alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral, Spanduk Curhatan Rumah Sakit yang Tak Dibayar-bayar BPJS
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9d2e7e5a5163ca208b4567/viral-spanduk-curhatan-rumah-sakit-yang-tak-dibayar-bayar-bpjs

Viral, Spanduk Curhatan Rumah Sakit yang Tak Dibayar-bayar BPJS

Viral, Spanduk Curhatan Rumah Sakit yang Tak Dibayar-bayar BPJS


VIVA - Sebuah spanduk di RSUD Panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara menjadi pusat perhatian. Di dalam spanduk berlatar putih itu, mengungkapkan bahwa pihak BPJS belum membayarkan jasa medis dari pasien peserta BPJS.

"Rasa prihatin yang mendalam kami sampaikan kepada pemegang kebijakan di negara Indonesia yang kita cintai. Kami sampai dari bulan February 2018 hingga saat ini September 2018. Pihak BPJS belum membayar jasa medis kepada RSUD Panyabungan senilai kurang lebih Rp15,4 miliar. Namun, kami masih tetap melayani pasien, yang datang membutuhkan pertolongan sebagai bentuk tanggung jawab dan sumpah jabatan kami," petikan dalam isi spanduk terpasang di depan RSUD Panyabungan, beberapa hari bekalangan ini.

Spanduk tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mandailing Natal, Syarifuddin Nasution. Namun, ia menyayangkan dengan isi spanduk yang tidak sesuai data sebenarnya.

"Saya ini, juga Ketua IDI Kabupaten Mandailing Natal. Saya mendukung dan melindungi mereka. Tapi, janganlah sampai bulan 9 (September 2018) ditulis di dalam spanduk. Kan bulan 9 masih berjalan ini. Bagaimana mengklaimnya, kalau masih berjalan ini," tutur Syarifuddin saat dikonfirmasi VIVA, Sabtu malam, 15 September 2018.

Syarifuddin menjelaskan bahwa pihak rumah sakit, boleh menuntut haknya. Namun, jangan sampai menjatuhkan harga diri dari BPJS. Dengan spanduk yang tidak sesuai dengan data sebenarnya.

"Jangan lah menjatuhkan pihak lain, sementara bulan 9 masih berjalan dan saya setuju dengan spanduk itu. Karena itu, hak mereka. Tapi, jangan menggunakan nominal seperti yang ada di dalam spanduk tersebut," kata Syarifuddin.

Ia menilai klaim BPJS yang belum dibayarkan sebesar Rp15,4 miliar tidak sinkron dengan data sebenarnya. Syarifuddin mempertanyakan dari mana nominal itu didapatkan dalam perhitungan. Bila bulan September masih berjalan alias belum tutup buku untuk penghitungannya.

"Jadi simpang siur spanduk itu, data tidak sinkron. Melemah satu sisi. Sifat dinkes dukung, logika riil. Jangan asal jadi dan melemahkan pihak lain," katanya.

Spanduk terpasang mendapat dukungan dari Direktur Utama RSUD Panyabungan. Syarifuddin mengatakan seorang dokter rumah sakit tersebut yang membuat dan memasang spanduk itu, sudah tidak bisa dihubungi melalui telpon selular saat pihak Dinkes Mandailing Natal untuk melakukan klarifikasi soal spanduk tersebut.

"Saya dengar, kalau tidak salah dapat persetujuan dari Direktur Utama. Tapi, Direktur Utamanya lagi berada di Penang, Malaysia sedang mengantar mertuanya berobat di sana," kata Syarifuddin.

Ia mengungkapkan pada Jum'at kemarin, 14 September 2018, sudah ada pertemuan antara manajemen RSUD Panyabungan dengan BPJS Kabupaten Mandailing Natal. Namun, Syarifuddin tidak dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Jadinya, tidak tahu apa hasil dari pertemuan itu.

"Tapi, sampat dapat informasi dari Sekjen IDI saya. Hari ini juga mau diturunkan spanduk itu. Kalau RSUD Panyabungan itu, milik Pemkab Mandailing Natal dan berdiri sendiri. Tidak dibawah naungan Dinkes Mandailing Natal," kata Syarifuddin.

https://www.viva.co.id/berita/nasion...yar-bayar-bpjs

Diubah oleh songgobawuk
Halaman 1 dari 2
VIVA - Sebuah spanduk di RSUD Panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara menjadi pusat perhatian. Di dalam spanduk berlatar putih itu, mengungkapkan bahwa pihak BPJS belum membayarkan jasa medis dari pasien peserta BPJS.


Keyword: Sumatra Utara
Tutup resreting,keluar trit emoticon-Traveller
maaf, dana urunan dari masyarakat via BPJS udah sangat tipis, jadi ga bisa bayar.. emoticon-Leh Uga
dimasalahin 1 bulannya.. sdangkan yg 7 bln lainnya diem.. emoticon-Big Grin
padahal kary ampe direksi BPJS ini,
tunjangan & fasilitasnya tergolong 'wah' banget lho...

fungsinya jg gak strategis banget / gak terlalu mikir banget.
hanya nampung & membagikan kembali iuran BPJS.
kalo ada tekor jg cuma pasrah doang nunggu suntikan dana dr pemerintah.
bukan kok terus mrk berusaha sendiri nutup kekurangan dana.

jd jgn dipikir spt jamsostek.
mrk perputaran dana keluarnya gak fast moving spt BPJS
shg duit bs ngumpul banyak.
pantas lah kalo terima fasilitas lebih.

lha BPJS ?
lbh sering tekornya drpd surplus nya. emoticon-Big Grin
masak iya, RS-RS pd teriak gak dibayar / blm dibayar bbrp bulan tagihannya,,
yg disini mau foya2 dgn fasilitas ?

emoticon-Traveller

pemerintah wajib menutup ketekoran dana BPJS
udah komitmen itu.
ini investasi kesehatan masy utk masa depan.
jgn sampe RS krisis obat krn blm dibayar tagihannya
Diubah oleh yesknow
Balasan post khloekarmike
Quote:


emoticon-Wakaka Sudah BPJS, SUMUT lagi....double kill
Diubah oleh i71lm4c4n
entar lagi bakal tutup tuh rs swasta kayaknya
Quote:


Daerah laen gak ada masalah

Biasanya kasus gini gara gara jumlah PBI blangsak lebih banyak daripada peserta berbayar.tekor dah emoticon-Traveller
Balasan post khloekarmike
Quote:


waktu itu udah ada berita juga,
RSUD wates yogya pasang spanduk di dpn RS,
bhw mrk belum dibayar tagihannya ama BPJS ampe bbrp bulan.

lalu berita tv, RSUD di jkt krisis obat,
krn suplier gak mau kirim obat sebelum tagihannya dibayar

Coba cek itu bpjs tata kelolanya gimana. Ko bisa pimpinannya digaji mahal tp institusinya sering nunggak ke rs2. Emang dikira pemerintah nakes2 di rs itu kerja buat mengabdi doang apa
gotham city, bedebah2 di sana sehat, warganya....ya bikin sehat bedebah2nya...emoticon-Ngakak
Periksa pimpinan BPJS.
Njir duit bpjs dah jadi gaji ma tunjangan karyawan bpjs jangan2.....bubarin ajalah kl ga bisa dikelola bener.....g bayar mulu malah ga pernah pake....emoticon-Cape d... (S):
Mending bpjs dihapus aja. Org2nya mental duit. Ibarat pns dikasi tanggung jawab jd karyawan swasta. Berdayakan asuransi swasta yg profesional.
Quote:


Quote:


Nah ini.

Perlu dikaji gaji pegawai BPJS kesehatan. :monggo

Yang sekelas teller aja gajinya bisa 2 digit.
Iya, teller! Beban dan tanggung jawab kerjanya kayak gimana sih dibanding tenaga medisnya? emoticon-Cape d...
Balasan post yesknow
Quote:


efek domino BPJS (telat bayar atau kasus lainnya), mengganggu juga semua lini di bidang kesehatan dari dokter sampai principal obat/alkes.
terlebih saat ini rs/faskes swasta ikut juga. emoticon-Amazed semenjak bpjs ada, memang awalnya hanya principal obat/alkes yg kena pengurangan tenaga kerja, krn semua obat wajib "ala standart" bpjs,
banyak kawan2 farmasi kena pengurangan di awal bpjs kesehatan berdiri. emoticon-Shutup

Semoga ada solusi terbaik. Amin

emoticon-Imlek
bpjs itu memeras tenaga kesehatan dan dijadiin komoditas politik... bubarkan! emoticon-fuck
Balasan post scorpiolama
Quote:


ini td dpt info lagi,
dampaknya sampe juga ke vendor, suplier, kontraktor RS

ada yg 3 bln blm cair tagihannya, ada yg 6 bln,
bahkan ada yg dr 2017 blm dibayar emoticon-Hammer
jd mandeg itu perekonomian di bawahnya yg terkait
Diubah oleh yesknow
Balasan post yesknow
anak2 farmasi di 2014 awal dah kena pengurangan akivat bpjs, beberapa main ojol 2 atau 4 R.
dokter/tenaga kesehatan jadi ndak semangat, so lebih seneng usaha lain/bisnis. emoticon-Shutup

emoticon-Takut emoticon-Turut Berduka
Diubah oleh scorpiolama
Bpjs macam "bancakan" bagi yg ga bisa jadi pns gtu x. . .ckckk . . .

Emang lah bumn ga mutu . .(masuk bumn ?)
kok aneh ya di daerah ane masuk rumah sakit pake bpjs lancar pancar aja
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di