alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!
4.5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ba4a12b6208812e228b4567/ngaku-pinter-jangan-mau-dibohongi-global-warming-itu-hoax

Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!

Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!


Quote:

Quote:


 Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!


Quote:

Quote:


Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!

Quote:

Quote:


Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!



Quote:


Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!


Quote:


Jangan Comment Dulu Gan, Masih ada lanjutannya dibawah!!! 


Quote:



Quote:
Diubah oleh: Salkrye
Halaman 1 dari 3
Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!


Quote:


Sumber: Wikipedia
Diubah oleh Salkrye
Quote:


oke bre emoticon-Request
Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!
Bener kagak bener gan
Edit: Ngga jadi komen ah, emoticon-Leh Uga
Diubah oleh re.cozy
Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!
global warminh hoax??









Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!
arti global warming apaan sih??





Akan ada perdebatan baru lagi kah? Kayak bumi bulat vs datar mungkin kedepan perdebatan global warming hoax vs fakta.

Asal jangan nyampah aja di the lounge emoticon-Ngacir
idc , gw tetep jaga lingkungan
kek baca cerita spionase
Gw percaya akan hoaxnya global warming , dan gw lebih setuju global cooling ,

Gini hipotesa nya : bila memang kutub utara & kutub selatan mencair maka permukaan air laut global akan naik dan menyebabkan tenggelamnya kota-kota di pesisir ternyata tidak demikian, air yang begitu banyak justru menyebabkan salinitas air laut berkurang, akibatnya evaporasi meningkat, bilamana evaporasi meningkat kondensasi pun meningkat akibatnya akan banyak awan-awan yang siap diedarkan keberbagai penjuru. Sifat air laut ini lah yang mengakibatkan salinitas air laut tidak pernah menuju ke arah tawar. Air yang sebanyak itu pun akan cepat menjadi awan dan turun lewat presiptasi di daerah yang menyebabkan awan menjadi jenuh biasanya didaratan, akibatnya hujan turun dan memberikan pasokan air untuk tumbuhan.

Hipotesa 2
Gas CO2 tidak akan menumpuk di atmosfer, seperti yang diberitakan CO2 katanya menyebabkan efek rumah kaca bila menutupi atmosfer. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Minggu ini kita sedang di hebohkan dengan fenomena "Blue Carbon". Yang benar secara fakta bahwa kelebihan CO2 diudara tidak akan menyebabkan gas rumah kaca melainkan menyebabkan tekanan parsial gas CO2 diatmosfer meningkat akibatnya gas CO2 masuk kedalam laut. Apa yang terjadi didalam laut kemudian CO2 cenderung berubah fase menjadi dari CO2 (g) menjadi CO2 (aq) ketimbang menjadi H2CO3. CO2 tersebut pun siap digunakan makhluk hidup seperti fitoplankton untuk berfotosintesis. Akibatnya keseimbangan CO2 selalu terjaga berkat sifat air laut yang cenderung menjadi buffer .
Diubah oleh dompetjadipeci
Gan, pertanyaan sederhana. Kalo global warming adalah hoax, kenapa di daerah saya, dalam 20 tahun ini makin lama makin panas?
Ngaku Pinter? Jangan Mau Dibohongi, Global Warming itu Hoax!!!
berarti yang bener global tipi doang ya
emoticon-Cool
dari dulu ane jg mikirnya gombal warming itu hoax....
Quote:


manusia semakin banyak, Motor semakin banyak.
Bumi semakin panas bukan hoax
o gitu emoticon-Cool
trit lo ini fiksi apa ilmiah brader, sepanjang gw baca jalan ceritanya mengisahkan hidup seorang jese no limit, yg mencari kebenaran tentang gobal warning, ... biar kami para nubie ini paham , klw bisa sertakan penjelasan tampa rumus. seperti kenapa glomal warning itu anu, apa, siapa, bagaimana, dimana, kapan ?
Diubah oleh onani.mouse
test gembok ah emoticon-Cool
iya gan bener bgt
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di