alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Takut Vaksin Haram, Warga Acungkan Parang ke Petugas Kesehatan
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9c8750d675d439398b4574/takut-vaksin-haram-warga-acungkan-parang-ke-petugas-kesehatan

Takut Vaksin Haram, Warga Acungkan Parang ke Petugas Kesehatan

Takut Vaksin Haram, Warga Acungkan Parang ke Petugas Kesehatan

Rabu, 12 September 2018 | 22:30 WIB


Takut Vaksin Haram, Warga Acungkan Parang ke Petugas Kesehatan




VIVA – Warga di Popayato Induk, Pohuwato, Provinsi Gorontalo, mengancam enam petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat dengan parang. Enam petugas itu mendatangi warga untuk memberi imunisasi dengan vaksin campak/measles rubella (MR).

Menurut Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho, warga yang merupakan orang tua dari anak yang hendak diberi vaksinasi, tak mau anaknya disuntik vaksin MR, yang mengandung bahan yang berasal dari babi.

"Ketika petugas tiba di rumah anak yang akan diimunisasi, diterima neneknya. Saat petugas sudah di dalam, datang orang tuanya ke dalam, mengunci, kemudian mengancam akan memotong petugas yang melakukan imunisasi dengan parang. Mengerikan," ujar Yanuar usai rapat yang membahas masalah dalam vaksinasi MR di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 12 September 2018.

Selain itu, Yanuar menyampaikan, penolakan atas vaksinasi menggunakan vaksin yang dinyatakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), juga terjadi di Selalak Selatan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Di sana, seorang pria datang ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan membawa senjata tajam dan memaksa vaksin-vaksin MR dibuang.

"Petugas ketakutan dan akhirnya meninggalkan Posyandu," ujar Yanuar.

Sementara, menurut Yanuar, ada juga orang tua di Tanah Datar, Sumatera Barat, yang tidak terima anak mereka terlanjur diberi vaksin, lantas mengancam akan menuntut secara hukum.

"Dia juga meminta bidan desa, kepala sekolah, dan wali nagari menandatangani surat pernyataan minta maaf," ujar Yanuar.

Lebih lanjut, Yanuar menyampaikan, peristiwa-peristiwa itu menunjukkan bahwa masyarakat belum sepenuhnya teredukasi tentang fatwa haram yang dikeluarkan MUI terhadap vaksin MR. Fatwa sendiri sebenarnya memberi keterangan bahwa meski haram, penggunaan vaksin MR juga 'mubah' karena belum ada vaksin sejenis yang sepenuhnya menggunakan bahan yang halal.

"Keterangan tentang mubah ini tidak bisa tersosialisasi dengan gencar dibanding pada waktu (vaksin dinyatakan) haram. Ini masalah menurut kami," ujar Yanuar.

Yanuar menyampaikan bahwa pemerintah selanjutnya akan menekankan vaksinasi tidak menyalahi ajaran Islam pada fase kedua imunisasi. Fase kedua yang ditargetkan pada lebih dari 18 juta anak yang belum diberi vaksinasi, akan dilangsungkan hingga akhir September 2018.

"Salah satu langkah yang dikerjakan pemerintah adalah soal komunikasi mau dibuat masif (untuk menyatakan vaksinasi tidak menyalahi ajaran Islam)," ujar Yanuar. (ren)


https://www.viva.co.id/berita/nasion...ugas-kesehatan


Orang kayak gitu kalo Dia atau Keluarganya kenak Wabah.... diobati pakek Pipis Onta aja...

Takut Vaksin Haram, Warga Acungkan Parang ke Petugas Kesehatan



Takut Vaksin Haram, Warga Acungkan Parang ke Petugas Kesehatan

Takut Vaksin Haram, Warga Acungkan Parang ke Petugas Kesehatan

Takut Vaksin Haram, Warga Acungkan Parang ke Petugas Kesehatan
Diubah oleh president.trump
Halaman 1 dari 7
kabur lah kalau diserang pakai parang. emoticon-Takut
Diubah oleh app.developer
org radikal paok
YA ELAH BEGO AMAT emoticon-Cape d...
Diacungkan jari tengah ke arah Surti..

Penuh dendam, dia bilang Duck you!

Surti, Duck you!

emoticon-Kaskus Radio emoticon-Kaskus Radio


Spoiler for :
Diubah oleh catchyduck
Quote:


NGOAHAHAHA emoticon-Wakaka
emoticon-Wakaka PAOK DAH
Biarin aja ga mau divaksin
emoticon-Wkwkwk
Gile itu chat whatsappnyaemoticon-Ngakak

Parah bangetemoticon-Ngakak
Lari lari.....dah biarin saja
biarkan aja kalo dah jadi wabah isolasi aja daerahnya emoticon-Ngacir
nanti kena penyakit nyalahin pemerintah..
begok...
Persis kaya lagi dekatin orang-orang yang tinggal di pedalaman emoticon-Big Grin...
Yg anti vaksin kalo sakit jgn kaish obat2an ..kasih aja k3ncing onta tiap hari
baguslah kalo ga mau
biar stay goblok,stok budak tidak menipis
Mantap
Ane hargai semangat agama nya

\emoticon-Big Grin/

Drpd nastaik

Sama agama sendiri ga peduli, sok mau komenin urusan halal haram agama di mari

Ngoahaha \emoticon-Big Grin/
Diubah oleh the fan
sumber kebodohan manusia... emoticon-Big Grin
terserah ibunya kalau gamau vaksin yang penting sudah informed consent dan ttd emoticon-Big Grin
stapi di isolasi yah supaya ga terjadi penularan karena rata rata orang tua vaksin ga lengkap
dan jangan mohon mohon minta tolong kalau anak kena congenital rubella syndrome , tuli , RM , atau sekarat karena difteri dan lainnya
jika anak ibu cacat karena ga vaksin itu salah ibu ya
anak ane klo main sm temennya skrg pasti tanyain ortunya dah divaksin belom? klo belom jgn mau main sm anak itu emoticon-Wkwkwk
Kalteng sudah KLB campak emoticon-No Hope
Balasan post the fan
Quote:

mantap semangat agama emoticon-Big Grin
kalau semua orang kayak gini gabisa prediksi bakal ada berapa KLB lagi di indonesia emoticon-Big Grin
jujur sebagai nakes saya sedih liat berita ini dan orang yang komentar mendukung merek mungkin belum pernah ketemu perjuangan ibu yang anaknya meningga karena difteri , ibu yang habis uang sangat banyak buat mentreat anaknya yang terkena congenital rubella syndrome
ini bukan masalah agama bro lagipula bukannya MUI telah membolehkan ?
berasa di pedalaman afrika

Halaman 1 dari 7


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di