku sendiri tak tahu. Setelah di bujuk ibunya akhirnya diapun menuruti duduk di depanku,aku memejamkan mata dan konsentrasi,hanya do’a yang bisa aku panjatkan untuk meminta agar sang illahi memberikan petunjuk padaku,sejenak aku brkonsentrasi dan tiba-tiba blas…..! aku seolah sedang melihat sebuah televisi yang berlayar datar dan lebar tapi tv nya masi berwarana hitam putih.

Di layar tersebut aku melihat sosok ind*h,seolah sedang memutar kaset video ply back gambarnya mundur sampai ke satu titik yaitu waktu pelecehan yang terjadi padanya,gambar itu di mulai kembali,beberapa kejadian terekam disitu,sampai pada suatu titik yang agak aneh menurutku,disitu dia sedang duduk di bawah pohon besar seperti pohon beringin di sekeitarnya ada beberapa pohon seroja,dan di belakang *ndah berdiri sesosok perempuan berbaju putih,rambutnya terurai,hmmm…pikirku disinilah dia mulai diikuti oleh mahluk astral itu.disisi lain aku juga melihat beberapa wujud yang sama,kelihatannya lokasi tersebut memang tempatnya kampung kuntilanak pikirku.

Aku,langsung menutup layar tersebut dan membuka mataku,aku ingin membangkitkan mahluk yang ada di dalam diri in*ah supaya bapaknya bisa berdialog dengan mahluk tersebut,tapi nanti dia akan kesurupan pikirku,agh…biarlah yang penting orang tuanya bisa puas,Aku lantas mulai stater zikir di dalam bathinku,beberapa saat terlihat *ndah seperti gelisah dan kepanasan,tangannya seperti mengejang, dan tiba-tiba aku di kagetkan ada suara muncul dari dalam bathin ku “cukup!…jangan kau bangkitkan di rumahmu karena nanti ada efek kekeluargamu,bangkitkan iya di rumahnya”seketika aku langsung stop zikirku aku tau itu adalah suara seruni,aku tidak berani melawan perintahnya karena sepertinya seruni memperingatkan ada efek negatifnya.

Lalu kusampaikan kepada bapaknya” ini prosesnya tidak bisa dilakukan sekarang,besok sehabis isya saya yang akan datang kerumah bapak,untuk melanjutkannya",”iya bang” jawabnya,terus dia bertanya "untuk malam besok apa yang harus kami siapkan bang?",kembali aku membatin dan kudengar suara seruni “kembang 7 rupa harus ada kantil dan melati,minyak misik hitam,minta di sediakan kamar khusus” itu katanya lalu kusampaikan pada mereka,singkat cerita mereka pun pamit pulang.

“pengetahuan yang besar adalah pengetahuan yang diiringi dengan rasa takut”. (Al-Hikam)

Sesampainya dirumah i*ndah aku langsung disambut oleh bapaknya,kulihat di dalam ada beberapa orang sepertinya tetangganya. “in*ah nya ada di kamarnya bang” suara ibunya sambil menunjuk ke sebuah kamar. “biarkan aja bu jawabku” apa pesanan saya sudah di siapkan pak? “sudah bang,itu semua sudah siap dikamar itu,baik pak aku numpang kekamar mandi ya untuk wudhu,karena tadi aku kentut di jalan.aku ditemani bapaknya ke belakang kamar mandi untuk berwudhu.

Aku masuk sendirian di kamar yang sudah disiapkan oleh yang punya rumah sesuai pesanan sarana yang di pesan sudah siap di dalam sebuah nampan,aku mengambil sebuah dupa kerucut dari tas ku dan kubakar. lampu kamarnya terang sekali jadi supaya lebih konsentrasi kumatikan lampunya. sesaat aku duduk bersila,suasana mulai terasa aneh,angin sayup sudah mulai terasa berhembus menerpa tubuhku,beberapa kelebatan bayangan mulai terlihat dan tiba-tiba blas….aku sudah berada di sebuah lokasi hutan yang lembab sedikit sekali cahaya matahari yang bisa masuk,hutan ini terselubungi kabut dan suhunya dingin sekali,sampah dedaunan yang jatuh tebal sekali dan terasa lembab laksana habis diguyur hujan.yang lebih kaget lagi ternyata keberadaanku bersama seruni,iya memegang tangan kiriku,itu kusadari setelah iya melepaskan tanganku.

skitar 100 meter kami melangkah tanpa tau arah kompas kami hanya mengikuti kearah lokasi yang lumayan terang saja,sampai dilokasi itu pemandangan mistis pun kami temui,tidak kurang seukuran lapangan bola kaki kami melihat hamparan batu-batu besar yang diselimuti lumut dan sangat licin jika dipijak. Ditengah lapangan ada sebuah batu yang datar dan berbentuk altar yang bearada di bawah sebatang pohon karet merah yang akar anginnya sudah sampai ketanah, disana kami melihat ada seorang gadis yang sedang bermain di atas ayunan yang terbuat dari akar pohon tersebut,aku bertanya kepada seruni “apakah gadis itu ind*h? iya benar “jawab seruni,kalau begitu ayo kita bawa dia pulang kataku,tunggu katanya “lihat di diatas pohon itu”sambil seruni menunjuk keatas pohon,benar saja aku melihat beberapa sosok perempuan lagi,beberapa berpakaian putih dan ada juga yang berpakaian merah menyala.”Gadis itu sekarang berada dalam pengawasan mereka,mereka bertujuan untuk menjadikannya sebagai teman anggota mereka,salah satu sukmanya sudah dibawah kesini dan sukma didirinya sudah digantikan oleh salah satu dari mereka” mendengar penjelasan seruni aku tau ini akan terjadi pertempuran dengan bangsa dedemit yang sebenarnya,karena tugasku adalah membawa pulang sukma *ndah.

Kita akan mendekatinya berhati-hatilah karena mereka sudah mengetahui kedatangan kita” kata seruni sembari bergerak kedepan,ntah dengan lincahnya aku melompat dari batu-kebatu tanpa terpeleset,badanku terasa ringan sekali dan mampu mengimbangi pergerakan seruni,sekitar 20 meter berjarak dengan i*dah tiba-tiba sesosok wanita perpakaian putih menyambut kami dengan serangan yang sempat membuatku kaget dan hampir mengenaiku,sontak seruni langsung menepis serangan itu dengan selendangnya”jangan lengah” kata seruni. Sedikit rasa malu mendengar perkataan seruni,”aku di lindungi seorang wanita” pikirku.

Baiklah memang seharusnya ini pertempuranku,sesaat aku berdo’a aga diberikan kekuatan oleh sang pemilik keukuatan. musuh kami sudah bertambah menjadi 3 orang,dengan lincahnya kami bertarung sambil,beberapa pukulan kami sudah bersarang di tubuh lawan,selendang seruni menari kesana kemari,mengibas, setiap kibasan selendang itu menimbulkan sinar berwana merah,dua lawanku telah behasil aku lumpuhkan dan terbang kembali ke atas pohon,lalu turun lagi dua,tiga,empat sosok wanita yang semua berpakaian berwarna merah,pikirku sepertinya yang berpakaian merah ini lebih hebat dari yang berpakaian putih tadi.

Benar saja mereka menyerang tidak menggunakan fisik,dari posisi kuda-kudanya sepertinya mereka sedang bersiap-siap untuk mengeluarka sebuah ajian serangan jarak jauh,dan perlahan dari tangan mereka yang mereka satukan keluar asap kabut berwarna hitam,asap itu bergerak kearah kami,melihat hal itu akupun sudah menyiapkan ajian kala cakraku yang bisa di pakai sebagai perisai membentengi kami,sinar kala cakraku sudah mulai bergerak kedepan membentuk sebuah gear atau roda gigi yang besar berputar dengan kencangnya,dan kabut hitam tadi menerpa perisaiku dan blas….kabut tersebut menjadi buyar,kuarahkan perisaiku kearah keempat perempuan itu,secepat kilat kala cakraku menghantam mereka tanpa sempat mengelak kabur keatas pohon seperti yang sebelumnya,terdengar teriakan histeris dari mereka dan tiba-tiba menghilang.dan kala cakraku kutarik mendekat kearah kami lagi.

Dari atas yang paling tinggi turun sesosok lagi perempuan yang berpakaian merah,tapi agak sedikit berbeda perempuan ini cantik sekali,hampir mengalahkan kecantikan seruni,pakaianya sedikit dihiasi dengan manik-manik berwarna emas, yang satu ini tidak langsung menyerang kami “kalian telah membinasakan empat saudariku,maka salah satu dari kalian harus tinggal disini sebagai gantinya”kata nya dengan suara keras. “tujuan kami kemari bukan untuk mencari permusuhan dengan bangsa kalian,kami hanya ditugaskan membawa sukma anak manusia yang kalian tahan disini,maka izinkanlah kami membawanya pulang,kasihanilah orang tuanya,didunianya dia mempunyai masa depan sebagai manusia normal,jangan kalian siksa dengan menawan sukmanya,apa salah dia” jawabku .”tidak anak itu sudah menjadi milik kami,kami yang telah menghiburnya dari kesedihan yang disebakan oleh bangsa kalian sendiri, jika ingin membawaya maka kembalikan keempat saudari kami. “berbicara percuma mereka bukan golongan yang bisa di bujuk ,kalahkan dia itulah caranya,selama kau bertarung aku akan mengambil gadis itu” kata seruni.

Tiba-tiba sebuah sinar hitam sudah mengarah padaku,dengan cepat kami menghindar,seruni sengaja melompat lebih jauh dari arena pertarungan agar dia bisa bergerak ke arah i*dah,serangan terhadapaku datang bertubi-tubi seolah tidak memberikan kesempatan untukku memberikan serangan balik,aku hampir terkena serangan berkali-kali. Dengan bermodalkan perisai kala cakra aku berusaha menepis semua serangan jarak jauh itu,sinar hitam,kuning,biru bergantian menyerangku,aku berpikir adakah ilmu atau ajian lain yang kumiliki? aku teringat waktu itu aku juga dititipi sebuah keris oleh paduka maharaja sakti,seketika aku membatin dan ku panggil keris itu,dan blas…keris itu sudah berada di tanganku,kuarah kan kala cakraku kearah lawanku dengan secepat kilatpun perisai itu melesat,tapi bisa dihindari oleh lawanku,lalu kucabut kerisku dan tiba-tiba keluar cahaya kuning melesat ke arah lawanku,dua seranganku bisa di tepisnya,kembali aku membatin agar khodam keris itu muncul dan membantu dalam pertarunganku,dan seketika muncullah seekor ular naga bersayap,pikirku” inilah lawanmu wahai ratu kuntilanak”.

Naga emas itu langsung menyerang lawanku bertubi-tubi,kulihat dia mulai kerepotan melawan serangan naga ku,saat ada kesempatan aku langsung mengarahkan perisai kala cakraku yang dari tadi memang masih aktif menunggu perintahku,dan benar saja kala cakraku bisa mengenai dada perempuan itu,ia terpental jauh dan tidak kembali seperti telah melarikan diri. Disisi lain seruni sudah berhasil membopong sukma ind*h. Dan kami segera pergi meninggalkan tempat itu kearah hutan tempat pertama kali kami muncul. Dan sesaat kami sudah berada di kamar rumah tempat aku duduk bersilah,kubuka mataku tapi aku tidak melihat sosok seruni dan *ndah.

“cepatlah keluarkan mahluk yang ada di dalam dirinya “terdengar suara seruni oleh ku. Aku langsung bergegas keluar kamar dan meminta agar in*ah segera di bawa keluar dari kamarnya,sambil meronta-ronta *ndah di bawa keruang tamu,aku langsung meminta segelas air dan air itu kuberi asma ayat kursi dan al-fatiha,dan aku alirka tenaga murniku,lalu kusuruh diminumkan dan diusapkan ke ubun-ubunnya,kutarik keluar mahluk yang ada didalam tubuh nya dan sesaat terdengar suara pekikan yang nyaring yang cukup membuat merinding yang ada disitu, dan tubuhnyapun lemas terkulai,pikirku dia sudah keluar dan sukma nya sudah kembali,”terima kasih ya Allah engkau telah memberikan kekuatan agar aku bisa menyelesaikan tugasku”.

1.2.Pertempuran dengan jin timur tengah (turunnya ajian cakra manggilingan dari sunan kalijaga)

“barang siapa yang menjadikan burung gagak sebagai dalil,maka ia akan membawanya melewati bangkai-bangkai anjing” (iman Asy Syafi-i)

Tiga hari selang peristiwa pertempuran dengan ratu kuntilanak. Siang itu aku menerima telpon dari sesorang “hallo aslamu”alaikum” jawabku.Walaikum salam “ini pak Dinar kah? iya bu,ada apa ya bu?,”gini pak saya saya disuruh pak war*in dari jam*i menghubungi bapak,katanya dia tidak bisa datang Ke *engkulu,mendengar nama itu aku langsung tau kalau ini adalah masalah gaib.minimal ngobatin orang sakit. “dia ngasi nomor hp bapak ke saya,iya bu memang ibu ada masalah apa? Panjang ceritanya pak,ini masalah suami saya,sekarang dia lagi sakit,apa bpk bisa datang kerumah saya sekarang? oh,iya bu ini saya lagi kerja saya bisa datang nanti malam habis isya bu gimana?, baiklah pak tidak apa-apa nanti say sms kan alamatnya,benar ya pak kami tunggu dirumah kami,baik bu. timpal ku.

Jam 4 sore aku sudah pulang dari kerja,aku berpikir sebaiknya aku menelpon pembimbingku dulu untuk meminta petunjuk darinya karena ini adalah informasi dan rujukannya. Panjang lebar kami berbincang banyak saran-saran yang kudapatkan darinya yang belum tentu aku dapatkan dari seorang guru sekalipun,ternyata bagiku bukanlah hanya sekedar pembimbing tapi lebih bahkan sepatutnya dia menyandang gelar guru bagiku. Dinar!..ini ada petunjuk dari kanjeng sunan kalijaga yang juga merupakan guru saya,nanti setelah sholat magrib kamu duduk sebentar dan siapkan hp dan headset,saya akan mentransfer ajian cakra manggilingan,yang dulu saya dapatkan dari beliau,mungkin auranya agak panas,saya akan mentransfer separuh dari energi ajian cakra manggilingan dan untuk memperkuatnya nanti kamu lakukan sendiri.“baik dang” jawabku. Hati-hati dalam deteksi gaib,malam ini lawanmu lumayan berat,bila perlu gunakanlah ajian cakra manggilingan itu, apa lagi kalau nanti lawanmu banyak.

Aku bersiap-siap untuk menuju rumah ibu yang menelponku tadi siang,benar saja ternyata aku sudah di tunggu oleh keluarga besar mereka,kulihat di ruangan tamunya agak ramay tapi itu semua anggota keluarganya. Di sebelah dinding ruangan kulihat ada sebuah tempat tidur dan di atasnya ada seorang lelaki paruh baya yang seperti sedang sakit,aku langsung di suruh menghampiri lelaki yang terbaring itu. lelaki itu tidak tidur iya selalu mengigau tapi tidak jelas apa yang dikatakannya,tangannya mengipas-ngipas seperti kepanasan,sorotan matanya kosong,rupanya dia sudah tidak bisa mengenali orang lagi. Aneh juga padahal katanya baru tiga hari iya sakit tapi sudah tidak bisa mengenali orang-orang terdekatnya,kalau melihat dari fisik ia masi cukup sehat,badanya tidak kurus,masi gempal dan perutnya pun masi buncit normal dan tidak keras,hanya saja kulitnya memang sudah sangat pucat apalagi kalau memang dia tergolong mempunyai kulit putih.

kucoba meminta air segelas dan kualiri dengan tenaga murni,air tersebut kusuruh diminumkan dan diusapkan kedadanya,ternyata sangat sulit untuk menyuruhnya minum setengah gelas saja,terpaksa pakai sendok makan seperti bayi,dan dadanya setelah di usap dengan air tersebut menimbulkan warna merah,melihat hal itu aku langsung mundur dan meminta istrinya untuk menceritakan awal mula kejadiannya,kemudian istrinya bercerita,Suaminya baru pulang dari umroh ke tanah suci,tapi dia berangkat tidak pamitan dengan keluarganya orang tua,istri dan anak-anaknya. Dan setelah pulang nyampai rumah tiba-tiba dia ambruk dan sampai sekarang belum bisa sadar pikirannya.

............BERSAMBUNG........
profile-picture
profile-picture
itkgid dan cos44rm memberi reputasi
Diubah oleh smartcakradana

PART.4.Pertarungan vs jin timur tengah (turunnya ajian kala cakra) by.Hetlan.S,SP

PORTAL LADUNI(diary): SESION I
Assalamu'alaikum,salam sejah terah,omswastiastu..

part ini berisikan cerita lanjutan part.3 dimana dimulainya penggemblengan ilmu pengobatan non medis gw,di part ini gw kehilangan sahabat karib gw,hal ini menyebabkan downnya kepercayaan diri gw sbg seorang spiritual laduni karena ketidak mampuan gw utk menyelamatkan sahabat gw sendiri.
di sini pun banyak pelajaran yang gw terima betapa penyakit yang di sebabkan faktor non medis bisa menjadi penyakit medis yang sangat berbahaya bagi keselamatan orang yang terkena. bahkan bisa menyebabkan kematian,pada dasar memang mahkluk gaib tidak bisa secara langsung membunuh manusia karena berbeda secara alam dan fisik mereka tidak bisa menyentuh tubuh kita dan sebaliknya,tapi jangan lupa kalau kita juga mempunyai tubuh astral yang terkoneksi dengan tubuh fana kita ,yang bisa menjadi media mahluk lain untuk menanamkan bibit penyakit,sehingga penyakit yang di timbulkan itulah nanti yang akan membunuh kita,jadi yang membunuh bukanlah makhluk gaibnya tapi penyakitnya.
mungkin ada aga-agan yang sependapat dengan gw..bagi yang tidak ya tidak apa, mari kita nikmati pertualangan ke dimensi astral berikutnya.

selamat membaca....by.Hetlan.S,SP

Mendengar cerita tersebut aku mencoba menembus ke dalam bathin lelaki tersebut,yang kudapatkan hanya pemandangan aneh,sebuah padang pasir yang sangat luas,cahaya matari terik,tak ada tanda-tanda kehidupan di sana,langsung kututup penerwanganku,sepertinya orang ini sudah mati pikirku,tapi siapa yang ada didalam jasadnya? kenapa dia masih seperti bernafas walaupun tersengal-sengal dan sesak,secara kasat mata dia masi hidup. Terus apakah mungkin aku mengatakan keluarganya kalau dia sudah mati sedangkan menurut penglihatan mereka dia masih hidup,tentu nantinya aku yang mereka bilang sakit bukan suaminya. Jadi bingung harus mengatakan apa,sejenak aku berfikir sambil terdiam...akhirnya aku beranikan memberi penjelasan,"bu...keberadaan saya disnin ditugaskan pembimbing saya untuk membantu menyelesaikan permasalahan ini,tapi hasilnya nanti saya tidak bisa memprediksi karena semua sudah ada yang maha menentukan hasil setiap usaha yaitu gusti Allah,bapak bisa saja sembuh tapi bisa juga tidak,dan kemungkinan terburuk bapak akan meninggal,apa ibu dan keluarga siap menerima semua kemungkinan itu,karena pada dasarnya bapak ini di siksa jin dari timur tengah karena dia kualat dengan perbuatannya yaitu pergi ketanah suci dengan niat ibadah tapi tanpa ridho keluarga dan orang tua,jadi mereka marah kepada bapak

kami siap bang,apapun yang terjadi kami ikhlas kalau itu sudah di gariskan yang maha kuasa" baiklah bu..tolong siapakan sebuah sajadah karena saya mau sholat hajat dahulu,dan tolong nanti selama saya duduk berzikir jangan ada yang mengganngu apa lagi sampai membangunkan saya,baik bang kata istrinya,lalu aku kebelakang dan berwudhu dan mereka segera menyiapkan tempat tempat sholatku di sebuah ruangan atau kamar. Aku pun langsung sholat sunnah dan berzikir untuk berkonsentrasi kusalami seruni agar segera datang kuletakkan cupunya mustikanya di depanku,dan berdo'a "ya Allah yang maha kuasa,tolong bukakan tabir ghaib agar hamba bisa menyelesaikan tugas hamba,dan belum lama setelah kulepaskan do'a suasana dingin dan hembusan angin sayup sudah mulai terasa menerpaku tiba-tiba blas....aku sudah berada di sebuah padang pasir.

Suasana terik dan panas,dari kejauhan terlihat sebuah tonggak kayu di atas padang pasir,aku dan seruni melangkah kearah tonggak tersebut,kulihat seruni dengan kulitnya yang kuning mulus,bersih hanya menggunakan kemben sebatas dada,dan sebuah selendang terikat di pinggangnya,sedikit rasa melankolis ku timbul,demi menemaniku dia seperti tidak merasakan panas terik ini,owh..kasihan juga gadis secantik ini harus ikut merasakan teriknya matahari di padang pasir,ingin rasanya aku membuka bajuku dan kuselimutkan padanya untuk mengurangi rasa terik yang seakan bisa membuat otak di kepala kita mendidih,seruni kembali membuka suara"aku hanya akan menemani dan melihat kamu bertarung,kali ini aku tidak diperbolehkan ikut bertarung itu pesan dari panglima sepuh sriwijaya,keluarkanlah semua kemampuanmu dan menangkan sukmanya,ingat musuh didepan jauh lebih kuat dari ratu kuntilanak itu.hmmmm...aku akan bertarung sendirian,sedangkan kulihat di depan ada segerombolan jin padang pasir yang bertubuh-kekar dan rata-rata berkepala botak,berkulit hitam. Kembali rasa keraguan itu muncul di bathinku,untuk menghilangkan suasana mengerikan ini aku mencoba bercanda kepada seruni, "seruni bolehkah aku memanggilmu dengan sebutan dinda? dan kamu memanggilku kanda atau kakang? tidak ada jawaban dari seruni, malah berkata seolah tidak mendengar pertanyaanku"melangkahlah kedepan mereka sudah menunggumu.

Sebuah pemandangan mengerikan ada di depanku sekelompok mahluk bertampang kasar,badan kekar hitam dan berkepala botak, hmmmm...baru aku mau membuka mulut mau bertanya,tiba-tiba hembusan angin kencang bercampur kabut pasir mengarah padaku,kabut itu sudah ada di depanku penglihatanku kabur dan dari kabut itu bermunculan jin-jin padang pasir yang langsung mengarahkan berbagai macam senjata padaku,tombak,pedang,tasbih semua ada ditangan mereka. Tanpa ada komando dan aba-aba mereka langsung menyerangku.

Gerak karomatullah ku langsung aktif semua hunusan tombak,pedang bisa ku tepis hingga beberapa waktu aku belum bisa merbohkan satu pun diantara lawanku,aku sedikit menggerutu seandainya seruni ikut bertempur tentu aku tidak akan serepot ini,tapi apa boleh buat ini adalah pertempuranku. Terpaksa aku memanggil perisai kala cakraku,dengan munculnya perisai ku aku lumayan terbantu beberapa sudah tumbang dan hilang saat terkena hantaman perisaiku yang terus berkeliling mengelilingi,hingga akhirnya mereka semua hilang. Belum sempat datang lagi dengan tiba-tiba segerombolan jin padang pasir,kali ini mereka tidak langsung melakukan serangan,mereka seperti membentuk sebuah formasi perang. mereka menyerangku satu persatu satu dua seranbgan lalu mundur masuk formasi lagi,begitu seterusnya secara bergantian,hmmmm...aku berpikir kalau seperti ini tidak akan ada ujungnya,mereka tidak berkurang satu pun.

Teringat olehku pesan panglima sepuh sriwijaya,mungkin saat inilah aku menjajal keukuatan ajian cakra manggilingan yang baru dititipkan padaku. Aku langsung melompat mundur sekita 10 meter,Aku berdo'a agar di berikan kekuatan ajian cakra manggilingan, Kuangkat tanganku keatas dengan posisi jari terbuka,tiba-tiba tanganku bergetar kencang dan terasa panas sekali karena di selubungi oleh sinar energi berwana merah menyala seperti api,dan kuhempasn tangan ku ke tanah pasir, dengan tiba-tiba timbullah sebuah gelombang energi sepanjang 50 meter,persis seperti ombak laut yang menerjang karang di pantai,gelombang energi itu menyapu gerombolan yang ada di depanku laksana gelombang sunami yang maha dahsyat,mereka semua terpental dan mnghilang seiring dengan hilangnya mereka,nampaklah olehku tonggak tempat sukma pasienku di tahan.dan di ikat dengan kondisi yang sangat lusuh dan lesu,lantas kulepaskan ikatannya dan kupapah kearah seruni yang tadi hanya berpartisipasi sebagai penonton.

Seruni tersenyum melihatku,dia pegang tanganku pertanda kalau kami akan kembali kedunia nyata,kurasakan tangannya dingin sekali seakan dia sedang mengalirkan semacam energi murni lewat tanganku,energi itu menjalar ke seluruh badanku,sampai suasana terik dan panas ini menjadi terasa sejuk bagiku. owh...ternyata dia baik juga pikirku,serasi dengan parasnya yang cantik hatinyapun cantik. Lalu seruni mengibas-ngibaskan selendangnya sehingga membentuk sebuah kabut pasir memutar disekeliling kami semakin lama kabutnya semakin pekat,lebih pekat lagi dan,...blas kami sudah berada kembali diruangan tadi,aku langsung membuka mata dan mengusap mukaku kulihat dupa yang tadi aku nyalakan sudah hampir habis. Akupun berdiri meninggalkan ruangan gelap itu.

dengan langkah terburu-buru tanpa berkata-kata dengan orang-orang yangberada di ruangan itu,aku menghampiri lelaki yang terbaring itu,kulihat kedalam bathinnya tanda-tanda kehidupan memang sudah tidak adalagi,aku beranikan untuk mengeluarkan mahluk gaib padang pasir yang ada ditubuhnya,dengan tanpa perlawanan sepertinya dengan ikhlas mahluk itu keluar dan berpamitan untuk pulang kenergeri asalnya dan berjanji tidak akan mengganggu anak manusia lagi.

Niatku ingin memasukkan kembali sukma yang kubawa pulang ini,tapi tentulah nanti dia akan keluar lagi karena di dalam jasadnya sudah tidak ada unsur utama kehidupan yaitu roh...tubuh lelaki didepanku sudah tidak bergerak lagi,pertanda sudah tidak ada tanda kehidupan,hmmmm..dengan berat hati aku ceritakan kepada istrinya bahwa suaminya sebenarnya sudah meninggal 3 hari sejak iya masih di tanah suci,dan yang berada didalam bandanya selama ini adalah mahluk halus bangsa jin sakti dari timur tengah.

Mereka menahan salah satu sukmanya dan menggantikan dengan bangsa mereka sehingga jin itu bisa menopang jasad seperti masih hidup. Inilah sebuah pelajaran jika kita berniat beribadah terutama umrah dan bahkan haji sekalipun, berangkatlah dengan restu,istri,anak,orang tua,keluarga,dan bahakan tetangga,dengan harapan do'a restu tersebut bisa membantu keselamatan kita dalam perjalanan hingga kembali lagi kerumah.

Bagiku malam itu sungguh terasa berat,banyak sekali makna yang terkandung dalam proses pengobatan yang aku lakukan malam ini.


1.3. Sahabat karib yang tidak bisa aku selamatkan

"Rinduku menyatu dengan detak jantungku,syair-syair cinta beriringan menzohirkan sebuah cahaya menyinari relung hati yang gelap hampa,cahaya itu menembus dimensi hati yang tak terjangkau pikiranku,yang ada hanya bayang-bayang merasuki mimpiku,tapi aku tetap bertahan selama dirimu ada di dekatku"

Khususon sahabatku,adikku: Edo arla ibarokatil alfatiha...

Ya guys...dia adalah teman karibku dia sudah menjadi saudara bagiku.Cerita ini yang yahu hanya aku dan keluarganya saja, sesi ini kupersembahkan untuknya semoga saat ini dia berada di tempat yang layak disisi-Nya aamiin!

Memang beberapa kali waktu di tempat kerja kalau bertemu denganku dia sering mengeluhkan rasa sakit di bagian hatinya. hingga satu malam aku mendapatkan sebuah pesan BBM darinya..criing..tanda ada pesan masuk lewat BBM ku,kulihat ternyata pesan dari Ed*,kubuka pesannya ternyata isinya sebuah photo dia sedang terbaring di tempat tidur sebuah rumah sakit dengan kata tambahan "bang e*o masuk rumah sakit,sinilah bang,ku tanya rumah sakit mana,ruangan mana? di rumah sakit propinsi ruangan edelweis balasnya,malam itu aku langsung menuju ke RS tersebut.

Betapa terkejutnya saat kulihat dia terbaring sambil menahan sakit di dadanya,terlihat wajahnya pucat pasi di tambah kulitnyapun memang tergolong putih,saat aku mendekat dia tau kalau aku sudah hadir didekatnya,aku tidak tega mau bertanya kepadanya langsung,lalu kuberanikan diri bertanya pada ibunya,bu menurut hasil keterangan dokter sakitnya apa? "gejala liver bang"katanya.hmmmm...pikirku seharusnya melihat kondisi seperti ini bukan gejala lagi jika iya terkena liver atau penyakit dalam lain seharusnya sudah bisa di pastikan apa jenis penyakitnya agar bisa langsung ditindak lanjuti,tapi kenapa hasil cuman gejala...? Kurasakan memang agak aneh,saat kupegang bagian sakitnya sedikit kualiri cakraku,sesaat kutanya ada pengurangan gak rasa sakitnya,dia menjawab ada bang itu terlihat juga gerakannya juga sudah tidak terlalu menahan rasa sakit,nafasnya pun sedikit teratur.

Aku tidak bisa berlama-lama berada di rumah sakit,karena kalau sedang berada dilingkungan rumah sakit kepalaku pusing,mungkin akibat efek dari bau-bau obat-obatan yang menyengat,pembimbingku sebenarnya juga pernah berpesan kalau kita berada dirumah sakit maka,hal ini akan terjadi karena banyak sekali aura-aura negatif di lingkungan rumah sakit,karena di sana berbagai macam penyakit medis dan nonmedis berkumpul dan untuk kita yang sensitif akan cepat sekali terasa efeknya,bisa-bisa kita muntah di tempat.

Tidak lama aku berpamitan pulang,do...abang pulang dulu,semoga kamu cepat sembuh jangan lupa berdo'a dan istighfar begitu pesanku,terlihat sebenarnya dia masih menginginkanku berada di sana lebih lama,lalu aku berpesan kepada orang tuanya "bu..nanti kalau sudah keluar dari RS segera kasi tahu saya karena ini bukan hanya penyakit medis,selama non medisnya belum di buang maka penyakit medisnya tidak akan kelihatan oleh alat dokter,maka dari itu diagnosa dokter hanya mengatakan gejala "iya bang,dari kemaren sepertinya hanya diberi obat penahan sakit aja belum ada tindakan lain,baik bang nanti kami kerumah kalau sudah diperbolehkan pulang.

Singkat cerita 3 hari setelah aku berkunjung ke RS e*o dan orang tuanya datang kerumahku"Bang e*o udah di suruh pulang sama dokter kemaren siang makanya baru sempat sekarang datang kesini"kata ibunya membuka pembicaraan"terus gimana udah ada perubahan sakitnya selama di rumah sakit?" tanyaku,"itulah bang sepertinya *do hanya di beri obat penghilang rasa nyeri aja,sudah seminggu dari RS sampai sekarang *do belum bisa BAB kentut pun belum" katanya.

"gini bu,setelah saya lihat sebenarnya memang *do ada penyakit medis akan tetapi penyakit itu sekarang di selimuti kabut gaib,sehingga alat medis tidak bisa menembus kabut tersebut karena itulah medis tidak bisa memberikan kepastian organ apa yang sakit sehingga mereka hanya mediagnosa melalui gejala yang ditimbulkan saja"

"terus gimana bang,sekarang semua kami serahkan ke abang bagaimana baiknya ""sebelumnya saya akan mendeteksi gaibnya dulu bu,nanti baru kita melakukan pembersihan gaib,setelah pembersihan baru cek up lagi kerumah sakit mudah-mudahan bisa kelihatan penyakit medisnya""iya bang,kami sekeluarga serahkan smuanya ke abang nanti apapun yang di perlukan jangan sungkan untuk mengatakannya""iya bu "jawabku.

Seperti biasa pada malamnya aku langsung memperisiapkan diri untuk menuju pertempuran ujianku kemampuan spiritualku, terkadang timbul dalam pikiranku,kenapa proses jalannya penggemblenganku cukup berbeda dengan para spiritual lainnya,hampir semua spiritual itu mempunyai sosok guru dan biasanya mereka keluaran pondokan atau padepokan,sementara aku tidak di pondok apa lagi padepokan, dan yang kujalani ini bukanlah proses belajar keilmuan,aku langsung diterjunkan kelapangan tanpa ada bekal ilmu yang dipelajari terlebih dahulu dari seorang guru.

Agh…sudahlah mungkin inilah jalanku, mungkin prosesnya berbeda tapitujuannya sama yaitu untuk membantu sesama manusia dan mahkluk ciptaan Tuhan lainnya. Aku menstarter motorku untuk menuju rumah sahabatku yang dalam keadaan terbaring sakit dan membutuhkan bantuanku,itulah yang ada dalam pikiranku saat ini.

Belumlah keluar dari gang rumahku tiba-tiba terdengar suara seperti ada yang pecah dari bawah motorku,dan motorku terkunci ban belakang tidak bisa berputar,aku turun untuk melihat yang terjadi dengan motorku dan aduuuuh….. bukan ban yang pecah tapi tromolnya pantas saja kalau tidak bisa berputar bannya. Sejenak aku berfikir pertanda apakah ini, aku membhantin kulihat ada sesosok mahluk berbadan tinggi besar di belakangku seolah sedang mengawasi gerak gerikku.


Assalamu’alaikum…maaf sahabat siapa gerangan? sosok itu tidak menjawab salamku..dia langsung memalingkan muka dan melesat menghilang dari pandanganku. tanpa menunggu lama aku kembali kerumahku dan menukar sepeda motorku dengan motor istriku, aku yakin makhluk yang kulihat tadi bukanlah dari golongan baik dan dia diperintahkan untuk menghalangi perjalananku, berusaha untuk menenangkan diri,kubuang semua bayangan-banyang yang timbul akibat pikiran negatifku dan berdo’a agar proses pengobatanku malam ini berjalan lancar.

Singkat cerita aku sudah sampai di rumah teman karibku,” buk… tolong siapkan ruangan untuk saya ritual sebentar” “baikbang” lalu ibunya menyiapkan sebuah ruangan untuk tempat ku ritual “sudah bang” nanti selama saya di kamra itu tolong jangan di ganggu yabu pak, kalian jaga aja ed* mungkin dia nanti akan terasa kepanasan siapkan aja kipas angin tapi todak usah kencang-kencang kipsasnya.

Aku setelah berpamitan untuk berwudhu aku langsung menuju kamar yang sudah disiapkan tadi, kulihat sekeliling ruangan itu, “hmmmmm aura disekitarku terasa biasa saja,belum ada tanda-tanda kedatangan ghaib pikirku.

Seperti biasa aku segera membakar sebatang dupa gunung kawi untuk mentrapi ruangan karena dengan bau dupa yang seperti bau bunga melati itu juga membuat aku sedikit rileks, pekerjaan ku malam ini agak rumit, karena aku harus memulai dengan pendeteksian ghaib kembali.

Yah…mungkin kali ini aku harus menggunakan ilmu baruku yaitu ilmu pemanggilan sukma ini pertama kali aku menggunakannya, Auzubillah….,bismillah…,astghfirullah…ashaduallahillah….,Alluhummasalia ala….,Ya Allah mohon pertolonganmu untuk menhadirkan…….,ibarokatil alfatiha…..sirullah,zatullah sfiatullah….hadir…hadir..hadir…

Assalamualakum saudaraku….walaikum salam sukma E*o sudah duduk bersila di depanku, betapa terkejutnya aku, didadanya tertancap sebuah keris berwarna hitam dan selebar kain putih seukuran serbet berada di ujungnya, kain itu membentuk seperti tabir menutupi semua organ dalam nya.

hmmmm…ternyata kain itu yang menghalangi alat medis,sehingga penyakit nya tidak terdeteksi dengan tepat, dan keris itu yang membuat luka dan infeksi organ dalamnya. Beginilah cara kerja ilmu santet pikirku,ini pasti media yang digunakan dalam bentuk photo, photo itulah yang di tusuk dengan keris atau sejenisnya sehingga menimbulkan luka di fisik korbannya, dan awalnya karena ini serangan secara ghaib maka tubuh gaib atau sukma lah yang menjadi korban.

Sedangkan untuk fisik zahirnya biasanya hanya terkena semacam bintik merah atau hitam dan bintik inilah yang nantinya akan menjadi besar dan menimbulkan semacam infeksi dari organ yang terkena, dan biasanya membutuh proses waktu yang cukup lama agar bisa dirasakan efeknya. karena rasa sakitnya akan dinetralisir oleh gaib yang menyertai dan membawa serangannya. dan untuk di deteksi alat medispun tidak bisa akurat karena ditutupi oleh bangsa gaib.

karena itulah terkadang saat ketahuan penyakitnya oleh pihak medis tingkat keparahannya sudah mencapai stadium tinggi dan sudah sulit untuk di sembuhkan. begitulah sebenarnya cara kerja penyakit yang disebabkan oleh faktor non medis sehingga bisa menjadi medis, apalagi jika tujuannya pelakunya untuk melihat korban tersiksa itu bahkan bisa lebih lama dan bertahu-tahun baru bisa di deteksi akurat oleh pihak medis,lain hal dengan serangan dengan menngunakan jin lansung tanpa media. biasanya korban akan mati mendadak,contohnya dengan neggunakan santet banas pati.

kembali ke sukma E*o,jika kulihat penyakitnya sangatlah parah dan rupanya sudah bertahun-tahun iya mengidapnya,hanya saja efek sakitnya kurang dirasakan dan hilang jika meminum obat penahan nyeri saja, dan rasa sakit itu pun tidak terus menerus, sehingga iya lalai untuk cek up ke dokter karena menganggap penyakitnya hanya sakit biasa.

Aku yakin setelah dilakukan pembersihan dan tabir gaibnya di buang kondisinya akan benar-benar drop dan kebali kerumah sakit, karena penyakit medisnya sudah stadium tinggi. tapi mau bagaimana lagi ini adalah resiko ku,bagaimanapun perbuatan orang yang mengirimnya harus di hentikan.

bersambung....part.5
profile-picture
cos44rm memberi reputasi
Diubah oleh smartcakradana
THREAD DI REVISI MENJADI SATU JUDUL SAJA,ATAS SARAN-SARAN AGAN N SIS KASKUSER,mf jika tread sudah ada sebelum bertebaran kemana2. i,m a newbie...emoticon-I Love Kaskus
Threadnya asikk... jangan ada kentang yess nanti gendut...
Sementara baru bisa kasih rate 5
mantab gan di tunggu update brikutnya emoticon-Hot Newsemoticon-Hot News

PART.5.Lanjutan.Sahabat karib yang tak terselamatkan

Saudaraku…begitu berat penyakit yang kau derita,ada apa gerangan siapakah yang telah kau sakiti sehingga dia tega berbuat seperti ini ?” Mari tunjukkan padaku siapa orangnya kucoba berdialog dengan sukma sahabatku itu, dia hanya diam dan tertunduk kemudian ” iya bang…ini sebenarnya salahku dan mungkin ini adalah akhir dari perjalananku bang…yang melakukannya adalah mantan pacarku bang” sedikit dia menjelaskan kronologis kejadiannya.

baiklah sekarang sebutkan namanya siapa dia ” santi bang ” (bukan nama asli), mari kau antar aku ke orangnya baik bang ”karena ini adalah tubuh astral aku tinggal memegang tangannya saja dan tubuh kami langsung melesat menuju rumah orang yang dimaksudnya tadi.

tidak memakan waktu yang lama kami sudah sampai di sebuah rumah dan berhenti di atas atapnya,kami langsung terjun pas di atas atas sebuah kamar rumah itu dan kami pun masuk.

kulihat seorang perempuan sedang tidur dengan lelapnya,dia kah orangnya"iya bang"baiklah aku akan mencoba memanggil sukmanya untuk memulai interogasi.

sesaat setelah kuberi salam dan masuk ke alam sukmanya santi,"wahai saudariku apakah benar kamu yang telah mengirimkan guna-guna kepada saudaraku E*o" dengan terbatah batah ia menjawab iya benar,itu kulakukan karena aku sakit hati dia telah meninggalkanku pergi bersama wanita lain,aku tidak rela dari pada dia menjadi milik orang lain lebih baik dia mati.

kau salah saudariku lihatlah kondisi orangnya sekarang dia sudah tidak berdaya sakit akibat perbuatanmu,mungkin sakitnya ini bisa menjadi penyebab kematiannya.

"tugasku disini adalah untuk mengobatinya dengan segenap kemampuanku,aku minta kamu mencabut semua yang sudah kamu kirimkan padanya,"aku tidak bisa mencabut kiriman itu,karena sesungguhnya aku hanya membayar seorang dukun untuk melakukannya". "Kalau begitu kamu bawa saya kepada orang yang kamu bayar untuk mengerjakannya" baiklah bang" kupikir interogasi dan negosiasiku berhasil.

Singkat cerita aku,sukma Ed* sukma santi berangkat menuju lokasi atau rumah paranormal yang sudah dibayarnya untuk melakukan pengirimannya. Sesaat kami sampai dirumah paranormal yang dimaksud santi. Dan kulihat ada seorang lelaki setengah baya sedang duduk di sebuah ruangan yang penuh dengan benda-benda klenik dan mistis, ada juga dupa dan kembang yang masi baru,hmmmm...pikirku dia sedang melakukan ritual.
profile-picture
profile-picture
itkgid dan cos44rm memberi reputasi
Diubah oleh smartcakradana

PART.6.Lanjutan.Sahabat karib yang tak terselamatkan

Rupanya diapun sudah tau akan kedatangan kami,karena kulihat dia tenang-tenang saja dengan kehadiran kami,kalaulah dia tidak tahu sebelumnya pastilah dia akan kaget karena ada tamu yang tidak diundang mendatangi kediaman apalagi inilangsung masuk keruangan ritualnya.

"Assalumu'alaikum...ki" walaikum salam" ternyata dia seorang muslim pikirku, belum sempat aku bertanya dia langsung berbicara lagi " Anak muda, saya tau kamu akan datang dan saya juga tau tujuanmu datang kemari, tapi sebelum saya tau siapa kamu sebenarnya saya tidak akan memenuhi keinginanmu meskipun santi yang memintanya sendiri. Kamu jawab pertanyaan saya dulu siapa gurumu,dan dari padepokan mana kamu berasal.

"aku tidak punya guru ki,dan juga bukan keluaran padepokan manapun" sejenak dia terdiam"lantas darimana kamu dapat semua kemampuan dan ilmu-ilmu kamu itu" lanjutnya "saya dapat dari lahir dan dari para leluhur saya ki, singkatnya cukup panjang dialog kami saat itu, hingga dia memutuskan untuk menguji bertarung denganku.

"baiklah kalau begitu jika kamu bisa mengalahkan saya maka saya akan menarik semua yang telah saya kirimkan kepada saudara kamu" "ki... saya mohon,sebelumnya tidak ada permusuhan diantara kita, aku saya meminta ini dengan baik-baik ki, bertarung bukanlah jalan keluar yang saya inginkan ki..."ya terserah kamu,kalau kamu tidak bisa bertarung dan mengalahkan saya sayajuga tidak bisa memenuhi permintaan kamu". dan jika kamu bertarung dan kamu yang kalah saya minta kamu menyerahkan mustika merah delima yang ada sama kamu.

Aku benar-benar jadi bingung ternyata dia tahu kalau aku memiliki mustika merah delima yang memang setahu saya mustika ini salah satu mustika yabg diburu oleh para spiritual dan paranormal"Seruni..! menurut kamu apa yang harus saya lakukan" "tidak ada pilihan lain kanda harus menghadapinya""tapi pertarungan yang mempertaruhkan kamu" jawabku. "ya kanda...dengan pertarungan ini akan terlihat seberapa penting keberadaanku bagi kanda"

mendengar jawaban itu hatiku merasakan sensansi yang aneh,kenapa seruni berkata seperti itu,hmmmmmm...sepertinya ini sudah berusrusan dengan hati fikirku, tapi jujur saja kata-kata seruni membuatku sedikit bergairah dan semangat untuk bertarung, bukan hanya demi sahabat karibku tapi sekaligus menunjukkan kepada seruni betapa berartinya keberadaannya di bagiku.dia satu-satunya teman astralku,sudah banyak pertarungan yang kami lewati bersama,sudah sering kali dia menyelamatkanku, jadi mana mungkin aku bisa menyerahkannya kepada dukun ini fikirku,yah.. aku harus memenangkan pertarungan ini.

"baiklah ki saya akan memenuhi permintaan aki untuk bertarung,tapi saya mohon agar pertarungan ini hanya sekedar pertarungan biasa dan tidak ada kelanjutannya di lain waktu,dan tidak ada korban nyawa dalam pertarungan ini nanti. "baiklah saya setuju anak muda" jawabnya.

Aku segera mundur dan keluar dari ruangan itu menuju tanah lapang di luar rumah itu,dia pun secepat kilat menyusul keluar, tanpa ada aba-aba dia langsung menyerangku dengan gerak atau jurus chi monyet, dia melenting kesana kemari persis gerakan seekor monyet sambil melakukan serangan tendangan pukulannya. Aku tau sangatlah sulit untuk mengalahkan jurus ini,karena arah geraknya tidak bisa kubaca dan tiba-tiba prak...dug perutku terkena tendangannya,aku terpundur dua langkah kebelakang, dan serangan susulan datang hampir mengenai mukaku untung saja aku masi bisa melihatnya.

cepat sekali gerakannya,bagaimana caranya aku bisa mengalahkan jurus ini? aku berdo'a agar diberikan kekuatan yang bisa menandingi jurus ini, dan aku meminta agar diberi karomah jurus silat macan kumbang dari leluhurku. dan sesaat gerak tubuhku sudah berposisi seperti tingkah laku seekor macan,hmmmm...inilah ilmu leluhurku ilmu silat macan kumbang dengan gagahnya karomah macan kumbang merasuk ke tubuhku, ringan sekali rasanya gerakannku, setiap serangan dari cimonyet dapat kuhindari lama kami bergelut saling serang dan hindar, sampai suatu celah aku bisa menangkap leher lawanku dan dapat. sempat aku hampir mengunci lawanku tapi dasar yang namanya monyet tetap aja bisa lepas gari cengkramanku dan mnghindar cukup jauh.

sekarang sepertinya dia berpikir jika tidak mungkin dia menang melawanku dengan pertarungan jarak dekat,kulihat dia mengangkat tangannya tinggi-tinggi dan tiba-tiba dari dalam rumahnya melesat sebilah keris dengan kilatan cahaya berwarna kuning dan saat setelah keris itu berada di tangannya munculah seekor khodam kelelawar raksasa. melihat hal itu akupun langsung memanggil keris naga emasku dan kupanggil khodamnya seketika khodam naga emasku pun muncul.lawanku langsung memerintahkan khodam kelelawarnya, aku pun sama kedua khodam kami bertemu di tengah antara aku dan lawanku, kilatan cahaya muncul di sana sini,sesekali kilatan petir muncul dari benturan kekuatan khodam kelas tinggi itu, sampai beberapa lama naga emasku berhasil melumpuhkan kelelawar raksasa itu dan seketika lawanku pun ikut terpental seiring dengan lenyapnya khodam kerisnya.

Perlahan kulihat lawanku berusaha bangun dan berdiri,tapi khodam nagaku sudah kuperintahkan untuk mendekatinya, seandainya saja dia berusaha untuk melanjutkan serangan baru maka khodamku akan langsung melumpuhkannya. tapi ternyata tidak dia mengangkat tangannyan tanda menyerah dan meletakkan kerisnya di tanah.

"anak muda aku mengakui kekalahanku,sesuai dengan janjiku aku akan mencabut semua kirimanku kepada saudaramu" "baiklah ki..terima kasih telah mau menepati janji" aku pun menarik kembali khodamku dan menonaktifkannya dan masuk lagi ke dalam kerisku.

"anak muda saya cukup kagum padamu,dengan usia yang masih tergolong muda kamu sudah mempunyai kemampuan yang sangat tinggi seperti itu, ini sebagai tanda dari saya, saya memberikan keris dan khodam kelelwarnya kepadamu, pergunakanlah keris ini untuk menyelesaikan semua misi mu. keris ini sudah lama mendampingi saya ini diberikan oleh guru saya sewaktu saya selesai menamatkan pelajaran saya di perguruan,dan sekarang keris ini saya hibahkan kepada kamu.

mendengar hal itu aku melihat kearah seruni kulihat iyapun menganggukkan kepala sebagai tanda memperbolehkanaku menerimanya. "baiklah saya terima kerisnya dan saya mohon untuk berpamitan karena masih ada tugas yang harus saya lanjutkan, baiklah anak muda kamu tidak usah kawatir setelah sampai kedunia nyata nanti tubuh saudaramu itu sudah bersih, "terima kasih ki "jawabku.

Aku,e*o,santi, dan serunipun berangkat meninggalkan rumah paranormal itu yang dari tadi ternyata aku lupa menanyakan siapa namanya, tapi sudahlah yang penting perjalananku malam ini ada hasilnya. aku mengantar sukma santi pulang,dan melanjutkan melangkah arah pulang kerumah sahabatku. Tidak memakan waktu lama kami pun sampai kedalam kamar tempatku ritual tadi.

aku langsung membuka mataku dan keluar dari kamar itu, kuhampiri sahabatku itu, "gimana bang? tanya Ed* ada hasilnya, iya do..proses pembersihan sudah selesai mungkin kamu sendiri sudah bisa merasakan keringanan dari sakitmu, dan sesaat terdebgar suara duuuu....t,owh ed* buang angin bang, alhamdulillah.. saut ibunya sukurlah kalau udah bisa kentut katanya, dalam belum lama *do pun terasa mau BAB dan minta di antar oleh bapaknya ke kamar mandi.

"buu kalau bisa besok coba langsung cek up kerumah sakit minta di rontgen atau scan ulang mudah-mudahan penyakit sebenarnya sudah bisa terdeteksi","baik bang" katanya,"saya tidak bisa berlama-lama sebaiknya saya pamit pulang dulu,nanti kalau ada apa-apa langsung aja telpon saya",baik bang" kata bapaknya. "terima kasih sebelumnya bang ed* menyaut","iya sama-sama cepat sembuh ya do..". "iya bang".Aku pun langsung pulang kerumahku.

5 hari setelah malam itu aku mendapatkan telepon dari seorang temanku betapa terkejutnya aku saat kudengar kalau sahabat karibku,adikku,saudaraku Ed* ArLa telah meninggal di rumah sakit di jakarta,saat ini mayatnya sedang dalam perjalanan pulang ke Bengkulu, tanpa berfikir lagi aku langsung meluncur kerumah sahabatku itu,ternyata benar saja rumahnya sudah ramai dengan orang yang menunggu kedatagan jenazahnya.

Aku langsung menemui bapaknya,dan kuberanikan bertanya "apa yang terjadi pak tanyaku""iya bang, setelah proses pembersihan itu do langsung kami bawa cek up ke rumah sakit lagi, dan ternyata benar do terkena liver yang sudah sangat parah dan rumah sakit disini sudah tidak sanggup menanganinya karena menurut mereka sudah terlalu parah karenanya rumah sakit merekomendasikan untuk di bawa kejakarta, dan baru dua hari do di rumaha sakit jakarta dia ternyata sudah tidak tertolong lagi bang kondisinya langsung ngedrop,katanya sambil menangis,hmmmm...fikirku benarlah kalau penyakitnya selama ini ditutupi oleh gaib dan setelah pembersihan malam itu penyakitnya bisa terdteksi sepenuhnya,tapikarena sudah terlau parah medis sudah tidak sanggup menanganinya.

"bapak yang sabar ya..kita sudah berusaha maksimal pak,tapi semuanya sudah menjadi kehendak yang maha kuasa,kita do'akan agar do mendapat tempat yang baik disisinya. Dan di luar sudah terdengar suara ambulance yang membawa jenazah, setelah dimasukkan kedalam rumah aku sempat duduk sebentar di sampingnya dan mendo'akannya,aku tidak sanggup jika harus mengantarnya ke kuburannya,akupun langsung undur diri dan pulang kerumah, sampai saat inipun alram facebookku yang menunjukkan hari ulang tahunnya selalu ku aktifkan dan jika berbunyi aku selalu membuat status selamat ulang tahun untuknya sembari mengirimkan hikmah surat al-fatiha untuknya.

"semoga kau mendapatkan tempat yang layak disisi-Nya".
profile-picture
profile-picture
itkgid dan cos44rm memberi reputasi
Diubah oleh smartcakradana
keep updateemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
👍🏻lanjut Gan 😁
izin ngedeprok di mari gan...
lanjutkeun tulisannya,,kalau bisa jngan nanem kentang gan,,
Quote:


Aamiin yaa robbal alaamiin. emoticon-Turut Berduka

PART.7.Perselisihan vs Ratu Laut Utara (Dewi Lanjar)

kekuasaanku kutemukan dalam
pengetahuanku ,kehormatanku kutemukan
dalam kemiskinan, kesehatanku
kutemukan dalam kesederhanaanku, beban ku
diringankan kutemukan dalam diam ku
hiburanku kutemukan dalam keputusasaan
(Hetlan.S)

1.4. Perselisihan dengan Ratu laut Utara (dewi Lanjar)

Part ini akan menceritakan saat terjadinya perselisihan dengan ratu laut utara (dewi lanjar).

Sore itu seorang temanku membawa sesorang kerumahku. singkat cerita dia menceritakan tentang keadaan orang yang dibawanya itu. Sebut saja R*hmat (nama asli) kira-kira berumur 19 tahun.

mendengar dari cerita sepertinya orang ini terkena gangguan jiwa,tapi bukan karena syaraf secara medis,dia sudah sering kontrol kerumah sakit jiwa dan meminum obat penenang tapi tak kunjung ada perubahan. hal ini dakernakan di rumahnya dia sering ngamuk dan ngomong sendiri,pernah juga mengejar tetangga dengan golok tanpa ada sebab kesalahan yang pasti,saat ditanya katanya tetangga itu mau membunuhnya.

sambil mendengar cerita temanku itu,aku berusaha menembus ke dalam bathin si *ahmat,terkejutnya aku melihat sosok rah*at yang sedang dililit seekor ular raksasa yang mana dari mulut ular itu sudah menetes darah segar tiada henti,lidah mendelar-delar,suara desisannya cukup membuat merinding siapapun yang bisa melihatnya,dan d sekitarnya ada ular-ular kecil dengan berbagai ukuran dan warna.sungguh pemandangan yang sangat mengerikan.

Aku tidak bisa berlama-lama dalam situasi ini,terlihat beberapa ular yang tadinya diam dan tenang sudah mulai gelisah,seolah sudah tau akan kehadiranku. aku langsung menutup terawangan bathinku .

ku ceritakan gambaran yang kulihat dengan temanku,lalu dia minta solusi selanjutnya bagaimana. menurutku ini bukanlah hal bisa di anggap remeh,karena dari lokasi yang kulihat tadi itu seperti di pinggir sebuah pantai,aku belum tau siapa dan sekuat apa yang ada di belakang mereka, jika berasal dari bangsa gaib lautan ini sangat berbahaya,karena mereka tidak mengenal kompromi dan biasanya mencari nyawa pengganti atau tumbal.

Hmmm...kenapa aku tidak merasakan kehadiran seruni ya...pikirku,kemana dia,apa dia sedang terluka akibat pertempuran terdahulu,agh... sudahlah nanti aku komunikasi aja waktu habis magrib.

seperti biasa untuk mempermudah pekerjaan di lokasi TKP pekerjaan itu sudah aku mulai dari rumahku. Habis sholat magrib aku langsung duduk dan berencana memulai pembersihan gaib jarak jauh. Ku starter zikirku untuk meminta petunjuk dari Yang Maha Agung.

Sesaat mulai kurasakan peningkatan kecepatan membuka portal gaib,karena tidak begitu lama tanda-terbuka portal biasanya di dahului oleh tiupan angin sayup dan merinding cepat sekali datangnya. dan tiba-tiba aku sudah berada di tempat yang persis di terawanganku siang tadi.

Oh ya seruni ternyata hadir juga malam ini,seperti biasa sikapnya yang dingin terhadapku masi sangat mengganggu fikiranku..aku berfikir seandainya dia bisa di ajak sedikit bercanda untuk menghangatkan suasana dingin d tempat-tempat mengerikan ini pastilah akan menambah warna dalam pertualangan supranatural ku ini.

"Bersiaplah lawan kali ini adalah sebangsa siluman ular dari laut utara,di atas mereka masi ada lagi yang lebih kuat katanya,jangan habiskan semua tenaga dan energi dengan ular-ular itu"" seruni memperingatkanku"baiklah dinda"kuberanikan diri sedikit mencumbunya lewat sebutan,dalam hati aku hanya ingin melihat reaksinya. ternyata jauh..jangankan menjawab melihatku pun tidak.

dengan langkah,gontai aku melangkah kedepan menuju kerumunan ular-ular itu,"aku akan membuka jalan untuk kanda supaya bisa mencapai ke tengah dimana tempat sukma *ahmat d sandera". eit dah...aku kaget dengan ucapannya,bukan dari penjelasannya tapi dengan dia menyebutku kanda,mendengar sebutan itu seolah perasaanku seperti seorang pemuda yang mendapatkan kado ulang tahun dar pacanya coba bayangin tuh sob...

kulihat seruni membuka ikatan selendangnya,dan diarahkan kekerumanan ular-ular itu,selendang itu menggulung semua ular yang menghalanginya sehingga terlihat celah seperti jalan setapak.

Melihat sudah ada ruang itu aku langsung melesat melewati jalan yang sudah di buat seruni,untuk mencapai pusat kerumunan ular-ular itu. ular siluman naga laut pikirku,ular besar ini bertanduk karena itu kusimpulkan bahwa dia sudah bukan mahkluk gaib atau jin biasa,dia sudah setingkat siluman.

Tentulah ini akan menjadi pertarungan yang berat,ular ini tidak bergeming melihat kedatanganku,seakan dia tidak merasa terganggu sama sekali,hmmm...apa yang harus aku lakukan,negosiasi...yah aku coba negosiasi dulu.

Assalamu'alaikum sahabat...(belum ada jawaban),Assalamu'alaikum sahabat...(belum ada jawaban)Assalamu'alaikum sahabat...(tidak ada jawaban).

Hmmmm..dia bukanlah golongan jin muslim. "Maafkan atas kelancanganku telah datang mengganggu ketenangan sahabat...saya dimintai bantuan untuk menjemput sukma anak manusia yang sekarang dalam gengganman sahabat...aku minta sahabat bisa melepaskan sukma itu dengan ikhlas dan tidak ada syarat apapun".

Ular besar itu tetap diam tak bergeming sedikitkpun. Agh..kelihatannya negosiasiku tidak mendapatkan tanggapan. Apa harus aku melakukan serangan duluan?..

wahai sahabat...aku tidak mau ada pertempuran di antara kita,karena kita tidak ada permusuhan sebelumny,saya hanya di mintai bantuan,sudilah kiranya sahabat juga membantu meringankan tugas saya.

sedikit rasa emosiku meningkat karena tidak ada tanggapan sedikitpun. Baiklah kalau sahabat memaksa saya terpaksa mengambil jalan kekerasan.

Aku berdoa memanggil kerisku,kuangkat tanganku kuatas dan secara tiba-tiba kerisku sudah berada di genggamanku. Ku cabut dari sarungnya,sinar emas langsung keluar memancar ke udara dan membentuk seekor naga bersayap.

Kuarahkankan khodam nagaku untuk melakukan serangan duluan,naga ku langsung melesat kearah ular siluman yang ada di depanku. Nagaku menyemburkan api berwarna biru dari mulutnya untuk membakar lawannya.

Siluman ular itupun langsung bereaksi,ia mematuk kesana kemari mengincar nagaku,tapi sukma yang R*hmat tidak terlepas dari gelungannya.

sementara seruni sudah mulai membersihkan ular-ular kecil yang berada di sekeliling kami. ular-ular itu berterbangan terpental dan mendekat lagi begitu seterusnya tiada habis-habisnya.

sementara pertarungan nagaku masih berlangsung,ular siluman itu masih belum bergeming api semburan nagaku seolah tidak ada pengaruh baginya. tiba-tiba tanpa kusadari dari arah belakang naga emasku muncul lagi seekor ular siluman yang ukurannya sama dengan yang ada di depanku.

Aku mulai merasakan kengerian yang luar biasa,sosok ular yang baru datang ini ternyata lebih mengerikan warna kulitnya hitam legam dan bertanduk dua di kepalanya. matanya merah menyala,dari mata itu keluar sinar laksana sinar x mengarah pada naga emasku.

Aku sadar jika pertarungan ini di lanjutkan tentu khodam nagaku akan terluka. aku memanggil khodam nagaku untuk masuk kembali kedalam kerisku. kuangkat tinggi kerisku dan khodam nagaku langsung melesat kearahku dan melebur menjadi sinar kuning masuk kedalam kerisku,kerisnyapun langsung kumasukkan kedalam warangkanya.

Aku berlari secepat mungkin menuju kearah seruni yang masih sibuk mengurusi ular-ular kecil yang tiada habisnya,selendangnya terbang kesana kemari "dinda sebaiknya kita mundur dulu,lawan ini terlalu berat jika kita tidak melakukan persiapan dulu sulit untuk kita membawa kembali sukma yang di tahan itu" rupanya serunipun paham dengan keadaan tanpa bicara ia lengsung memegang tanganku dan kami melesat menjauh dari lokasi pertempuran.

"kakang nanti malam sebaiknya hubungi panglima sepuh,kita perlu petunjuk darinya bagaimana cara merebut kembai sukma itu" kata seruni"baiklah dinda jawabku" seruni langsung mengipaskan selendangnya pertanda kami akan kembali ke tempat semula aku berzikir dan blas...aku sudah kembali ke ragaku, kuusap mukaku dengan tangan dan kubuka mataku,lalu kututup ritual zikiranku.

Kelihatannya malam ini kutunda dulu datang kerumah Ra*mat aku harus konsultasi dulu dengan pembimbingku,musuh kali ini berat sekali dari pertempuran tadi belum ada hasil yang kudapatkan yang ada mungkin para siluman ular itu malah menjadi marah dan memanggil teman-temannya sehingga mungkin nanti sudah berlipat ganda pula kekuatan mereka.

Keesokan harinya aku langsung menghubungi panglima sepuh sriwijaya selaku pembimbing spiritualku,kuceritakan perihal pertempuran tadi malam,"Dinar...kamu dengar baik-baik lawan kamu kali ini adalah bawahan dari dewi lanjar atau ratu laut utara,berhati-hatilah jika dewi lanjar sampai datang kamu cepat-cepat panggil saya,nanti biar saya yang akan menghadapinya,tugas kamu dan seruni bagaimana caranya dapatkan kembali sukma pasien kamu","baik dang"jawabku.

Malamnya aku langsung berangkat kerumah pasienku,tanpa banyak berbincang dengan keluarganya seperti biasa aku minta disiapkan kamar khusus sebagai tempat ritualku,setelah ruangan siap aku langsung masuk,dan menyiapkan sebatang dupa gunung kawi untuk kubakar,ku keluarkan cupu seruni dan ku ketuk tiga kali sebagai pertanda untuk bersiap dan aku segera mematikan lampu ruangan.

Aku duduk bersila dan mulai starter wirid untuk berkonsentrasi, rasanya kali ini sulit sekali untuk menembus portal dimensi astral, bayangan sahabat karib yang baru saja tewas seakan nampak jelas di fikiranku. kenapa tidak, dia tewas karena perbuatan mahluk gaib yang di perintah oleh manusia yang tidak bertanggung jawab.

Semenjak penggemblengan ilmu pengobatan non medis ini sudah tiga orang pasien yang ku tangani dan dua diantaranya berakhir dengan kematian, dan ini pasien ke empat akankah juga berakhir demikian?. Aghhhh....fikiran ini harus kubuang jauh-jauh karena hidup dan mati manusia berada di tangan Yang Maha Kuasa aku sebagi manusia hanya mampu berusaha,masalah hasil kuserahkan pada-Nya.

Tanpa kusadari sosok-sosok gaib sudah berkelebatan di sekitarku,hawa mistis tiba-tiba sangat tebal dan perlahan kurasakan ada sesuatu yang berjalan menjalar di pangkuanku, perlahan gerakannya naik kebadanku dan seperti mau membelit tubuhku. Hmmmmm....ular pikirku besarnya sekitar sebesar pergelangan tanganku.

Tapi mana mungkin dikamar ini ada ular,ini pastilah ular siluman yang berasal dari tempat yang kutuju. benar saja ternyata portal gaib sudah terbuka sedari tadi,karena aku terlena dengan fikiranku tadi, mereka berusaha menyeberang portal duluan dan menghampiriku serta memberi serangan duluan.

Perlahan ku perkuat wiridku dan ku barengi dengan pengaktifan energi kala cakraku agar ular yang membelitku ini bisa terlepas,dan apa bila dia bertahan tentulah nanti tubuhnya akan terbakar. Benarnya saja dengan merasakan panasnya energi kala cakra tiba-tiba ular siluman itu menghilang.

Setelah ular tersebut menghilang aku tidak bisa membiarkan tubuh fana ku begitu saja,aku kawatir tubuh ini nanti akan diganggu lagi, aku harus meninggalkan khodam untuk memagarnya, yah...aku ingat pada misi sebelumnya aku diberi -kenang-kenagan oleh lawanku yaitu sebuah keris astral dengan kodam kelelawar raksasa.

ku panggil khodam kelelawarku dan dengan cepat iya pun muncul,ternyata benar-benar besar saking besarnya seluruh sayapnya bisa menutupi rumah tempatku berada, lalu kuperintahkan agar iya memagari rumah ini dengan sayapnya dan kuminta iya tinggal untuk menjaga tubuh fanaku.Wahai...kelelawar sahabatku,aku tau kita mungkin belum terlalu kenal aku pun baru kali ini memanggilmu, saat ini aku membutuhkan bantuanmu untuk menjaga rumah ini dan tubuh fanaku..baiklah tuan serahkan semua pada ku jawabnya dengan suara menggelegar,siapaun yang mendengarnya tentu akan lari terbirit-terbirit apa lagi di tambah dengan sorotan kedua matanya yang merah dan bertaring panjang.

Aku pun mulai berkonsentrasi kembali dan belum lama blas....aku sudah berada di tempat pertempuran kami sebelumya. Kali ini kami muncul agak jauh dari pusat kerumunan ular, "kanda pertempuran kali ini akansemakin berat,lihatlah pada pertempuran tadi hanya dua ular siluman yang besar,sekarang sudah menjadi empat, dan kabut itu merupakan pagar gaib yang sudah di pasang karena mereka sudah tahu akan kedatangan kita" seruni berusaha menjelaskan padaku.

"untuk menembus kabut itu kita memerlukan kekuatan tenaga yang besar,aku akan menggunakan selendangku dan kakang persiapkanlah perisai kala cakra,saat selendangku membentur kabut itu langsung lemparkan perisainya nanti akan terjadi benturan kedua dan akan membentuk sebuah celah untuk kita masuk" jelasnya lagi,ternyata cerdas juga dia pikirku.

"berhati-hatilah saat melintasi kabut itu karena kilatan petir yang lalu lalang itu bisa saja menyambar kita,dan jika terkena akibatnya akan fatal kanda" lanjutnya "baiklah kau juga berhati-hati karena aku juga tidak mau kehilangan kamu di sini" jawabku,seruni hanya tersenyum. hmmmm...senyum itu benar-benar membuatku terasa sejuk,kengerian di tempat ini seolah berbalik menjadi sebuah tempat yang indah seperti taman bunga karena seyumannya.

singkat kata seruni sudah memutar-mutar selendangnya dan langsung di lemparkan selendang itu ke arah kabut gaib di depan,selendang itu di selimuti cahaya merah pink melesat dengan kecepatan tinggi bak kilatan cahaya,dan duarrr....terjadi ledakan yang kencang sekali saat terjadi benturan antara selendang dengan kabut gaib itu.

sesuai dengan intruksi seruni tadi akupun langsung mengarahkan perisai gear kala cakraku, dengan kecepatan tinggi pula perisaiku meluncur dan duarrrrr....kembali terjadi benturan.

seketika terbentuklah sebuah lorong celah seperti lubang di tembok besar,"ayo kanda cepat lewati celah itu sebelum nanti tertutup lagi" segera kami melesat melewati celah kabut tetsebut dan sesaat kami sudah berada di bagian dalam pagar kabut gaib itu.

Alangkah terkejutnya aku,melihat pemandangan yang mengerikan luar biasa,dibarengi dengan suhu dingin dan lembab dari bebatuan yang sudah diselimuti oleh lumut.

dari sela-sela batu bermunculan berbagai macam ukuran dan warna ular-ular siluman,dan beberapa jenis monster laut lainnya,yang bentuk dan rupa nya jauh bila di katakan sempurnah.

Semakin lama-semakin banyak dan semakin dekat ke arah kami,rupanya ini adalah sambutan mereka,yupz...kami disambut dengan berbagai macam monster laut yang seolah sedang kelaparan dan siap melahap hidangan makanan di depannya.

"bersiaplah kanda mungkin ini merupakan pertarungan yang panjang,biarkan aku menghadapi siluman-siluman ini,kanda langsung saja ke tempat sukma di tahan,dan berhati-hatilah para siluman itu tidak akan menyerahkan sukma itu jika mereka tidak di kalahkan"

"baiklah" jawabku,aku langsung melompat dan melesat ke kearah empat ular siluman yang sedang menungguku.

saat berhadapan dua ular siluman yang berukuran sebesar pohon kelapa maju,gear perisai kala cakraku yang sedari tadi masih aktif langsung menerjang terbang kesana kemari menghalangi kedua ular siluman untuk mendekatiku.

satu kepala ular terpenggal dan tetpental darah menyembur kemana-mana menyirami disekitarku,kemudia ular yang ketiga pun datang menyerangku,siluman ini terlihar jauh lebih kuat dan ganas dengan mata merah,lidahnya menjulur kesana kemari dengan suara raungan yang menggelegar.

Dengan kondisi ini aku harus mengeluarkan khodam keris naga emasku,sesaat aku berkonsentrasi dan naga emasku sudah berada di depanku aku lebih beruntung karena nagaku adalah naga bersayap dan bisa terbang kesana kemari.

kali ini kuminta naga emasku untuk turun dulu karena aku berniat untuk menungganginya karena aku harus mememggal kepala ular siluman itu dari jarak dekat sedangkan posisi kepalanya sangatlah tinggi.

kali pertama aku bertarung dengan menunggangi naga ini,terasa agak sulit untuk menahan keseimbangan ku,sedangkan pergerakan naga ini sangatlah cepat.

naga emasku melesat kesana kemari menghindari patukan dan kibasan ekor kedua ular siluman raksasa itu. untuk sementara ku panggil gear kala cakraku untuk berada di dekatku dan berputar-putar mengelilingi ku.

sampai saat kesempatan tiba aku bisa berada di posisi belakang kepala salah satu ular siluman dan ku lempar kan gear perisai kala cakraku. dan crassszzzzz....kepala ular kedua terputus dan badannya tumbang seketika.

sekarang tinggal ada satu ular yang masi menyerang ku sedangkan yang satu lagi masih seperti tidur menggelung sukma pasienku.seolah tidak perduli dengan suara keributan pertempuran kami.

Ular yang paling menyeramkan itu mundur pikirku...dia mendekati ular yang sedang tidur itu,ada apa gerangan apa yang akan mereka lakukan?

sementara seruni sudah selesai dengan tugas pembersihannya,dan mendekatiku,rupanya iya tahu kalau serangan berikutnya adalah serangan-serangan tingkat tinggi dan dahsyat.

karena ular yang tadi tertidur sudah membuka gelungannya dan bersiap untuk menyerang juga,""rupanya kedua ular ini sepasang jantan dan betina ""pikirku.

sementara aku turun dari naga emasku dan mendekati seruni."seruni..bagaimana,kelihatannya ini akan menjadi pertarungan yang melelahkan,lihatlah ular yang baru bangun itu,dia terlihat tidak terlalu menyeramkan tapi kenapa terasa auranya begitu kuat"

"benar kanda,dia adalah ratu dari ular-ular dan monster laut yang yang ada di sekitar kita,bisa jadi dialah yang paling kuat "jelas seruni.

"Baiklah kita serang bersama atau kita ambil lawan satu-satu"kataku"kanda...kau hadapi ratu ular itu dan aku akan menghadapi yang satunya lagi"baiklah timpalku.

Aku kembali menaiki khodam naga emasku dan mengarah ke pada ratu ular,tinggi sekali pikirku saat kulihat kebawah terlihat bebatuan yang licin dan berlumut,hmmmm...seandainya aku jatuh habis sudah menghantam bebatuan itu.

Aku mulai melancarkan serangan dengan menggunakan gear kala cakraku,aku harus sedikit hati-hati karena sukma pasienku masih berada di gelungannya.

Lama pertarungan ini terjadi,ular ini meskipun besar tapi gerakannya cepat sekali,aku berusaha menjauh dan mengambil jarak dan turun dari tungganganku.

Kupersiapkan ajian cakra manggilingan ku,sesaat energi cakra manggilingan sudah mulai terkumpul di telapak tanganku,kutarik energi-energi alam yang ada di sekitarku,semua batu,karang dan sampah-sampah keras laut lainnya mendekat dan berkumpul di dekatku.

Kuhentakkan telapak tanganku ku kebawah dan ku arahkan kedepan dan wussss....seluruh benda yang terkumpul itu laksana sebuah ombak tsunami bergerak dengan cepat dan tenaga yang besar menghantam ratu ular di depanku.

benda-benda keras dan tajam menghantam ular itu,kulihat banyak yang menancap di tubuhnya,tapi iya belum juga tumbang,ku aktifkan sekali lagi dan lagi beberapa ombak beriringan menghantam ular itu dan akhirnya iyapun tumbang.

Aku langsung mengejar sukma pasienku dengan kecepatan kilat karena takut di timpa tubuh ratu ular itu,dan kubawa menjauh dari arena pertarungan.

Sementara kulihat seruni masi bertarung dengan ular yang satunya lagi. Ular itu semakin buas saat melihat pasangannya tumbang,akupun mendekat dan membantu seruni bertarung.

Sebenarnya gerakan ular ini tidak terlalu cepat di banding yang tadi. Kuarahkan gear kala cakraku saat kesempatan tiba dan benar saja kala cakraku berhasil menebas kepala ular itu dan tumbang.

Kami bersiap untuk kembali kedunia nyata,dan tiba-tiba terdengar suara teriakan dari belakang"berhentiiii kaliaaaan" suara nyaring sekali pertanda kalau yang memanggil itu adalah seorang wanita.

Kami memutar badan dan benar saja ternyata sudah berdiri sesosok wanita cantik di hadapan kami,sungguh cantik bahkan kecantikannya bisa mengalahkan seruni.

Pakaiannya berwarna ungu dengan sebuah mahkota di kepalanya. "Kanda dia adalah dewi lanjar penguasa laut utara,kita tidak mungkin bertarung dengannya"hmmm.... benarkah sehebat itu ilmunya pikirku"wahai..anak manusia apa yang telah kalian lakukan ini sungguh sudah keterlaluan sekali dan tidak bisa di maafkan"kalian sudah membinasakan para pengikutku,tidak bisakah kalian meminta dengan baik-baik"wahai satria siapa gerangan gurumu,yang sudah mengajarkan cara salah ini kepadamu"

profile-picture
profile-picture
itkgid dan cos44rm memberi reputasi
Diubah oleh smartcakradana

PART.8.Lanjutan.Perselisihan vs Ratu Laut Utara by.Hetlan.S,SP

AKU adalah ksatria laduni Dinar namaku,gelarku Raden Mas Kandang Paku Ning Alam"jawabku dengan lantang."Aku tidak mempunyai seorang guru" semua ini adalah tanggung jawabku sendiri"

"Kalau begitu kaulah yang akan kutahan disini sebagai budakku" dengan cepat kilat iya terbang kearah kami dan melancarkan serangan,aku sempat mundur dan menjauh tapi naas dia berhasil menangkap selendang seruni,dan menariknya terus melemparkan seruni kearah bebatuan yang besar,seketika tubuh seruni menghantam dinding bebatuan.

"Serunii...!" teriakan keluar dari mulutku,aku ingin mengejar tubuhnya yang kulihat tidak bergerak lagi. tapi sial dewi lanjar sudah ada menghadangku,dan terus melancarkan serangannya bertubi-tubi,aku tidak mendapatkan kesempatan menyerang balik.

"cepat sekali celetukku dalam hati" aku berusaha mundur dan mengaktifkan perisai kala cakraku,kuarahkan dan kubuat ukuranny lebih besar dari sebelumnya dan ku lemparkan kearah lawanku,sementara iya sibuk dengan gear kala cakraku aku kembali memanggil khodam nagaku.

serangan ganda ku kerahkan,tapi semua sia-sia dengan mudah iya menepis semua seranganku,sampai suatu ketika sebuah sinar ungu berhasil mengenai nagaku,dan anehnya nagaku yang terkena serangan kenapa aku juga yang ikut terpental,aku baru menyadari selama ini jika khodam nagaku terkena serangan maka efeknya akan sampai padaku.

jauh aku terpental membentur bebatuan,serasa badanku remuk dan-patah-patah,beruntung ini adalah tubuh astral pikirku.

"Bagaimana ini apa yang harus kulakukan,ajian terakhirku adalah cakra manggilingingan tapi tenaga untuk mengaktifkannya sangatlah besar dan butuh durasi untuk bisa terkumpul."bisa saja nanti saat pengaktifan aku di serang lagi,hmmm...bagaimana ini"

Aku tidak mau berakhir disini,dengan segenap tenaga aku berusaha berdiri dan berniat menggunakan lagi ajian cakra manggilingan,mau bagaimana lagi nagaku sudah lenyap dan kembali ke kerisku,perisai kala cakraku pun sudah tidak aktif dan menghilang.

Aku berdiri dan mengangkat tanganku,sesaat sudah terasa aliran energi besar ditanganku,tapi sial...kecepatan dewi lanjar sungguh tidak terduka olehku,dia berhasil menggapai tanganku dan menerjang dadaku hingga aku kembali terpental.

darah segar mengalir dari mulut dan hidungku,oooh...aku sudah terkena luka dalam akibat tendangan dewi lanjar."saat kulihat dewi lanjar sudah memegang sebuah pedang di tangannya,dan melesat kearahku"aku hanya terdiam dan memejamkan mata"ya tuhan datang kan bala bantuan untukku".

dan tiba-tiba ku dengar suara benturan yang sangat keras lagi duuuuaaarrrr....kupikir itu suara mengenaiku,agh...aku mati...

tapi aku mendengar suara tetiakan seorang laki-laki "Berhenti dewiiiiii...."dia adalah bimbinganku atas nama dia saya minta maaf dewi,tapi janganlah dewi berniat untuk menghabisinya.

"Ternyata kau dalang semua ini wahai panglima sepuh sriwijaya..."suara dewi lanjar dengan teriakan,mendengar nama itu aku kaget sekali,ternyata seperti ini sosok dan penampilan ghaib dari pembimbingku,wibawa dan aura seorang panglima benar-benar melekat pada dirinya,pakaiannya persis pakaian petinggi-petinggi kerajaan melayu tempo dulu.

dengan memegang sebuah tongkat layaknya tongkat komando,berwarna hitam dan berkepala burung garuda,owh...gagah sekali dia.

Apakah panglima tau apa yang sudah di lakukan murid panglima,lihatlah di sekelilingmu panglima,bangkai-bangkai pengikutku bergelimpangan,siapa yang akan bertanggung jawab dengan pembantaian ini.

"sekali lagi saya minta maaf dewi atas semua yang terjadi"tidak !..dia harus menebus semua ini dengan dirinya,dia harus menjadi budak di kerajaanku"jangan dewi ,dia masi muda dan masih banyak misi yang harus di selesaikannya"

"Kalau begitu kau harus bertarung denganku panglima" gertak dewi lanjar."dewi bukankah dulu kita sudah bertarung,bukankah sudah banyak korban berjatuhan dan pertarungan kita itu sudah merusak tatanan alam ini"janganlah kesalahan yang sama kita ulangi dewi"

Mendengar kata-kata panglima sepuh ,terbayanglah olehku betapa mereka dulu sudah pernah bertempur dan pertempuran itu sampai merusak keseimbangan alam,alangkah dahsyatny pertempuran itu.

Dewi lanjar memang terkenal dengan dan arogan di dunia ghaib nusantara,bahkan kearogananya mengalahkan nyi blorong,dan dia adalah salah satu penguasa laut yaitu laut bagian utara,dia juga biasa meminta bayaran berupa tumbal apa bila ada anak manusia yang mau menggunakan jasa bantuannya,misalnya untuk persugihan kekayaan dan kesaktian.

Panglima kali inipun kau akan aku binasakan,karena sudah sering sekali pengikutmu membuat kekacauan di negeriku,dan campur tanganmu akan ku hentikan kali ini.

Dewi lanjar langsung melancarkan serangannya bertubi-tubi ke arah pembimbingku,tapi namanya juga dia seorang panglima,sekalipun dia tidak membalas serangan itu,dia hanya melompat kesana kemari menghindari serangan itu.

karena kesal dewi lanjar mengeluarkan serangan jarak jauhnya,terlihat seonggok cahaya ungu bercampur kabut asap hitam berkumpul dihadapannya,dan gumpalan itu di lemparkan ke arah panglima,sesaat setengah perjalanan dari gumpalan asap itu bermunculan anak panah yang terbentuk dari ribuan ular-ular berbisa.

pemandangang yang mengerikan sekali bagiku,ternyata pertempuran ku belum ada apa-apanya di bandingkan dengan pertempuran mereka ini.

Panglima sepuh segera mengeluarkan ajian cakra manghilingan,kecepatan pengaktifannya sepuluh kali kecepatanku,sentak sebuah gulungan energi seperti ombak lautan saat tsunami menghantam seluruh anak panah dari ular-ular itu,semuanya bergulung di bawah ombak energi cakra manggilingan panglima sepuh.

"Cukup Dewi,jangan paksa saya untuk bertarung" teriak panglima sepuh. Tampa menghiraukan perkataan itu dewi lanjar segera membentuk serangan lagi,kali ini cahaya warna merah yang hadir. cahaya itu langsung melesat.

Tapi tiba-tiba dari arah kejauhan melesat sebuah cahaya berwarna hijau dan menghatam serangan dewi lanjar. Terlihat sebuah kereta kencana diiringi oleh para prajurit mendekat kearah kami.

"Siapa lagi dia"pikirku,setelah dekat dan berhenti turunlah seorang wanita lagi dari kereta tersebut,pakainya berwarna hijau dengan sebuah mahkota.

Kulihat panglima sepuh sriwijaya langsung melompat mendekatinya dan membungkuk kan diriny sebagai tanda hormat,salam kanjeng ibu ratu kidul...maaf sudah mengganggu ketenangan ibu ratu.

mendengar hal itu aku langsung tau kalau dialah sang penguasa lautan selatan atau sering di sebut ratu laut kidul,anggun dan cantik sekali,belum pernah kulihat wanita secantik dia di duniaku.

"ada apa ini anakku,kenapa kau bertarung dengan laut utara" maaf ibu,ini karena salah faham...hanya itu yang kudengar dari percakapan mereka.

sementara dewi lanjar masih berdiri di posisinya,kulihat seorang prajurit mendekat kearahku,dan mengangkat tubuhku menuju tempat ratu kidul,dan dewi lanjarpun melesat terbang kearah yang sama.

"Anak-anakku tiada guna kalian saling bertarung,pertarungan kalian hanya akan menyebabkan kerusakan keseimbangan alam terutama alam ghaib yang berada di bagian lautan"

"Entah apapun penyebab perselisihan kalian aku minta kalian menghentikannya sekarang juga" kata-kata yang keluar dari mulut ratu sangatlah bijaksana.

Dewi...pulanglah ke istanamu biarlah urusan ini menjadi tanggung jawabku,katanya kepada dewi lanjar. "baik ratu,tapi saya minta kepada panglima sepuh dan para pengikut atau muridnya untuk tidak mengulangi hal ini lagi,dan jika ini terjadi maka saya akan datang lagi,bahkan mungkin saya akan membawa kekuatan yang lebih besar"baiklah dewi"jawab kanjeng ibu ratu kidul.

Dewi lanjar langsung melesat pergi meninggalkan kami. "Anakku aku minta hindarilah pertarungan dengan dewi lanjar atau pun pengikutnya,karena mereka bukan dari golongan yang bisa di ajak kompromi" mereka selalu menyelesaikan masalah dengan pertarungan dan selalu memakan korban" sedikit nasehat ratu kepada kami.

Kembalilah kalian dunia kalian,dan bawalah sukma yang kalian bebaskan itu,baik ratu jawab panglima sepuh,"tapi sebelum kami pulang ada sedikit permintaan saya kepada ibu ratu"katakanlah anakku" Panglima menatap kearah ku,dia adalah satria laduni ratu,dia adalah penerusku untuk menjaga kesimbangan alam ini sebagai spiritual di dunia kami,karenanya sudilah kiranya kanjeng ibu memberikan sedikit bekal untuknya.

"baiklah anakku,kemarilah"dengan di papah prajurit aku duduk dihadapan penguasa laut kidul."bawa kemari pula temannya"dia pun memerintahkan prajurit untuk membawa seruni yang dari tadi terbiarkan olehku,kulihat parah sekali tubuhnya,darah segar masih keluar dari mulutnya akibat serangan dewi lanjar tadi.diapun duduk di sampingku.

sesaat ratu kidul meletakkan tangannya di atas kami,kurasakan sinar biru dengan rasa yang dingin dan sangat dingin ,masuk kedalam kepalaku dan menjalar keseluruh tubuhku.begitu pula dengan seruni tapi cahaya yang di masukkan seperti api merah menyala.

"Anakku,aku sudah memberikan inti ajian tingkat tinggi ke dalam diri kalian"kau satria..telah menerima ajian cakra tirta maya atau inti kehidupan,sedangkan temanmu sudah kuberi ajian segara geni,kedua ajian ini sama kuatnya dan sangat di takuti oleh bangsa halus seperti kami.

Pergunakannlah sebaik-baiknya dan jangan sekali-kali di pergunakan untuk menganiaya,jika itu terjadi aku sendiri yang akan datang membekukan ajian itu dari diri kalian.

kalian berdua sudah menjadi muridku dan aku akan selalu mengawasi tindak tanduk kalian dalam menjalankan misi nanti."baik kanjeng ratu" jawab kami berbarengan.

serasa semua luka dan cidera yang kami alami menjadi sembuh seketika setelah menerima ajian itu.dan sehat seperti sedia kala.

Singkat cerita kami pun bersiap untuk kembali ke dunia real...kali ini panglima sepuh yang langsung membuka portal ghaib untuk kami lewati,dia hanya mengibaskan tangannya dan terbentuklah sebuah lorong waktu,pulanglah kalian lebih dulu bawalah sukma pasien mu,saya akan menyusul nanti karen masih ada urusan saya disini,baik panglima " jawabku dan kamipun melompat kedalam lorong portal.

Sesaat kubuka mataku,uupzz...baru rencana mau bergerak,ternyata dadaku nyeri sekali,kulihat khodam kelelawarku masih berdiri dan menyelubungi rumah tempat kami berada.

"terimakasih sahabat,kau sudah menjaga jasadku dengan baik,sekarang kembalilah ke sarangmu"seketika kelelawar itu lenyap dan berganti cahaya kuning dan masuk kedalam dadaku.

aku pun berdiri dan menghidupkan lampu kamar,ku rapikan tempatku dan memasukkan cupu seruni kedalam tasku"terasa nyeri sekali dadaku,ku buka kancing bajuku dan kulihat..ternyata dadaku ada bekas lebam merah owh...ini.bekas tendangan dewi lanjar tadi pikirku.

akupun keluar kamar,dan menuju ke ruangan tempat keluarga *ahmat berkumpul."gimana bang ?" tanya bapak r*hmat syukurlah pak semua baik-baik saja,sukmanya sudah pulang ke tubuh rahma*,mudah-mudahan besok dia sudah normal lagi "syukurlah bang,terima kasih banyak" sama-sama,saya pamit dulu pak aku berdiri sambil menyalami mereka,"nanti kalau ada apa-apa cepat telpon saya""pesanku iya bang pasti kami hubungi.

Akupun pulang..alhamdulillah misi kali ini selsesai dengan baik,banyak sekali pelajaran kali ini,dan yang.paling berkesan bagiku adalah malam ini aku bertemu dengan dua penguasa laut sekaligus,yaitu laut utara dan laut selatan,dan aku juga bertemu dengan ghaibnya pembimbingku alias panglima sepuh sriwijaya.*

to..be...countinyue...part.6....salam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh smartcakradana
tandain dulu ya gan...mumpung masih hangat..
profile-picture
pam3165 memberi reputasi
Diubah oleh gearbox13
mantap kisahnya gan, sila di lanjut emoticon-Smilie
👍🏻trims, mantafs abis Gan ... ane tunggu part 6 nya Gan
sippp mantap gan nunggu kelanjutan nya
lanjut gan ceritanya
Ceritanya mantab, gan emoticon-Rate 5 Star sudah ane rate ya..emoticon-Shakehand2
Halaman 1 dari 35


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di