alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ironis! Kepala Daerah Diseret Dukung Jokowi ...
1 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9c434a12e257a7278b4571/ironis-kepala-daerah-diseret-dukung-jokowi

Ironis! Kepala Daerah Diseret Dukung Jokowi ...

Ironis! Kepala Daerah Diseret Dukung Jokowi
Sabtu, 15 September 2018 – 03:44 WIB

Ironis! Kepala Daerah Diseret Dukung Jokowi ...

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais sependapat dengan Sandiaga Uno bahwa kepala daerah tidak seharusnya terlibat langsung dalam hal dukung mendukung di Pilpres 2019.


Hanafi mengatakan bahwa menyeret kepala daerah dalam dukung mendukung di pilpres terkait masalah etika. Sebab, seorang gubernur, bupati maupun wali kota membawahi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diminta netral di pemilu.


"Bahkan nge-like saja (di medsos) enggak boleh, foto saja kemudian dianggap pelanggaran. Sehingga kalau kepala daerahnya lantas tidak memberi contoh atau menjadi contoh yang sama. Etika politiknya tentu menjadi ironis," ucap Hanafi kepada JPNN, Jumat (14/9).


Karena itu, lanjut politikus Senayan ini, sebaiknya kepala daerah apalagi yang baru terpilih, mestinya fokus mewujudkan janji-janji kampanyenya. Bukan malah terlibat dalam politik dukung mendukung.


"Saya pikir itu malah justru membuat keruh suasana di lapangan yang katanya ingin damai ingin sejuk, tapi sebagai kepala daerah mengayomi semuanya, bukan malah berpihak," tegasnya.


Kondisi yang sama menurut Hanafi, tidak hanya berlaku bagi kepala daerah dari kubu petahana, maupun dari pihak pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno

https://www.jpnn.com/news/ironis-kepala-daerah-diseret-dukung-jokowi

Kepala Daerah Sibuk Dukung Jokowi, Siapa yang Urus Rakyat?
Jumat, 14 September 2018 – 22:45 WIB

Ironis! Kepala Daerah Diseret Dukung Jokowi ...
Wali kota Bandung, Ridwan Kamil menerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan bidang Koperasi dan UMKM dari Presiden Joko Widodo pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional di halaman Kantor Gubernur Jambi, Kamis (21/7). Foto: Ridwan/Jambi Ekspres Ilustrasi :

jpnn.com, JAKARTA - Upaya kubu petahana menarik para kepala daerah masuk ke dalam tim pemenangan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, dikritik Ketua Divisi Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.


Dia menilai yang dilakukan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin (TKN Jokowi - Ma'ruf) merupakan pendidikan demokrasi yang tidak baik bagi masyarakat.


"Apa yang dilakukan oleh TKN Jokowi-Ma'ruf menarik-narik kepala daerah untuk masuk menjadi pendukung adalah pendidikan demokrasi yang tidak baik bagi generasi mendatang," kata Ferdinand menjawab JPNN, Jumat (14/9).


Bahkan, lanjut Ferdinand, tindakan itu juga akan merusak etika ketatanegaraan karena kepala daerah itu adalah pemimpin semua kelompok di daerahnya, bukan cuman gubernur, atau bupati dan wali kota kelompok Jokowi.


Sebab, katanya, bisa saja ada pendukung Prabowo yang memilih kepala daerah tersebut dan tiba-tiba sekarang dia harus meninggalkan aspirasi pemilihnya. Di sinilah tidak baiknya.


"Apa jadinya jika presiden sibuk mengurus dirinya sebagai capres dan kepala daerah sibuk urus presiden yang sedang nyapres? Lantas siapa yang urus rakyat?," tegas Ferdinand mempertanyakan.


Di sisi lain, tambahnya, mereka para kepala daerah dibayar dari pajak rakyat, bukan cuman dari pajak pendukung Jokowi. Karena itulah dia memandang upaya yang dilakukan TKN Jokowi-Ma'ruf sesuatu yang tidak tepat.


"Saran kami sebaiknya semua kepala daerah tidak terlibat secara langsung dalam tim pemenangan. Mendukung boleh saja tapi tidak boleh masuk dalam tim pemenangan. Kasihan rakyat tidak ada yang urus," pungkasnya

https://www.jpnn.com/news/kepala-daerah-sibuk-dukung-jokowi-siapa-yang-urus-rakyat

------------------------------------

Kepala Daerah yang mendukung salah satu pasangan Pilpres 2019, sebaiknya disuruh cuti sementara saja hingga berakhirnya masa pemilihan itu. Sehingga tak ada kecurigaan publik bahwa fasilitas Negara akan mereka gunakan untuk mendukung jagonya itu.

emoticon-Wkwkwk


Diubah oleh: madcabonger2018
Halaman 1 dari 2
euforia baru dilantik
nanti udah 2019 juga nyadar
Hadeh nasbung bodoh, kalo mendukung jokowi gak termasuk kampanye, tp masuk ke mempromosikan keberhasilan pemerintah periode sekarang emoticon-Smilie
Kalau Anies juga dukung jokowi......baru IRONIS


Terus apa kabar si unok badut yang kampanye sebelumnya?
Gajah dipelupuk mata gak keliatan semut disebrang lautan keliatan gan haha
terah dahemoticon-Traveller
Gimana baiknya aja deh
Ye
Karena ganti pemerintah,ganti kebijakan,ganti aturan, musti nyesuaiin alur kerja lagi

Dari pada repot repot balik nyesuaiin alir kerja yg udah stabil,mending lanjutkan aja dah. Ini alasan praktisnya emoticon-Traveller

Kerja di pemerintahan itu nyante brei,zero tekanan
Ganti kebijakan dikit udah tertekan emoticon-Ngakak
Kalau nastak mau berfikir sedikit lebih panjang, akan melihat ketidakberesan dimana2. Ya seperti hal ini.
Quote:



sprtinya anies smpai saat ini belum mnentukan sikap.. (mau mndukung J/P) ibarat kata, sudah kayak makan buah SIMALAKAMA sih.. Bagi anies emoticon-shakehand
ironis emoticon-Cape d...

Ironis! Kepala Daerah Diseret Dukung Jokowi ...
Quote:


Keknya dari sekian banyak kampret cuman ente yg peka om.... ente kampret kan om? emoticon-Big Grin


Mau dukung prabowo..anies tahu itung2an di atas kertas(mantan relawan dia)....iya kalau memang,kalau kalah...suram masa depan dia emoticon-Big Grin

Mau dukung jkw....tengsin emoticon-Embarrassment
Quote:


Ane tambahin..

Ironis! Kepala Daerah Diseret Dukung Jokowi ...

Heran sama nasbung yg buat thread.. pada amnesia apa gimana sih?
Balasan Post khayalan
Quote:


nasbung pura2 buta
Balasan Post trengginaz
Quote:


nyadar kalau ternyata pembangunan ini butuh jokowi 2 periode kah ? emoticon-Entahlah
Diubah oleh 92702689
Quote:


betul mas... emoticon-Big Grin

saya pndukung PRABOWO-SANDI,,

kalau toh,, nnti yg menang jokowi, saya tdk akan ambil pusing.. emoticon-shakehand

saya fokus, saja sama pkrjaan ane sbg seorg pngusaha... emoticon-shakehand
Diubah oleh kakekane.cell
Balasan Post kakekane.cell
Quote:


pengusaha apa bray ... pulsa SOS kah ? untuk daptar okeh oceh terus menerus .... sampe dapat emoticon-Leh Uga
Quote:


Apa hubungan pulsa SOS sama ok oce mas?

Ga usah personal insult ke orang lain segala kalau sekedar beda pilihan politik mah..

emoticon-shakehand
Diubah oleh khayalan
Balasan Post khayalan
Quote:


emoticon-shakehand
Trik2 licik si plonga plongo yg masih haus akan kekuasaan
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di