alexa-tracking

Mahasiswa ITS Kembangkan 30 Software Untuk Masyarakat

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9c5567925233ab7b8b4587/mahasiswa-its-kembangkan-30-software-untuk-masyarakat
Mahasiswa ITS Kembangkan 30 Software Untuk Masyarakat
Kampus ITS, ITS News – Software merupakan elemen yang tumbuh berdampingan dengan perkembangan teknologi. Keberadaan software sangat penting, sebab sekumpulan data elektronik ini mampu menyederhanakan berbagai pekerjaan yang rumit. Sadar akan urgensi tersebut, Mahasiswa Departemen Teknik Instrumentasi (DTIn) ITS kian gencar membuat berbagai macam software guna membantu pekerjaan di kalangan civitas academica ITS maupun masyarakat sekitar. Minggu (15/7).

Dalam waktu setidaknya dua bulan, tak kurang dari 30 software mampu dirampungkan para mahasiswa mata kuliah pemrograman komputer (prokom) di DTIn ini. Diantaranya adalah Program Rekam Medis Pasien yang disumbangkan ke Puskesmas Klampis Ngasem.

Salah satu mahasiswa kreator software ini, Devi Rahmalina, mengungkapkan hasil survey yang menunjukan bahwa kebanyakan puskesmas masih melakukan rekap data pasien secara manual menggunakan buku catatan. Karenanya, ia bersama dua rekannya, Arfian Arya Risaldi dan Jamal Fikri Tanaya, menggarap software ini untuk mempermudah pencatatan data pasien.

“Software ini dapat menyimpan data dengan jumlah yang banyak dan dapat melakukan pencarian dengan cepat dan tepat,” jelas Devi. Hal tersebut, tambahnya, lantaran kata kunci yang dimasukkan tidak hanya terfokus pada satu jenis data namun pada semua data.

Adapun puluhan software lainnya disalurkan ke berbagai sekolah, laboratorium, panti asuhan, UPT Fasor ITS, dan lain sebagainya. Selain tugas akhir, kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk pengabdian dari mahasiswa DTIn terhadap masyarakat setempat.

“Kami berharap para mahasiswa mampu mengimplementasikan keilmuan yang mereka dapatkan di kelas kedalam bentuk kongkrit yang dapat berguna bagi masyarakat,” ujar salah satu dosen pengampu, Sefi Novendra Patrialova Ssi MT.

Selain Sefi, terdapat tiga dosen lainnya yang turut mengampu matkul prokom, ialah Ahmad Fauzan Aadziima ST MSc, Dwi Oktavianto Wahyu N ST MT, dan Murry Raditya ST MT. Keempat dosen tersebut sepakat untuk terus memberi dukungan penuh terhadap mahasiswanya agar terus berkembang.

“Ke depannya, kami akan terus merumuskan kegiatan maupun tugas yang dapat mengasah inovasi mahasiswa sekaligus rasa kepeduliannya terhadap masyarakat,” pungkasnya. (mir/qi)

emoticon-Big Kiss emoticon-Big Kiss

Kereen... Beda kelas memang.....


emoticon-2 Jempol
image-url-apps
ini yg bener
gak ikutan demo
emoticon-Big Grin
image-url-apps
Nah gini hrusnya jadi mahasiswa g kyak yg disumatera gag tahan godaan kardus
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:


Ga semua PTN PTS di Sumatra gan... Yang itu sih memang pada keblinger sama kardus
Mahasiswa ITS Kembangkan 30 Software Untuk Masyarakat

Ngga perlu blow up pa lagi harus pake kuliah biaya mahal.Entah mo ITS entah mo UIR emoticon-Big Grin

anak seorang petani dieng , di balik serba kekurangan dengan kehidupan di lingkungan petani jauh dari hiruk pikuk riuh rendahnya suasana perkotaan,(kaskuser) juga, seorang anak berumur 18 tahun sudah bisa membuat sesuatu , masih ada beberapa proyek lainnya yang kesemuanya juga berdasar riset market untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mencipta berbagai tools yang juga untuk kegiatan produktif bagi para teman-teman milenial seusianya.


Dengan segala keterbatasan karena semua berdasar dari modal "cinta" emoticon-Wakaka
image-url-apps
Quote:


Buat kampus ada kewajiban Pengabdian Masyarakat, Penelitian dan Pembelajaran gan
Quote:


yup well done good

image-url-apps
sekali2 berita yg bener kek gini. bukn berita yg bikin orang2 pada emosi
image-url-apps
mksih mhswa ITS emoticon-Imlek
image-url-apps
Beda kelas sama TUIR?
image-url-apps
weleh weleh
×