alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Militer /
Tak Mau Rugi, Spanyol Akhirnya Lanjutkan Pengiriman 400 Rudal Presisi ke Arab Saudi
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9c76f260e24b78238b4567/tak-mau-rugi-spanyol-akhirnya-lanjutkan-pengiriman-400-rudal-presisi-ke-arab-saudi

Tak Mau Rugi, Spanyol Akhirnya Lanjutkan Pengiriman 400 Rudal Presisi ke Arab Saudi

Tak Mau Rugi, Spanyol Akhirnya Lanjutkan Pengiriman 400 Rudal Presisi ke Arab Saudi
Pemerintah Spanyol akhirnya memutuskan akan tetap mengirimkan 400 rudal dipandu laser yang dibeli Arab Saudi. Sebelumnya negara ini sempat mengancam akan membatalkan kesepakatan pembelian senjata tahun 2015 tersebut.

“Pada akhirnya, keputusannya adalah tetap mengirimkan rudal-rudal tersebut guna menghormati perjanjian yang telah disepakati pada 2015 yang dibuat oleh pemerintah sebelumnya,” kata Menteri Luar Negeri Spanyol, Josep Borrell dilansir The New Arab Kamis 13 September 2018.

Pengumuman melanjutkan pengiriman tersebut bertolak belakang dengan pengumuman pada pekan lalu yang menyebut Spanyol membatalkan kesepakatan dan siap mengembalikan uang 9,2 juta euro atau sekitar Rp 159 miliar kepada Saudi.


Keputusan melanjutkan pengiriman diambil dengan alasan koalisi pimpinan Arab Saudi telah mengakui melakukan kesalahan dalam serangan udara menargetkan kelompok pemberontak di Yaman pada Agustus lalu, yang menewaskan 40 anak-anak.



Insiden tersebut memicu gelombang kemarahan dan desakan dari dunia internasional kepada Dewan Keamanan PBB untuk dilakukannya penyelidikan yang terpercaya dan tranparan.

Sebelum pengumuman diambil Menteri Pertahanan Spanyol Margarito Robles jgua melakukan perundingan dengan pemerintah Saudi pada Senin 10 September 2018.



Borrell mengatakan rudal yang dijual ke Saudi memiliki presisi tinggi dan tidak akan menyebabkan kerusakan di luar yang ditargetkan.



Selain itu, pembatalan kesepakatan penjualan rudal dikhawatirkan turut mengancam kesepakatan yang lebih besar, termasuk penjualan lima kapal perang dan mengancam ribuan pekerjaan. Hal ini jelas memberi kerugian besar ke Spanyol.



Sebelumnya dilaporkan Pemerintah Spanyol sempat mendapat kecaman dari berbagai kelompok hak asasi manusia sebagai salah satu eksportir senjata terbesar ke Arab Saudi. Mereka mengecam penjualan senjata ke Arab yang telah membuat banyak korban sipil di Yaman.


Serangan yang dilancarkan koalisi pimpinan Arab Saudi dikatakan telah menewaskan lebih dari 10.000 orang dan menyebabkan 8,4 juta warga Yaman terancam kelaparan.

VIVA ESPANA !!!
Tak Mau Rugi, Spanyol Akhirnya Lanjutkan Pengiriman 400 Rudal Presisi ke Arab Saudi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Money talk

Horang kaya mah bebas
Rudal presisi tinggi apa sih?
BPG-2000 Paveway III kah? Produksi lisensi Explosivos Alaveses, S.A.(Expal).. Gotongannya Typhoon.....
Tak Mau Rugi, Spanyol Akhirnya Lanjutkan Pengiriman 400 Rudal Presisi ke Arab Saudi
Diubah oleh Marechaussee
Wih ternyata kalo kepepet masalah ham bisa ilang juga...emoticon-Ngacir
Kena tekanan Amerika akibat perang dagang ... mau ga mau demi uang tetap harus di perhatikan ... semakmur makmur nya spanyol ... tetap aja kebutuhan perut lebih di utamakan
money is epeeeeriiitinggggg emoticon-Big Grin
Hare gene siapa cuma mau nolak rejeki...ntar malah disambar lapak laen klo banyak cing cong
Kanada juga lagi stress, rencana jual tank leo busuk mereka ke Jordan gagal....Jordan salah satu pelaku pelanggaran HAM emoticon-Big Grin
kalau beli ketengan beda kali ya ceritanya..
GBU-24 Paveway III

GBU-24 Paveway III atau hanya GBU-24 adalah keluarga bom berpanduan laser, sub-kelompok keluarga Raytheon Paveway III yang lebih besar. Paket panduan Paveway terdiri dari paket pencari yang melekat pada hidung senjata, dan perangkat sayap yang terpasang di bagian belakang untuk memberikan stabilitas dan jangkauan yang lebih besar.

Pilihan Warhead terdiri dari:

Mk. 84 - 910 kilogram (2.000 lb) Tujuan Umum
BLU-109 - 910 kilogram (2.000 lb) Penetrator
BLU-116 - Penetrator Kesatuan Lanjutan
CPE-800 - Digunakan dalam BPG-2000, senjata Spanyol asli yang serupa


Dibandingkan dengan keluarga GBU-10, atau keluarga Paveway II, GBU-24 meluncur lebih jauh sebagai hasil dari teknologi panduan yang lebih efisien. Kit panduan Paveway III lebih mahal, namun, membuat GBU-24 sesuai dengan target bernilai tinggi yang dipertahankan dengan baik. Itu diperkenalkan ke layanan c. 1983. Senjata ini beroperasi dengan USAF, Angkatan Laut AS, Korps Marinir AS, dan berbagai pasukan udara NATO.

Bom itu membutuhkan titik energi laser berdenyut-pulsa ke rumah di; ini dapat dipasok oleh pesawat pengiriman, pesawat lain (Buddy Lasing), atau oleh Designator Laser Tanah. Setelah dibebaskan dari pesawat pengiriman, baterai termal untuk Kelompok Komputer Bimbingan kebakaran untuk memasok listrik; kawat arming untuk fuze ditarik; sayap dilepaskan; dan tergantung pada konfigurasi, generator turbin atau sakelar pengaman (untuk menghidupkan fuze) diaktifkan.

Setelah ini terjadi, pencari memandu bom menuju titik dampak yang ditetapkan. Jika iluminasi laser hilang, bom berhenti membimbing dan mengikuti jalur kasar balistik, meskipun gangguan dari alat pembimbing dapat mengarah pada senjata yang berkeliaran. Sementara GBU-24 dipandu, itu bukan senjata bertenaga — yaitu, ia tidak memiliki daya dorong. Jangkauannya, oleh karena itu, tergantung pada kecepatan pesawat, ketinggian, kecepatan angin, dll. GBU-24 cukup tepat untuk dapat menerbangkan poros ventilasi ke target yang mengeras, meskipun akurasi biasanya bergantung pada kemampuan mengarahkan laser dengan tepat dari kemampuan bom untuk mencapai titik tabrakan. GBU-24 dibersihkan di pesawat seperti F-15E, F-16A MLU, Blok F-16C 40/42, F-16C Blok 50/52 CCIP, F-16C + Blok 30 SCU8, F / A-18, Panavia Tornado, Eurofighter Typhoon, Mirage 2000, Rafale, F-14 Tomcat (sebelum pensiunnya Tomcat dari dinas Angkatan Laut AS), F-111C AUP dan Predator C UAV.

Duapuluh tiga GBU-24 dijatuhkan oleh Angkatan Laut AS selama invasi tahun 2003 di Irak.
jd inget londo yg nolak jual leonya ke kita
ga ngaca soal voc apa emoticon-Big Grin
Quote:


gue sekalian mbleduk baca nya.
Balasan post Mistaravim
Quote:


Di perparah juca batal penjualan heli mereka ke filipina gara2 HAM juga emoticon-Stick Out Tongue
Balasan post Mistaravim
Quote:


OOT dikit...
Bukannya Saudi yg lagi cemberutan sama Kanada soal HAM? Yg Yordania katanya jualan Leo-1 lawasnya gagal sebab lebih ke concern soal perimbangan kekuatan dikawasan... Saat ini armada MBTnya Royal Jordanian Army terdiri dari varian2 Challenger-1, Chieftain, dan M-60A3. Agak heran juga, sebab nambah Leo-1 juga, tetep belum akan ngimbangin Merkava...

https://www.google.com/amp/s/globalnews.ca/news/4318852/canada-fails-to-find-buyer-for-surplus-army-tanks-final-attempt-to-sell-to-jordan-armed-forces-fizzles/amp/

Diubah oleh Marechaussee
Balasan post Mistaravim
Kanada itu pendekar HAM, Jordan pelaku pelanggaran HAM di Timteng sono. Mau di jual, soalnya nga kuat biayain operasionalnya (Kanada)

Leo buat ngawasin penduduk Palestina yg ada di Jordan.
Balasan post Mistaravim
Quote:


kalo di jual kemari harusnya ama ya..
Dan Jerman pun menyusul.... 😁
Money talks, BS walks...

Quote:


Kok cuman 4 unit ya, artillery positioning systemnya.... Biasanya borongan... emoticon-Big Grin ... apa baru pengiriman perdana aja...emoticon-Blue Guy Smile (S)
Ini Rheinmetall Active Defence System yg baru itu kayaknya, ya.. .?


sOURCE


Diubah oleh Marechaussee
Hmmm, bukti bahwa HAM bisa dibeli dengan uang emoticon-Big Grin emoticon-Ngacir2

Trump warns halting Saudi arms sales would hurt economy

Tuuh.... Baba udah ngomongin... Biar aja RW06 gebukin warga RW05 dan warganya sendiri ... Yang penting Toko besi kita laku jualan linggis, batu bata, sabit, sama gergaji...emoticon-Wink
Quote:


Selebihnya disini...
https://www.defensenews.com/congress/2018/10/11/trump-warns-halting-saudi-arms-sales-would-hurt-economy/
Diubah oleh Marechaussee


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di