alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9bbca2ddd77096058b456c/riding-to-jannah

Riding to Jannah

Riding to Jannah


Profil Penulis :
  • Code Name: Neopo
  • Sosial Media: Instagram, Whatsapp, Kaskus (by request)
  • Software: Microsoft Word 2013
  • Pembuatan: September 2018
  • Menulis karena mencintainya


Riding to Jannah

Don't choose the one who is beautiful to the world. But rather, choose the one who makes your world beautiful. Keep her close to Allah. Keep him close to Allah. Together for Jannah. I want love that will say: "Not even death will do us part, because we'll be reunited in jannah, insyaallah”

Welcome to my thread. Dimana disini kalian diperbolehkan untuk mengkritik, memberi saran, share, dan memposting komentar yang sekiranya bermanfaat baik bagi penulis ataupun pembaca. Fiksi atau non fiksi, semoga bukan menjadi masalah bagi pembaca. Karena penulis harap bisa memberikan banyak manfaat kepada orang-orang melalui tulisan yang tidak seberapa ini. Terima kasih.


Tokoh :
  • Ardian - Aku, pria dengan tinggi 176cm yang hobinya main motor
  • Azril Riswan - Sahabat sejak kuliah, beda jurusan tapi masih satu fakultas
  • Elriko - Kenalan saat pertama kali touring, so cool but nice guy
  • Dina Resti - Bagiku dia perfect, tetapi sedikit cerewet
  • Alyssa Erica - Gadis cerdas dan sangat mempedulikan lingkungannya
  • Rofila Afifah - Kakakku yang cantik, cerewet tapi selalu bisa jaga adik-adiknya
  • Nuri Freska - Adikku yang sangat manja, segalanya harus dituruti, tapi ia juga penurut
  • Raden Dimas - Sometime good guy, sometimes bad guy (dalam arti sifat, bukan tindakan menyimpang)
  • Lutvia Anissa - Mantan Dimas, pendiam, baik hati
  • Linda Aurelia - Agak pendiam, hobinya nyanyi dan yang penting, seksi hahaha



Diubah oleh neopo
Halaman 1 dari 3
R E S E R V E D
aw bikin tred baru mantau dulu ...
Riding to Jannah

yes pejwan
Diubah oleh kkaze22
Balasan post kkaze22
Quote:


paan coba emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Kapan mulai ridingnya ini?
Bikin cerita lagi ternyata, pesen kaplingan dulu lah, mumpung masih ada space
Ditunggu om ceritanya....!
Ngikut gan emoticon-Traveller

Part 1 - Touring Pertama

Balasan post kkaze22
Aku mengendarai motor customku tanpa arah dan tujuan. Sebenarnya aku baru pulang dari suatu tempat. Mungkin menghabiskan sisa waktu sore dengan keliling kota bisa membuat otakku sedikit rileks. Aku berkendara tanpa tujuan yang jelas, tetapi aku suka berkendara. Aku berhenti di pinggir jalan untuk membuka handphoneku. Kulihat waktu menunjukkan jam 5 sore yang berarti sudah sekitar satu jam aku keliling kota tanpa tujuan. Aku memutuskan untuk pulang kerumahku. Saat aku tiba dirumah, aku lihat seseorang sedang duduk di teras rumah. Dia adalah istriku. Oh dia selalu bisa membuatku luluh dengan senyuman manisnya. Aku menyetandarkan motorku dan menghampirinya. Ia menggerakkan tangannya untuk membukakkan kunci helm yang menempel padaku, lalu ia membuka helm fullface dengan kaca hitam itu dan menatapku langsung.Otakku berputar seperti sebuah video yang di rewind menuju masa dimana pertama kali aku bertemu denganya.

Saat itu, aku sedang menikmati liburanku bersama teman-temanku yang lain. Lebih tepatnya, aku sedang touring dan menginap di salah satu pantai Jawa Barat. Kami berjumlah 4 motor dan berjumlah 6 orang yang berarti 2 motor berboncengan, dan keduanya membonceng pasangannya masing-masing. Aku sedang duduk di tepi jalan dengan motorku sambil melihat ke arah pantai, sementara yang lain sedang membeli makan.

Azril: Oy

Aku: Yo

Azril: Udah nih, yok balik ke penginapan

Aku: Dimas sama Alyssa mana?

Azril: Mereka masih belanja, biasalah cewek

Aku: Haha, yaudah mau duluan aja?

Azril: Iya, yok ah

Aku dan Azrilpun kembali ke penginapan

Setibanya kami di penginapan, anak-anak yang lain sedang menyiapkan makan malam, sementara aku memutuskan untuk diluar sejenak untuk membersihkan motorku.

Oh ya, aku lupa memperkenalkan diriku. Aku Ardi. Aku adalah seorang mahasiswa tingkat 2 di salah satu universitas negri di Bandung. Aku tinggal bersama kedua orangtuaku. Aku memiliki seorang adik perempuan yang bernama Nuri dan kakak perempuan bernama Afifah. Nuri duduk di kelas 3 SMA. Usia kami hanya berbeda 2 tahun saja. Aku dah Afifah berbeda 3 tahun, tetapi dari segi fisik, aku lebih tinggi dari kak Afifah. Aku berasal dari keluarga yang segalanya tercukupi. Kalau aku bilang anak dari orang kaya, rasanya terlalu pamer. Apakah aku punya seseorang yang spesial? Pacar? Tidak, aku zombie. Aku rasa cukup mengenai diriku

Seperti yang aku bilang, bahwa aku memutuskan untuk membersihkan motorku di halaman parkir penginapan. Jenis motor naked berkapasitas 400cc ini menjadi motor kesayanganku. Motor ini didapat dari hadiahku atas kelulusan SMAku dulu. Ayah berjanji akan membelikanku motor sesuai apa yang aku inginkan. Awalnya aku ingin motor sport yang berkapasitas 250cc itu. Tetapi aku berubah pikiran semenjak temanku Bayu menceritakan soal motor klasik ini. Mungkin beberapa dari kalian ada yang tahu motor apa yang aku punya ini. Kenapa aku lebih memilih motor tahun 1995 ini dibanding motor keluaran terbaru di jaman sekarang? Karena aku pernah bermimpi punya moge, namun jika aku memaksa ayah untuk membeli moge, rasanya aku terlalu keterlaluan. Ayah memberitahuku bahwa motor ini didapat dengan harga sekitar 40 jutaan. Aku menamaninya "Sapi" kenapa? Karena badannya cukup besar, dan rasanya seperti naik sapi.

Spoiler for Ilustrasi:


Selesai aku membersihkan motorku, aku duduk sejenak di teras sambil melihat ke taman penginapan yang luas ini. Dimalam yang sama, aku memutuskan untuk keluar mencari udara segar sendirian. Yang lain mungkin lagi indehoy di penginapan. Sampailah aku di sebuah tempat makan kecil seperti kantin, atau mungkin kafe kecil. Aku memesan segelas kopi dan makanan ringan. Aku duduk dimeja dekat jendela kafe ini sambil mendengarkan lagu melalui headsetku.

“Permisi, ini pesanannya” ucap pelayan padaku sambil memberikan pesananku

“Oh iya, makasih mba”

Beberapa saat kemudian, Azril SMS menanyakan keberadaanku. Aku menjawab seadanya, bahkan ia berniat untuk menyusulku bersama yang lainnya. Sekitar 10 menit kemudian, mereka tiba disini sambil memesan beberapa makanan.

Dina: Jadi besok kita pulang nih?

Azril: Iya jadi, kita berangkat pagi biar sampai sana ga kesorean

Dimas: Kayanya gue agak telat baliknya deh

Riko: Lah kenapa?

Dimas: Gue harus ke rumah sepupu gue, katanya masuk rumah sakit.

Azril: Lah gimana ceritanya

Alyssa: Gue lusa kuliah pagi, ga bisa ikut

Alyssa adalah ceweknya Dimas. Aku baru bertemu dengan Alyssa dan Dina, pacarnya Riko.

Dimas: Lo bisa bonceng Alyssa kan?

Aku: Ngapa jadi gue?

Dimas: Ya soalnya motor Azril kan single seater. Ga mungkin bisa bawa orang

Aku: Ah elu . .

Dimas: Hehe tolong banget lah Di

Aku: Heheh aja bisanya lu, yaudah

Dimas: Tar gue bensinin deh

Aku: Nah itu baru mantap

Dimas: Euuh . . . gue gibeng kencing pertamax lu
Diubah oleh neopo

Part 2 - Alyssa

Balasan post kkaze22
Sekitar jam 9 malam, beberapa mulai pulang, dan ternyata Perubahan rencana, Dimas berangkat sekarang. Dimas memang asli dari sini. Ia berkata hanya perlu satu jam untuk sampai di tujuannya. Yang tersisa hanyalah aku dengan Alyssa karena ia akan kembali ke penginapan dibonceng olehku. Beruntungnya ia tak rewel untuk cepat pulang. Biasanya cewek agak rewel, apalagi kami baru saja kenal.

Alyssa: Jadi, nama lo Ardi?

Aku: Iya

Alyssa: Lo kuliah dimana?

Aku: Gue di universitas negeri A

Alyssa: Oh ya? Sama dong sama gue. Lo jurusan apa?

Aku: Gue jurusan Kimia. Lo?

Alyssa: Gue Fisika. Berati kita satu fakultas dong?

Aku: Iya kali

Alyssa: Lo semester berapa?

Aku: Semester empat. Lo?

Alyssa: Gue masih semester dua, berarti lo kating gue dong hehe

Aku: Iya, jadi lo harus sopan sama gue

Alyssa: Liat aja nanti hahaha

Aku: Ngomong-ngomong, udah berapa lama lo sama Dimas?

Alyssa: Emm 3 tahun. Dari kelas 2 SMA

Aku: Oh, kalian satu sekolah?

Alyssa: Iya gitu.

Waktu terus berlalu, kami mengobrol cukup lama hingga tak sadar waktu sudah menunjukkan jam 10 malam. Alyssa mengajakku untuk kembali ke penginapan. Akupun mengiyakan ajakannya. Alyssa naik ke motorku dan kamipun kembali ke penginapan. Keesokan paginya, kami semua packing. Aku memasukkan barang-barangku ke tank bag yang ada bagian tanki motorku. Aku tak terlalu banyak bawa perlengkapan, hanya tas pinggang dengan tank bag saja. Kami berangkat jam 8 pagi dengan 3 motor yang tersisa lagi. Riko dengan Dina, Azril sendirian, aku membonceng Alyssa. Kami mengestimasikan waktu perjalanan selama 5 jam perjalanan. Setelah mengecek segalanya dan dirasa sudah siap, kami berangkat ke Bandung. Sepanjang perjalanan Alyssa tak banyak berbicara denganku. Ada sesuatu yang aneh saat itu. Saat itu kami semua tengah berhenti di persimpangan lampu merah.

Alyssa: Ardi

Aku: Iya?

Alyssa: Jalan . . . *sambil menepuk pundakku

Aku: Masih merah Sa

Alyssa: Jalaaan ! ! ! *sambil terus menepuk pundakku

Aku: Tunggu Sa.

Tak lama lampupun hijau dan akupun menancapkan gas. Alyssa memintaku untuk menambah kecepatan kendaraanku. Tapi nadanya seperti tengah menahan tangis.

Aku: Lo kenapa Sa?

Alyssa: Udah jalan aja

Dengan sedikit menggeber, aku menancap gas. Bahkan Riko dan Azrilpun sedikit tertinggal. Aku lihat di speedometerku, aku kendarai Sapi ini sampai 60kpj. Sampai akhirnya aku berhenti di sebuah tempat pengisian bahan bakar. Aku memberi kabar yang lain untuk ikut juga. Aku lihat Alyssa seperti melamun. Matanya terlihat sedikit merah. Aku rasa, ia seperti baru selesai menangis.

Aku: Sa, lo gapapa?

Alyssa: . . . .

Ia hanya terdiam, sampai Riko dan Azril datang. Mereka bertanya-tanya padaku mengapa aku berhenti. Awalnya mereka berfikir kalau aku hendak mengisi bensin, tetapi mereka menyadari sesuatu ketika mereka melihat Alyssa nampak berbeda. Dina langsung turun dari motor Riko dan menghampiri Alyssa.

Dina: Lisa, kenapa?

Alyssa: . . .

Dina: Di, parkir aja dulu, Lisa lagi ada masalah kayanya. Kita istirahat bentar

Para driver termasuk aku memarkirkan motor di dekat parkiran mushola, sementara Alyssa dibawa masuk ke mushola oleh Dina.

Azril: Lisa lu apain tuh?

Aku: Ga gue apa-apain. Cuma gatau kenapa dia tiba-tiba minta cepet. Gue tanyain dia jawab tapi kaya seguk-seguk gitu. Gue pikir nangis, yaudah gue berhenti dulu

Riko: Iya sih, gue juga sempet bingung, tadi lo kaya tiba-tiba ngebut

Aku melihat Alyssa dalam pelukan Dina. Kurasa benar bahwa Alyssa menangis. Sekitar 30 menit kemudian, Alyssa dan Dina keluar. Dina berkata bahwa Alyssa sudah merasa sedikit tenang. Ia memberitahukan padaku bahwa saat di lampu merah itu, Alyssa melihat Dimas sedang membonceng perempuan lain dengan begitu mesranya. Ia juga memperlihatkan foto yang sempat ia ambil tadi. Setelah dirasa tenang, kami melanjutkan perjalanan ke Bandung.

*Diperjalanan

Alyssa: Ardi

Aku: Iya?

Alyssa: Maaf ya, gue jadi minta ngebut, ngebahayain lo

Aku: Udah gapapa. Udah lewat juga. Lo udah tenang?

Alyssa: Iya

Aku: Mungkin aja tu orang sodaranya

Alyssa: Gue udah kenal sama keluarganya, dan gue tau dia siapa

Aku: Oh ya? Siapa?

Alyssa: Dia Vivi, waktu sekolah dia sering banget deketin Dimas, tapi Dimas tetep pilih gue

Aku: Yaudah lo yang sabar aja ya

Alyssa: Gue ga akan maafin dia

Aku: Jangan gitu lah, tiap orang itu berhak dapat kesempatan

Alyssa: Gue gatau Di, gue bingung.

Aku: Intinya, lo jangan sampai menyimpan dendam.

Alyssa: Ardi

Aku: Kenapa lagi?

Alyssa: Lo mau ga gue repotin?

Aku: Repotin apa lagi Sa?

Alyssa: Gue laper, temenin gue makan dulu yuk

Aku: Traktir nih?

Alyssa: Iya iya deh . .

Aku: Eh engga, bercanda kok . . Yaudah mau makan dimana
Mejeng pejwan dulu bang... wah manteb tuh bandit 400nya
Jadi pengen wkwk
Balasan post zraw
Quote:


motornya murah, tapi pajaknya lumayan. karena motor gitu biasanya ga ada BPKB emoticon-Ngakak (S)
jejak 👣
Balasan post loongbeach77
Quote:

oke emoticon-Big Grin
Quote:


yang fullpaper bisa 80jt lebih bang soalnya rare 😂
yaps stnk only 😂
Balasan post zraw
Quote:


nambah dikit, dapet yg 600. tambah lagi, dapet gsx 1000
ijin baca ya ganemoticon-Salaman

awal yg menarik
semoga lancar apdetnya

"RIDING to YOUR HEART"

emoticon-Ngacir


#gantijudul
#pejwandiamankan
Diubah oleh cos44
Balasan post cos44
Quote:

oke emoticon-Big Grin diusahain lancar
Quote:

mana ada ganti judul emoticon-Ngakak (S)

Part 3 - Cerita

Balasan post kkaze22
Posisiku berada dibelakang motor Riko dan Azril sebagai Road Captain (RC). Tanpa aku sadari karena asikna mengobrol dengan Alyssa, posisi mereka sudah agak jauh didepanku. Aku ingin memanggil mereka, namun lalu lintas cukup banyak sehingga aku agak sulit untuk menambah kecepatan. Terlebih Alyssa menunjukkan tempatnya tak jauh dari tempat itu yang membuatku langsung mengambil lajur kiri untuk berhenti. Akhirnya kami berhenti di sebuah warung kopi yang biasa digunakan sebagai tempat istirahat para pemudik.

Alyssa: Kita makan disini ya

Aku: Yang lain gimana?

Alyssa: Kabarin aja, takutnya nyariin

Aku: Iya, gue SMS mereka aja.

Aku dan Alyssa masuk dan duduk disebuah tempat seperti saung yang terbuat dari bambu kemudian Alyssa memesan makanan. Sedikit tentang Alyssa. Alyssa memiiki tinggi sekitar 160cm, dengan rambut panjang hingga ke pinggangnya. Sangat panjang. Kulinya putih bersih, punya lesung pipi, dan dia sangat anggun.

Pesanan kamipun datang. Aku dan Alyssa menikmati pesanan kami masing-masing. Sesaat kita sampai di tempat makan tadi, Alyssa tak lagi banyak bicara. Sesekali aku lihat Alyssa hanya memainkan makanannya dengan sendok.

Aku: Lisa

Alyssa: Iya?

Aku: Lo masih kepikiran Dimas?

Alyssa: Hemm

Aku: Lo sayang banget sama dia ya?

Alyssa: Kalau sayang, ya tentu lah, 3 tahun itu bukan waktu yang sebentar. Kalau gue harus lupain dia, ga semudah itu.

Tiba-tiba meja bergetar karena HP Alyssa berbunyi. Ada telefon masuk dan Alyssa berkata itu dari Dimas. Dan ia tak mengangkat telefon itu.

Aku: Kok ga diangkat?

Alyssa: Gue males

Aku: Jangan gitu, takutnya penting

Alyssa: Engga. Yaudah bahas yang lain aja

Tetapi sampai kami selesai makan, Alyssa tak membahas apapun. Atau mungkin aku juga yang terlalu bodoh karena tidak bisa membuka topik. Asal jangan cari topik buat dia, eh dia malah jadian sama Topik. Cuaca hari ini cukup panas dan kami baru setengah perjalanan menuju Bandung. Aku melihat handphoneku dan aku lihat ada balasan dari Azril. Ia berkata bahwa ia dan yang lain duluan pulang karena terlalu jauh untuk balik lagi. Ditambah jalur yanh sedang aku lalui adalah satu jalur.

Alyssa: Di, gue boleh nanya?

Aku: Boleh, itu kan lo nanya

Alyssa: Iih ya 2 pertanyaan, boleh?

Aku: Itu pertanyaan kedua

Alyssa: Ish gue serius *sambil menepuk pundakku

Aku: Oh gue kira Alyssa *ucapku jail

Alyssa: Au ah

Aku: Yeh ngambek. Bercanda kali, biar mencairkan suasana aja. Yaudah mau nanya apa?

Alyssa: Lo punya cewek?

Aku: Ngapain lo nanya soal itu?

Alyssa: Ya gue pengen tau aja. Kok kayanya lo pengalaman soal beginian, ya gue sama Dimas gitu

Aku: Itu perasaan lo doang

Alyssa: Jawab pertanyaannya

Aku: Gue ga punya, bahkan gue belum pernah yang namanya pacaran.

Alyssa: Oh masa? Lo ga pernah gitu suka sama cewek?

Aku: Emm suka sih pernah, tapi ga sampai cinta. Yaa suka sebatas kagum lah. Bahkan ayah gue bilang gue terlalu sibuk dengan hobi gue sampai lupa cari pasangan.

Alyssa: Hobi lo?

Aku menunjuk ke arah si Sapi diikuti wajah Alyssa yang berfokus pada motorku itu

Alyssa: Oh lo suka motor ya

Aku: Ya bisa dibilang gitu.

Alyssa: Tapi jangan sampai hobi lo membuat lo lupa dengan kehidupan lo

Aku: Ngga lah, gue masih inget makan, mandi, ibadah ko

Alyssa: Issh maksudnya orang-orang sekitar lo

Aku: Inget ko, ayah, ibu, adek, kakak

Alyssa: Au ah gelap

Aku: Ngambek . . Hahaha . . . Udah selesai? Yu balik, takut kesorean

Kami melanjutkan perjalanan pulang. Sekitar jam 3 sore kami tiba di kota Bandung. Aku mengantar Alyssa pulang. Rumahnya tak terlalu jauh dari rumahku. Hanya beberapa blok saja. Aku menyetandarkan motorku seketika Alyssa turun.

Alyssa: Makasih ya

Aku: Iya

Alyssa: Masuk dulu?

Aku: Ah engga deh, lain kali aja

Alyssa: Gue boleh minta nomer lo?

Aku: Boleh, buat apa hayooo *senyum genit

Alyssa: Buat nambah temen lah, kegeeran lo . . . *sambil menyenggolku

Ia memberikan handphonenya dan aku menuliskan nomorku dan aku save dengan nama Sapi.

Alyssa: Udah disave? Namanya apa?

Aku: Udah, lo cari aja sendiri. Haha

Alyssa: Iish gitu . .

Aku: Yaudah gue balik ya . .

Alyssa: Iya hati-hati. Makasih ya
tengyu kuot goibnya

jadi pulangnya sambil ngojek cwe lg galoemoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di